Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

PENGARUH PEMBELAJARAN STEAM TERHADAP KETERAMPILAN BERPIKIR TINGKAT TINGGI PADA SISWA KELAS V MI HIDAYATUL MUBTADI'IN JAGALEMPENI Azka Nurmaisyah Mardlotillah; Suhartono Suhartono; Dimyati Dimyati
Jurnal JPSD (Jurnal Pendidikan Sekolah Dasar) Vol 7, No 2: Agustus 2020
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26555/jpsd.v7i2.17280

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pendekatan pembelajaran STEAM terhadap keterampilan berpikir tingkat tinggi. Pembelajaran STEAM merupakan suatu pendekatan pembelajaran yang menggunakan lima komponen ilmu yaitu sains, teknologi, rekayasa, seni dan matematika. Proses pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan wawancara, tes, dan dokumentasi. Metode penelitian ini menggunakan desain penelitian kuasi eksperimental dengan pendekatan kuantitatif. Populasi dalam penelitian adalah seluruh siswa kelas V MI Hidayatul Mubtadiin Jagalempeni dan sampel yang digunakan adalah kelas VA untuk kelas eksperimen dan kelas VB untuk kelas kontrol. Pengambilan sampel menggunakan teknil purposive sample. Hasil penelitian menunjukan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan terhadap keterampilan berpikir tingkat tinggi siswa yang diajar menggunakan pendekatan pembelajaran STEAM dengan siswa yang tidak diajar menggunakan pendekatan pembelajaran STEAM. Hal ini ditunjukan oleh rata-rata tes pada kelompok eksperimen sebesar 49.79 sedangkan pada kelompok kontrol diperoleh rata-rata tes sebesar 28.13, dengan selisih 14,729 sedangkan uji beda yang dilakukan menggunakan bantuan program SPSS versi 23, didapatkan nilai = 2,981 dengan signifikasi (p) = 0,005.dari hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa hipotesis yang diajukan diterima, karena nilai t hitung (2,981) > dari nilai tabel (1,0129) dan nilai signifikasi<0,05.
Analysis of 4C's Ability in the Implementation of Online Learning in Elementary Schools Helda Kusuma Wardani; Suhartono Suhartono
DIDAKTIKA: Jurnal Pendidikan Sekolah Dasar Vol 5, No 1 (2022): VOLUME 5, NUMBER 1, 2022
Publisher : Program Studi PGSD, Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/didaktika.v5i1.45301

