Claim Missing Document
Check
Articles

Found 19 Documents
Search

PENGARUH PEMBELAJARAN STEAM TERHADAP KETERAMPILAN BERPIKIR TINGKAT TINGGI PADA SISWA KELAS V MI HIDAYATUL MUBTADI'IN JAGALEMPENI Azka Nurmaisyah Mardlotillah; Suhartono Suhartono; Dimyati Dimyati
Jurnal JPSD (Jurnal Pendidikan Sekolah Dasar) Vol 7, No 2: Agustus 2020
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26555/jpsd.v7i2.17280

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pendekatan pembelajaran STEAM terhadap keterampilan berpikir tingkat tinggi. Pembelajaran STEAM merupakan suatu pendekatan pembelajaran yang menggunakan lima komponen ilmu yaitu sains, teknologi, rekayasa, seni dan matematika. Proses pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan wawancara, tes, dan dokumentasi. Metode penelitian ini menggunakan desain penelitian kuasi eksperimental dengan pendekatan kuantitatif. Populasi dalam penelitian adalah seluruh siswa kelas V MI Hidayatul Mubtadiin Jagalempeni dan sampel yang digunakan adalah kelas VA untuk kelas eksperimen dan kelas VB untuk kelas kontrol. Pengambilan sampel menggunakan teknil purposive sample. Hasil penelitian menunjukan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan terhadap keterampilan berpikir tingkat tinggi siswa yang diajar menggunakan pendekatan pembelajaran STEAM dengan siswa yang tidak diajar menggunakan pendekatan pembelajaran STEAM. Hal ini ditunjukan oleh rata-rata tes pada kelompok eksperimen sebesar 49.79 sedangkan pada kelompok kontrol diperoleh rata-rata tes sebesar 28.13, dengan selisih 14,729 sedangkan uji beda yang dilakukan menggunakan bantuan program SPSS versi 23, didapatkan nilai = 2,981 dengan signifikasi (p) = 0,005.dari hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa hipotesis yang diajukan diterima, karena nilai t hitung (2,981) > dari nilai tabel (1,0129) dan nilai signifikasi<0,05.
Analysis of 4C's Ability in the Implementation of Online Learning in Elementary Schools Helda Kusuma Wardani; Suhartono Suhartono
DIDAKTIKA: Jurnal Pendidikan Sekolah Dasar Vol 5, No 1 (2022): VOLUME 5, NUMBER 1, 2022
Publisher : Program Studi PGSD, Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/didaktika.v5i1.45301

Abstract

The goal of this study was to describe the 4 C's ability to implement the 2020/2021 odd semester learning at Jitu State Elementary School in Sidoarjo Regency. The research location, which is included in the countryside, is intended to obtain a qualitative picture of the ability of the 4 C's in elementary schools, most of which are rural. Qualitative research with a descriptive narrative research design is applied. The result is that during this pandemic, there is a reality that online learning does not allow the realization of the collaborative abilities of all classes. Critical thinking skills, creative thinking, and communication are planned and implemented in learning. The ability of students who study under the guidance of their parents at home decreases compared to face-to-face learning. The teacher marks the existence of student work that parents do. Individual learning causes a decline in students' critical thinking, creative thinking, and verbal communicative skills, although the three skills (creative thinking, critical thinking, and communication) are still visible in students. The impact of learning with individual assignments on students shows a significant decrease in the 4 C's ability. Keywords: 4 C's, learning, critical thinking, creative thinking, elementary school  ==================================================Tujuan dari penelitian ini adalah mendeskripsikan kemampuan 4 C’s dalam pelaksanaan pembelajaran semester ganjil 2020/2021 Sekolah Dasar Negeri Jitu Kabupaten Sidoarjo. Lokasi penelitian yang termasuk pedesaan dimaksudkan agar diperoleh gambaran kualitatif dari kemampuan 4 C’s di Sekolah Dasar yang mayoritas ada di daerah pedesaan. Penelitian kualitatif dengan desain penelitian naratif deskriptif diterapkan. Hasilnya pada masa pandemic ini ada realita bahwa pembelajaran dalam jaringan tidak memungkinkan diwujudkannya aspek kemampuan kolaboratif semua kelas. Aspek kemampuan berpikir kritis, berpikir kreatif, dan komunikasi terencana dan terlaksana dalam pembelajaran. Kemampuan siswa yang belajar dibimbing orangtua di rumah menurun dibanding saat pembelajaran tatap muka. Guru menandai adanya pekerjaan siswa yang dikerjakan orangtua. Pembelajaran individual menyebabkan menurunnya keterampilan berpikir kritis, keterampilan berpikir kreatif, dan keterampilan komunikatif verbal siswa, walaupun ketiga keterampilan (berpikir kreatif, berpikir kritis, komunikasi) masih terlihat pada diri siswa. Dampak pembelajaran dengan penugasan individual pada diri siswa menampakkan penurunan kemampuan 4 C’s sigifikan. Kata kunci: 4 C's, learning, critical thinking, creative thinking, sekolah dasar 
PENINGKATAN SIKAP KERJASAMA MELALUI BELAJAR KELOMPOK DALAM PEMBELAJARAN MATERI PECAHAN KELAS V SD MUHAMMADIYAH 1 BABAT Oriza Zativalen; Tumardi Tumardi; Suhartono Suhartono
Widya Pustaka : Jurnal Ilmiah Pendidikan Vol 10 No 1: Edisi Januari - Juni 2022
Publisher : Jurusan Ilmu Pendidikan FKIP Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (128.181 KB)

