Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

Gerakan Terbit Sastra di SMP Negeri 18 Sungai Raya Kabupaten Kubu Raya Lizawati Lizawati; Indriyana Uli; Herlina Herlina; Sri Kusnita; Muhammad Lahir; Fitri Wulansari; Try Hariyadi; Netti Yuniarti; Elva Sulastriana
GERVASI: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 6, No 3 (2022): GERVASI: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : LPPM IKIP PGRI Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31571/gervasi.v6i3.3271

Abstract

Gerakan terbit sastra bertujuan untuk meningkatkan kemampuan siswa dalam memahami karya sastra. Gerakan terbit sastra dilakukan di SMP N 18 Sungai Raya Kabupaten Kubu Raya. Pengabdian ini dilakukan melalui tiga tahapan. Tahap pertama yaitu persiapan, dilakukan dengan cara menganalisis permasalahan yang ada. Tahap kedua, yaitu pelaksanaan program dan tahap ketiga yaitu evaluasi. Tahap evaluasi ini dilakukan untuk melihat ketercapaian target luaran pengabdian. Adapun bentuk kegiatan gerakan terbit sastra di SMPN 18 Sungai Raya Kabupaten Kubu Raya berupa seminar pengetahuan dan pemanfaatan karya sastra dalam kegiatan sehari-hari, pelatihan dan pendampingan pemanfaatan penulisan karya sastra, dan penyediaan akses dalam menerbitkan karya sastra. Hasil gerakan terbit sastra di SMPN 18 Sungai Raya Kabupaten Kubu Raya berupa peningkatan pengetahuan terhadap karya sastra, peningkatan minat menulis karya sastra, dan terbitnya hasil karya sastra siswa berupa buku ber-ISBN dengan judul “Seberang Sungai (Sebuah Antologi Pantun dari Anak-Anak Sungai Asam)”.
Aspek Kognitf dalam Novel Dunia Anna Karya Jostein Gaarder (Pendekatan Didaktis) Sri Kusnita; Indriyana Uli; Netti Yuniarti
Jurnal Pendidikan Bahasa Vol 11, No 2 (2022): Jurnal Pendidikan Bahasa
Publisher : IKIP PGRI Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31571/bahasa.v11i2.4298

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan aspek kognitif dalam novel Dunia Anna karya Jostein Gaarde menggunakan pendekatan didaktis. Aspek kognitif berkaitan dengan keterlibatan intelek pembaca dalam upaya memahami unsur-unsur kesastraan yang bersifat objektif. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan didaktis. Sumber data dalam penelitian ini adalah novel novel Dunia Anna karya Jostein Gaarder. Diterbitkan oleh penerbit Mizan dengan jumlah halaman 244. Novel Dunia Anna karya Jostein Gaarder Novel ini dibagi menjadi 38 bab. Berdasarkan kajian didaktis novel Dunia Anna sebagai aspek kognitif di atas, dapat disimpulkan hal-hal berikut. a) Persoalan kedidaktisan dalam novel ini disajikan melalui kondisi seorang anak yang sangat peduli dengan lingkungannya. Dia sangat mengkhawatirkan kondisi bumi karena adanya perubahan iklim dan pemanasan global yang debabkan oleh ulah manusia itu sendiri.  Persoalan-persoalan kedidaktisan tersebut disajikan secara logis dan sistematis. b) Isi/ungkapan kedidaktisan sebagai aspek kognitif dalam novel Dunia Anna meliputi: (1) Kajian Didaktis: Apek Kognitif Berkaitan dengan Pengetahuan (Knowledge). (2) Kajian Didaktis: Apek Kognitif Berkaitan dengan Pemahaman (Comprehension). (3) Kajian Didaktis: Apek Kognitif Berkaitan dengan Penerapan (Application) (4) Kajian Didaktis: Apek Kognitif Berkaitan dengan Analisis (Analysis). (5) Kajian Didaktis: Apek Kognitif Berkaitan dengan Sintesis (Synthesis). (6) Kajian Didaktis: Apek Kognitif Berkaitan dengan Evaluasi (Evaluation).
Pengembangan Cerita Rakyat Melayu dalam Bentuk E-Book sebagai Upaya Meningkatkan Literasi Digital Uli, Indriyana; Kusnita, Sri; Yuniarti, Netti
JP-BSI (Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia) Vol 8, No 2 (2023): VOLUME 8 NUMBER 2 SEPTEMBER 2023
Publisher : STKIP Singkawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26737/jp-bsi.v8i2.4046

Abstract

This research aims to develop reading materials in the form of e-books that can help in improving the digital literacy movement in universities. The e-book used for this research is a collection of Malay folklore in Mempawah Regency. This research is a type of development research known as Research and Development or R and D. This research uses a development model in the form of the Alensi and Trollip models. The population in this study was students of the Indonesian Language and Literature Education study program IKIP PGRI Pontianak. The sample in this study was 2nd semester students of the IKIP PGRI Pontianak Indonesian Education study program. Data analysis techniques in this study are in the form of validity and student response in an effort to increase digital literacy. This research produced Malay folklore in Mempawah regency in the form of an e-book as an effort to improve digital literacy in students of the Indonesian language and literature education study program. The development of Malay folklore in Mempawah Regency in the form of e-books as an effort to improve digital literacy in students of the Indonesian Language and Literature Education Study Program IKIP PGRI Pontianak achieved very valid and very effective criteria as an effort to increase student digital literacy.
PELATIHAN PENULISAN SASTRA LISAN PESISIR DI SANGGAR PATIH GUMANTAR KABUPATEN MEMPAWAH Kusnita, Sri; Uli, Indriyana; Yuniarti, Netti; Lizawati, Lizawati; Sulastriana, Elva
GERVASI: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 8 No. 1 (2024): GERVASI: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : LPPM IKIP PGRI Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31571/gervasi.v8i1.6481

