Claim Missing Document
Check
Articles

Found 31 Documents
Search

Deteksi Dini Kejadian Depresi Pada Lansia Yeni Devita; Pratiwi Gasril
Jurnal Pengabdian UntukMu NegeRI Vol. 6 No. 2 (2022): Pengabdian Untuk Mu negeRI
Publisher : LPPM UMRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37859/jpumri.v6i2.3630

Abstract

Depresi merupakan gangguan psikiatri dengan manifestasi klinis perasaan sedih, ketidakberdayaan, dan pesimis. Depresi yang tidak terdeteksi dan tertangani dengan baik dapat berpengaruh negatif terhadap kualitas hidup lansia, bahkan dapat menyebabkan kematian. Kejadian depresi pada lansia sering kali tidak terdeteksi terutama di wilayah kerja Puskesmas Sidomulyo Pekanbaru Riau. Oleh sebab itu penulis tertarik untuk melakukan pengabdian masyarakat dengan topik deteksi dini kejadian depresi pada lansia. Pelaksanaan kegiatan deteksi dini kejadian depresi pada lansia ini terdiri dari beberapa tahapan diantaranya tahapan persiapan, tahap pelaksanaan, dan tahap evaluasi. Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilakukan dalam dua sesi yaitu sesi penyuluhan terkait depresi dan sesi deteksi dini kejadian depresi pada lansia dengan menggunakan instrumen Geriatric Depression Scale (GDS).
Edukasi Kesehatan Manfaat Air Nabidz Kurma Untuk Mengurangi Mual Muntah di Puskesmas Harapan Raya Pekanbaru Ningrum, Trisiwi Kusuma; Maswarni, Maswarni; Winarti, Yeni Sri; Gasril, Pratiwi; Chairil, Chairil; Yarnita, Yeni; Widiyanto, Juli; Isnaniar, Isnaniar; Norlita, Wiwik; Putri , Silvia Elki; Siregar, Sri Hilma
Jurnal Pengabdian UntukMu NegeRI Vol. 7 No. 1 (2023): Pengabdian Untuk Mu negeRI
Publisher : LPPM UMRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37859/jpumri.v7i1.4927

Abstract

Penyakit Tuberkulosis (TB) paru adalah salah satu penyakit yang hingga saat ini menjadi perhatian dunia dan masuk ke dalam sasaran Sustainable Development Goals SDGs. Pemberian obat anti tuberculosis (OAT) merupakan langkah untuk mengatasi pandemic TB. Pasien TB harus mengkonsumsi obat secara teratur hingga periode pengobatan selesai . Penggunaan obat anti TB (OAT) dalam waktu lama ( 2 sampai 9 bulan) akan menimbulkan reaksi obat yang tidak dikehendaki. Beberapa literatur menyampaikan bahwa efek samping OAT a dalah efek hepatotoksik antara lain keluhan mual muntah. Hasil survey di Puskesmas Harapan Raya Pekanbaru, terdapat 15 orang penderita Tb paru mengeluh mual muntah setelah minum OAT . Berdasarkan hal tersebut, tim pengabdian UMRI perlu melakukan kegiatan pengabdian dengan memberikan edukasi kesehatan manfaat air nabidz kurma mengurangi keluhan mual muntah pada penderita TB paru di Puskesmas Harapan Raya Pekanbaru. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan penderita TB paru tentang manfaat air nabidz untuk mengurangi mual muntah dan mampu mempraktikkan cara membuat air nabidz kurma sehingga dapat dikonsumsi dan dapat mengurangi keluhan mual muntah yang dialami oleh penderita TB. Hasil kegiatan pengabdian menunjukkan peningkatan pengetahuan dan ketrampilan penderita TB paru tentang manfaat dan cara membuat air nabidz kurma.
HUBUNGAN PENGETAHUAN DENGAN PERAWATAN LUKA KAKI DIABETS PADA PASIEN DIABETES MELITUS DI PUSKESMAS PAYUNG SEKAKI KOTA PEKANBARU Yarnita, Yeni; Rahmadani, Rahmadani; Widiyanto, Juli; Elki Putri, Silvia; Gasril, Pratiwi; Chairil, Chairil
Journal of Innovation Research and Knowledge Vol. 4 No. 6: Nopember 2024
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53625/jirk.v4i6.8803