Abstract

The attitude of cooperation is needed in everyday life . First humans as social beings . Moral crisis into an attraction that lately seen as the root of the problems being faced by the nation of Indonesia. The point of social attitudes such as mutual cooperation , caring for each other , working as a team responsibility to develop as Indonesians less. Instead indeed more familiar with the selfish attitude, individualist , indifference , lack of responsibility, lazy communicate and interact with the social community. Moral education in the form of cooperation can be implemented at all levels of education, including elementary school level. Lack of cooperation attitude occurred in SD Muhammadiyah 1 tripe. VA grade students at the elementary Muhammadiyah 1 tripe about the attitude of cooperation . The emergence of such students because teachers teach traditional. This research seeks to develop learning with study groups to improve the collaborative attitude of students. Measures study groups namely , (1) serve the purpose, (2) form a heterogeneous group, (3) group discussion , ( 4 ) class discussion , ( 5 ) quiz ( 6 ) evaluation . Qualitative research approach that is the kind of scrutiny of class action. VA grade students performed at SD Muhammadiyah 1 Babat with 10 male and 10 female . Preliminary data on student attitudes to work with his friend showed 34 % . The study applied cluster cycle data I encounter one that is 69.5 % and 70.8 % ie 2 meeting . Cycle II encounter one that is 75.17 % and 79.5 % ie 2 meeting . Cycle III as convincing data to yield 81.7 %. Thus learning by studying clusters can enhance cooperation attitude SD Muhammadiyah 1 Babat and this step is not just based on certain subjects. The proposed changes from the data that the influence of frequently asked questions on the acquisition of advanced student understanding and cooperation with developing indicators Bloom theoretical level 4 and 5 that is to organize and act consistently , social influence student societies in collaboration with school students in learning activities.
Hubungan Penguasaan Guru dalam Mengoperasikan Aplikasi Belajar Online terhadap Hasil Belajar Siswa Kelas V SD Setyo Maqbul Raharjo; Suhartono Suhartono; Setyo Maqbul Raharjo; Suhartono Suhartono; Siti Mas'ula
Jurnal Pembelajaran, Bimbingan, dan Pengelolaan Pendidikan Vol. 1 No. 8 (2021)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (294.131 KB) | DOI: 10.17977/um065v1i82021p605-615

