Claim Missing Document
Check
Articles

Found 32 Documents
Search

Pengembangan Media Interaktif Berbasis Articulate Storyline untuk Pembelajaran Pendidikan Seks Materi Pubertas Kelas VI di Sekolah Dasar Wiranti, Aprilia Eka; Winahyu, Sri Estu; Untari, Esti
DIDAKTIKA: Jurnal Pendidikan Sekolah Dasar Vol. 6 No. 2 (2023): VOLUME 6, NUMBER 2, 2023
Publisher : Program Studi PGSD, Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/didaktika.v6i2.63943

Abstract

Penelitian dan pengembangan ini ditujukan untuk memproduksi media interaktif berbasis perangkat lunak Articulate Storyline untuk pembelajaran pendidikan seks materi pubertas pada kelas VI yang dinyatakan valid oleh ahli materi, ahli media, guru serta praktis oleh peserta didik. Model yang digunakan dalam penelitian dan pengembangan adalah ADDIE. Teknik pengumpulan data yang dilakukan adalah observasi, wawancara, angket, dan dokumentasi. Subjek uji coba melibatkan 2 ahli materi, 2 ahli media, 1 guru pengguna, dan 27 peserta didik kelas VI SDN Tanjungrejo 2 Malang. Hasil yang didapatkan antara lain skor 87,5% (sangat valid) untuk uji kevalidan materi, 95% (sangat valid) untuk uji kevalidan media, 85% (sangat valid) untuk uji kevalidan oleh guru pengguna, dan 87,4% (sangat praktis) untuk uji kepraktisan oleh peserta didik. Dari hasil tersebut, dapat dinyatakan bahwa media interaktif untuk materi pubertas yang dikembangkan tergolong valid dan praktis untuk digunakan.
Pengembangan Media Komik Berbasis Etnosains Materi Usaha dan Pelestarian Lingkungan Kelas V Sekolah Dasar Hasna Fauziah; Sri Estu Winahyu; Esti Untari
Sekolah Dasar: Kajian Teori dan Praktik Pendidikan Vol. 32 No. 1 (2023)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um009v32i12023p88-103

Abstract

The research and development carried out aims to create comic learning media based on ethnoscience that is valid based on media and material experts, practical based on teachers, and creates interest for students. The research applies ADDIE modeling which consists of 5 stages: 1) analysis, 2) design, 3) development, 4) implementation, 5) evaluation. Instruments in research use questionnaires, then analyze them using qualitative and quantitative data analysis. The results of the development are in the form of ethnoscience-based comic learning media products with science content, especially business materials and environmental conservation. This media is in the form of printed books. The material is presented through a story with interesting color images. The average score of the product evaluated by media experts is 96 percent, material experts 100 percent, and teachers as end users 92.5 percent. The validity and suitability of the product for use, as indicated by the validation findings, does not include any changes to the product. Small-scale testing results in a 90 percent attractiveness score, while large-scale testing results in a 96 percent score. Based on the results of that percentage, it concludes that ethnoscience-based comic learning media is valid based on media and material experts, practical based on teachers as users, and creates interest for fifth grade elementary school students. Penelitian dan pengembangan yang dilaksanakan bertujuan untuk menciptakan media pembelajaran komik berbasiskan etnosains yang valid berdasarkan ahli media dan materi, praktis berdasarkan guru, dan menciptakan ketertarikan untuk siswa. Riset menerapkan pemodelan ADDIE yang terdiri dari 5 tahap: 1) analysis, 2) design, 3) development, 4) implementation, 5) evaluation. Instrumen dalam riset mempergunakan angket, kemudian dianalisisnya mempergunakan menganalisis data kualitatif maupun kuantitatif. Hasil pengembangan berupa produk media pembelajaran komik berbasis etnosains dengan muatan IPA khususnya materi usaha dan pelestarian lingkungan. Media ini berupa buku cetak. Materi disajikan melalui cerita dengan gambar berwarna yang menarik. Skor rerata produk yang dievaluasi oleh ahli media adalah 96%, ahli materi 100%, dan guru sebagai pengguna akhir 92,5%. Validitas dan kesesuaian produk untuk digunakan, seperti yang ditunjukkan oleh temuan validasi, tidak termasuk perubahan apa pun pada produk. Pengujian skala kecil menghasilkan skor daya tarik 90%, sedangkan pengujian skala besar menghasilkan skor 96%. Didasarkan atas hasil persentase itu, menyimpulkan yakni media pembelajaran komik berbasis etnosains valid berdasarkan ahli media dan materi, praktis berdasarkan guru sebagai pengguna, dan menciptakan ketertarikan untuk siswa kelas V SD.
Implementasi Program Adiwiyata Berbasis Partisipatif Dalam Menumbuhkan Nilai-Nilai Karakter di Sekolah Dasar Tantri Nur Aini; Sa'dun Akbar; Sri Estu Winahyu
Sekolah Dasar: Kajian Teori dan Praktik Pendidikan Vol. 30 No. 1 (2021)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um009v30i12021p57-70