Abstract

The goal of this study was to describe the 4 C's ability to implement the 2020/2021 odd semester learning at Jitu State Elementary School in Sidoarjo Regency. The research location, which is included in the countryside, is intended to obtain a qualitative picture of the ability of the 4 C's in elementary schools, most of which are rural. Qualitative research with a descriptive narrative research design is applied. The result is that during this pandemic, there is a reality that online learning does not allow the realization of the collaborative abilities of all classes. Critical thinking skills, creative thinking, and communication are planned and implemented in learning. The ability of students who study under the guidance of their parents at home decreases compared to face-to-face learning. The teacher marks the existence of student work that parents do. Individual learning causes a decline in students' critical thinking, creative thinking, and verbal communicative skills, although the three skills (creative thinking, critical thinking, and communication) are still visible in students. The impact of learning with individual assignments on students shows a significant decrease in the 4 C's ability. Keywords: 4 C's, learning, critical thinking, creative thinking, elementary school  ==================================================Tujuan dari penelitian ini adalah mendeskripsikan kemampuan 4 C’s dalam pelaksanaan pembelajaran semester ganjil 2020/2021 Sekolah Dasar Negeri Jitu Kabupaten Sidoarjo. Lokasi penelitian yang termasuk pedesaan dimaksudkan agar diperoleh gambaran kualitatif dari kemampuan 4 C’s di Sekolah Dasar yang mayoritas ada di daerah pedesaan. Penelitian kualitatif dengan desain penelitian naratif deskriptif diterapkan. Hasilnya pada masa pandemic ini ada realita bahwa pembelajaran dalam jaringan tidak memungkinkan diwujudkannya aspek kemampuan kolaboratif semua kelas. Aspek kemampuan berpikir kritis, berpikir kreatif, dan komunikasi terencana dan terlaksana dalam pembelajaran. Kemampuan siswa yang belajar dibimbing orangtua di rumah menurun dibanding saat pembelajaran tatap muka. Guru menandai adanya pekerjaan siswa yang dikerjakan orangtua. Pembelajaran individual menyebabkan menurunnya keterampilan berpikir kritis, keterampilan berpikir kreatif, dan keterampilan komunikatif verbal siswa, walaupun ketiga keterampilan (berpikir kreatif, berpikir kritis, komunikasi) masih terlihat pada diri siswa. Dampak pembelajaran dengan penugasan individual pada diri siswa menampakkan penurunan kemampuan 4 C’s sigifikan. Kata kunci: 4 C's, learning, critical thinking, creative thinking, sekolah dasar 
Hubungan Penguasaan Guru dalam Mengoperasikan Aplikasi Belajar Online terhadap Hasil Belajar Siswa Kelas V SD Setyo Maqbul Raharjo; Suhartono Suhartono; Siti Mas'ula
Jurnal Pembelajaran, Bimbingan, dan Pengelolaan Pendidikan Vol. 1 No. 8 (2021)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (294.131 KB) | DOI: 10.17977/um065v1i82021p605-615

Abstract

Abstract: This research was conducted with the aim of describing teacher mastery in operating online learning applications in grade 5 elementary schools, students' perceptions of online learning services provided by grade 5 elementary school teachers, the relationship of teacher mastery in operating online learning applications to student learning outcomes in elementary schools. 5th grade elementary school. The method used is quantitative with a correlational approach. Based on the data obtained, the significant value between teacher mastery and student learning outcomes shows 0.000, meaning that because the significant value is less than 0.05, it can be concluded that there is a relationship between teacher mastery in operating online learning applications and student learning outcomes. The results of this study are that there is a significant relationship between teacher mastery in operating online learning applications on student learning outcomes in grade 5 elementary school. Abstrak: Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mendeskripsikan penguasaan guru dalam mengoperasikan aplikasi belajar online di kelas 5 sekolah dasar, persepsi siswa terhadap pelayanan pembelajaran online yang diberikan oleh guru kelas 5 sekolah dasar, hubungan penguasaan guru dalam mengoperasikan aplikasi belajar online terhadap hasil belajar siswa di kelas 5 sekolah dasar. Metode yang digunakan adalah kuantitatif dengan pendekatan korelasional. Berdasarkan data yang diperoleh, nilai signifikan antara penguasaan guru terhadap hasil belajar siswa menunjukkan 0,000, artinya karena nilai signifikan lebih kecil daripada 0,05, maka dapat diputuskan bahwa terdapat hubungan antara penguasaan guru dalam mengoperasikan aplikasi belajar online terhadap hasil belajar siswa. Hasil penelitian ini yaitu terdapat hubungan yang signifikan antara penguasaan guru dalam mengoperasikan aplikasi belajar online terhadap hasil belajar siswa di kelas 5 sekolah dasar.
Implementasi Pembelajaran Tematik dalam Pembelajaran Daring Kelas IV SD Nur Ainy; Suhartono Suhartono; Siti Mas’ula
Jurnal Pembelajaran, Bimbingan, dan Pengelolaan Pendidikan Vol. 1 No. 8 (2021)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (294.386 KB) | DOI: 10.17977/um065v1i82021p616-627

