Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

HUBUNGAN KUALITAS BAKTERIOLOGIS AIR SUMUR GALI DAN SANITASI LINGKUNGAN DENGAN KEJADIAN DIARE PADA KELUARGA DI SEKITAR TPA AIR DINGIN KOTA PADANG Wiya Elsa Fitri; Oktariyani Dasril; Adewirli Putra; Inelvi Yulia
Jurnal Kesehatan Medika Saintika Vol 13, No 2 (2022): Desember 2022
Publisher : Stikes Syedza Saintika Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30633/jkms.v13i2.1630

Abstract

Diare merupakan penyakit yang sering dialami oleh masyarakat disekitar TPA Air Dingin. Kualitas lingkungan yang buruk diperkirakan menjadi factor penyebab tingginya kejadian diare di daerah tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan kualitas bakteriologis air sumur gali dan sanitasi lingkungan dengan kejadian diare pada keluarga disekitar TPA Air Dingin. Penelitian ini bersifat observasi analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi penelitian adalah seluriuh rumah tangga yang memiliki sumur gali di sekitar TPA Air Dingin sebanyak 37 KK. Sedangkan jumlah sampel ditetapkan dengan cara total populasi. Penelitian ini dilakukan pada bulan September 2021 - Januari 2022, pengumpulan data menggunakan kuesioner dan lembar observasi, Pengolahan data secara komputerisasi, analisis data deskriptif dilakukan secara univariat dan analisis uji statistik dilakukan secara bivariat menggunakan uji chi-square. Hasil penelitian didapatkan 56,76% masyarakat Diare, 70,27% air bersih yang tidak memenuhi, 51,35% jamban tidak memenuhi, 51,35% SPAL tidak memnuhi, 69,46% tempat sampah tidak memenuhi, dan 78,38% bakteriologis tidak memenuhi. Terdapat hubungan saran air bersih (p= 0,000), sarana jamban (p= 0,000), SPAL (p=0,004), sarana sampah (p=0,016), bakteriologi (p=0,012) dengan kejadian diare pada keluarga disekitar TPA. Perlu dilakukan penyuluhan dan pelatihan untu membuat dan penjaga sanitasi lingkungan rumah
Selection and In-Vitro Potentials of Amylolytic Yeast from Several Ragi Tapai in West Sumatra Province Inelvi Yulia; Adewirli Putra; Wiya Elsa Fitri; Gusliani Eka Putri
Bioscientist : Jurnal Ilmiah Biologi Vol 11, No 1 (2023): June
Publisher : Department of Biology Education, FSTT, Mandalika University of Education, Indonesia.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/bioscientist.v11i1.6924

Abstract

Ragi Tapai is a starter used for the fermentation of cassava and glutinous rice to produce conventional fermented products, such as Tapai in Indonesia. Ragi Tapai contains several enzymes and microbes that help the Tapai fermentation process. The purpose of this study was to identify the most potential amylolytic yeast and in-vitro potential (amylolytic, cellulolytic, and fermentative). GPA, YEA, APB, CMCA, and  GPACaCO3 were used as a medium for selection and characterization. The result showed that in the seven samples of Ragi Tapai West Sumatra (Padang, Padang Pariaman, Batusangkar, Padang Panjang, Payakumbuh, Solok, dan Pesisir Selatan), there was three amylolytic yeast including  genera Schizosaccharomyces (1 dan 2) and 1 genus Trichosporon. In-vitro potential, showed the genera Schizosaccharomyces and Trichosporon have amylolytic, cellulolytic, and fermentative potential. Genera Schizosaccharomyces 1 has greater amylolytic potential than genera Schizosaccharomyces 2 and Trichosporon.
UJI AKTIVITAS ANTIMIKROBA EKSTRAK ETANOL DAUN SELASIH (Ocimum Basilicum L.) TERHADAP PERTUMBUHAN Streptococcus mutans Dan Candida albicans inelvi yulia; Eliza Arman
Jurnal Kesehatan Medika Saintika Vol 14, No 1 (2023): Juni 2023
Publisher : Stikes Syedza Saintika Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30633/jkms.v14i1.1691

