Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : AdBispreneur

PENGUKURAN DAMPAK INVESTASI SOSIAL PELAKSANAAN CSR MENGGUNAKAN METODE SOCIAL RETURN ON INVESTMENT (SROI) Meilanny Budiarti Santoso; Rivani .; Slamet Usman Ismanto; Idim Mumajad; Hendri Mulyono
AdBispreneur : Jurnal Pemikiran dan Penelitian Administrasi Bisnis dan Kewirausahaan Vol 3, No 2 (2018): AdBispreneur : Jurnal Pemikiran dan Penelitian Administrasi Bisnis dan Kewirausa
Publisher : Departemen Ilmu Administrasi Bisnis, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, UNPAD

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (468.539 KB) | DOI: 10.24198/adbispreneur.v3i2.18777

Abstract

ABSTRACTCorporate social responsibility is the company's obligation, especially in the extractive sector, which ideally is a form of corporate social investment, so that it can be measured and profitable. This article wants to uncover how companies can find out the impact of social investment, which is by using the Social Return on Investment method. Based on a study assessment the impact of social investment from the Baramulyo Posdaya Development Program, the SROI Ratio was 3.70, meaning that each investment was Rp. 1, - get an impact or benefit worth Rp. 3.70, -. The biggest benefit of Posdaya Baramulyo is on increasing access to PAUD schools, which is 66.5% of the total value of the outcome, then increasing income by 14.09% of the total value of the outcome, increasing the growth of PAUD growth by 12.66% of the total value of the outcome, and the elderly felt fitter and healthier at 5.73% of the total value of the outcome. When viewed from a socio-economic perspective, the Posdaya Baramulyo program can be said to be feasible and successful. ABSTRAKCorporate social responsibility merupakan kewajiban perusahaan khususnya bidang ekstraktif yang secara ideal adalah wujud investasi sosial perusahaan, sehingga dapat terukur dan menguntungkan. Artikel ini ingin mengungkap bagaimana perusahaan dapat mengetahui dampak investasi sosial yang dilakukannya, yaitu dengan menggunakan metode Social Return on Investment. Berdasarkan studi penilaian dampak investasi sosial dari Program Pengembangan Posdaya Baramulyo diperoleh SROI Ratio sebesar 3,70 artinya bahwa setiap investasi Rp. 1,- memperoleh dampak atau manfaat senilai Rp. 3,70,-. Manfaat terbesar dari Posdaya Baramulyo adalah pada peningkatan akses sekolah PAUD yaitu sebesar 66,5% dari total nilai outcome, kemudian peningkatan pendapatan sebesar 14,09% dari total nilai outcome, peningkatan tumbuh kembang PAUD sebesar 12,66% dari total nilai outcome, dan para lansia merasa lebih bugar dan sehat sebesar 5,73% dari total nilai outcome. Bila ditinjau dari sisi sosial ekonomi, maka program Posdaya Baramulyo dapat dikatakan layak dan berhasil.
MENGARUSUTAMAKAN HALAL LIFESTYLE: ANTARA PELUANG DAN TANTANGAN KAPASITAS PERLINDUNGAN SOSIAL DALAM TREND GLOBAL Hadiyanto Abdul Rachim; Meilanny Budiarti Santoso
AdBispreneur : Jurnal Pemikiran dan Penelitian Administrasi Bisnis dan Kewirausahaan Vol 6, No 2 (2021): AdBispreneur : Jurnal Pemikiran dan Penelitian Administrasi Bisnis dan Kewirausa
Publisher : Departemen Ilmu Administrasi Bisnis, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, UNPAD