Abstract

This study aims to describe the implementation and character values that grow in students through the participatory-based Adiwiyata program at SDN Bareng 3 Malang. This research uses a qualitative approach with a descriptive research type. Data collection techniques in research are interviews, observation, and documentation. The results showed that SDN Bareng 3 Malang has implemented a participatory-based Adiwiyata program under the standards of participatory-based environmental activities. The activities include (a) maintenance and maintenance of the school building and environment; (b) participating in environmental action activities with outside parties; (c) forge partnerships and utilize sources from various parties to enhance environmental learning. As for the character values that grow in students of SDN Bareng 3 Malang, namely cooperation, caring for the environment, being independent, creative, disciplined, nationalist, religious, and responsible. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi dan nilai-nilai karakter yang tumbuh pada diri siswa melalui program Adiwiyata berbasis partisipatif di SDN Bareng 3 Malang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Teknik pengumpulan data dalam penelitian adalah wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa SDN Bareng 3 Malang telah mengimplementasikan program Adiwiyata berbasis partisipatif sesuai dengan standar kegiatan lingkungan berbasis partisipatif. Bentuk kegiatannya yaitu, (a) pemeliharaan serta perawatan gedung dan lingkungan sekolah; (b) mengikuti kegiatan aksi peduli lingkungan bersama pihak luar; (c) menjalin kemitraan dan memanfaatkan sumber dari berbagai pihak untuk meningkatkan pembelajaran lingkungan hidup. Adapun nilai karakter yang tumbuh pada diri siswa SDN Bareng 3 Malang, yaitu gotong royong, peduli lingkungan, mandiri, kreatif, disiplin, nasionalis, religius, dan tanggung jawab.
PENGEMBANGAN LKS BERBASIS SAINTIFIK UNTUK MENUMBUHKAN KARAKTER ILMIAH PADA SISWA SD Sri Estu Winahyu; Harti Kartini; Lilik Bintartik
Sekolah Dasar: Kajian Teori dan Praktik Pendidikan Vol. 25 No. 1 (2016)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um009v25i12016p74-81

Abstract

Abstract: The study aims at producing students’ worksheet as teaching aid to raise proper scientific character for students in accordance with material experts, media expert, and users appraisement. Product’s validation was attained from the experts of material and media. The result of try-out was used as the base of product revision. From the result of trying out, we found that: the accuracy of the concept; the proper content and implementation; the proper format, content, and presentation; the proper application and legibility; in addition, the students stated that they were delighted in doing the try-out. In applying the students’ worksheet, teachers should read technical instructions for implementation before doing try-out and giving relevant alternative activities. Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan LKS sebagai alat bantu guru dalam menumbuhkan karakter ilmiah siswa yang layak berdasarkan penilaian ahli materi, ahli media, dan pengguna. Penelitian pengembangan ini menggunakan model Dick, Carey dan Carey. Validasi produk diperoleh dari ahli materi dan ahli media. Uji coba produk skala kecil dilakukan pada siswa kelas IV SDN Madyopuro 3 Malang. Hasil temuan uji coba digunakan dasar revisi produk. Dari hasil uji coba ditemukan: aspek keakuratan konsep, isi dan keterlaksanaan dinilai layak; format, isi. dan tampilan dinilai sangat layak; keterterapan dan keterbacaan dinilai layak; siswa menyatakan sangat senang melakukan percobaan. Mereka memberi masukan untuk waktu dan ruang jawaban perlu ditambah. Dalam menerapkan LKS hendaknya guru membaca petunjuk teknis pelaksanaan sebelum melakukan percobaan dan memberikan contoh alternatif kegiatan percobaan yang relevan.
Analisis Konsepsi Awal Siswa pada Materi Siklus Air Kelas V SD Ilma Nasukha; Sri Estu Winahyu; Ilma Nasukha; Sri Estu Winahyu; M. Anas Thohir
Jurnal Pembelajaran, Bimbingan, dan Pengelolaan Pendidikan Vol. 1 No. 8 (2021)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (254.547 KB) | DOI: 10.17977/um065v1i82021p646-652