Abstract

Abstract: This research was conducted with the aim of describing teacher mastery in operating online learning applications in grade 5 elementary schools, students' perceptions of online learning services provided by grade 5 elementary school teachers, the relationship of teacher mastery in operating online learning applications to student learning outcomes in elementary schools. 5th grade elementary school. The method used is quantitative with a correlational approach. Based on the data obtained, the significant value between teacher mastery and student learning outcomes shows 0.000, meaning that because the significant value is less than 0.05, it can be concluded that there is a relationship between teacher mastery in operating online learning applications and student learning outcomes. The results of this study are that there is a significant relationship between teacher mastery in operating online learning applications on student learning outcomes in grade 5 elementary school. Abstrak: Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mendeskripsikan penguasaan guru dalam mengoperasikan aplikasi belajar online di kelas 5 sekolah dasar, persepsi siswa terhadap pelayanan pembelajaran online yang diberikan oleh guru kelas 5 sekolah dasar, hubungan penguasaan guru dalam mengoperasikan aplikasi belajar online terhadap hasil belajar siswa di kelas 5 sekolah dasar. Metode yang digunakan adalah kuantitatif dengan pendekatan korelasional. Berdasarkan data yang diperoleh, nilai signifikan antara penguasaan guru terhadap hasil belajar siswa menunjukkan 0,000, artinya karena nilai signifikan lebih kecil daripada 0,05, maka dapat diputuskan bahwa terdapat hubungan antara penguasaan guru dalam mengoperasikan aplikasi belajar online terhadap hasil belajar siswa. Hasil penelitian ini yaitu terdapat hubungan yang signifikan antara penguasaan guru dalam mengoperasikan aplikasi belajar online terhadap hasil belajar siswa di kelas 5 sekolah dasar.
Implementasi Pembelajaran Tematik dalam Pembelajaran Daring Kelas IV SD Nur Ainy; Suhartono Suhartono; Nur Ainy; Suhartono Suhartono; Siti Mas’ula
Jurnal Pembelajaran, Bimbingan, dan Pengelolaan Pendidikan Vol. 1 No. 8 (2021)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (294.386 KB) | DOI: 10.17977/um065v1i82021p616-627

Abstract

Abstract: This research aims to determine the implementation and barriers of thematic learning encountered by 4th grade teachers in planning, implementing, and evaluating aspects in online learning due the COVID-19 pandemic. The approach used in this research was descriptive quantitative by using ex-post facto method. The subject in this research was 94 samples, of which 4 teachers and 90 students. The results of this research indicate that: (1) the thematic lesson plan (RPP) was in fairly good quality with medium qualification (79,89 percent); (2) the learning implementation was in good quality with high qualification (91,49 percent); (3) the learning evaluation was in good quality with high qualification (74,80 percent); (4) there was a relationship between student outcomes and the lesson plan with a significance value (0.042 less than 0.05); (5) there was a relationship between student outcomes and the learning implementation with a significance value (0.045 less than 0.05); and (6) there was a relationship between student outcomes with the lesson plan and learning implementation with a significance value (0.045 less than 0.05). Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan dan hambatan pembelajaran tematik yang ditemui guru kelas IV SD di Gugus 3 Kedungkandang pada aspek perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi pembelajaran dalam pembelajaran daring selama masa pandemi COVID-19. Pendekatan yang digunakan pada penelitian ini yaitu kuantitatif deskriptif dengan metode ex-post facto. Subyek meliputi 94 sampel, di antaranya 4 guru dan 90 siswa. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: (1) perencanaan pembelajaran tematik (RPP) berkualitas cukup baik dengan kualifikasi sedang (79,89 persen); (2) pelaksanaan pembelajaran tematik berkualitas baik dengan kualifikasi tinggi (91,49 persen); (3) evaluasi pembelajaran tematik berkualitas cukup baik dengan kualifikasi sedang (74,80 persen); (4) terdapat hubungan antara hasil belajar siswa dengan perencanaan pembelajaran, dengan nilai signifikansi (0,042 kurang dari 0,05); (5) terdapat hubungan antara hasil belajar siswa dengan pelaksanaan pembelajaran, dengan nilai signifikansi (0,045 kurang dari 0,05); (6) terdapat hubungan antara hasil belajar siswa dengan perencanaan pembelajaran dan pelaksanaan pembelajaran dengan nilai signifikansi (0,045 kurang dari 0,05).
Analisis Kinerja Guru Profesional dalam Penerapan Pembelajaran Daring di SD Ratna Budiastri; Erif Ahdhianto; Ratna Budiastri; Erif Ahdhianto; Suhartono Suhartono
Jurnal Pembelajaran, Bimbingan, dan Pengelolaan Pendidikan Vol. 1 No. 8 (2021)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (336.386 KB) | DOI: 10.17977/um065v1i82021p628-637

