Claim Missing Document
Check
Articles

Found 17 Documents
Search

Transformational Leadership and Organizational Citizenship Behavior: Exploring the mediation of Organizational Learning Culture and Organizational Justice Nanang A.S; Margono Setiawan; Djumilah Hadiwidjojo; Idris Idris
JPBM (Jurnal Pendidikan Bisnis dan Manajemen) Vol 7, No 2: SEPTEMBER 2021
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Organizational citizenship behavior (OCB) manifested from employees’ positive-social behaviors that have been getting popular and beneficial to individuals and organizations, especially in the context of nurses in hospitals who are likely to works beyond the call of duties. The current study attempts to measure the mediation effects of organizational learning culture (OLC) and organizational justice (OJ) in the influence of transformational leadership (TFL) toward OCB among nurses. The current study uses questionnaires distributed to nurses in the public hospital, Tuban, Indonesia. A total of 205 out of 208 responses were collected. Then, partial least squares (PLS) were employed to examine the proposed hypothesis. The results reveal that OLC and OJ are significant predictors to promote OCB. Surprisingly, TFL does not show a significant implication on OCB. In addition, the findings of the current research prove that both OLC and OJ completely mediate the relationship between TFL and OCB. This study also proposes that managers have to encourage learning and create a fair environment in fostering employees to exhibit OCB frequently.
Proses dan Minat Belajar Mahasiswa dalam Pembelajaran Online di Era Pandemi Covid-19 Rista Anggraini; Windy Sastri Febriana; Luluk Mufarohah; Indah Purnama Sari; Novianti Dinda Saputra; Idris -
Jurnal Interaksi: Jurnal Ilmu Komunikasi Vol 5, No 2 (2021): Jurnal Interaksi: Jurnal Ilmu Komunikasi
Publisher : UMSU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/interaksi.v5i2.5793

Abstract

In the midst of the Covid-19 pandemic that spread outside in various countries, especially Indonesia, resulted in the government issuing policies on the transfer of learning, which initially occurred in a face-to-face into online learning at every level of education including universities. The purpose of this study is to analyze the process and interest of students in learning activities during the Covid-19 pandemic. This research uses a mixed method approach that is qualitative and quantitative. The study used online instruments distributed to 60 respondents. Respondents were taken from students of IPS Education, Malang State University. The steps in this study are (1) the formulation of problems, (2) finding the basis of theory, (3) formulation of research instruments, (4) distribution of research instruments, (5) presentation of data, and (6) drawing conclusions. The results of this study revealed that students of Social Science Education, Malang State University have a variety of methods used during the learning process ranging from using whasapp group, google classroom, sipejar, google meet, and zoom, for various reasons. The spirit in learning activities is also increasing, so that the knowledge gained during learning can be understood well.
ONLINE LEARNING: DINAMIKA PEMBELAJARAN SELAMA PANDEMI DALAM PERSEPSI MAHASISWA Pangestu Gusti Putri; Idris Idris
Jurnal Pendidikan Ilmu Sosial Vol 32, No 1 (2022): JURNAL PENDIDIKAN ILMU SOSIAL
Publisher : Department of Accounting Education, Faculty of Teacher Training and Education Universitas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/jpis.v32i1.16138

Abstract

The emergence of covid-19 outbreak has an impact on implementing virtual learning. This transformation has become one of the concerns for students, so the process of ongoing learning has a decrease in quality. Need information from student’s perceptions of how the learning process they expect. This study aims to analyze student perceptions of online learning. This study uses a quantitative approach with a survey method which is analyzed using statistical-descriptive analysis techniques. Collecting data in the form of a questionnaire distributed to 112 active students of the S1 Social Studies Program, Faculty of Social Sciences, State University of Malang. The results showed that online learning is still considered less effective by looking at the carrying capacity of perceptions both on internal and external factors. The conclusion based on the results of this study is the response of students' perceptions of online learning, it is necessary to fulfill student needs for online learning such as facilities, media, methods, and assignment allocation systems that need to be improved and provided by education stakeholders. 
PELATIHAN KARYA TULIS ILMIAH DAN PENGELOLAAN JURNAL ELEKTRONIK SEBAGAI MEDIA HALAQOH ILMIAH DI PESANTREN LUHUR Idris Idris; Arif Subekti; Wahyu Djoko Sulistyo
Jurnal Praksis dan Dedikasi Sosial (JPDS) Vol. 3, No. 1, April 2020
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um032v3i1p11-20