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat dilaksanakan di Sanggar Patih Gumantar Kabupaten Mempawah Provinsi Kalimantan Barat. Tujuan kegiatan untuk meningkatkan minta menuliskan kembali sastra lisan pesisir khususnya cerita rakyat yang ada di masyarakat Kabupaten Mempawah. Hal tesebut dilakukan  sebagai upaya untuk pelestarian cerita rakyat Kabupaten Mempawah. Metode pelaksanaan pada kegiatan dilaksanakan melalui 3 tahapan.Tahapan pertama, adalah tahap persiapan yaitu, menganalisis permasalahan yang ada. Tahapan kedua adalah pelaksanaan program dan ketiga adalah tahapan evaluasi dilakukan untuk melihat ketercapaian target pengabdian. Jumlah peserta kegiatan berjumlah 30 peserta merupakan anggota sanggar. Pelaksana kegiatan berjumlah 5 orang. Adapun hasil pelaksanaan kegiatan berupa 92% peserta memiliki minat untuk menulis karya sastra, 76% peserta merasa mudah dalam mengembangkan ide cerita, 90% peserta menyatakan mengetahui cerita rakyat di Kabupaten Mempawah dan 94% peserta menilai bahwa pelatihan yang dilakukan sudah efektif.
Analisis Stilistika Pantun Upacara Adat Perkawinan Melayu Sambas Serta Relevansinya Sebagai Apresiasi Sastra Di SMA Indriyana Uli; Lizawati Lizawati; Netti Yuniarti
Deiksis : Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 7 No 2 (2020): DEIKSIS: JURNAL PENDIDIKAN BAHASA DAN SASTRA INDONESIA
Publisher : Universitas Swadaya Gunung Jati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33603/deiksis.v7i2.3600

Abstract

Abstrak. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan gaya bahasa serta relevansi pantun upacara adat perkawinan Melayu Sambas dalam pembelajaran apresiasi sastra di tingkat SMA. Metode penelitian ini berupa studi dokumenter dengan bentuk penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan stilistika yang memaparkan gaya bahasa dalam pantun upacara adat perkawinan Melayu Sambas memiliki variasi bahasa terlihat dari segi dialeknya. Penggunaan majas dalam pantun juga memberikan nilai estetika dalam rima irama yang akan menghasilkan bunyi yang indah. Gaya bahasa pantun upacara adat perkawinan Melayu Sambas menggungkapkan gambaran kehidupan atau kebiasaan sehari-hari masyarakat Sambas. Adapun gaya bahasanya berupa majas perbandingan, majas pertentangan, majas perulangan, dan majas pertautan. Sedangkan dalam pembelajaran pantun yang terdapat pada kompetensi inti dan kompetensi dasar kurikulum 2013 pada kelas XI semester ganjil SMA. Pantun upacara adat perkawinan Melayu Sambas meningkatkan minat menulis pantun siswa. Siswa lebih aktif menulis teks pantun dengan bahasa dan kebiasaan yang terdapat di daerahnya sendiri.Kata kunci: stilistika, gaya bahasa, relevansi
PESAN EKOLOGIS DALAM NOVEL NGAYAU (MISTERI MANUSIA KEPALA MERAH CHEU FUNG THEU) KARYA MASRI SAREB PUTRA DAN M.S GUMELAR PENDEKATAN EKOKRITIK Sulastriana, Elva; Yuniarti, Netti; Kusnita, Sri
Jurnal Pendidikan Bahasa Vol. 14 No. 1 (2025): Jurnal Pendidikan Bahasa
Publisher : IKIP PGRI Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31571/bahasa.v14i1.9115

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan pesan ekologis dalam novel Ngayau (Misteri Manusia Kepala Merah Cheu Fung Theu) Karya Masri Sareb Putra dan M.S. Gamelar. Metode yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan analisis isi (content analisis) ekokritik. Data dan sumber data dalam penelitian ini adalah kutipan teks yang terdapat dalam novel Ngayau karya Cheu Fung Theu yang diterbitkan di Tanggerang, Banten pada tahun 2014 oleh Entertainment Essence Center yang terdiri dari 368 halaman. Hasil penelitian yaitu berupa penggambaran lanskap alam yang kontras antara keindahan dan kerusakan, interaksi kompleks antara manusia dan lingkungan, serta peringatan mendalam tentang degradasi lingkungan dan hilangnya kearifan lokal. Novel ini berfungsi sebagai alat kritik sosial terhadap eksploitasi alam yang merajalela di Kalimantan Barat. Dengan demikian, Ngayau dapat dianggap sebagai ekokritis yang mengajak pembaca untuk merenungkan kembali hubungan mereka dengan alam dan pentingnya menjaga keseimbangan ekosistem.