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/adbispreneur.v6i2.33085

Abstract

The development of the halal industry is moving rapidly and is supported by various groups to the global level. The purpose of writing this article is as an effort to mainstream the issue of halal which is no longer seen as having a religious meaning but has become a global lifestyle with the awareness that halal products have provided comfort and tranquillity as a form of protection for consumers. Writing articles using qualitative methods and data collection techniques using literature studies with the help of the Publish and Perish application on Google Scholar data sources without being limited by the year of publication. Data analysis using the VOSviewer application to identify trends in halal lifestyle topics from various references obtained and then described descriptively. The study shows that the halal lifestyle is constructed by market demands that require halal assurance of a product that is safe and brings peace of mind to consumers, so that it becomes an opportunity as well as a challenge, especially for the people of Indonesia. because the halal lifestyle is increasingly mainstreaming in global life. The concept of halal lifestyle requires strengthening regulatory instruments that can provide legal certainty. In the long term, it can be an indication of the creation of social welfare in the community. Perkembangan industri halal bergerak pesat dan didukung berbagai kalangan hingga tataran global. Tujuan penulisan artikel ini sebagai upaya mengarusutamakan issue halal yang tidak lagi dipandang bermakna agamis, melainkan telah menjadi gaya hidup global atas kesadaran bahwa produk-produk halal telah memberikan kenyamanan dan ketenangan sebagai bentuk perlindungan bagi konsumen. Penulisan artikel menggunkaan metode kualitatif dan teknik pengumpulan data menggunakan studi literatur dengan bantuan aplikasi Publish and Perish terhadap data sources google scholar tanpa dibatasi tahun terbit publikasi. Analisa data menggunakan aplikasi VOSviewer untuk mengenali trend topik halal lifestyle pada berbagai referensi yang diperoleh dan kemudian diuraikan secara deskriptif. Hasil kajian menunjukkan bahwa halal lifestyle dikonstruksi oleh tuntutan pasar yang menghendaki adanya jaminan kehalalan suatu produk yang aman dan membawa ketenangan bagi konsumen, sehingga hal ini menjadi peluang sekaligus tantangan khususnya bagi bangsa Indonesia seiring semakin mengarus utamanya halal lifestyle dalam kehidupan global. Halal lifestyle juga membutuhkan penguatan berbagai perangkat peraturan kebijakan yang dapat menjamin proses rantai produksi yang dipastikan halal, sehingga dalam rentang waktu panjang dapat menjadi indikasi adanya dan bahkan terpenuhinya capaian kondisi kesejahteraan sosial pada masyarakat.
SOCIAL RETURN ON INVESTMENT (SROI) PROGRAM “SENTRA INDUSTRI BUKIT ASAM” (SIBA) DUSUN BATIK KUJUR TANJUNG ENIM Meilanny Budiarti Santoso; Santoso Tri Raharjo; Sahadi Humaedi; Hendri Mulyono
AdBispreneur : Jurnal Pemikiran dan Penelitian Administrasi Bisnis dan Kewirausahaan Vol 5, No 1 (2020): AdBispreneur : Jurnal Pemikiran dan Penelitian Administrasi Bisnis dan Kewirausa
Publisher : Departemen Ilmu Administrasi Bisnis, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, UNPAD