Abstract

Karya tulis ilmiah dan publikasi merupakan produk yang menjadi keniscayaan di dunia akademik. Halaqoh ilmiah merupakan salah satu program rutin yang dilaksanakan oleh pesantren Luhur untuk memberikan pemahaman dan pengalaman keilmuan kepada santri. Namun demikian, dalam pelaksanaannya, karya-karya yang dibuat dan dipresentasikan oleh santri pada kegiatan tersebut, belum tersusun sesuai dengan kaidah penulisan ilmiah. Oleh karena itu, diperlukan adanya pelatihan karya tulis ilmiah dan sekaligus pelatihan pengelolaan jurnal elektronik agar para santri bisa menulis sekaligus memberikan mereka media untuk mempublikasikan karya mereka dalam bentuk jurnal online yang bisa dinikmati dan dibaca oleh publik secara luas. Kegiatan pelatihan ini dilaksanakan di pondok pesantren luhur dengan Tim Pengabdian menjadi naras umber pada kedua acara tersebut. Hasil dari kegiatan pelatihan ini sangat memuaskan, semua peserta anstusias dan memahami secara komprehensif materi pelatihan. Selain itu, bagi para santri yang menjadi perwakilan dalam pelatihan pengelolaan jurnal secara online. Evaluasi pasca pelatihan menunjukan bahwa tim editor dari pesantren dapat mengoperasionalkan sistem OJS dengan baik.
DAMPAK POLA ASUH TERHADAP PEMBENTUKAN PERILAKU ANAK TKW Surrotul Hasanah; Idris
Jurnal Pendidikan Sosiologi Undiksha Vol. 4 No. 3 (2022): Jurnal Pendidikan Sosiologi Undiksha
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Orang tua terutama ibu berperan penting terhadap pembentukan perilaku anak. Perkembangan fisik, psikis, dan perilaku harus diperhatikan dengan baik untuk kelangsungan hidup anak. Akan tetapi, apabila seorang ibu bekerja menjadi TKW tentu anak membutuhkan figur peran pengganti yang akan mendidik dan mendampinginya. Tujuan penelitian adalah untuk menganalisis penerapan pola asuh pada anak TKW dan dampak pola asuh terhadap perilaku anak TKW. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis deskriptif. Pengumpulan data melalui wawancara semi terstruktur dengan sembilan informan yaitu ayah, nenek, dan tante anak TKW. Teknik analisis data menggunakan model interaktif Miles Huberman meliputi reduksi data, display data, dan verifikasi data. Temuan penelitian adalah pengasuh dari anak TKW memiliki kecenderungan menggunakan pola asuh demokratis daripada otoriter dan permisif. Pengasuhan demokratis ditandai dengan memberi dorongan dan dukungan setiap kegiatan positif yang dilakukan anak. Pengasuhan otoriter lebih menekankan anak untuk patuh sedangkan pengasuhan permisif dengan memberi kasih sayang berlebihan tanpa adanya panduan. Ketiga pola asuh tersebut berdampak positif dan negatif pada anak. Adapun dampak positif yang diterima anak TKW seperti semangat dalam sekolah, belajar, beribadah, perilaku sosial yang baik, mencintai dan menjaga lingkungan sekitar. Dampak negatif pada beberapa anak TKW memiliki perilaku manja, tidak mandiri, dan tidak memiliki keberanian. Dengan demikian, penerapan pola asuh demokratis sebagai pilihan tepat yang digunakan pengasuh memberi dampak positif kepada perilaku anak TKW.
Strategi pemenuhan kebutuhan ekonomi korban lumpur Lapindo pasca relokasi di Perumahan Renojoyo Desa Kedungsolo Kecamatan Porong Kabupaten Sidoarjo Auliya Putri Rachmawati; Idris Idris; Agus Purnomo
Jurnal Integrasi dan Harmoni Inovatif Ilmu-Ilmu Sosial Vol. 3 No. 4 (2023)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um063v3i4p335-345

