Claim Missing Document
Check
Articles

Found 18 Documents
Search

Perbandingan Hasil Belajar Matematika Siswa Kelas 5 yang Menggunakan Model PjBL dengan Model Konvensional pada Materi Volume Kubus dan Balok di SD Sintya Permatasari; Suhartono Suhartono; Sintya Permatasari; Suhartono Suhartono; Yulia Linguistika
Jurnal Pembelajaran, Bimbingan, dan Pengelolaan Pendidikan Vol. 2 No. 10 (2022)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um065v2i102022p996-1012

Abstract

Abstract: The Project Based Learning (PjBL) model is able to be one of the options that can be taken for mathematics learning in elementary school, where students design a project and then present it. This study aimed to analyze the differences in mathematics learning outcomes of 5th grade students who used the PjBL model with conventional models on cube and cuboid volume materials at SDN Sananwetan 01 Blitar. This research used a quantitative approach with quasi experimental design forms in grades 5B (experiments) and 5A (control) SDN Sananwetan 01 Blitar. Data collection techniques are carried out through interviews and questionnaires with research instruments in the form of student learning outcome tests (pretest and posttest). The results showed a difference in the results of learning mathematics of 5th grade students who used the PjBL model with conventional models on cube and cuboid volume materials. This is indicated through the value of Asymp. Sig. (2-tailed) of 0.001 less than 0.05 on Mann Whitney U-Test test results and N-Gain Score of experimental class 0.4536 and control class 0.294. Abstrak: Model Project Based Learning (PjBL) mampu menjadi opsi untuk pembelajaran matematika di Sekolah Dasar, di mana siswa merancang sebuah proyek kemudian mempresentasikannya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbedaan hasil belajar matematika siswa kelas 5 yang menggunakan model PjBL dengan model konvensional pada materi volume kubus dan balok di SDN Sananwetan 01 Blitar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan bentuk quasi experimental design di kelas 5B (eksperimen) dan 5A (kontrol) SDN Sananwetan 01 Blitar. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara dan angket dengan instrumen penelitian berupa tes hasil belajar siswa (pretest dan posttest). Hasil penelitian menunjukkan adanya perbedaan hasil belajar matematika siswa kelas 5 yang menggunakan model PjBL dengan model konvensional pada materi volume kubus dan balok. Hal ini ditunjukkan melalui nilai Asymp. Sig. (2-tailed) sebesar 0,001 kurang dari 0,05 pada hasil uji Mann Whitney U-Test dan N-Gain Score kelas eksperimen 0,4536 dan kelas kontrol 0,2949.
Analisis Keterampilan Menulis Cerita Pengalaman pada Peserta Didik Kelas V SD Dimas Ramadhani Bawono; Muh. Arafik; Dimas Ramadhani Bawono; Muh. Arafik; Suhartono Suhartono
Jurnal Pembelajaran, Bimbingan, dan Pengelolaan Pendidikan Vol. 2 No. 11 (2022)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um065v2i112022p1068-1084