Abstract

Abstract: This research aims to determine the implementation and barriers of thematic learning encountered by 4th grade teachers in planning, implementing, and evaluating aspects in online learning due the COVID-19 pandemic. The approach used in this research was descriptive quantitative by using ex-post facto method. The subject in this research was 94 samples, of which 4 teachers and 90 students. The results of this research indicate that: (1) the thematic lesson plan (RPP) was in fairly good quality with medium qualification (79,89 percent); (2) the learning implementation was in good quality with high qualification (91,49 percent); (3) the learning evaluation was in good quality with high qualification (74,80 percent); (4) there was a relationship between student outcomes and the lesson plan with a significance value (0.042 less than 0.05); (5) there was a relationship between student outcomes and the learning implementation with a significance value (0.045 less than 0.05); and (6) there was a relationship between student outcomes with the lesson plan and learning implementation with a significance value (0.045 less than 0.05). Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan dan hambatan pembelajaran tematik yang ditemui guru kelas IV SD di Gugus 3 Kedungkandang pada aspek perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi pembelajaran dalam pembelajaran daring selama masa pandemi COVID-19. Pendekatan yang digunakan pada penelitian ini yaitu kuantitatif deskriptif dengan metode ex-post facto. Subyek meliputi 94 sampel, di antaranya 4 guru dan 90 siswa. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: (1) perencanaan pembelajaran tematik (RPP) berkualitas cukup baik dengan kualifikasi sedang (79,89 persen); (2) pelaksanaan pembelajaran tematik berkualitas baik dengan kualifikasi tinggi (91,49 persen); (3) evaluasi pembelajaran tematik berkualitas cukup baik dengan kualifikasi sedang (74,80 persen); (4) terdapat hubungan antara hasil belajar siswa dengan perencanaan pembelajaran, dengan nilai signifikansi (0,042 kurang dari 0,05); (5) terdapat hubungan antara hasil belajar siswa dengan pelaksanaan pembelajaran, dengan nilai signifikansi (0,045 kurang dari 0,05); (6) terdapat hubungan antara hasil belajar siswa dengan perencanaan pembelajaran dan pelaksanaan pembelajaran dengan nilai signifikansi (0,045 kurang dari 0,05).
Analisis Kinerja Guru Profesional dalam Penerapan Pembelajaran Daring di SD Ratna Budiastri; Erif Ahdhianto; Suhartono Suhartono
Jurnal Pembelajaran, Bimbingan, dan Pengelolaan Pendidikan Vol. 1 No. 8 (2021)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (336.386 KB) | DOI: 10.17977/um065v1i82021p628-637

Abstract

Abstract: The purpose of this research was to obtain information about professional teachers' performance in the application of online learning regarding 3 aspects: planning, implementation, and evaluation. This research used a descriptive quantitative research approach. The sample in this research was 56 professional teachers, in State Elementary Schools throughout Pagelaran District, Malang Regency. The data analysis technique used descriptive statistical analysis. The results of this research indicate that: (1) online learning planning obtained a percentage of 78.96 percent belonging to the medium category; (2) the implementation of online learning obtained a percentage of 81.46 percent belonging to the high category; (3) evaluation of online learning obtained a percentage of 79.13 percent belonging to the medium category. The overall results obtained a percentage of 80.06 percent which indicated that the performance of professional teachers in the application of online learning in State Elementary Schools throughout the Pagelaran District of Malang Regency is in the medium categories. Abstrak: Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memperoleh informasi kinerja guru profesional dalam penerapan pembelajaran daring mengenai 3 aspek yakni: merencanakan pembelajaran, melaksanakan pembelajaran, dan mengevaluasi pembelajaran. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif. Sampel pada penelitian ini sebanyak 56 guru profesional, di SD Negeri Se-Kecamatan Pagelaran Kabupaten Malang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) merencanakan pembelajaran daring diperoleh persentase sebesar 78,96 persen tergolong kategori sedang; (2) melaksanakan pembelajaran daring diperoleh persentase sebesar 81,46 persen tergolong kategori tinggi; (3) mengevaluasi pembelajaran daring diperoleh persentase sebesar 79,13 persen tergolong kategori sedang. Hasil keseluruhan diperoleh persentase sebesar 80,06 persen yang menunjukkan kinerja guru profesional dalam penerapan pembelajaran daring di SD Negeri Se-Kecamatan Pagelaran Kabupaten Malang tergolong kategori sedang.
Implementasi Pembelajaran Tematik dalam Pembelajaran Daring Kelas IV SD Siti Mas’ula; Nur Ainy; Suhartono Suhartono
Jurnal Pembelajaran, Bimbingan, dan Pengelolaan Pendidikan Vol. 1 No. 9 (2021)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (293.709 KB) | DOI: 10.17977/um065v1i92021p688-699

