Claim Missing Document
Check
Articles

Found 36 Documents
Search

ANALISIS KESALAHAN BAHASA TULIS DALAM SURAT IZIN MAHASISWA JURUSAN PENDIDIKAN BAHASA INDONESIA UNIVERSITAS MADURA PAMEKASAN TAHUN 2018 Kusyairi Kusyairi
INTERAKSI : Jurnal Kependidikan Vol 13, No 2 (2018): INTERAKSI Jurnal Kependidikan
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (660.974 KB)

Abstract

Ragam lisan adalah berbahasa lisan atau dalam menyampaikan informasi secara lisan. Ragam tulis adalah berbahasa tulis atau dalam menyampaikan informasi secara tertulis, agar komunikasi dalam bahasa tulis dapat mencapai sasaranya dengan baik, maka harus diupayakan menyusun struktur kata dan penggunaan tanda baca sedemikian rupa, Ragam tulis sering digunakan oleh masyarakat terutama dalam surat izin Mahasiswa Prodi Pendidikan Bahasa Indonesia Pamekasan. Surat sebagai sarana komunikasi tertulis mempunyai kelebihan – kelebihan jika dibandingkan dengan alat – alat komunikasi lisan karena surat merupakan bukti nyata “Hitam diatas Putih” Berdasarkan latar belakang tersebut maka rumusan masalah dalam penelitian ini adalah: (1) Bagaimana wujud kesalahan pilihan kata, (2) Bagaimana wujud kesalahan kalimat, (3) Bagaimana wujud kesalahan ejaan. Sesuai dengan rumusan masalah yang ada penelitian bertujuan untuk mendeskripsikan pilihan kata, struktur kalimat, dan ejaan, ragam bahasa yang digunakan dalam penulisan surat izin. Peneliti menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif yaitu jenis penelitian berdasarkan cara pembahasannya. Jadi, penelitian mencatat, mengelompokkan lalu menguraikan data, maka peneliti sendiri bertindak sebagai instrument. Hal ini karena dalam kegiatan pengumpulan data maupun analisis data dibutuhkan ketajaman berfikir, kepekaan rasa, dan kensentrasi sungguh – sungguh. Hasil penelitian ini mengungkapkan bahwa didalam penulisan surat izin ditemukan adanya kesalahan pada pilihan kata, struktu kalimat, dan ejaan di dalam ragam tulis.
MOTIVASI BELAJAR INTRINSIK DALAM NOVEL Kusyairi Kusyairi
INTERAKSI : Jurnal Kependidikan Vol 9, No 1 (2014): INTERAKSI Jurnal Kependidikan
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (575.452 KB)

Abstract

Motivasi intrinsik belajar berasal dari diri seseorang itu sendiri, dan motivasi ini diantaranya ditimbulkan oleh faktor-faktor yang muncul dari pribadi seseorang terutama kesadaran akan memfaat apa yang dia inginkan dan yang dipelajari, Novel merupakan salah satu novel yang menggunakan tema pendidikan sehingga mudah menemukan kutipan yang berkaitan dengan motivasi intrinsik. Novel Nak,Maafkan Ibu Tak Mampu Menyekolahkanmuini sarat dengan motivasi, khususnya motivasi belajar intrinsik yang di gambarkan malalui tokoh-tokohnya. Dalam novel Novel Nak, Maafkan Ibu Tak Mampu Menyekolahkanmu sarat dengan motivasi, khususnya motivasi belajar intrinsik yang di gambarkan malalui tokoh-tokohnya. Motivasi intrinsik yang ditemukan di antaranya yaitu. Tekun menghadapi tugas, tidak mudah putus asa, menunjukkan minat terhadap bermacam-macam masalah, lebih senang bekerja mandiri, tidak cepat bosan dengan tugas-tugas yang rutin, dapat mempertahankan pendapat, tidak mudah melepaskan yang diyakini, senang mencari dan memecahkan masalah. Adapun prosedur yang dilakukan membaca dan memahami novel, mengumpulkan setiap data tentang motivasi intrinsik belajar, mengaklasifiksikan data sesuai dengan permasalahan dan memberikan kodifikasi data temuan.
OPTIMALISASI KEORGANISASIAN REMAS NURUR RAHMAN KOLPAJUNG DAN REMAS NURUL IMAN LAWANGAN DAYA Kusyairi Kusyairi; M. Khoiri
Dharmakarya Vol 9, No 2 (2020): Juni, 2020
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/dharmakarya.v9i2.21897