Abstract

Abstract: The skill of writing experiential stories is a skill possessed by students in stories based on personal experience in accordance with written linguistic rules that have been set. This study aims to determine the skill level of writing experience stories in fifth grade students at SDN Karangbesuki 1, Malang City. The approach in this study uses descriptive qualitative by describing the phenomena encountered in the field and producing descriptive data. The data collection technique used in this research is observation, tests, interviews, and documentation. The results showed that the skills of writing experience stories in fifth grade students at SDN Karangbesuki 1 Malang City tended to be low. This is known based on the test results where students experience problems in writing stories based on intrinsic experience and mechanical aspects of writing. The teacher's efforts to help students overcome writing difficulties are also highlighted. Abstrak: Keterampilan menulis cerita pengalaman merupakan sebuah keterampilan yang dimiliki oleh peserta didik dalam menulis cerita berdasarkan pengalaman pribadi sesuai dengan kaidah-kaidah kebahasaan yang sudah ditetapkan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat keterampilan menulis cerita pengalaman pada peserta didik kelas V SDN Karangbesuki 1 Kota Malang. Pendekatan dalam penelitian ini menggunakan kualitatif deskriptif dengan mendeskripsikan fenomena yang ditemui di lapangan serta menghasilkan data deskriptif. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan menggunakan observasi, tes, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterampilan menulis cerita pengalaman pada peserta didik kelas V SDN Karangbesuki 1 Kota Malang cenderung rendah. Hal ini diketahui berdasarkan hasil tes dimana peserta didik mengalami permasalahan dalam menulis cerita pengalaman ditinjau berdasarkan unsur intrinsik dan aspek mekanik dalam menulis. Selain mengetahui tingkat keterampilan dan permasalahan peserta dalam menulis, upaya yang dilakukan guru untuk mengatasi permasalahan peserta didik dalam menulis juga turut menjadi fokus penelitian.
Analisis Penggunaan Media Pembelajaran pada Pembelajaran Tematik Kelas II di SD Gita Praptaningrum; Sukamti Sukamti; Gita Praptaningrum; Sukamti Sukamti; Suhartono Suhartono
Jurnal Pembelajaran, Bimbingan, dan Pengelolaan Pendidikan Vol. 3 No. 2 (2023)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um065v3i22023p124-136

Abstract

Abstract: This study aims to describe and present data related to the use of learning media in the thematic learning process. The scope of this research is class II SD Negeri Bumiayu 2 Malang City. This study uses a qualitative approach with a descriptive type. In this study using data collection techniques in the form of interviews, observation, and documentation. The results of this study indicate that teachers use learning media in the form of concrete objects, song recordings, Power Point (PPT), videos, and printed books. The selection of learning media is adjusted to the material and KD. The use of learning media in theme 2 is adjusted to the learning objectives to be achieved. The steps in its implementation include the planning and implementation stages. At the planning stage the teacher prepares the lesson plans and media that will be used in the learning process. Furthermore, at the implementation stage, the teacher explains the material using learning media and reviews the material that has been delivered. Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menyajikan data terkait dengan penggunaan media pembelajaran pada proses pembelajaran tematik. Ruang lingkup penelitian ini yaitu kelas II SD Negeri Bumiayu 2 Kota Malang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis deskriptif. Pada penelitian ini menggunakan teknik pengumpulan data berupa wawancara, observasi, serta dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa guru menggunakan media pembelajaran berupa benda konkret, rekaman lagu, Power Point (PPT), video, serta buku cetak. Pemilihan media pembelajaran disesuaikan dengan materi dan KD. Penggunaan media pembelajaran pada tema 2 disesuaikan dengan tujuan pembelajaran yang akan dicapai. Langkah-langkah dalam penerapannya meliputi tahap perencanaan dan pelaksanaan. Pada tahap perencanaan guru menyiapkan RPP dan media yang akan digunakan dalam proses pembelajaran. Selanjutnya, pada tahap pelaksanaan yakni guru menjelaskan materi dengan menggunakan media pembelajaran dan mengulas materi yang telah disampaikan.
PENINGKATAN SIKAP KERJASAMA MELALUI BELAJAR KELOMPOK DALAM PEMBELAJARAN MATERI PECAHAN KELAS V SD MUHAMMADIYAH 1 BABAT Oriza Zativalen; Tumardi Tumardi; Suhartono Suhartono
Widya Pustaka : Jurnal Ilmiah Pendidikan Vol 10 No 1: Edisi Januari - Juni 2022
Publisher : Jurusan Ilmu Pendidikan FKIP Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (128.181 KB)