Abstract

Abstract: This research aims to determine the implementation and barriers of thematic learning encountered by 4th grade teachers in planning, implementing, and evaluating aspects in online learning due the COVID-19 pandemic. The approach used in this research was descriptive quantitative by using the ex-post facto method. The subject in this research was 94 samples, of which 4 teachers and 90 students. The results of this research indicate that: (1) the thematic lesson plan (RPP) was in fairly good quality with medium qualification (79,89 percent); (2) the learning implementation was in good quality with high qualification (91,49 percent); (3) the learning evaluation was in good quality with high qualification (74,80 percent); (4) there was a relationship between student outcomes and the lesson plan with a significance value (0.042 less than 0.05); (5) there was a relationship between student outcomes and the learning implementation with a significance value (0.045 less than 0.05); and (6) there was a relationship between student outcomes with the lesson plan and learning implementation with a significance value (0.045 less than 0.05). Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan dan hambatan pembelajaran tematik yang ditemui guru kelas IV SD di Gugus 3 Kedungkandang pada aspek perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi pembelajaran dalam pembelajaran daring selama masa pandemi COVID-19. Pendekatan yang digunakan pada penelitian ini yaitu kuantitatif deskriptif dengan metode ex-post facto. Subyek meliputi 94 sampel, di antaranya 4 guru dan 90 siswa. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: (1) perencanaan pembelajaran tematik (RPP) berkualitas cukup baik dengan kualifikasi sedang (79,89 persen); (2) pelaksanaan pembelajaran tematik berkualitas baik dengan kualifikasi tinggi (91,49 persen); (3) evaluasi pembelajaran tematik berkualitas cukup baik dengan kualifikasi sedang (74,80 persen); (4) terdapat hubungan antara hasil belajar siswa dengan perencanaan pembelajaran, dengan nilai signifikansi (0,042 kurang dari 0,05); (5) terdapat hubungan antara hasil belajar siswa dengan pelaksanaan pembelajaran, dengan nilai signifikansi (0,045 kurang dari 0,05); (6) terdapat hubungan antara hasil belajar siswa dengan perencanaan pembelajaran dan pelaksanaan pembelajaran dengan nilai signifikansi (0,045 kurang dari 0,05).
Analisis Keefektifan Pemanfaatan Whatsapp Group dalam Pembelajaran Daring Kelas III di SDN Ardimulyo 01 Shifni Afida Kumala; Suhartono Suhartono; Siti Umayaroh
Jurnal Pembelajaran, Bimbingan, dan Pengelolaan Pendidikan Vol. 2 No. 6 (2022)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um065v2i62022p525-530