Abstract

Basil (Ocimum basilicum L.) is a plant that contains several bioactive compounds such as eugenol, methyl eugenol, metal cinnamate, methylchavicol and others which are found mostly in the leaves. Basil plants are widely used for traditional medicine and as an antimicrobial. The purpose of this study was to determine the antimicrobial activity of basil leaves against Streptococcus mutans and Candida albicans in vitro. The method used is a laboratory experimental quantitative method. Basil leaves ethanol extract with concentrations of 100%, 90%, 80%, and 70% Amoxicilin trihydrate as positive control and DMSO as negative control. The results showed that the ethanol extract of basil leaves could inhibit the growth of C.albicans and was categorized as having moderate inhibition, whereas S. mutans had strong inhibition. In statistical tests using ANOVA, significant results were obtained > 0.05, indicating that differences in concentrations of ethanol extract of basil leaves did not have the same effect on the growth of Candida albicans and Streptococcus mutans. 
FORMULASI EKSTRAK ETANOL SABUN CAIR CITRUS SINENSIS SEBAGAI ANTIJAMUR TERHADAP CANDIDA ALBICANS yulia, inelvi; niken, Niken
E-Jurnal Medika Udayana Vol 13 No 9 (2024): E-Jurnal Medika Udayana
Publisher : Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/MU.2024.V13.i09.P07

Abstract

Candidiasis merupakan infeksi yang terjadi pada 20-25% populasi dunia. Diperkirakan prevalensi infeksi oleh Candida albicans mencapai 25.000 kasus setiap tahun. Candida albicans dapat bersifat opurtunistik, menyerang organ dalam tubuh manusia seperti jantung, paru-paru, ginjal dan dibawa melalui aliran darah sehingga menyebabkan gejala yang sangat parah. Terapi yang dilakukan untuk mengobati Candidiasis diantaranya pemberian obat sintetis seperti obat antijamur. Namun beberapa obat memberikan efek samping yang mengganggu seperti mual, muntah sampai rasa terbakar pada kulit. Penelitian ini bertujuan untuk untuk memformulasikan dan meguji efektivitas antifungi sediaan sabun cair dari ekstrak etanol kulit Citrus sinensis terhadap pertumbuhan Candida albicans penyebab Candidiasis secara in vitro. Metode yang digunakan adalah penelitian ekperimental laboratorium dengan menggunakan uji One-Way Analysis of Variance (ANOVA). Analisis akan dilakukan terhadap daya hambat sediaan sabun cair ekstrak etanol kulit Citrus sinensis terhadap pertumbuhan Candida albicans secara in vitro dan karakter organoleptik sabun cair. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ekstrak etanol kulit Citrus sinensis dapat diformulasikan menjadi sediaan sabun cair dengan beberapa karakter yang sesuai dengan standar nasioan Indonesia sebagai sabun cair. Formulasi I sediaan sabun cair ekstrak kulut Citrus sinensis memiliki daya hambat yang paling besar daripada formulasi yang lain. Semua formulasi dapat menghambat pertumbuhan Candida albicans secara in vitro dengan kategori kuat hingga sangat kuat. Kesimpulan dari penelitian ini yaitu ekstrak kulit Citrus sinensis dapat diformulasikan menjadi sabun cair dan memiliki aktivitas antifungi terhadap Candida albicans yang dikategorika kuat hingga sangat kuat. Kata kunci : Formulasi sediaan sabun cair., Kulit Citrus sinensis., Candida albicans
Innovation of extract (Lawsonia Inermis L) as alternative dye for Escherichia Coli bacterial staining Niken, Niken; Yulia, Inelvi
International Journal of Multidisciplinary Approach Research and Science Том 1 № 03 (2023): International Journal of Multidisciplinary Approach Research and Science
Publisher : PT. Riset Press International

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59653/ijmars.v1i03.274

Abstract

Escherichia coli (E.coli) is a group of gram-negative bacteria that are part of the normal flora in the body. Under certain conditions, these bacteria can be pathogenic by producing enterotoxins that can cause serious infections such as diarrhea. Establishing the diagnosis of infection due to E.coli bacteria, namely through laboratory tests by identifying the bacteria through the bacterial staining method. So far, the most widely used bacterial dyes are synthetic dyes such as safranin. Safranin is a dye in Gram stain which can be carcinogenic and in the long run has a negative impact on health. To overcome this problem, it is necessary to innovate natural dyes that can be used as alternative dyes. Leaves of henna nails (Lawsonia inermis L.) is one of the natural ingredients which has an orange-orange lawsone pigment that is able to color the cell walls of gram-negative bacteria such as E.coli. The purpose of this study was to determine the ability of henna leaf extract (Lawsonia inermis L.) as an alternative to safranin staining. This research is a laboratory experiment. The experimental group was stained with henna leaf extract, using ethanol solvent concentrations of 25 mg/ml, 50 mg/ml, 75 mg/ml and 100 mg/ml. The control group used safranin dye. All research groups were carried out 3 repetitions. The parameters used were the clarity of the visual field, the shape of the bacteria, the cleanliness of the preparation and the color of the bacteria compared to the safranin control. The results showed that henna leaf extract was effective enough to be used as a coloring agent to replace safranin because it can color E.coli bacteria well.
Uji Aktivitas Antifungi Kombinasi Ekstrak Etanol Kulit Pisang Kepok (Musa paradisiaca L.) dan Kulit Jeruk Manis (Citrus sinensis) terhadap Candida albicans Penyebab Keputihan Patologis Secara In Vitro Yulia, Inelvi; Prima, Heppy Setya
Bioscientist : Jurnal Ilmiah Biologi Vol 11, No 2 (2023): December
Publisher : Department of Biology Education, FSTT, Mandalika University of Education, Indonesia.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/bioscientist.v11i2.9360

