Claim Missing Document
Check
Articles

Found 23 Documents
Search

KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH SISWA SMA PADA MATERI FUNGSI KOMPOSISI DITINJAU DARI GAYA KOGNITIF REFLEKTIF DAN IMPULSIF Halawatun Nufus Nufus; Chairul Fajar Tafrilyanto; Agus Subaidi; Septi Dariyatul Aini
SIGMA Vol. 11 No. 2 (2026): SIGMA
Publisher : Prodi Pendidikan Matematika FKIP Universitas Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan kemampuan pemecahan masalah siswa SMA bergaya kognitif reflektif dan impulsif pada materi fungsi komposisi. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa tes MFFT, tes kemampuan pemecahan masalah yang terdiri dari satu soal sesuai indikator, dan wawancara semi terstruktur. Indikator yang digunakan dalam penelitian ini yaitu, Identifikasi masalah (Mengidentifikasi masalah), Tentukan tujuan (Menentukan tujuan), Jelajahi kemungkinan strategi (Menentukan strategi), Bertindak atas strategi (Melaksanakan strategi), Melihat kembali dan Belajar (Memeriksa kembali dan belajar). Hasil penelitian menunjukkan siswa bergaya kognitif reflektif memenuhi 5 indikator, yaitu Identifikasi masalah (Mengidentifikasi masalah) dengan menyatakan apa yang diketahui soal, Definisikan tujuan (Menentukan tujuan) dengan menyatakan apa yang ditanyakan soal, Jelajahi kemungkinan strategi (Menentukan strategi) dengan menentukan strategi yang akan digunakan dengan tepat, Act on the strategy (Melaksanakan strategi) dengan menjalankan strategi yang dipilih dengan tepat, Look back and Learn (Memeriksa kembali dan belajar) dimana siswa dapat memahami hasil pengerjaanya dan dapat mempelajari dari masalah yang diselesaikan. Siswa bergaya kognitif impulsif hanya memenuhi 3 indikator, yaitu Identifikasi masalah, Tentukan tujuan, Jelajahi kemungkinan strategi, dan tidak memenuhi indikator Bertindak pada strategi serta Lihat kembali dan Pelajari karena melakukan kesalahan perhitungan dan kurang teliti saat memeriksa kembali pengerjaannya
Mathematics Learning Using Japanese Multiplication Method (JAMED) Solving Multiple Problems Class III Basic Education Students Fetty Nuritasari; Septi Dariyatul Aini; Chairul Fajar Tafrilyanto; Sri Indriati Hasanah; Ema Surahmi
Vygotsky: Jurnal Pendidikan Matematika dan Matematika Vol. 6 No. 2 (2024): Vygotsky: Jurnal Pendidikan Matematika dan Matematika
Publisher : Universitas Islam Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30736/voj.v6i2.1027

Abstract

This research examines whether the multiplication abilities of third-grade students in Pamekasan improve before, during, and after using JAMED media for mathematics instruction. The study aims to assess the students' multiplication skills across these three stages, analyzing any observed improvements. The research employs a single subject experimental method with an A-B-A design, using action tests for data collection. The subject is a third-grade student with the initials AW. Findings show that the student’s multiplication ability was very low in the initial baseline (A1), improved to a sufficient level during the intervention (B), and reached a high level in the final baseline (A2). This indicates a significant positive impact of JAMED media on the student's multiplication skills.
Pemberdayaan Masyarakat Desa Tambung melalui Pendidikan, Pelestarian Lingkungan, dan Pengembangan Potensi Lokal Fetty Nuritasari; Adila Rahma Sari; Sri Indriati Hasanah; Septi Dariyatul Aini; Mahasiswa KKN Desa Tambung
JUPAMU: Jurnal Pengabdian Masyarakat Multidisiplin Vol. 2 No. 1: Oktober 2026
Publisher : Ihsan Cahaya Pustaka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66031/jupamu.v2i1.764

Abstract

Kuliah Kerja Nyata (KKN) merupakan bentuk nyata pengabdian mahasiswa kepada masyarakat dengan pendekatan multidisipliner. KKN kelompok 10 Universitas Madura yang dilaksanakan di Desa Tambung, Kecamatan Pademawu, Kabupaten Pamekasan pada 28 Juli – 17 Agustus 2025 berfokus pada tiga aspek utama, yaitu pendidikan, pelestarian lingkungan, dan pengembangan potensi lokal. Berbagai program dirancang untuk menjawab kebutuhan masyarakat, di antaranya sosialisasi stop bullying, pelatihan Microsoft Word, pendampingan UMKM berbasis potensi lokal, aksi penghijauan, workshop eco print, pelatihan pembuatan pupuk, pestisida, dan sabun dari ampas kopi, serta inovasi pembuatan rocket stove sebagai alternatif pengelolaan sampah. Hasil kegiatan menunjukkan antusiasme tinggi dari masyarakat, khususnya pelajar, pelaku UMKM, dan warga desa yang ikut serta dalam berbagai pelatihan. Melalui program pendidikan, semangat belajar anak-anak meningkat; di bidang lingkungan, masyarakat lebih sadar pentingnya menjaga kebersihan dan memanfaatkan teknologi sederhana yang ramah lingkungan; sementara pada aspek ekonomi, UMKM mulai terbuka pada digitalisasi pemasaran. Inovasi pupuk dan pestisida alami dari ampas kopi mendapat respon positif dari para petani karena mudah dipraktikkan dan ramah lingkungan, sementara sabun dari ampas kopi memberi nilai tambah kreatif. Kegiatan KKN ini tidak hanya memberi manfaat langsung bagi masyarakat Desa Tambung, tetapi juga menumbuhkan kesadaran kolektif untuk terus mengembangkan potensi lokal secara berkelanjutan.