Abstract

Abstract: One of the online media that dominates online learning solutions in elementary schools is the Whatsapp Messenger application becauses teachers and students can take advantage of the group chat feature so that they can accommodate the learning process that takes place online. This study aims to describe: (1) whether the use of WhatsApp groups in online learning can improve student learning outcomes. (2) what is the level of effectiveness of online learning by utilizing the WhatsApp group conducted by SDN Ardimulyo 01. This research was conducted using an experimental method. Data collection used is a test, questionnaire and documentation. The experimental results show: (1) an increase in learning outcomes between pre-test and post-test after being given treatment with the experimental class gain score data of 54.5 percent while the control class is 45.5 percent so it can be said that the results of the gain score for the experimental class are higher. than the control class. (2) the average overall data in the student questionnaire was 74.5 which was included in the category of the effectiveness level interpretation value in the range 61-80, namely effective. Abstrak: Salah satu media online yang mendominasi solusi pembelajaran daring di sekolah dasar adalah aplikasi Whatsapp Messenger karena guru dan siswa dapat memanfaatkan fitur group chat agar dapat mewadahi proses pembelajaran yang berlangsung online. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan: (1)apakah pemanfaatan whatsapp group dalam pembelajaran daring dapat meningkatkan hasil belajar peserta didik. (2) bagaimana tingkat keefektifan pembelajaran daring dengan memanfaatkan whatsapp group yang dilakukan oleh SDN Ardimulyo 01. Penelitian ini dilakukan menggunakan metode eksperimen. Pengumpulan data yang digunakan adalah tes, kuesioner dan dokumentasi. Hasil eksperimen menunjukkan adanya: (1) peningkatan hasil belajar antara pre-test dan post-test setelah di berikan perlakuan dengan data nilai gain score kelas eksperimen sebesar 54,5 persen sedangkan kelas kontrol sebesar 45,5 persen sehingga dapat dikatakan hasil nilai gain score kelas eksperimen lebih tinggi daripada kelas kontrol. (2) rata-rata keseluruhan data pada angket peserta didik sebesar 74,5 yang termasuk dalam kategori nilai interpretasi tingkat keefektifan pada rentang 61-80 yaitu efektif.
Analisis Penerapan TPACK dalam Rencana Pelaksanaan Pembelajaran di Sekolah Dasar Negeri Alifya Kusuma Wardani; Suhartono Suhartono; Titis Angga Rini
Jurnal Pembelajaran, Bimbingan, dan Pengelolaan Pendidikan Vol. 2 No. 6 (2022)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um065v2i62022p577-592

Abstract

Abstract: TPACK is a framework that integrates three main areas of knowledge, namely technological knowledge, pedagogical knowledge, and content knowledge. These three knowledge are important knowledge and are in accordance with current educational needs. Therefore, it is important for teachers to be able to apply the TPACK framework in their lesson plans. The purpose of this study was to analyze the application of TPACK in the implementation plan of learning at SDN 01 Ngadilangkung, Kepanjen District, Malang Regency. This research is a mixed methods research / mixed methods research type explanatory sequential. Techniques in data collection using documentation, questionnaires and interviews. The validity of the data in this study used triangulation with this type of triangulation technique. Based on the research that has been done, the results show that the implementation of TPACK in the learning implementation plan at SDN 01 Ngadilangkung is included in good criteria with an average score of 77.5 percent. Abstrak: TPACK merupakan kerangka yang mengintegrasikan tiga pengetahuan utama yakni pengetahuan teknologi, pengetahuan pedagogi, dan pengetahuan konten. Ketiga pengetahuan itu merupakan pengetahuan yang penting dan sesuai dengan kebutuhan pendidikan saat ini. Oleh sebab itu, penting untuk guru dapat menerapkan kerangka kerja TPACK dalam rencana pelaksanaan pembelajaran. Tujuan dari penelitian ini untuk menganalisis penerapan TPACK dalam rencana pelaksanaan pembelajaran di SDN 01 Ngadilangkung Kecamatan Kepanjen Kabupaten Malang. Penelitian ini merupakan penelitian mixed methods/ penelitian metode campuran jenis explanatory sequential. Teknik dalam pengumpulan data menggunakan dokumentasi, angket dan wawancara. Keabsahan data dalam penelitian ini menggunakan triangulasi dengan jenis triangulasi teknik. Berdasarkan penelitian yang sudah dilakukan, diperoleh hasil yang menunjukkan bahwa penerapan TPACK dalam rencana pelaksanaan pembelajaran di SDN 01 Ngadilangkung termasuk dalam kriteria baik dengan skor rata-rata sebesar 77,5 persen.
Analisis Dampak Game Online Free Fire terhadap Minat Belajar Siswa Kelas IV SD Negeri Moch Hamzah Qomarudin; Suhartono Suhartono; Siti Umayaroh
Jurnal Pembelajaran, Bimbingan, dan Pengelolaan Pendidikan Vol. 2 No. 6 (2022)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um065v2i62022p600-612