Abstract

Pengetahuan merupakan dasar dari perubahan perilaku individu serta menentukan tingkat kemampuan individu dalam melakukan perawatan secara mandiri. Perawatan kaki Diabetes Mellitus adalah salah satu tindakan untuk mencegah terjadinya luka pada kaki penderita diabetes mellitus. Penelitian ini untuk mengetahui hubungan pengetahuan pasien diabetes mellitus dengan perawatan kaki pada pasien diabetes mellitus di puskesmas payung sekaki kota pekanbaru. Penelitian ini merupakan penelitian observasional dengan pendekatan crossectsional Study. Sampel berjumlah 35 pasien DM di Puskesmas Payung Sekaki Kota Pekanbaru, dengan teknik Accidental Sampling, analisis statistic menggunakan Person-Chi-Square. Penelitian dilaksanakan dari tanggal 06 – 11 juni 2024. Hasil Penelitian tergambar karakteristik responden; jenis kelamin perempuan (62,9%),, pekerjaan IRT (62,9%), dan pendidikan SMA (82,8%). Uji statistik membuktikan p value 0,033 < 0,05. Simpulan pada penelitian ini Terdapat hubungan yang bermakna antara pengetahuan dengan perawatan luka kaki diabetik pada pasien diabetes mellitus di puskesmas payung sekaki kota pekanbaru. Diharapkan pasien DM dapat melakukan perawatan luka kaki diabetik dengan benar untuk mencegah komplikasi luka diabetic pada kaki
Hubungan Tingkat Stres dengan Kejadian Insomnia pada Mahasiswa Keperawatan Tingkat Awal Gasril, Pratiwi; Devita, Yeni; Fadli, Nanang
MAHESA : Malahayati Health Student Journal Vol 4, No 3 (2024): Volume 4 Nomor 3 (2024)
Publisher : Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mahesa.v4i3.13759