Abstract

Sasaran kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah para pengurus dan anggota Remaja Masjid (Remas) di kedua mitra (Remas Nurur Rahman dan Remas Nurul Iman). Dan diharapkan setelah kegiatan ini hasilnya (berupa artikel) dapat dipublikasikan, adanya peningkatan pemahaman, pengetahuan, dan kreativitas bagi pengurus dan anggota remaja masjid, serta tersusunnya program kerja dan pelaksanaannya. Adapun metode pelaksanaan kegiatan pendidikan dan pelatihan ini dikemas dengan model pelatihan dan praktik langsung (baik penyusunan maupun pelaksanaannya di lapangan). Peserta pendidikan dan pelatihan dikelompokkan berdasarkan wilayah masing-masing. Masing-masing peserta kelompok akan diberikan panduan pelaksanaan kegiatan. Sehingga para peserta dapat memahami hal-hal yang harus dilaksanakan berdasarkan petunjuk yang ada dalam buku panduan. Evaluasi dilakukan sebelum sehingga setelah kegiatan untuk mengetahui peningkatan kemampuan dasar sampai di akhir kegiatan sehingga diperoleh kesimpulan apakah pelaksanaan kegiatan ini memberikan nilai tambah terhadap peserta yang bersangkutan. Adapun kriteria keberhasilan kegiatan ini dapat ditinjau dari kehadiran peserta, penguasaan materi, penyusunan program kerja serta evaluasi program kerja remaja masjid.
Retorika Polisi Lalu Lintas di Kota Sampang Kusyairi Kusyairi; Hendry Budiman; Nur Hayati
DISASTRA: PENDIDIKAN BAHASA DAN SASTRA INDONESIA Vol 2, No 2 (2020): JULI
Publisher : IAIN Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29300/disastra.v2i2.2934

Abstract

Penggunaan retorika terjadi pada Polisi Lalu Lintas dalam melaksanakan tugas memanfaatkan retorika untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat tentang pentingnya kesadaran berlalu lintas yang baik. Penelitian ini merupakan suatu upaya untuk mendeskripsikan retorika Polisi Lalu Lintas di Kota Sampang dalam menyusun kata-kata yang efektif dalam bertutur dan mendeskripsikan cara Polisi Lalu Lintas di Kota Sampang dalam menyampaikan gagasan sebagai usaha efektif dalam bertutur. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif ekplanatif dengan pendekatan kualitatif. Berdasarkan hasil penelitian, susunan kata yang disampaikan Polantas Sampang saat melakukan operasi lalu lintas sudah menggunakan kata yang tepat dan efektif. Hal ini ditujukkan  dengan cara Polantas Sampang menyapa pengendara yang melanggar lalu lintas menggunakan  pertanyaan yang sopan dan tegas. Tuturannya memberi tahu pelanggaran, menindak, serta mendakwa para pelanggar lalu lintas. Selain itu, Polantas di Kota Sampang menyampaikan gagasan secara efektif kepada pengendara dengan tepat. Mereka menasehati dengan cara memberi arahan, memberi petunjuk yang sesuai dengan apa yang dilanggar supaya masyarakat paham apa yang disampaikan oleh aparat kepolisian.
TELAAH KEBUTUHAN MEDIA PEMBELAJARAN BAHASA MADURA DI SEKOLAH MENENGAH PERTAMA Kusyairi Kusyairi; M. Khoiri
Gramatika: Jurnal Ilmiah Kebahasaan dan Kesastraan Vol 9 No 1 (2021): Vol 9 No 1 (2021): Gramatika, Volume IX, Nomor 1, Januari--Juni 2021
Publisher : Kantor Bahasa Provinsi Maluku Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to examine the need assessment of the Madurese language learning media based on the responses of junior high school teachers. Based on the results of questionnaire collection that is analyzed with quantitative descriptions, the researcher concluded that the characteristics of the students are mostly active and they are interested in learning the Madurese.The use of learning methods is good, then the teachers must use more varied methods.Many teachers use textbook media and a little other media (multimedia) and even then mostly only occasionally. Teachers want adequate references and facilities to implement Madurese learning media and special training for Madurese language teachers. The teachers also suggest that there should bemany and widely available learning media, according to standardized spelling of the curriculum, and the free internet (wifi) to ease the learning and teaching Madurese.
Meningkatkan Kemampuan Speaking Siswa dengan Media Board game di MTs Nahdlatun Nasyiin Kadur Pamekasan Muhammad Darrin zuhri; Kusyairi Kusyairi
KABILAH : Journal of Social Community Vol. 4 No. 2 (2019): Desember
Publisher : LP2M IAI Nazhatut Thullab Sampang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35127/kbl.v4i2.3494