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/adbispreneur.v5i1.26069

Abstract

The Corporate Social Responsibility (CSR) activities carried out by companies should ideally be a social investment for them. The activities should not necessarily be aimed to meet their responsibilities since it would only bring a short-term good reputation and even potentially be a threat for them in the future. Indeed, as a social investment, the Corporate Social Responsibility (CSR) activities that are run for a long time will provide them with a business ‘change’ or ‘return’ in the form of profit for the company. The method used to measure the social impact of the CSR activities was Social Return on Investment (SROI) which not only could calculate the value of profits in the form of money, but included a broader concept covering social, economic and environmental values. The results of this study reveal that Sentra Industri Bukit Asam (SIBA) Batik Kujur Program that was initiated based on culture (history) has produced economic and business values for service users in the society. This resulted in a social investment impact value in the form of SROI Ratio of 5.39, which means that for every investment made by PTBA with Rp. 1,- they will get impact or benefit worth Rp. 5.39,-. Therefore, it can be seen from the social and economic values that the Sentra Industri Bukit Asam (SIBA) Batik Kujur Program is feasible and successful. Kegiatan corporate social responsibility (CSR) yang dilakukan perusahaan idealnya dilaksanakan sebagai sebuah investasi sosial, bukan sekedar kegiatan yang bersifat sementara untuk menunjukkan tanggung jawab saja, karena hal demikian hanya akan mendatangkan citra baik sesaat dan akan menjadi ancaman bagi perusahaan di kemudian hari. Sebagai sebuah investasi sosial, pelaksanaan kegiatan CSR dalam jangka panjang akan mendatangkan “kembalian” (return) bisnis berupa profit bagi perusahaan. Metode yang digunakan untuk mengukur dampak sosial dari kegitan CSR adalah dengan menggunakan social return on investment (SROI) yang tidak hanya menghitung nilai keuntungan berupa uang saja, melainkan mencakup konsep yang lebih luas yaitu meliputi nilai sosial, ekonomi dan juga lingkungan. Hasil kajian menunjukkan bahwa Program Sentra Industri Bukit Asam (SIBA) Batik Kujur yang diinisiasi dengan berbasis pada budaya (sejarah) telah menghasilkan nilai ekonomi dan bisnis bagi masyarakat penerima program, yaitu menghasilkan nilai dampak investasi sosial berupa SROI Rasio sebesar 5,39 artinya bahwa setiap investasi yang dilakukan oleh PTBA sebesar Rp. 1,- memperoleh dampak atau manfaat senilai Rp. 5,39,-. Bila ditinjau dari sisi sosial dan ekonomi, maka program Sentra Industri Bukit Asam (SIBA) Batik Kujur dapat dikatakan layak dan berhasil.
Co-Authors Abie Besman Agus Wahyudi Riana Aisyah Roziika Aldi Ahmad Rifa'i Aldi Ahmad Rifai Alma Amarthatia Azzahra Andy Yudha Hutama Anisa Anisa Annasjla Byandra Haer Annisa N. Fadhlillah Ari Afriansyah Arie Surya Gutama Arik Anfasa Salsabil Arsy Adziem Wal Hamdir Bimby Gita Rama Putri Budhi Wibhawa budhi wubhawa Budi Muhammad Taftazani Chenia Ilma Kirana Cita Insaniah Muhammad Dede Rahmaida Nurlaeli Dessy Hasanah S Dessy Hasanah Siti Asiah Destin Putri Dinda Azzahra Syauqina Diva Salma Hanifah Dudi Dudi Elprida Ryanny Syalis Farrelia Azzahra Fikri Anarta franzeska venty Gatot Sudarsono Gevia Nur Isna Deraputri Hadiyanto A. Rachim Hadiyanto Abdul Rachim Hanifiyatus Shamhah Hendri Mulyono Hendri Mulyono Herni Wulandari HERY WIBOWO Hetty krisnani Idim Mumajad Ifani Hadrasari Ishartono ishartono Jihan Kamilla Azhar Julian Rizky Luthfiansyah Hadi Ismail M. Andhika Putra mahda diva dwinata Maulana Irfan Maya Lutviana Aulia Mia Uswatun Hasanah moch zaenuddin Moch Zaenudiin Moch Zainuddin Moch. Zainuddin Moch. Zainudiin Moch. Zainudin Muhammad Fedryansyah Mutiara Ayu Lestari Nabila Nur Arsyila Nadira Putri Kowara Naomi Shinta Pasila nunung nurwati Nurliana Cipta Apsari Pipit Ratnawati Rachim, Hadiyanto Abdul Ragil Abimayu Ridwan Mawala Kurnia Rini Rizkiawati Rivani Rivani Rizki Muhammad Fauzi rizky adrian assidiq Sahadi Humaedi Sahadi Humaedi salsabila wahyu hadianti Santoso Tri Raharjo Sarah Dhea Pratiwi Saraswati Widuri Silva Amanda Durratul Hikmah Silvia Dwi Astuti Mailani Slamet Usman Ismanto Sri Sulastri Suci Rahmadhani Theresia Vania Radhitya Widiandari Vini Oktaviani Yessi Rachmasari Yolanda Triana Siregar Yustika Tri Dewi