Abstract

Abstract: The purpose of this research was to obtain information about professional teachers' performance in the application of online learning regarding 3 aspects: planning, implementation, and evaluation. This research used a descriptive quantitative research approach. The sample in this research was 56 professional teachers, in State Elementary Schools throughout Pagelaran District, Malang Regency. The data analysis technique used descriptive statistical analysis. The results of this research indicate that: (1) online learning planning obtained a percentage of 78.96 percent belonging to the medium category; (2) the implementation of online learning obtained a percentage of 81.46 percent belonging to the high category; (3) evaluation of online learning obtained a percentage of 79.13 percent belonging to the medium category. The overall results obtained a percentage of 80.06 percent which indicated that the performance of professional teachers in the application of online learning in State Elementary Schools throughout the Pagelaran District of Malang Regency is in the medium categories. Abstrak: Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memperoleh informasi kinerja guru profesional dalam penerapan pembelajaran daring mengenai 3 aspek yakni: merencanakan pembelajaran, melaksanakan pembelajaran, dan mengevaluasi pembelajaran. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif. Sampel pada penelitian ini sebanyak 56 guru profesional, di SD Negeri Se-Kecamatan Pagelaran Kabupaten Malang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) merencanakan pembelajaran daring diperoleh persentase sebesar 78,96 persen tergolong kategori sedang; (2) melaksanakan pembelajaran daring diperoleh persentase sebesar 81,46 persen tergolong kategori tinggi; (3) mengevaluasi pembelajaran daring diperoleh persentase sebesar 79,13 persen tergolong kategori sedang. Hasil keseluruhan diperoleh persentase sebesar 80,06 persen yang menunjukkan kinerja guru profesional dalam penerapan pembelajaran daring di SD Negeri Se-Kecamatan Pagelaran Kabupaten Malang tergolong kategori sedang.
Implementasi Pembelajaran Tematik dalam Pembelajaran Daring Kelas IV SD Siti Mas’ula; Nur Ainy; Siti Mas’ula; Nur Ainy; Suhartono Suhartono
Jurnal Pembelajaran, Bimbingan, dan Pengelolaan Pendidikan Vol. 1 No. 9 (2021)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (293.709 KB) | DOI: 10.17977/um065v1i92021p688-699

