Claim Missing Document
Check
Articles

Found 25 Documents
Search

Perkembangan Kegiatan Keagamaan Melalui Pogram Seni Hadrah Al Banjari Husniyah, Nur Iftitahul; Susanto, Ahmad Andi
TADARUS Vol 9 No 2 (2020)
Publisher : Prodi Pendidikan Agama Islam - Fakultas Agama Islam ( FAI )

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/td.v9i2.7523

Abstract

Masyarakat di Desa Guminingrejo dalam hal kegiatan keagamaan masih sangat kental dengan budaya ketimurannya. latar belakang budaya, kita bisa melihat aspek budaya dan sosial yang berpengaruh dalam kehidupan masyarakat. Tradisi budaya ketimuran sendiri berkembang dan banyak dipengaruhi ritual-ritual agama atau kepercayaan masyarakat sebelum agama Islam  masuk. Kegiatan keagamaan yang masih tetap dilakukan masyarakat guminingrejo adalah seni hadrah Al Banjari tujuan dari tetap dilakukannya kegiatan keagamaan hadrah Al Banjari ini adalah penguatan nilai karakter masyarakat Guminingrejo dan menjadikan desa guminingrejo sebagai desa berbasis religi. Hasil penelitian tentang Perkembangan Kegiatan Keagamaan Melalui Pogram Seni Hadrah Al Banjari dalam Pembentukan Karakter: 1. Al Banjari merupakan kegiatan yang sangat positif dimana melaui program ini anak anak dikenalkan dengan penguatan nilai karakter Beriman dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, Berbudi pekerti luhur, Memiliki pengetahuan dan keterampilan, Sehat rohani dan jasmani, Berkepribadian yang mantap dan mandiri, Memiliki rasa tanggung jawab kemasyarakatan dan kebangsaan. 2. Penguatan nilai karakter masyarakat dengan melalui program hadra Al Banjari bisa menjadi terobosan membangun sumber daya manusia di desa gumining rejo terkhusus bagi anak mudanya.
Relasi Antara Kepemimpinan Kepala Sekolah, Kedisiplinan Kejuruan dan Penguatan Karakter Religius Fathurrahman, Fathurrahman; Fahruddin, Ahmad Hanif; Husniyah, Nur Iftitahul; Muharor, Muhammad Zaki; Qodir, Abdul
PEDAGOGIKA Vol 16 No 2 (2025): Vol 16 No 2 2025: Oktober
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37411/pedagogika.v16i2.4340

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis relasi antara kepemimpinan kepala sekolah, kedisiplinan kejuruan, dan penguatan karakter religius di SMKN 1 Lamongan. Latar belakang penelitian berangkat dari kebutuhan pendidikan vokasi tidak hanya menghasilkan lulusan yang kompeten secara teknis, tetapi juga berkarakter religius dan berintegritas. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif dengan desain studi kasus, melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan telaah dokumentasi. Informan penelitian meliputi kepala sekolah, guru Pendidikan Agama Islam, guru kejuruan, tenaga kependidikan, dan siswa yang aktif dalam kegiatan keagamaan sekolah.Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepemimpinan kepala sekolah berperan sebagai motor penggerak budaya religius melalui keteladanan dalam ibadah, kultum, dan interaksi harian yang inspiratif. Kebijakan sekolah, seperti penerapan buku saku SAKTI dan Gerakan 5S, menyediakan kerangka formal untuk mewujudkan visi kepemimpinan dalam regulasi praktis. Internalisasi nilai religius dilakukan melalui kegiatan rutin, antara lain salat berjamaah, tradisi salim, kultum, dan refleksi Jumat pagi, yang secara efektif mengubah aturan menjadi kebiasaan nyata. Proses ini berdampak langsung pada kedisiplinan kejuruan siswa yang tercermin dalam ketepatan waktu, kerapian, kepatuhan pada aturan, serta keteraturan dalam praktik vokasi. Pada akhirnya, relasi antarvariabel bermuara pada terbentuknya karakter religius siswa, yang mencakup sikap amanah, hormat, solidaritas, dan tanggung jawab. Kesimpulan penelitian ini merumuskan model relasi: Kepemimpinan → Kebijakan → Internalisasi → Disiplin → Karakter Religius, yang dapat menjadi acuan bagi penguatan pendidikan karakter berbasis religius di sekolah kejuruan Indonesia. ABSTRACT This study aims to analyze the relationship between principal leadership, vocational discipline, and the strengthening of religious character at SMKN 1 Lamongan. The research is grounded in the growing demand for vocational education not only to produce technically competent graduates but also individuals of integrity and strong religious values. A qualitative approach with a case study design was employed, utilizing in-depth interviews, participant observation, and document analysis. The participants included the school principal, Islamic education teachers, vocational subject teachers, administrative staff, and students actively engaged in religious activities. The findings reveal that the principal’s leadership serves as the driving force behind the development of a religious school culture, demonstrated through role modeling in daily prayers, short sermons, and spiritually oriented interactions. School policies, such as the implementation of the SAKTI pocketbook (Saku Adab, Akhlak, dan Budi Pekerti) and the 5S Movement (Smile, Greeting, Salutation, Politeness, Courtesy), provide a formal framework for translating the principal’s vision into practice. The internalization of religious values is fostered through routine activities including congregational prayers, the salim tradition (showing respect to teachers by hand-kissing), short religious talks, and Friday reflection sessions. These practices transform regulations into habitual behaviors. Consequently, vocational discipline emerges, reflected in punctuality, neatness, adherence to rules, and systematic practice in vocational training. Ultimately, the interplay of these variables leads to the formation of students’ religious character, encompassing trustworthiness, respect, solidarity, and responsibility. The study concludes with a relational model: Leadership → Policy → Internalization → Discipline → Religious Character, which may serve as a reference for strengthening religious-based character education in vocational schools in Indonesia
Pembelajaran Inovatif berbasis Aplikasi Quizizz Pada Pembelajaran Pendidikan Agama Islam untuk Meningkatkan Motivasi Belajar dan Hasil Belajar Anak R. N, Fawaidatun; Ansori, Moh.; Qothifatul, Miss Ula; Husniyah, Nur Iftitahul
Attadrib: Jurnal Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Vol. 6 No. 2 (2023): Pendidikan Dasar Anak
Publisher : Institut Agama Islam Daruttaqwa Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54069/attadrib.v6i2.562

