Claim Missing Document
Check
Articles

Found 25 Documents
Search

Pijat Endorfin Terhadap Nyeri Punggung Bawah Dan Kecemasan Pada Ibu Hamil Trimester III Di Kabupaten Rejang Lebong Kurniyati, Kurniyati; Bakara, Derison Marsinova
JIK-JURNAL ILMU KESEHATAN Vol 5, No 2 (2021): JIK-Oktober Volume 5 Nomor 2 Tahun 2021
Publisher : UNIVERSITAS ALIFAH PADANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33757/jik.v5i2.426

Abstract

Abstrak: Kehamilan trimester III adalah waktu bagi seseorang untuk mempersiapkan secara fisiologis dan psikologis untuk kelahiran dan menyusui bayi. Perubahan psikologis yang dialami seperti merasa tidak nyaman, merasa dirinya jelek, menjadi lebih sensitif dan muncul rasa penolakan bahkan kecemasan. Ibu hamil pada masa kehamilan sering mengalami sakit punggung. Perubahan fisik dan fisiologis yang terjadi selama kehamilan terkait dengan gejala negatif yang terbukti berdampak pada kesejahteraan ibu dan janin. Tujuan Penelitian: menganalisis pengaruh massage endorphine terhadap nyeri punggung bawah dan kecemasan pada ibu hamil trimester III. Metode Penelitian: Penelitian ini merupakan penelitian pre eksperimen tanpa kontrol. Pengambilan sampel dilakukan secara consecutive sampling. Hasil Penelitian menunjukan terdapat perbedaan rerata nyeri punggung dan kecemasan. Simpulan terdapat pengaruh yang signifikan endorphin massageterhadap penurunan nyeri punggung bawah dan penurunan tingkat kecemasan pada wanita hamil trimester III. Endorphin massagedapat dilakukan pada ibu hamil trimester III untuk  menurunkan nyeri punggung bawah dan menurunkan tingkat kecemasan.  
PENANGGULANGAN GAWAT DARURAT TERPADU DI DESA RIMBO RECAP Bakara, Derison Marsinova; Khoirini, Fatimah; Mulyadi, Mulyadi; Almaini, Almaini
RAMBIDEUN : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 7 No. 1 (2024): Rambideun: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : LPPM Universitas Al Muslim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51179/pkm.v7i1.2330

Abstract

Farmers can experience emergencies in their work, which expose a higher risk of experiencing acute work-related injuries, certain chronic diseases, and diseases caused by pesticides. Long working hours, exposure to adverse weather conditions, and the use of equipment and machinery that pose serious hazards create a dangerous work environment. This community service activity aimed to form a standby farmer group to handle accidents and emergencies among farmer groups in Rimbo Recap Village, working area of ​​the District. Curup Selatan District. Rejang Lebong. The method for implementing community service activities used a learning and training approach, in the form of a lecture method to provide knowledge and demonstrations to improve skills in handling accidents and emergencies in farmer groups. Increased knowledge and skills of farmer groups in providing emergency assistance to farmers in the form of first aid for wounds, bandaging and splinting, first aid for pesticide poisoning, first aid for insect bites, and first aid for snake bites. This training can be used as a method to increase farmers' knowledge and skills in dealing with accidents and emergency cases that occur to farmers.
Gaya Hidup Keluarga Pasien Jantung Fatimah Khoirini; Derison Marsinova Bakara; Almaini; Meigo Anugra Jaya
Jurnal Vokasi Keperawatan (JVK) Vol. 8 No. 2 (2025): DESEMBER
Publisher : Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/jvk.v8i2.34420

Abstract

Kematian pada usia dini dinegara berkembang disebabkan penyakit kardiovasculer mencapai lebih dari 80 %, hal ini akibat dari terbatasnya tindakan pencegahan, gaya hidup yang tidak sehat serta peningkatan faktor risiko kardiovaskuler. Salah satu faktor resiko yang tidak dapat diubah dan berpengaruh terhadap penyakit jantung adalah faktor riwayat keluarga. Orang dengan riwayat keluarga penyakit jantung dapat mengalami penyakit jantung 3,19 kali dibandingkan dengan orang yang tidak memiliki riwayat keluarga. Metode penelitian menggunakan desain penelitian deskriptif untuk mengetahui gambaran gaya hidup keluarga pasien jantung. Populasi  penelitian ini adalah semua keluarga pasien jantung (berhubungan darah langsung) yang mengantar berobat di ruang poli penyakit jantung, Poli penyakit dalam dan ruang rawat inap penyakit dalam. Responden berjumlah 50 orang keluarga pasien. Pemilihan sampel menggunakan accidental sampling dengan kriteria inklusi : keluarga pasien bersedia menjadi responden penelitian, responden merupakan salah satu anak/orang tua pasien jantung dan kooperatif dalam kegiatan penelitian. Pengumpulan data dengan mengisi kuesioner tentang gaya hidup. Data dianalisis menggunakan analisis univariat dan disajikan secara deskriptif dalam bentuk tabel distribusi frekuensi. Hasil penelitian didapat semua responden (100%) memiliki risiko penyakit jantung dari faktor riwayat penyakit keluarga, 36 % memiliki risiko dari faktor usia, 36 % mempunyai risiko dari faktor jenis kelamin, 50 % berisiko dari faktor olah raga teratur, dan 76 % mempunyai risiko dari faktor aktivitas. Sebagian besar berisiko terkena penyakit jantung dari faktor tidak melakukan pemeriksaan rutin kesehatan. Sebanyak 72-90 % berisiko dari faktor konsumsi makanan bersantan dan berlemak, 26-52 % berisiko terkena penyakit jantung dari faktor stres.
The Effect of Acupressure and Lavender Aromatherapy on Breast Milk Production and Uterine Involution in Post Partum Mothers Kurniyati; Wenny Indah Purnama Eka Sari; Kartinazahri; Yusnaini; Derison Marsinova Bakara
Jurnal Penelitian Pendidikan IPA Vol 12 No 5 (2026)
Publisher : Postgraduate, University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppipa.v12i5.15083