Abstract

Abstrak: Pengajaran Speaking (berbicara) sangatlah penting. Kenyataannya, banyak siswa mendapatkan masalah untuk berbicara bahasa Inggris dan mendapatkan motivasi belajar yang rendah. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menguji apakah board game dapat meningkatkan keterampilan berbicara siswa di kelas VIII MTs Nahdlatun Nasyin Kadur pamekasan dan untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi meningkatkan keterampilan berbicara. Penelitian ini diklasifikasikan ke dalam tindakan kelas penelitian. Data dikumpulkan melalui penilaian, observasi, dan wawancara. Temuan penelitian ini telah menjawab pertanyaan penelitian, bahwa menggunakan permainan papan game (board games) dapat meningkatkan keterampilan berbicara siswadi MTs Nahdlatun Nasyiin Kadur Pamekasan. Board game (papan permainan) adalah bentuk permainan yang sangat menyenangkan sehingga bisa memberikan tanmbahan semangat untuk bisa berbicara bahasa Inggris dengan mudah dan cepat. Teknik ini sangat berguna untuk meningkatkan siswa keterampilan berbicara dan motivasi belajar. Kata kunci: Keterampilan, berbicara, papan permainan Abstract: Teaching Speaking is very important. In fact, many students have problems speaking English and getting low learning motivation. The purpose of this study is to test whether board games can improve the speaking skills of students in class VIII of MTs Nahdlatun Nasyin Kadur village and to find out the factors that influence improving speaking skills. This study was classified into research class actions. Data is collected through assessment, observation, and interviews. The findings of this study have answered the research question, that using board games can improve the speaking skills of students at MTs Nahdlatun Nasyiin Kadur Pamekasan. A board game is a form of play that is very fun so it can provide a lot of enthusiasm to be able to speak English easily and quickly. This technique is very useful for improving students' speaking skills and learning motivation. Keywords: Skills, Speaking, Board game
EVALUATION OF MADURA LANGUAGE TEXTBOOKS AT ELEMENTARY SCHOOL LEVEL M. Khoiri; H. Harsono; K. Kusyairi
Journal of Indonesian Language Education and Literary Vol 3, No 2 (2018): JILEL
Publisher : Universitas Sembilanbelas November Kolaka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31327/jilel.v3i2.852

Abstract

The purpose of this study was to find out information and describe the quality of Madurese language textbooks both in terms of content, presentation, and language. The type of this research is evaluation research, namely by conducting an elementary level Madura language curriculum document study (syllabus) and research instruments provided to students and material experts. The results of the study showed that students' responses to Madurese language textbooks at the elementary level included a very good category, which was 80.86. While the results of the validation of material experts state that Madurese language textbooks are in a valid category and can be used but need minor revisions, ie with a value of 80.60.
Kreativitas Penggunaan Media Dampak Covid-19 UMKM Krepek Ikan Belut Di Desa Branta Tinggi Kecamatan Tlanakan Kabupaten Pamekasan Kusyairi Kusyairi; M. Khoiri; Sabrina Sapitri
LOYALITAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2022): Mei 2022
Publisher : IAI Darussalam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30739/loyalitas.v5i1.1411