Abstract

The attitude of cooperation is needed in everyday life . First humans as social beings . Moral crisis into an attraction that lately seen as the root of the problems being faced by the nation of Indonesia. The point of social attitudes such as mutual cooperation , caring for each other , working as a team responsibility to develop as Indonesians less. Instead indeed more familiar with the selfish attitude, individualist , indifference , lack of responsibility, lazy communicate and interact with the social community. Moral education in the form of cooperation can be implemented at all levels of education, including elementary school level. Lack of cooperation attitude occurred in SD Muhammadiyah 1 tripe. VA grade students at the elementary Muhammadiyah 1 tripe about the attitude of cooperation . The emergence of such students because teachers teach traditional. This research seeks to develop learning with study groups to improve the collaborative attitude of students. Measures study groups namely , (1) serve the purpose, (2) form a heterogeneous group, (3) group discussion , ( 4 ) class discussion , ( 5 ) quiz ( 6 ) evaluation . Qualitative research approach that is the kind of scrutiny of class action. VA grade students performed at SD Muhammadiyah 1 Babat with 10 male and 10 female . Preliminary data on student attitudes to work with his friend showed 34 % . The study applied cluster cycle data I encounter one that is 69.5 % and 70.8 % ie 2 meeting . Cycle II encounter one that is 75.17 % and 79.5 % ie 2 meeting . Cycle III as convincing data to yield 81.7 %. Thus learning by studying clusters can enhance cooperation attitude SD Muhammadiyah 1 Babat and this step is not just based on certain subjects. The proposed changes from the data that the influence of frequently asked questions on the acquisition of advanced student understanding and cooperation with developing indicators Bloom theoretical level 4 and 5 that is to organize and act consistently , social influence student societies in collaboration with school students in learning activities.
Hubungan Antara Fasilitas Belajar di Rumah Dengan Prestasi Belajar Selama Pembelajaran Daring pada Siswa Kelas IV SD se-Gugus 5 Kecamatan Lawang Nina Ismatun Nadhiyah; Siti Mas’ula; Nina Ismatun Nadhiyah; Siti Mas’ula; Suhartono Suhartono
Jurnal Pembelajaran, Bimbingan, dan Pengelolaan Pendidikan Vol. 1 No. 12 (2021)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um065v1i122021p968-978