Abstract

During the postpartum period, two processes occur: uterine involution and lactation. Acupressure can help maximize prolactin and oxytocin receptor activity, minimize the side effects of delayed breastfeeding in the baby, and influence oxytocin release, which triggers uterine muscle contractions and retraction, thereby accelerating uterine involution. Lavender aromatherapy induces a relaxing effect through the central nervous system, which can help increase oxytocin production—a hormone that plays a role in boosting breast milk production—and triggers uterine contractions to accelerate uterine involution. The objective of this study is to determine the effects of acupressure and lavender aromatherapy on breast milk production and uterine involution in postpartum mothers before and after intervention. The study used a quasi-experimental pretest-posttest design with a control group. The population consisted of breastfeeding postpartum mothers at the PMB in Curup City, Rejang Lebong Regency, and the PMB in Aceh Besar City. The sample was selected using simple random sampling and included 82 respondents divided into two groups of 41 each. The research instrument consisted of a questionnaire designed to gather information about the respondents' characteristics, as well as an observation sheet to monitor breast milk production and assess uterine involution. The acupressure therapy intervention involved applying pressure to three specific points: Large Intestine 4 (LI 4), Stomach 36 (ST 36), and Small Intestine 1 (SI 1). This was complemented by the use of lavender aromatherapy. The study results indicated that both acupressure and lavender aromatherapy had a significant impact on breast milk production and uterine involution (P ≤ 0.05). Overall, the administration of acupressure and lavender aromatherapy proved to be effective in enhancing breast milk production and promoting faster uterine involution in postpartum mothers.
PENGETAHUAN FAKTOR RESIKO PENYAKIT JANTUNG DAN TINGKAT KECEMASAN KELUARGA PASIEN JANTUNG FATIMAH KHOIRINI; DERISON MARSINOVA BAKARA; ALMAINI ALMAINI
Journal of Nursing and Public Health Vol 14 No 1 (2026)
Publisher : UNIVED Press, Universitas Dehasen Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37676/jnph.v14i1.11484

Abstract

Pendahuluan: Peningkatan kasus penyakit jantung setiap tahunnya dapat dikontrol dari faktor resiko yang dapat dimodifikasi. Faktor pendorong melakukan perubahan prilaku salah satunya dengan pengetahuan dan merupakan kunci dalam meningkatkan kesadaran menjalankan prilaku hidup sehat. Ketakutan dan kecemasan dialami oleh keluarga jika ada anggota keluarganya yang masuk rumah sakit. Jika keluarga yang mengalami kecemasan tentunya tidak dapat berpikir jernih, tidak dapat memberikan perawatan yang maksimal dan tidak dapat memberikan semangat bagi pasien jantung untuk menjalani perawatan Metode: Penelitian deskripsi korelasi dengan metode cross sectional untuk hubungan pengetahuan keluarga tentang resiko penyakit jantung dan tingkat kecemasan keluarga pasien jantung. Sampel merupakan keluarga pasien jantung yang mengantar berobat pasien ke Rumah Sakit. Sampel berjumlah 58 responden dengan tehnik accidental sampling. Pengukuran pengetahuan menggunakan kuesioner pengetahuan yang telah dilakukan uji validitas dan reabilitas, sedangkan mengukur tingkat kecemasan keluarga pasien jantung dengan menggunakan modifikasi lembar checklist cemas HARS. Analisis bivariat menggunakani uji chi square. Hasil dan Pembahasan: Hasil penelitian menunjukkan Ada hubungan antara kecemasan keluarga pasien jantung dengan jenis kelamin. Sebagian besar pengetahuan keluarga tentang risiko penyakit jantung termasuk dalam kategori berpengetahuan baik. Sebagian kecil keluarga pasien jantung mengalami kecemasan. Tidak ada hubungan pengetahuan keluarga tentang risiko penyakit jantung dengan tingkat kecemasan. Kesimpulan: Tidak ada hubungan pengetahuan keluarga tentang risiko penyakit jantung dengan tingkat kecemasan. Hendaknya pihak rumah sakit dapat memberikan tindakan keperawatan misalnya pendidikan kesehatan tentang risiko penyakit jantung kepada keluarga pasien jantung terutama kepada keluarga yang tingkat pengetahuannya rendah serta dapat memberikan tindakan keperawatan pada keluarga pasien yang mengalami kecemasan.