Abstract

Abstract: This study aims to reveal students' initial conceptions of the water cycle material for class V. The method used in this research is descriptive qualitative. Data collection techniques used by researchers are using questionnaires, interviews and documentation. The instrument used to collect data is the researcher himself. The steps of data analysis used in the study, namely: (1) data reduction, (2) data presentation, and (3) making conclusions. The results of this study, obtained the fact that students' initial conceptions have initial conceptions that are scientifically correct and not scientifically correct. Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap konsepsi awal siswa pada materi siklus air kelas V. metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data yang digunakan oleh peneliti yaitu menggunakan angket, wawancara dan dokumentasi. Instrumen yang digunakan untuk mengumpulkan data, yaitu peneliti sendiri. Langkah-langkah analisis data yang digunakan dalam penelitian, yaitu: (1) reduksi data, (2) penyajian data, dan (3) membuat kesimpulan. Hasil dari penelitian ini, diperoleh fakta adanya konsepsi awal siswa memiliki konsepsi awal yang sudah benar secara ilmiah dan belum benar secara ilmiah.
ANALISIS PERKEMBANGAN SIKAP DEMOKRATIS PESERTA DIDIK KELAS 2 SD MELALUI PEMBELAJARAN PPKN DI SDN KIDULDALEM 2 KOTA MALANG Nimas Rohmatur Romadhon; Nimas Rohmatur Romadhon; Sri Estu Winahyu
Jurnal Pembelajaran, Bimbingan, dan Pengelolaan Pendidikan Vol. 4 No. 3 (2024)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um065.v4.i3.2024.13

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji perkembangan sikap demokratis pada siswa kelas 2 SD melalui pembelajaran Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn) di SDN Kiduldalem 2 Kota Malang. Metode yang diterapkan adalah metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Temuan penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran PPKn efektif dalam membentuk sikap demokratis siswa. Guru menggunakan berbagai strategi, seperti diskusi kelompok dan permainan peran, untuk mengajarkan konsep demokrasi. Siswa menunjukkan peningkatan dalam menghargai pendapat orang lain, berkolaborasi dalam tugas, dan mengambil keputusan secara bersama-sama. Meskipun demikian, penelitian juga mengidentifikasi beberapa kendala, seperti kurangnya pemahaman siswa tentang konsep demokrasi dan minimnya partisipasi orang tua dalam mendukung pembelajaran. Sebagai rekomendasi, penelitian ini menyarankan penggunaan metode pembelajaran yang lebih interaktif serta melibatkan orang tua dalam proses pembelajaran guna meningkatkan efektivitas pembelajaran PPKn dalam membentuk sikap demokratis siswa.
PENGEMBANGAN MEDIA POP-UP BOOK MUATAN IPA UNTUK SISWA KELAS V DI SEKOLAH DASAR Khamellisa Qobrina Fazrin; Sri Estu Winahyu; Khamellisa Qobrina Fazrin; Sri Estu Winahyu; Esti Untari
Jurnal Pembelajaran, Bimbingan, dan Pengelolaan Pendidikan Vol. 4 No. 11 (2024)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um065.v4.i11.2024.6