Abstract

Abstract: Learning facilities at home are all tools at home that are used to facilitate learning activities so that students can obtain learning achievements as expected. Learning achievement is the result achieved by students related to knowledge after participating in learning activities in the form of lesson values expressed in the form of numbers, letters, symbols, or numbers. This research aims to (1) describe learning facilities at home during online learning for fourth grade elementary school students, (2) describe learning achievement during online learning for fourth grade elementary school students, (3) find out a positive and significant relationship between home learning facilities with learning achievement during online learning in fourth grade elementary school students in cluster 5 Lawang District. This research is quantitative research which is included in the type of correlation. The results of data analysis obtained: (1) learning facilities at home during online learning for fourth grade elementary school students in cluster 5 Lawang District are included in the good category with an average of 12.9474 and a percentage of 72 percent is obtained, (2) learning achievement during learning online learning in fourth grade elementary school students in cluster 5 Lawang District is in the good category with an average of 79.4737 and a percentage of 79 percent is obtained, (3) there is a positive and significant relationship between learning facilities at home and learning achievement during online learning in fourth grade elementary school students in cluster 5 Lawang District with the acquisition of Sig. (2-tailed) less than 0.05 i.e. 0.000 less than 0.05, the value of rcount (Pearson Correlation) greater than r table is 0.711 greater than 0.181, and an asterisk (**) on the results of SPSS analysis which means that there is a relationship between variable X and variable Y. The value of r count is positive, which means that the direction of the relationship between variable X and variable Y is positive. The r count value of 0.711 is at the level of a strong relationship, which means that there is a significant relationship between the X variable and the Y variable. Abstrak: Fasilitas belajar di rumah adalah segala alat yang ada di rumah yang digunakan untuk memudahkan dan melancarkan kegiatan pembelajaran sehingga siswa dapat memperoleh prestasi belajar sesuai dengan yang diharapkan. Prestasi belajar merupakan hasil yang dicapai oleh siswa berkaitan dengan aspek pengetahuan setelah mengikuti kegiatan pembelajaran berupa nilai pelajaran yang dinyatakan dalam bentuk angka, huruf, simbol, ataupun angka. Penelitian ini bertujuan untuk (1) mendeskripsikan fasilitas belajar di rumah selama pembelajaran daring pada siswa kelas IV SD, (2) mendeskripsikan prestasi belajar selama pembelajaran daring pada siswa kelas IV SD, (3) mengetahui hubungan yang positif dan signifikan antara fasilitas belajar di rumah dengan prestasi belajar selama pembelajaran daring pada siswa kelas IV SD se-gugus 5 Kecamatan Lawang. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif yang termasuk dalam jenis korelasional. Hasil analisis data diperoleh: (1) fasilitas belajar di rumah selama pembelajaran daring pada siswa kelas IV SD se-gugus 5 Kecamatan Lawang termasuk dalam kategori baik dengan rata-rata 12,9474 dan diperoleh persentase 72 persen, (2) prestasi belajar selama pembelajaran daring pada siswa kelas IV SD se-gugus 5 Kecamatan Lawang termasuk dalam kategori baik dengan rata-rata 79,4737 dan diperoleh persentase 79 persen, (3) terdapat hubungan yang positif dan signifikan antara fasilitas belajar di rumah dengan prestasi belajar selama pembelajaran daring pada siswa kelas IV SD se-gugus 5 Kecamatan Lawang dengan perolehan nilai Sig. (2-tailed) kurang dari 0,05 yaitu 0,000 kurang dari 0,05, nilai r hitung (Pearson Correlation) lebih dari r tabel yaitu 0,711 lebih dari 0,181, dan tanda bintang (**) pada hasil analisis SPSS yang berarti terdapat hubungan antara variabel X dengan variabel Y. Nilai r hitung bernilai positif yang berarti arah hubungan antara variabel X dengan variabel Y yaitu positif. Nilai r hitung yaitu 0,711 berada pada tingkat hubungan kuat yang berarti terdapat hubungan yang signifikan antara variabel X dengan variabel Y.
Analisis Dampak Game Online terhadap Hasil Belajar Siswa Kelas IV B di SD Negeri Sawojajar 01 Kota Malang Retno Ayu Wardany; Suhartono Suhartono; Retno Ayu Wardany; Suhartono Suhartono; Siti Mas’ula
Jurnal Pembelajaran, Bimbingan, dan Pengelolaan Pendidikan Vol. 1 No. 12 (2021)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um065v1i122021p1020-1035