Abstract

ABSTRACT Stress is the inability to cope with the threats faced by mental, physical, emotional, and spiritual human beings, which at some point can affect the physical health of the human being. Insomnia is the inability to meet sleep needs, both in quality and quantity. The purpose of this study was to determine the relationship between stress levels and the incidence of insomnia in nursing students. The Research Method uses a correlative descriptive research design using a cross sectional approach. The sample in this study amounted to 50 respondents, with a Stratified Sampling technique. The instruments used in this study were the Kessler Psychological Distress Scale and Insomnia Rating Scale questionnaires disseminated with Goggle Form links. The results of the study found that as many as 10% of students were not stress, 40% were mild stress, 32% were moderate stress, and 18% were severely stressed. As many as 4% of students had no insomnia, 54% mild insomnia, 20% moderate insomnia, and 22% severe insomnia. From the results of data analysis using the help of the SPSS 16 computer program whose meaning level ρ ≤ α (0.001 ≤ 0.005), it was concluded that there is a relationship between the level of stress and the level of insomnia incidence in nursing students. Keywords: Stress, Insomnia, Students, Nursing  ABSTRAK Stres adalah ketidakmampuan mengatasi ancaman yang dihadapi oleh mental, fisik, emosional, dan spiritual manusia, yang pada suatu saat dapat mempengaruhi kesehatan fisik manusia tersebut. Insomnia adalah ketidakmampuan memenuhi kebutuhan tidur, baik secara kualitas maupun kuantitas. Tujuan penelitian ini adalah diketahuinya hubungan tingkat stress dengan kejadian insomnia pada mahasiswa keperawatan tingkat awal. Metode Penelitian menggunakan desain penelitian deskriptif  korelatif dengan menggunakan pendekatan cross sectional. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 50 responden, dengan teknik pengambilan sampel Stratified Sampling. Instrumen  yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuesioner Kessler Psychological Distress Scale  dan Insomnia Rating Scale  yang disebarkan dengan link Goggle Form. Hasil Penelitian didapatkan hasil  sebanyak 10% mahasiswa tidak stress, 40% stress ringan, 32% stress sedang, dan 18% stress berat. Sebanyak 4% mahasiswa tidak insomnia, 54% insomnia ringan, 20% insomnia sedang, dan 22% insomnia berat. Dari hasil Analisa data dengan menggunakan bantuan program computer SPSS 16 yang tingkat pemaknaan ρ ≤ α (0,001 ≤ 0,005), Disimpulkan bahwa ada hubungan antara tingkat stress dengan kejadian insomnia pada mahasiswa Keperawatan tingkat awal. Kata Kunci: Stres, Insomnia, Mahasiswa, Keperawatan
Hubungan Peran Keluarga Dengan Kepatuhan Minum Obat Pada Klien Skizofrenia Di Poli Klinik Jiwa RSJ Tampan Provinsi Riau Gasril, Pratiwi; Ghulam Akbar, Muhammad
As-Shiha: Jurnal Kesehatan Vol. 1 No. 1 (2021): As-Shiha: Jurnal Kesehatan
Publisher : Fakultas MIPA dan Kesehatan, Universitas Muhammadiyah Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Schizophrenia is a disease that affects the brain and causes thoughts, perceptions, emotions, movements, and unnatural behavior. The causative factor of schizophrenia is caused by psychological pressure both external and individual pressure. The role of the family is very important in the treatment of schizophrenia patients. in general, schizophrenia clients have not been able to set a schedule for drug consumption, and do not know the type of drug to be taken. This study aims to determine the relationship of the role of the family with adherence to take medication in schizophrenic clients in Tampan RSJ Policlin Pekanbaru. This research is an analytic survey research and uses a cross sectional approach to see the relationship of family roles to adherence to taking medication in schizophrenic clients using quantitative methods. Based on the chi square statistical test results obtained p value = 0.001, which means there is a significant relationship between the role of the family with adherence to take medication in schizophrenia patients in the mental clinic at the Tampan Mental Hospital, Riau Province in 2019.
Pengetahuan Remaja Tentang Pengaruh Merokok Terhadap Kesehatan Gigi Dan Mulut Gasril, Pratiwi; Aldo, Arif
As-Shiha: Jurnal Kesehatan Vol. 2 No. 1 (2022): As-Shiha: Jurnal Kesehatan
Publisher : Fakultas MIPA dan Kesehatan, Universitas Muhammadiyah Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Smoking is a risk factor for the occurrence of several types of diseases, both local and systemic. Tar, nicotine, and carbonmonoxide are the three most dangerous chemical ingredients in cigarette smoke. Objective: This study aims to find out a picture of adolescent knowledge about the dangers of smoking to dental and oral health. Research Method: This study uses a descriptive method, using a sampling technique with a random sampling technique, consisting of 78 respondents, by collecting data using a questionnaire. Research Results: Based on the research conducted and the data obtained in this study, it was obtained that as many as 54 respondents (69.2%) had good knowledge, 10 respondents (12.8%) had sufficient knowledge and 14 respondents (17.9%) were in the category of lack of knowledge. Conclusion : The conclusions in this study show that adolescent knowledge RW 07 is categorized as Good.
ANALISIS FAKTOR YANG BERKAITAN DENGAN STUNTING DI PROVINSI RIAU Widiyanto, Juli; Yarnita, Yeni; Gasril, Pratiwi
As-Shiha: Jurnal Kesehatan Vol. 2 No. 1 (2022): As-Shiha: Jurnal Kesehatan