Abstract

Pathological vaginal discharge (Candidiasis) is a reproductive health problem experienced by more than 50% of women throughout the world. Candida albicans is the main cause of pathological vaginal discharge. This disease is characterized by yellow to greenish discharge, odor, and itching to the point of bleeding which can cause death. Antifungal drugs used to treat pathological vaginal discharge can have several side effects. Therefore, the urgency of this research is to find natural alternatives for pathological vaginal discharge drugs, such as sweet orange peel and kepok banana peel which contain bioactive compounds that can inhibit the growth of Candida albicans. The aim of this study was to test the antifungal activity of a combination of ethanol extracts of sweet orange peel and kepok banana peel against Candida albicans in vitro. This research uses laboratory experimental methods. The results showed that all combinations of ethanol extracts of sweet orange peel and kepok banana peel could inhibit the growth of Candida albicans. The inhibitory power of each extract combination is categorized as moderate to very strong. According to the one-way ANOVA statistical test, all combinations were significantly different (p < 0.05). The ethanol extract of sweet orange peel contains flavonoids, alkaloids, phenolics and steroids, while the kepok banana peel extract contains phytochemical compounds such as flavonoids, phenolics, triterpenoids and alkaloids.
ANALISIS PERBANDINGAN MEDIA TERHADAP JUMLAH SEL ADIPOSE MESENCHYMAL STEM CELL Annita Annita; Inelvi Yulia; Mareta Haryani
Jurnal Kesehatan Saintika Meditory Vol 7, No 1 (2024): Mei 2024
Publisher : STIKES Syedza Saintika Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30633/jsm.v7i1.2806

Abstract

Sel punca mesenkim adiposa (AD-MSCs) memiliki potensi besar dalam terapi regeneratif. Pemilihan media kultur yang tepat dapat mempengaruhi pertumbuhan dan proliferasi sel. Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan efek media Dulbecco's Modified Eagle Medium (DMEM) dan α-Minimum Essential Medium (α-MEM) terhadap pertumbuhan AD-MSCs. AD-MSCs dikultur dalam kedua media dan jumlah sel dihitung menggunakan kamar hitung Neubauer. Hasil penelitian menunjukkan bahwa AD-MSCs yang dikultur dalam α-MEM (178.333 sel/µl) mengalami proliferasi yang secara signifikan lebih tinggi (p=0.013) dibandingkan dengan yang dikultur dalam DMEM (152.333 sel/µl). Penggunaan α-MEM dapat meningkatkan jumlah AD-MSCs yang tersedia untuk aplikasi terapi seluler, sehingga memiliki implikasi penting dalam pengembangan terapi regeneratif.Kata kunci : Sel punca mesenkimal; media kultur; proliferasi sel; hemositometer Neubauer
PERBEDAAN HASIL PEMERIKSAAN SPUTUM PADA SUSPEK TUBERKULOSIS DI RUMAH SAKIT TYPE D PERAWANG TAHUN 2022 DENGAN MENGGUNAKAN METODE MIKROSKOPIS DAN TCM inelvi yulia; Yulia Beti; Heppy setya prima; Ruqaya Annisa Nurul Haq
Jurnal Kesehatan Saintika Meditory Vol 7, No 1 (2024): Mei 2024
Publisher : STIKES Syedza Saintika Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30633/jsm.v7i1.2351