Abstract

Abstract: The development of gadgets and applications in them is increasing along with technological developments in the era of digitalization. One of the applications that is developed and most downloaded by users of online applications is online games. Based on initial interviews conducted at SD Negeri Sawojajar 01 Malang City, it was obtained that many grade IV B students like to play online games. The online games that are played also vary. Students who like to play online games spend time playing online games at different times of the day. The reason students like to play online games is because they feel bored studying. Students who like to play online games also have varying grades or learning outcomes. This research aims to analyze the impact of online games on the learning outcomes of grade IV B students at SD Negeri Sawojajar 01 Malang City. The design of this research used a mixed method (PMC) explanatory sequential model. Data collection techniques in this research were questionnaires, interviews, and documentation. Based on the research that has been done, the results show that online games have a negative impact on student learning outcomes, namely students are less able to remember learning materials, have difficulty understanding learning materials received in class, have difficulty in terms of reasoning material, students often say dirty words, often daydream. in the classroom, do not focus on learning, lack of student reflexes to something that happens, students are not punctual in doing and collecting assignments, and not being serious in doing the assignments that have been given by the teacher. Abstrak: Perkembangan gadget dan aplikasi yang ada di dalamnya meningkat seiring dengan perkembangan teknologi di era digitalisasi. Salah satu aplikasi yang berkembang dan paling banyak didownload oleh pengguna aplikasi online adalah game online.. Berdasarkan wawancara awal yang dilakukan di SD Negeri Sawojajar 01 Kota Malang, diperoleh informasi bahwa banyak siswa kelas IV B suka bermain game online. Game online yang dimainkan pun bervariasi. Siswa yang suka bermain game online menghabiskan waktu untuk bermain game online dalam jangka waktu yang berbeda dalam sehari. Alasan siswa suka bermain game online karena merasa bosan belajar. Siswa yang suka bermain game online juga memiliki nilai atau hasil belajar yang bervariasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak game online terhadap hasil belajar siswa kelas IV B di SD Negeri Sawojajar 01 Kota Malang. Desain penelitian ini menggunakan metode campuran (PMC) model explanatory sequential. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah angket, wawancara, dan dokumentasi. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan, diperoleh hasil bahwa game online mempunyai dampak negatif terhadap hasil belajar siswa yaitu siswa kurang mampu dalam mengingat materi pembelajaran, sulit memahami materi pembelajaran yang diterima di kelas, mengalami kesulitan dalam hal materi penalaran, siswa sering berkata kotor, sering melamun di dalam kelas, tidak fokus terhadap pembelajaran, kurangnya reflek siswa terhadap sesuatu yang terjadi, siswa tidak tepat waktu dalam mengerjakan dan mengumpulkan tugas, serta tidak bersungguh-sungguh dalam mengerjakan tugas yang telah diberikan oleh guru.
Problematika Implementasi Pembelajaran Daring pada Masa Pandemi Covid-19 di SDN Banjarsari Kecamatan Ngadirejo Kabupaten Temanggung Jawa Tengah Indayu Anggun Wulaningrum; Suhartono Suhartono; Indayu Anggun Wulaningrum; Suhartono Suhartono; Ni Luh Sakinah Nuraeni
Jurnal Pembelajaran, Bimbingan, dan Pengelolaan Pendidikan Vol. 2 No. 2 (2022)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um065v2i22022p107-112

Abstract

Abstract: The Covid-19 pandemic in Indonesia has had a major impact, especially in the field of education, so that learning which is usually done face-to-face at school has changed to online learning or known as PJJ (Distance Learning) through their homes. Banjarsari Primary School Ngadirejo District Temanggung Regency Central Java is one of the primary school educational institutions that participates in organizing online learning from home during the Covid-19 pandemic. Based on the explanation above, the purpose of this study is to describe the Problems of Learning Implementation that occur at SDN Banjarsari Ngadirejo District Temanggung Regency Central Java in the implementing online learning, problems faced by teachers and parents, as well as solutions applied to minimize the problems. Informants in this study involved principal, teachers, and parents. This research uses data collection in the form of observations, interviews, and documentation using instruments in the form of observation guidelines and interview guidelines. The research findings the results in the form of implementation of learning during the implementation of online learning at Banjarsari Primary School, problems faced by teachers and parents in the form of difficulty internet signal, difficulty understanding the character of each student, changes in student learning, and changes in student behavior based on not understanding the material presented by the teacher. The solution being sought is distributing Chromebooks to students and holding counseling for parents. Abstrak: Pandemi Covid memiliki imbas yang sangat besar, khususnya pada bidang pendidikan, sehingga pembelajaran yang biasanya dilakukan tatap muka secara langsung di sekolah berganti menjadi pembelajaran daring atau dikenal dengan istilah PJJ (Pembelajaran Jarak Jauh) melalui rumah masing-masing. SDN Banjarsari Kecamatan Ngadirejo Kabupaten Temanggung merupakan salah satu lembaga pendidikan sekolah dasar yang turut menyelenggarakan belajar dari rumah secara daring pada masa pandemi Covid-19. Berdasarkan penjelasan di atas maka tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan tentang Problematika Implementasi Pembelajaran yang terjadi di SDN Banjarsari Kecamatan Ngadirejo Kabupaten Temanggung Jawa Tengah yang berupa implementasi pembelajaran daring, problematika yang dihadapi guru dan orang tua, serta solusi yang diterapkan untuk meminimalisir permasalahan yang terjadi. Informan dalam penelitian ini melibatkan kepala sekolah, guru, dan orang tua. Penelitian ini menggunakan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi dengan menggunkan instrumen berupa pedoman observasi dan pedoman wawancara. Temuan penelitian menunjukkan hasil berupa implementasi pembelajaran selama pemberlakuan pembelajaran daring di SDN Banjarsari, problematika yang dihadapi guru dan orang tua berupa sulitnya sinyal internet, sulitnya memahami karakter masing-masing siswa, perubahan belajar siswa, dan perubahan perilaku siswa yang didasari karena tidak mengerti materi yang disampaikan oleh guru. Solusi yang diupayakan yakni dibagikannya Chromebook kepada siswa serta diadakannya penyuluhan bagi orang tua siswa.
Pelaksanaan Tema Kewirausahaan untuk Menumbuhkan Sikap Kewirausahaan Peserta Didik Kelas IV Sekolah Dasar Salsabila Trias Febryanti; Suhartono Suhartono; Salsabila Trias Febryanti; Suhartono Suhartono; Esti Untari
Jurnal Pembelajaran, Bimbingan, dan Pengelolaan Pendidikan Vol. 3 No. 11 (2023)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um065v3i112023p1045-1055