Abstract

Abstract: This research aims to determine the implementation and barriers of thematic learning encountered by 4th grade teachers in planning, implementing, and evaluating aspects in online learning due the COVID-19 pandemic. The approach used in this research was descriptive quantitative by using the ex-post facto method. The subject in this research was 94 samples, of which 4 teachers and 90 students. The results of this research indicate that: (1) the thematic lesson plan (RPP) was in fairly good quality with medium qualification (79,89 percent); (2) the learning implementation was in good quality with high qualification (91,49 percent); (3) the learning evaluation was in good quality with high qualification (74,80 percent); (4) there was a relationship between student outcomes and the lesson plan with a significance value (0.042 less than 0.05); (5) there was a relationship between student outcomes and the learning implementation with a significance value (0.045 less than 0.05); and (6) there was a relationship between student outcomes with the lesson plan and learning implementation with a significance value (0.045 less than 0.05). Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan dan hambatan pembelajaran tematik yang ditemui guru kelas IV SD di Gugus 3 Kedungkandang pada aspek perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi pembelajaran dalam pembelajaran daring selama masa pandemi COVID-19. Pendekatan yang digunakan pada penelitian ini yaitu kuantitatif deskriptif dengan metode ex-post facto. Subyek meliputi 94 sampel, di antaranya 4 guru dan 90 siswa. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: (1) perencanaan pembelajaran tematik (RPP) berkualitas cukup baik dengan kualifikasi sedang (79,89 persen); (2) pelaksanaan pembelajaran tematik berkualitas baik dengan kualifikasi tinggi (91,49 persen); (3) evaluasi pembelajaran tematik berkualitas cukup baik dengan kualifikasi sedang (74,80 persen); (4) terdapat hubungan antara hasil belajar siswa dengan perencanaan pembelajaran, dengan nilai signifikansi (0,042 kurang dari 0,05); (5) terdapat hubungan antara hasil belajar siswa dengan pelaksanaan pembelajaran, dengan nilai signifikansi (0,045 kurang dari 0,05); (6) terdapat hubungan antara hasil belajar siswa dengan perencanaan pembelajaran dan pelaksanaan pembelajaran dengan nilai signifikansi (0,045 kurang dari 0,05).
Hubungan Antara Fasilitas Belajar di Rumah Dengan Prestasi Belajar Selama Pembelajaran Daring pada Siswa Kelas IV SD se-Gugus 5 Kecamatan Lawang Nina Ismatun Nadhiyah; Siti Mas’ula; Nina Ismatun Nadhiyah; Siti Mas’ula; Suhartono Suhartono
Jurnal Pembelajaran, Bimbingan, dan Pengelolaan Pendidikan Vol. 1 No. 12 (2021)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um065v1i122021p968-978

Abstract

Abstract: Learning facilities at home are all tools at home that are used to facilitate learning activities so that students can obtain learning achievements as expected. Learning achievement is the result achieved by students related to knowledge after participating in learning activities in the form of lesson values expressed in the form of numbers, letters, symbols, or numbers. This research aims to (1) describe learning facilities at home during online learning for fourth grade elementary school students, (2) describe learning achievement during online learning for fourth grade elementary school students, (3) find out a positive and significant relationship between home learning facilities with learning achievement during online learning in fourth grade elementary school students in cluster 5 Lawang District. This research is quantitative research which is included in the type of correlation. The results of data analysis obtained: (1) learning facilities at home during online learning for fourth grade elementary school students in cluster 5 Lawang District are included in the good category with an average of 12.9474 and a percentage of 72 percent is obtained, (2) learning achievement during learning online learning in fourth grade elementary school students in cluster 5 Lawang District is in the good category with an average of 79.4737 and a percentage of 79 percent is obtained, (3) there is a positive and significant relationship between learning facilities at home and learning achievement during online learning in fourth grade elementary school students in cluster 5 Lawang District with the acquisition of Sig. (2-tailed) less than 0.05 i.e. 0.000 less than 0.05, the value of rcount (Pearson Correlation) greater than r table is 0.711 greater than 0.181, and an asterisk (**) on the results of SPSS analysis which means that there is a relationship between variable X and variable Y. The value of r count is positive, which means that the direction of the relationship between variable X and variable Y is positive. The r count value of 0.711 is at the level of a strong relationship, which means that there is a significant relationship between the X variable and the Y variable. Abstrak: Fasilitas belajar di rumah adalah segala alat yang ada di rumah yang digunakan untuk memudahkan dan melancarkan kegiatan pembelajaran sehingga siswa dapat memperoleh prestasi belajar sesuai dengan yang diharapkan. Prestasi belajar merupakan hasil yang dicapai oleh siswa berkaitan dengan aspek pengetahuan setelah mengikuti kegiatan pembelajaran berupa nilai pelajaran yang dinyatakan dalam bentuk angka, huruf, simbol, ataupun angka. Penelitian ini bertujuan untuk (1) mendeskripsikan fasilitas belajar di rumah selama pembelajaran daring pada siswa kelas IV SD, (2) mendeskripsikan prestasi belajar selama pembelajaran daring pada siswa kelas IV SD, (3) mengetahui hubungan yang positif dan signifikan antara fasilitas belajar di rumah dengan prestasi belajar selama pembelajaran daring pada siswa kelas IV SD se-gugus 5 Kecamatan Lawang. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif yang termasuk dalam jenis korelasional. Hasil analisis data diperoleh: (1) fasilitas belajar di rumah selama pembelajaran daring pada siswa kelas IV SD se-gugus 5 Kecamatan Lawang termasuk dalam kategori baik dengan rata-rata 12,9474 dan diperoleh persentase 72 persen, (2) prestasi belajar selama pembelajaran daring pada siswa kelas IV SD se-gugus 5 Kecamatan Lawang termasuk dalam kategori baik dengan rata-rata 79,4737 dan diperoleh persentase 79 persen, (3) terdapat hubungan yang positif dan signifikan antara fasilitas belajar di rumah dengan prestasi belajar selama pembelajaran daring pada siswa kelas IV SD se-gugus 5 Kecamatan Lawang dengan perolehan nilai Sig. (2-tailed) kurang dari 0,05 yaitu 0,000 kurang dari 0,05, nilai r hitung (Pearson Correlation) lebih dari r tabel yaitu 0,711 lebih dari 0,181, dan tanda bintang (**) pada hasil analisis SPSS yang berarti terdapat hubungan antara variabel X dengan variabel Y. Nilai r hitung bernilai positif yang berarti arah hubungan antara variabel X dengan variabel Y yaitu positif. Nilai r hitung yaitu 0,711 berada pada tingkat hubungan kuat yang berarti terdapat hubungan yang signifikan antara variabel X dengan variabel Y.
Analisis Dampak Game Online terhadap Hasil Belajar Siswa Kelas IV B di SD Negeri Sawojajar 01 Kota Malang Retno Ayu Wardany; Suhartono Suhartono; Retno Ayu Wardany; Suhartono Suhartono; Siti Mas’ula
Jurnal Pembelajaran, Bimbingan, dan Pengelolaan Pendidikan Vol. 1 No. 12 (2021)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um065v1i122021p1020-1035