Abstract

Abstract: Online games are one of several entertainments that are currently popular among elementary school students. The impact of playing online games for students is twofold, namely the positive impact and the negative impact. The purpose of this study is to analyze the impact of free fire online games on students' interest in learning. This research is a descriptive research using mixed methods (Mix Methods) with an explanatory sequential design (sequential explanatory). Data collection techniques are questionnaires, interviews and documentation. Test the validity of the data using triangulation techniques. The results showed the intensity of playing online games in the medium category with a score of 51.19 percent and the level of student interest in learning in the high category with a score of 72.77 percent. Abstrak: Game online merupakan salah satu dari beberapa hiburan yang saat ini populer dikalangan siswa sekolah dasar. Dampak dari bermain game online bagi siswa ada dua, yakni dampak positif dan dampak negatif. Tujuan dari adanya penelitian ini yaitu untuk menganalisis dampak dari permainan game online free fire terhadap minat belajar siswa. Penelitian ini berjenis penelitian deskriptif menggunakan metode campuran (Mix Methods) dengan desain sekuensial eksplanatori (sequential explanatory). Teknik pengumpulan data yaitu dengan kuesioner, wawancara dan dokumentasi. Uji keabsahan data menggunakan triangulasi teknik. Hasil penelitian menunjukkan intensitas bermain game online dengan kategori sedang dengan skor 51.19 persen dan tingkat minat belajar siswa dengan kategori tinggi dengan skor 72.77 persen.
Hubungan Tingkat Pendidikan Orang Tua dengan Prestasi Belajar Siswa Kelas V SDN Firda Aurelia Amanda Hasibuan; Suhartono Suhartono; Siti Umayaroh
Jurnal Pembelajaran, Bimbingan, dan Pengelolaan Pendidikan Vol. 2 No. 8 (2022)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: This study aims to determine the relationship between parental education level and student achievement in Class V SDN Se Gugus 5, Kedungkandang District, Malang. This research was conducted at SDN Se Gugus 5, Kedungkandang District, Malang. The subjects of this study were parents and fifth grade students of SDN Se Gugus 5, Kedungkandang District, Malang. The type of research conducted is descriptive quantitative with a correlational model. The data collection technique used is a questionnaire given to parents and documentation as a source of student achievement data. The results of this study indicate that there is no significant relationship between the educational level of parents and the learning achievement of Class V SDN Se Gugus 5, Kedungkandang District. With the calculation results of 0.134 greater than 5 percent. Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kaitan jenjang pendidikan orang tua dengan kinerja belajar murid Kelas V SDN Se Gugus 5 Kecamatan Kedungkandang Malang. Penelitian ini dilaksanakan di SDN Se Gugus 5 Kecamatan Kedungkandang Malang. Subjek penelitian ini adalah orang tua dan murid kelas V SDN Se Gugus 5 Kecamatan Kedungkandang Malang. Jenis pengkajian yang dilakukan adalah kuantitatif deskriptif dengan model korelasional. Teknik penghimpunan data yang digunakan adalah angket yang dibagikan kepada orang tua murid dan dokumentasi sebagai sumber data prestasi belajar siswa. Hitungan penelitian ini menampakkan bahwasanya tidak adanya kaitan yang signifikan antara jenjang pendidikan orang tua dengan kinerja belajar murid Kelas V SDN Se Gugus 5 Kecamatan Kedungkandang. Dengan hasil perhitungan sebesar 0,134 lebih dari 5 persen.