Abstract

Abstract: Entrepreneurship is one of the topics of project strengthening the profile of Pancasila students, which applies at the elementary school level. The school has been given the authority for determining topics that will be enhanced in every class or phase. Throughout the entrepreneurial activities, students’ creativity in entrepreneurship will be expanded furthermore. The purpose of this research is to describe the implementation of the entrepreneurial theme, entrepreneurial attitudes, and obstacles to implementing the entrepreneurial theme at SDN Sawojajar 4 Malang. This research uses a descriptive method and a qualitative approach. The data is obtained by observation, interviews, and documentation. The data outcome is approved with the triangles technique. The results show that SDN Sawojajar 4 Malang has been applying the entrepreneurial theme in the Curriculum Merdeka which is adjusted to school environment conditions. The entrepreneurship theme had been carrying by narrating with the P5 teaching module which teachers and effort to develop an entrepreneurial behavior through the innovate lesson. Abstrak: Kewirausahaan merupakan salah satu dari beberapa tema project penguatan profil pelajar Pancasila yang dapat diterapkan di sekolah dasar. Sekolah diberikan kewenangan untuk menentukan tema yang akan dikembangkan pada setiap kelas maupun fase. Melalui kegiatan kewirausahaan, kreativitas peserta didik dalam bidang kewirausahaan akan ditumbuhkembangkan. Tujuan dari adanya penelitian ini yaitu mendeskripsikan pelaksanaan tema kewirausahaan, upaya menumbuhkan sikap kewirausahaan peserta didik, dan hambatan pelaksanaan tema kewirausaahan di SD Negeri Sawojajar 4 Malang. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian deskriptif dan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data yaitu dengan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Uji keabsahan data menggunakan triangulasi teknik. Hasil penelitian menunjukkan pelaksanaan tema kewirausahaan di SD Negeri Sawojajar 4 Malang sudah diterapkan berdasarkan tema P5 dalam kurikulum merdeka yang disesuaikan dengan kondisi lingkungan sekolah. Tema kewirausahaan di SD Negeri Sawojajar 4 Malang telah dilaksanakan sesuai dengan modul ajar P5 yang sudah disusun oleh guru dan upaya yang dilakukan untuk menumbuhkan sikap kewirausahaan peserta didik guru menerapkan kewirausahaan melalui muatan pembelajaran yang inovatif.