Publisher : Fakultas MIPA dan Kesehatan, Universitas Muhammadiyah Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kasus stunting pada anak balita masih menjadi masalah kesehatan yang perlu diwaspadai dibeberapa negara. Angka stunting di Indonesia tahun 2019 27.7 %. Stunting atau gagal tumbuh adalah suatu kondisi yang menggambarkan status gizi kurang yang memiliki sifat kronis pada masa pertumbuhan dan perkembangan anak sejak awal masa kehidupan yang dipresentasikan dengan nilai ukur tinggi badan anak lebih pendek dari usia. Tinggi badan sangat berkaitan dengan produktivitas dan tinggi badan akhir ditentukan oleh gizi mulai dari konsepsi hingga umur dua tahun. Kurangnya tinggi badan saat dewasa adalah akibat dari stunting masa kecil yang berhubungan dengan hilangnya produktivitas sebesar 1.4%. Stunting juga menurunkan intelligence quotient (IQ)/tingkat kecerdasaan seseorang dari 5—11 poin. Stunting yang terjadi pada usia terlalu dini cenderung membuat kondisi stunting lebih parah. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran prevalensi stunting dan menganalisis Faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian stunting di Provinsi Riau. Desain penelitian ini adalah dengan menggunakan pendekatan Cross Sectional Study. Populasi pada peneltian ini adalah selutuh data balita diprovinsi riau yang tertimbang tahun 2018 dengan jumlah sampel 2611. Hasil penenlitian terbukti : ada hubungan antara umur balita, umur ibu hamil, LILA ibu Hamil, Imunisasi dasar, tingkat pendidikan dan pemberian tablet tambah darah dengan kejadian stunting pada balita hal tersebut dibuktikan dengan nilai p-value < 0,05 yaitu secara berurut 0,002, 0,020, 0,023, 0,032,039, 0,045 sedangkan , Kebersihan lingkungan, BBLR, Kebiasaan Merokok Dalam rumah, dan infeksi diare tidak berhubungan dengan kejadian stunting. Simpulan : factor umur balita, umur ibu hamil, LILA ibu Hamil, Imunisasi dasar, tingkat pendidikan dan pemberian tablet tambah darah pada ibu hamil berhubungan erat dengan kejadian stunting
Hubungan Kualitas Tidur Dengan Tingkat Konsentrasi Belajar Mahasiswa Fakultas MIPA Dan Kesehatan Universitas Muhammadiyah Riau Razky Ihzanul Sably; Gasril, Pratiwi
As-Shiha: Jurnal Kesehatan Vol. 2 No. 2 (2022): As-Shiha: Jurnal Kesehatan
Publisher : Fakultas MIPA dan Kesehatan, Universitas Muhammadiyah Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Good sleep quality will have a good influence on one's concentration ability while poor sleep quality can cause a decrease in concentration which can affect the quality of learning outcomes. The purpose of this study was to determine the relationship between sleep quality and the level of concentration of students in the Faculty of Mathematics and Natural Sciences and Health, University of Muhammadiyah Riau. This type of research is descriptive correlative research using a cross sectional study approach. This research was conducted on July 28 to August 12, 2022 at the Faculty of Mathematics and Natural Sciences and Health, Muhammadiyah University of Riau. The population in this study amounted to 696 people, the number of research respondents was 87 respondents. The sampling technique used is Stratified Random Sampling. The instrument used is a google form link questionnaire using a Likert scale. The results showed that there was a relationship between sleep quality and the level of learning concentration of students of the Faculty of Mathematics and Natural Sciences and Health, Muhammadiyah University of Riau with the results with a p value of 0.001 (pv 0.005). It is recommended for students to maintain good sleep quality so that they can concentrate well during the learning process so that they can follow the learning process to the maximum and quality.
Studi Kasus Karakteristik Penderita Kanker Paru Di Ruang Rawat Jasmin RSUD Arifin Achmad Provinsi Riau: karakteristik kanker paru Ningrum, Trisiwi Kusuma; Maswarni; Gasril, Pratiwi; Shofia
As-Shiha: Jurnal Kesehatan Vol. 3 No. 2 (2023): As-Shiha: Jurnal Kesehatan
Publisher : Fakultas MIPA dan Kesehatan, Universitas Muhammadiyah Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Lung cancer is the uncontrolled growth of abnormal cells in one or both lungs. According to the World Health Organization (WHO) lung cancer is the leading cause of death in the cancer group. various risk factors, especially smoking is the main cause of lung cancer. The purpose of this study was to determine the characteristics of patients with lung cancer in the Jasmin ward of Arifin Achmad Hospital, Riau Province. The research design used was descriptive research with a sample size of 21 respondents. The sampling technique used accidental sampling technique. The instruments used were questionnaires and check list sheets with univariate data analysis. The results showed that patients with lung cancer in the Jasmine ward of Arifin Achmad Hospital Riau Province with age distribution showed the lowest age of 23 years and the highest age of 77 years. Based on gender, the male group suffered the most, namely 16 people (76.2%). The majority of patients with lung cancer are patients who have a history of smoking, namely 14 respondents (66.7%). A total of 17 respondents (81.0%) patients had never had a previous lung infection. lung cancer patients the majority of patients had never had a previous lung infection as many as 17 respondents (81.0%). Based on the distribution of occupations, the most suffered by self-employed with a total of 4 respondents (19.0%). Patients with lung cancer who were not exposed to pollution were 14 respondents (66.7%). It is hoped that there will be an early lung cancer screening movement and primary and secondary prevention efforts, one of which is an effort to reduce smoking rates in Indonesia as a top priority to reduce the incidence of lung cancer.
Penerapan Senam Hipertensi Untuk Menurunkan Tekanan Darah Pada Lansia Hipertensi Gasril, Pratiwi; Jannah, Wirdatul; Isnaniar; Tri Siwi Kusumaninggrum; Yeni Yarnita
Nursing Care and Health Technology Journal (NCHAT) Vol. 5 No. 2 (2025): Nursing and Health Care Technology-July to December Period
Publisher : Progres Ilmiah Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56742/nchat.v5i2.188