Abstract

Penelitian ini mempunyai tujuan menghasilkan media pembelajaran Pop-Up Book yang dinyatakan valid berdasarkan penilaian validator materi dan validator media serta media pembelajaran yang mempunyai daya tarik juga praktis menurut guru dan siswa. Perlunya dihasilkan media yakni memudahkan guru untuk penyampaian materi menggunakan media sehingga suasana belajar siswa lebih menyenangkan. Penelitian dan pengembangan ini dilakukan memakai acuan dari model ADDIE yang melalui beberapa tahapan yang pertama adalah melakukan analisis, dilanjutkan untuk membuat perancangan media, setelah itu melakukan pengembangan dengan cara perbaikan, kemudian diimplementasikan di sekolah, dan terakhir yakni mengevaluasi. Pengumpulan data peneliti menggunakan observasi di sekolah dasar, wawancara guru dan siswa, angket ahli materi, media, guru dan siswa. Berdasarkan penelitian yang sudah dilakukan diperoleh skor dari validasi media sebesar 98,07% yang dikategorikan sangat valid, validasi materi sebesar 91, 34% yang dikategorikan sangat valid, validasi guru sebesar 98,07% yang dikategorikan sangat praktis dan menarik, dan uji kemenarikan siswa sebesar 96, 25% yang dikategorikan sangat menarik, dan membuat media ini bisa digunakan untuk mempermudah penyampaian informasi dari guru di kelas.
PENGEMBANGAN MEDIA POP-UP BOOK MUATAN IPA UNTUK SISWA KELAS V DI SEKOLAH DASAR Khamellisa Qobrina Fazrin; Sri Estu Winahyu; Khamellisa Qobrina Fazrin; Sri Estu Winahyu; Esti Untari
Jurnal Pembelajaran, Bimbingan, dan Pengelolaan Pendidikan Vol. 4 No. 11 (2024)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um065.v4.i11.2024.6

Abstract

Penelitian ini mempunyai tujuan menghasilkan media pembelajaran Pop-Up Book yang dinyatakan valid berdasarkan penilaian validator materi dan validator media serta media pembelajaran yang mempunyai daya tarik juga praktis menurut guru dan siswa. Perlunya dihasilkan media yakni memudahkan guru untuk penyampaian materi menggunakan media sehingga suasana belajar siswa lebih menyenangkan. Penelitian dan pengembangan ini dilakukan memakai acuan dari model ADDIE yang melalui beberapa tahapan yang pertama adalah melakukan analisis, dilanjutkan untuk membuat perancangan media, setelah itu melakukan pengembangan dengan cara perbaikan, kemudian diimplementasikan di sekolah, dan terakhir yakni mengevaluasi. Pengumpulan data peneliti menggunakan observasi di sekolah dasar, wawancara guru dan siswa, angket ahli materi, media, guru dan siswa. Berdasarkan penelitian yang sudah dilakukan diperoleh skor dari validasi media sebesar 98,07% yang dikategorikan sangat valid, validasi materi sebesar 91, 34% yang dikategorikan sangat valid, validasi guru sebesar 98,07% yang dikategorikan sangat praktis dan menarik, dan uji kemenarikan siswa sebesar 96, 25% yang dikategorikan sangat menarik, dan membuat media ini bisa digunakan untuk mempermudah penyampaian informasi dari guru di kelas.
Penggunaan Media pada Pembelajaran Daring Tema 7 “Peristiwa dalam Kehidupan” Kelas V di SDN Sumbersari 1 Malang Mar’atus Sholichah; Sri Estu Winahyu; Mar’atus Sholichah; Sri Estu Winahyu; Sukamti Sukamti
Jurnal Pembelajaran, Bimbingan, dan Pengelolaan Pendidikan Vol. 1 No. 6 (2021)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (266.104 KB) | DOI: 10.17977/um065v1i62021p419-429