Abstract

Abstract: The development of gadgets and applications in them is increasing along with technological developments in the era of digitalization. One of the applications that is developed and most downloaded by users of online applications is online games. Based on initial interviews conducted at SD Negeri Sawojajar 01 Malang City, it was obtained that many grade IV B students like to play online games. The online games that are played also vary. Students who like to play online games spend time playing online games at different times of the day. The reason students like to play online games is because they feel bored studying. Students who like to play online games also have varying grades or learning outcomes. This research aims to analyze the impact of online games on the learning outcomes of grade IV B students at SD Negeri Sawojajar 01 Malang City. The design of this research used a mixed method (PMC) explanatory sequential model. Data collection techniques in this research were questionnaires, interviews, and documentation. Based on the research that has been done, the results show that online games have a negative impact on student learning outcomes, namely students are less able to remember learning materials, have difficulty understanding learning materials received in class, have difficulty in terms of reasoning material, students often say dirty words, often daydream. in the classroom, do not focus on learning, lack of student reflexes to something that happens, students are not punctual in doing and collecting assignments, and not being serious in doing the assignments that have been given by the teacher. Abstrak: Perkembangan gadget dan aplikasi yang ada di dalamnya meningkat seiring dengan perkembangan teknologi di era digitalisasi. Salah satu aplikasi yang berkembang dan paling banyak didownload oleh pengguna aplikasi online adalah game online.. Berdasarkan wawancara awal yang dilakukan di SD Negeri Sawojajar 01 Kota Malang, diperoleh informasi bahwa banyak siswa kelas IV B suka bermain game online. Game online yang dimainkan pun bervariasi. Siswa yang suka bermain game online menghabiskan waktu untuk bermain game online dalam jangka waktu yang berbeda dalam sehari. Alasan siswa suka bermain game online karena merasa bosan belajar. Siswa yang suka bermain game online juga memiliki nilai atau hasil belajar yang bervariasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak game online terhadap hasil belajar siswa kelas IV B di SD Negeri Sawojajar 01 Kota Malang. Desain penelitian ini menggunakan metode campuran (PMC) model explanatory sequential. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah angket, wawancara, dan dokumentasi. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan, diperoleh hasil bahwa game online mempunyai dampak negatif terhadap hasil belajar siswa yaitu siswa kurang mampu dalam mengingat materi pembelajaran, sulit memahami materi pembelajaran yang diterima di kelas, mengalami kesulitan dalam hal materi penalaran, siswa sering berkata kotor, sering melamun di dalam kelas, tidak fokus terhadap pembelajaran, kurangnya reflek siswa terhadap sesuatu yang terjadi, siswa tidak tepat waktu dalam mengerjakan dan mengumpulkan tugas, serta tidak bersungguh-sungguh dalam mengerjakan tugas yang telah diberikan oleh guru.
Problematika Implementasi Pembelajaran Daring pada Masa Pandemi Covid-19 di SDN Banjarsari Kecamatan Ngadirejo Kabupaten Temanggung Jawa Tengah Indayu Anggun Wulaningrum; Suhartono Suhartono; Indayu Anggun Wulaningrum; Suhartono Suhartono; Ni Luh Sakinah Nuraeni
Jurnal Pembelajaran, Bimbingan, dan Pengelolaan Pendidikan Vol. 2 No. 2 (2022)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um065v2i22022p107-112