Abstract

Hipertensi merupakan salah satu masalah kesehatan yang sering terjadi pada lansia dan dapat meningkatkan risiko komplikasi seperti stroke dan penyakit jantung. Senam hipertensi adalah intervensi non-farmakologis yang terbukti efektif membantu menurunkan tekanan darah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penerapan senam hipertensi terhadap tekanan darah pada lansia hipertensi. Desain penelitian yang digunakan adalah studi kasus deskriptif dengan jumlah sampel dua orang lansia hipertensi yang tidak sedang mengonsumsi obat antihipertensi. Penelitian dilaksanakan pada tanggal 24–26 Februari 2025 di RW 06 Desa Tarai Bangun, Kecamatan Tambang, Kabupaten Kampar, Provinsi Riau. Instrumen penelitian meliputi lembar observasi, SOP senam hipertensi, lembar dokumentasi, leaflet, dan video senam. Analisis data dilakukan secara deskriptif kualitatif berdasarkan hasil observasi serta deskriptif kuantitatif sederhana melalui pengukuran tekanan darah sebelum dan setelah intervensi. Hasil penelitian menunjukkan adanya penurunan tekanan darah sistolik dan diastolik pada kedua responden setelah mengikuti senam hipertensi selama tiga hari berturut-turut. Penurunan tekanan darah berkisar antara 13–20 mmHg, dengan perubahan kategori dari hipertensi stadium I dan II menjadi prehipertensi. Kesimpulan dari studi kasus ini adalah bahwa senam hipertensi yang dilakukan secara teratur dapat menjadi salah satu intervensi non-farmakologis yang efektif, aman, dan aplikatif dalam membantu mengontrol tekanan darah pada lansia hipertensi.