Abstract

Tuberkulosis merupakan salah satu penyebab kematian terbesar di dunia. Penyakit ini disebabkan oleh Mycobacterium tuberculosis. Pemeriksaan sputum pasien tuberkolosis dapat melalui dua metode yaitu metode mikroskopis dan tes cepat molekuler (TCM). Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui perbedaan hasil pemeriksaan sputum pada suspek tuberkolosis di rumah saakit type D perawang pada tahun 2022. Jenis penelitian ini merupakan penelitian observasi analitik dengan design penelitian retrospektif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemeriksaan menggunakan mikroskopis ditemukan hasil negatif TBC sebanyak 80 orang dan negatif sebanyak 5 orang. Pemeriksaan dengan metode TCM didapatkan hasil positif TBC 12 dan negatif 73 orang. Terdapat hasil positif palsu sebanyak 4 dan negatif palsu sebanyak 11. Kesimpulan dari penelitian ini adalah terdapat perbedaan hasil pemeriksaan sputum tuberkolosis di rumah sakit tipe D perawang tahun 2022 dengan menggunakan metode mikrokopis dan TCM.Kata kunci : Tuberkulosis, Mycobacterium tuberculosis, Mikroskopis, TCM
ANALISIS KEBUTUHAN TENAGA KESEHATAN PERAWAT BERDASARKAN BEBAN KERJA DI PUSKESMAS MAPADEGAT DINAS KESEHATAN KABUPATEN KEPULAUAN MENTAWAI Masdalena, Masdalena; Sary, Annisa Novita; Yulia, Inelvi; Dewi, Alfita; nurul haq, Ruqaya annisa; Siahaan, Chrismast
Jurnal Kesehatan Saintika Meditory Vol 6, No 2 (2023): November 2023
Publisher : STIKES Syedza Saintika Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30633/jsm.v6i2.2598

Abstract

Kunjungan rawat jalan di puskesmas mapadegat berkisar 12.333 per tahun. Sedangkan jumlah tenaga kesehatan perawat di Puskesmas Mapadegat berjumlah 11 orang. Hal ini akan mempengaruhi layanan kesehatan di Puskesmas  Mapadegat Kepulauan Mentawai. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kebutuhan tenaga kesehatan perawat berdasarkan beban kerja di Puskesmas Mapadegat Tahun 2020. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kualitatif.  Informan dalam penelitian ini yaitu kepala puskesmas, Kepala Tata Usaha, Rekan Kerja dari profesi, responden yang akan diobservasi sebanyak 11 orang.Berdasarkan hasil penelitian didapatkan bahwa Jumlah tenaga perawat di Puskesmas Mapadegat berjumlah 11 orang setiap harinya tenaga perawat yang bekerja 11 orang, seharusnya berjumlah 14 orang. Maka saat ini Puskesmas Mapadegat masih membutuhkan 3 orang tenaga perawat. Kesimpulan dari penelitian ini adalah untuk mencapai tingkat kualitas kinerja yang maksimal, maka perlu dipertimbangkan untuk pengadaan tambahan tenaga agar semua prosedur tersebut dapat berjalan di Puskesmas ini. Jika penambahan tenaga tidak dimungkinkan, maka prosedur kerja dan pelaksanaan yang ada saat ini harus diperbaiki.Kata kunci : Beban kerja ; tenaga kesehatan ; perawat.
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN ANEMIA PADA IBU HAMIL DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS ANDALAS masdalena, masdalena; yulia, inelvi; Nurul Haq, Ruqaya Annisa; Herlina, Yuza
Jurnal Kesehatan Saintika Meditory Vol 6, No 1 (2023): Mei 2023
Publisher : STIKES Syedza Saintika Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30633/jsm.v6i1.1827

Abstract

Jumlah ibu hamil dikota Padang pada tahun 2022 ialah 18.085, dari keseluruhan total ibu hamil di Padang terdapat 1.831 ibu dengan anemia. Ibu hamil anemia paling tinggi terdapat di Puskesmas Andalas (274 orang). Penelitian ini bertujuann untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian anemia di wilayah kerja Puskesmas Andalas Padang tahun 2022. Jenis penelitian ini adalah analitik dengan desain cross sectional. Populasi penelitian ini adalah semua ibu hamil yang berjumlah 261 dengan jumlah sampel 58 orang. Cara pengambilan sampel menggunakan teknik Accidental Sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan kuesioner dengan cara wawancara. Berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa 70,7% ibu hamil mengalami anemia, 51,7% ibu hamil mengalami paritas beresiko, 65,5% ibu hamil memiliki pengetahuan rendah dan 82,8% ibu hamil memiliki pendapatan keluarga rendah. Hasil uji Chi Square didapatkan nilai p value = 0,057 < α = 0,05 (paritas), p value = 0,027 < α = 0,05 (Tingkat Pengetahuan) dan p value = 0,000 < α = 0,05 (Pendapatan Keluarga). Berdasarkan penelitian dapat disimpulkan bahwa ada hubungan paritas, tingkat pengetahuan dan pendapatan keluarga dengan kejadian anemia pada ibu hamil. Diharapkan kepada Puskesmas Andalas Padang agar lebih meningkatkan upaya-upaya untuk mengurangi angka kejadian anemia dalam bentuk promotif, preventif dan kuratif. Kata Kunci : Anemia ; Paritas ; Tingkat pengetahuan ; Pendapatan keluarga