Abstract

Penggunaan aplikasi Quizizz di bidang pendidikan, merupakan upaya seorang tenaga pendidik dalam peningkatan motivasi dan hasil belajar siswa.Aplikasi Quizizz ini adalah Platform online untuk mengembangkan permainan kuis interaktif yang dapat digunakan sebagai sumber belajar yang menarik dan interaktif.Untukmeningkatkan partisipasi siswa dan mengarah pada peningkatan motivasi dan hasil belajar. Aplikasi ini mampu membuat lingkungan belajar menjadi lebih menarik, menghibur.Penelitian ini bertujuan untuk Mendeskripsikan bagaimana penggunaan program Quizizz dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam di Sekolah.Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan teknik penelitian tindakan kelas (PTK) . Sumber data dari siswa kelas 2C SDN Ronggomulyo I Tuban Tahun Ajaran 2022/2023 Semester 2. Perencanaan tindakan, pelaksanaan tindakan, observasi dan penilaian, serta analisis dan refleksi merupakan tahapan-tahapan dalam penelitian ini. Penelitian ini terdapat dua siklus penelitian yakni Siklus 1 dan Siklus 2. Berdasarkan analisis data diketahui bahwa: (a) Pembelajaran Pendidikan Agama Islam Siklus I dengan menggunakan aplikasi Quizizz menghasilkan hasil belajar dari 28 siswa yang mengikuti, 19 diantaranya mendapat nilai hasil belajar di atas KKM dan 9 siswa masih di bawah KKM. KKM, dengan skor rata-rata 82.(b) Hasil siklus II diperoleh dari 28 siswa yang hadir, dengan skor rata-rata 87, dengan 23 di antaranya lebih dari KKM dan 5 siswa masih di bawah KKM. Temuan dari penelitian ini menunjukkan bahwa menggunakan Quizizz untuk memperoleh pendidikan agama Islam memiliki efek positif.
Peran Mbah Banjar, Mbah Mayang Madu, Raden Qosim Sunan Drajat Dalam Penyebaran Islam Masyarakat Pesisir Utara Lamongan M. Muhlis; Nur Iftitahul Husniyah
Urwatul Wutsqo: Jurnal Studi Kependidikan dan Keislaman Vol. 12 No. 2 (2023): September
Publisher : Lembaga Penelitian, Penerbitan dan Pengabdian Masyarakat (LP3M) IAI Al Urwatul Wutsqo - Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54437/urwatulwutsqo.v12i2.1193

Abstract

The spread of Islam in Java, especially the north coast of Lamongan, was inseparable from the efforts of preachers and saints, especially the following figures, Mbah Banjar, Mbah Mayang Madu and Raden Qasim Sunan Drajat, including the main figures who preached Islam in the North Coast of Lamongan, changing what used to be Hindu-Buddhist religion is the largest Muslim majority on the island of Java. By carrying out a distinctive da'wah mission with a cultural approach in accordance with the culture that existed at that time without coercion without conflict. The first started with the preaching of Mbah Banjar in converting Mbah Mayang Madu, who at that time was the ruler of the Jelaq village area. After that brought in Raden Qoshima who finally made rapid developments in the world of education in the area with the existence of Islamic boarding schools as a forum for fostering and developing Islamic religious knowledge. Then after the establishment of the Islamic boarding school as a center for the development of Islamic teachings, Raden Qohim further developed Islamic teachings with a wise and subtle da'wah strategy, he always taught his followers not to hurt each other, live in harmony and peace, also not to be divided. He also utilizes various media in preaching such as Gedning, Gamelan and existing culture as a form of cultivating local culture.
Instilling Family Values among Students through the Tradition of Ro'an (Community Service) in Islamic Boarding Schools Yuli Choirul Umah; Qurotul A’yun; Nur Iftitahul Husniyah; Matnur Ritonga; Djamaluddin Perawironegoro
IERA, Islamic Education and Research Academy Vol 5 No 4 (2025): January 2025
Publisher : STAI Miftahul Ula Nganjuk

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to describe the implementation of the Ro'an (mutual cooperation) tradition at the Sunan Kalijaga Islamic Boarding School in Patianrowo, Nganjuk, to explain efforts to instill family values among students through this tradition, and to analyze the outcomes of these efforts. A qualitative approach was employed, based on interpretive philosophy, to gather in-depth insights. The research findings reveal that the Ro'an tradition is effectively conducted, fostering strong social bonds among students as they work together with sincerity and cooperation. This tradition significantly contributes to nurturing a sense of family among the students, strengthening their social relationships and communal spirit.