Abstract

Abstract: The Covid-19 pandemic in Indonesia has had a major impact, especially in the field of education, so that learning which is usually done face-to-face at school has changed to online learning or known as PJJ (Distance Learning) through their homes. Banjarsari Primary School Ngadirejo District Temanggung Regency Central Java is one of the primary school educational institutions that participates in organizing online learning from home during the Covid-19 pandemic. Based on the explanation above, the purpose of this study is to describe the Problems of Learning Implementation that occur at SDN Banjarsari Ngadirejo District Temanggung Regency Central Java in the implementing online learning, problems faced by teachers and parents, as well as solutions applied to minimize the problems. Informants in this study involved principal, teachers, and parents. This research uses data collection in the form of observations, interviews, and documentation using instruments in the form of observation guidelines and interview guidelines. The research findings the results in the form of implementation of learning during the implementation of online learning at Banjarsari Primary School, problems faced by teachers and parents in the form of difficulty internet signal, difficulty understanding the character of each student, changes in student learning, and changes in student behavior based on not understanding the material presented by the teacher. The solution being sought is distributing Chromebooks to students and holding counseling for parents. Abstrak: Pandemi Covid memiliki imbas yang sangat besar, khususnya pada bidang pendidikan, sehingga pembelajaran yang biasanya dilakukan tatap muka secara langsung di sekolah berganti menjadi pembelajaran daring atau dikenal dengan istilah PJJ (Pembelajaran Jarak Jauh) melalui rumah masing-masing. SDN Banjarsari Kecamatan Ngadirejo Kabupaten Temanggung merupakan salah satu lembaga pendidikan sekolah dasar yang turut menyelenggarakan belajar dari rumah secara daring pada masa pandemi Covid-19. Berdasarkan penjelasan di atas maka tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan tentang Problematika Implementasi Pembelajaran yang terjadi di SDN Banjarsari Kecamatan Ngadirejo Kabupaten Temanggung Jawa Tengah yang berupa implementasi pembelajaran daring, problematika yang dihadapi guru dan orang tua, serta solusi yang diterapkan untuk meminimalisir permasalahan yang terjadi. Informan dalam penelitian ini melibatkan kepala sekolah, guru, dan orang tua. Penelitian ini menggunakan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi dengan menggunkan instrumen berupa pedoman observasi dan pedoman wawancara. Temuan penelitian menunjukkan hasil berupa implementasi pembelajaran selama pemberlakuan pembelajaran daring di SDN Banjarsari, problematika yang dihadapi guru dan orang tua berupa sulitnya sinyal internet, sulitnya memahami karakter masing-masing siswa, perubahan belajar siswa, dan perubahan perilaku siswa yang didasari karena tidak mengerti materi yang disampaikan oleh guru. Solusi yang diupayakan yakni dibagikannya Chromebook kepada siswa serta diadakannya penyuluhan bagi orang tua siswa.