Abstract

The Micro, Small and Medium Enterprises (MSME) sector is one of the sectors most affected by the COVID-19 pandemic. The purpose of this community service activity is to increase understanding, skills and value added marketing of Micro, Small and Medium Enterprises (UMKM) Eel Crackers products affected by the Covid19 pandemic. We try to be a motivator and facilitator for residents, especially in rural areas. The village of Branta Tinggi is located around the coast and adjacent to the sea which makes the livelihoods of most of the people as fishermen, farmers, ranchers. the condition of natural resources is abundant, it's just that residents are less familiar with applied knowledge and technology in education, economy, agriculture and animal husbandry. The method used in this community service activity is counseling and business assistance in the textile sector. The result of this community service activity is an understanding and an increase in the income earned by partners.
PENINGKATAN KETERAMPILAN BERBICARA SISWA KELAS VII MTs NAHDLATUN NASYIIN KADUR DENGAN MENGGUNAKAN METODE NUMBERED HEADS TOGETHER (NHT) TAHUN PELAJARAN 2019/2020 Kusyairi Kusyairi
Reforma : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Vol 9, No 1 (2020)
Publisher : Universitas Islam Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30736/rf.v9i1.245

Abstract

Penggunaan metode NHT dalam pembelajaran keterampilan berbicara diharapkan mampu membawa siswa ke dalam situasi dan konteks berbahasa yang sesungguhnya sehingga keterampilan berbicara mampu melekat pada diri siswa sebagai sesuatu yang rasional, kognitif, emosional, dan afektif. Yang tidak kalah penting, para siswa juga akan mampu berkomunikasi secara efektif dan efisien sesuai dengan etika yang berlaku, baik secara lisan maupun tulis, mampu menghargai dan bangga menggunakan bahasa Indonesia sebagai bahasa persatuan dan bahasa negara, serta mampu memahami bahasa Indonesia dan menggunakannya dengan tepat dan kreatif untuk berbagai tujuan. Desain penelitian ini adalah desain penelitian tindakan kelas yang dilakukan dalam dua siklus, yakni siklus I dan siklus II. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas VII MTs Nahdlatun Nasyiin Kadur dengan target pada siklus I dan siklus II adalah dengan nilai rata-rata 70. Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan teknik tes dan nontes. Teknik tes berupa keterampilan berbicara dengan menggunakan metode NHT. Teknik nontes dalam penelitian ini berupa hasil observasi, angket, dokumentasi foto pada siswa kelas VII MTs Nahdlatun Nasyiin Kadur. Teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan teknik kuantitatif dan kualitatif. Kedua teknik tersebut dianalisis dengan membandingkan hasil tes siklus I dan siklus II. Berdasarkan hasil analisis, maka peneliti menyimpulkan bahwa nilai rata-rata kelas dalam persen pada saat siklus I adalah 64,88% dengan kategori cukup. Setelah dilakukan pembelajaran berbicara menggunakan pembelajaran kooperatif metode NHT siklus II, nilai rata-rata siswa meningkat menjadi 80,00% dengan kategori baik. Bila diselisihkan, nilai rata-rata tersebut mengalami peningkatan sebesar 17,05% dan dapat diketegorikan peningkatan yang baik. Kata kunci: Metode NHT, ketrampilan berbicara
VARIASI BAHASA DI LINGKUNGAN MASYARAKAT BRANTA PASISIR TLANAKAN PAMEKASAN Kusyairi Kusyairi
Gramatika: Jurnal Ilmiah Kebahasaan dan Kesastraan Vol 10 No 1 (2022): Gramatika, Volume X, Nomor 1, Januari--Juni 2022
Publisher : Kantor Bahasa Provinsi Maluku Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31813/gramatika/10.1.2022.415.23--28

Abstract

ABSTRAK: Language variation language actors. In language which is one of the human communication systems used by society in interacting among humans. Language can also experience developments caused by the sophistication of technology that occurs in the present as happened in the communication of the coastal Branta Community. The language used has its own meaning for people who work as fishermen. This studiy aims to describe the types of language variations that exist in the coastal Branta Community and objectively describe language variation in terms of usage and formality. The data of this research were obtained of the people in the waterside environment. Keyword: variations in language, variations in usage, variations in formality.