Abstract

Abstract: Learning media is one of the important components in learning. Before using the media the teacher must pay attention to the planning and criteria for selecting a good media. So that the desired learning objectives can be achieved optimally. However, not all teachers plan, select, and use learning media properly and appropriately. This study aims to describe the planning, selection, and use of media as well as the obstacles experienced in implementing the use of media in online learning Theme 7 "Events in Life" Fifth Grade at State Elementary School Sumbersari 1 Malang. This study uses a descriptive qualitative approach. Collecting data using interview, observation, and documentation techniques. Based on the results of the study, it was found that the teacher did not do the media planning themselves but used the media planning listed in the lesson plans which were arranged in one cluster. In choosing the media, it is different from the media that has been planned. This is because the media planned in the lesson plans cannot be applied 100 percent the same, adjusting to the conditions of each school. There are media that are not in accordance with the learning objectives. The use of media has implemented the steps of using media well. The obstacle experienced is that there are students who do not open the media sent by the teacher. As well as the limited ability of teachers in making technology-based media. Abstrak: Media pembelajaran merupakan salah satu komponen penting dalam pembelajaran. Sebelum menggunakan media guru harus memperhatikan perencanaan dan kriteria pemilihan media yang baik. Sehingga tujuan pembelajaran yang diinginkan dapat tercapai dengan optimal. Namun, tidak semua guru melakukan perencanaan, pemilihan, dan penggunaan media pembelajaran dengan baik dan sesuai. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan perencanaan, pemilihan, dan penggunaan media serta kendala yang dialami dalam penerapan penggunaan media pada pembelajaran daring Tema 7 “Peristiwa dalam Kehidupan” kelas V di SDN Sumbersari 1 Malang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Pengumpulan data menggunakan teknik wawancara, observasi, dan dokumentasi. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh bahwa guru tidak melakukan perencanaan media sendiri melainkan menggunakan perencanaan media yang tertera pada dokumen RPP yang disusun dalam satu gugus. Dalam memilih media, berbeda dengan media yang sudah direncanakan. Hal ini dikarenakan media yang direncanakan dalam RPP tidak bisa diterapkan 100 persen sama, menyesuaikan dengan kondisi sekolah masing-masing. Terdapat media yang tidak sesuai dengan tujuan pembelajaran. Penggunaan media sudah menerapkan langkah-langkah penggunaan media dengan baik. Kendala yang dialami yaitu terdapat siswa yang tidak membuka media yang dikirimkan oleh guru. Serta keterbatasan kemampuan guru dalam membuat media berbasis teknologi.
Penggunaan Media pada Pembelajaran Daring Tema 7 “Peristiwa dalam Kehidupan” Kelas V di SDN Sumbersari 1 Malang Mar’atus Sholichah; Sri Estu Winahyu; Mar’atus Sholichah; Sri Estu Winahyu; Sukamti Sukamti
Jurnal Pembelajaran, Bimbingan, dan Pengelolaan Pendidikan Vol. 1 No. 6 (2021)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (266.104 KB) | DOI: 10.17977/um065v1i62021p419-429

Abstract

Abstract: Learning media is one of the important components in learning. Before using the media the teacher must pay attention to the planning and criteria for selecting a good media. So that the desired learning objectives can be achieved optimally. However, not all teachers plan, select, and use learning media properly and appropriately. This study aims to describe the planning, selection, and use of media as well as the obstacles experienced in implementing the use of media in online learning Theme 7 "Events in Life" Fifth Grade at State Elementary School Sumbersari 1 Malang. This study uses a descriptive qualitative approach. Collecting data using interview, observation, and documentation techniques. Based on the results of the study, it was found that the teacher did not do the media planning themselves but used the media planning listed in the lesson plans which were arranged in one cluster. In choosing the media, it is different from the media that has been planned. This is because the media planned in the lesson plans cannot be applied 100 percent the same, adjusting to the conditions of each school. There are media that are not in accordance with the learning objectives. The use of media has implemented the steps of using media well. The obstacle experienced is that there are students who do not open the media sent by the teacher. As well as the limited ability of teachers in making technology-based media. Abstrak: Media pembelajaran merupakan salah satu komponen penting dalam pembelajaran. Sebelum menggunakan media guru harus memperhatikan perencanaan dan kriteria pemilihan media yang baik. Sehingga tujuan pembelajaran yang diinginkan dapat tercapai dengan optimal. Namun, tidak semua guru melakukan perencanaan, pemilihan, dan penggunaan media pembelajaran dengan baik dan sesuai. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan perencanaan, pemilihan, dan penggunaan media serta kendala yang dialami dalam penerapan penggunaan media pada pembelajaran daring Tema 7 “Peristiwa dalam Kehidupan” kelas V di SDN Sumbersari 1 Malang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Pengumpulan data menggunakan teknik wawancara, observasi, dan dokumentasi. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh bahwa guru tidak melakukan perencanaan media sendiri melainkan menggunakan perencanaan media yang tertera pada dokumen RPP yang disusun dalam satu gugus. Dalam memilih media, berbeda dengan media yang sudah direncanakan. Hal ini dikarenakan media yang direncanakan dalam RPP tidak bisa diterapkan 100 persen sama, menyesuaikan dengan kondisi sekolah masing-masing. Terdapat media yang tidak sesuai dengan tujuan pembelajaran. Penggunaan media sudah menerapkan langkah-langkah penggunaan media dengan baik. Kendala yang dialami yaitu terdapat siswa yang tidak membuka media yang dikirimkan oleh guru. Serta keterbatasan kemampuan guru dalam membuat media berbasis teknologi.