Abstract

Fulfillment of economic needs is closely related to the work, revenue and rebuilding family. To meet economic needs of post-relocation family in Renojoyo housing, citizens commit strategies. This study aims to determine characteristics of Lapindo muddlers of post-relocation mud and analyze economic compliance of Lapindo MuddleMas's family muddown in Renojoyo housing. The research uses a qualitative approach with descriptive research type. Data collection techniques are performed with observation, interview and documentation. Test validity of data uses data triangulation. Results of this study as follows, victim in Renojoyo housing is an association demanding compensation and social resettlement. Second, strategy of fulfilling economic demands that’s victims is profession, double band pattern, increased human resources, financial management, and social networking. Research is intended to provide information to government, especially disaster management agencies, Social Service and Office of Labor in order to conduct post-disaster recovery and better relocation. In addition to holding skills training, it’s necessary to hold a clear follow-up. Because if the skills training is only but there’s less clear follow-up, becoming less maximal in handling unemployed due to disaster. As well as this research can be developed to dig more information in depth and as reference research next relevant to this study. Pemenuhan kebutuhan ekonomi erat kaitannya dengan pekerjaan, pendapatan dan tanggungan keluarga. Untuk memenuhi kebutuhan ekonomi keluarga pasca relokasi di Perumahan Renojoyo, warga melakukan berbagai strategi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristikkorban lumpur Lapindo pasca relokasi di Perumahan Renojoyo serta menganalisis strategi pemenuhan ekonomi keluarga korban lumpur Lapindo pasca relokasi di Perumahan Renojoyo. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan observasi, wawancara dan dokumentasi. Uji keabsahan data dengan cara triangulasi data. Hasil dari penelitian ini sebagai berikut, korban di Perumahan Renojoyo merupakan asosiasi yang menuntut ganti rugi dan social resettlement. Kedua, strategi pemenuhan kebutuhan ekonomi yang dilakukan korban adalah alih profesi, pola nafkah ganda, peningkatan sumber daya manusia, pengelolaan keuangan, dan jaringan sosial. Penelitian ini dimaksudkan mampu memberikan informasi kepada pemerintah khususnya Badan Penanggulangan Bencana, Dinas Sosialdan Dinas Tenaga Kerja agar bisa melakukan pemulihan pasca bencana dan relokasi lebih baik lagi. Selain mengadakan pelatihan keterampilan, perlu mengadakan tindak lanjut yang jelas. Karena jika pelatihan keterampilan saja tetapi kurang ada tindak lanjut yang jelas, menjadi kurang maksimal dalam menangani pengangguran akibat terdampak bencana. Serta penelitian ini dapat dikembangkan untuk menggali informasi lebih mendalam dan sebagai acuan penelitian selanjutnya yang relevan dengan penelitian ini.
OPTIMALISASI VARIAN DAN BRANDING PRODUK HASIL INDUSTRI TAHU DI KECAMATAN BALEN KABUPATEN BOJONEGORO Khofifatu Rohmah Adi; Idris idris; Fatiya Rosyida; Desinta Dwi Rapita
Jurnal Praksis dan Dedikasi Sosial (JPDS) Vol 6, No 2 (2023)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um032v6i2p111-119

Abstract

OPTIMIZATION OF VARIETY AND BRANDING OF TOFU INDUSTRY PRODUCTS IN BALEN DISTRICT, BOJONEGORO REGENCYThe important thing that can be learned from the 1997 economic crisis that hit Indonesia is that small industries have the ability to survive. Small industries are also a manifestation of the Ekonomi Kerakyatan. The advantages possessed by this small industry encourage policies that can strengthen it. The ability of small industrial players to compete in this era. Efforts for the development of small industries are needed. The problem that often occurs is that they have less knowledge of business development strategies. One of the industries that many people are involved in, especially in Kabunan Village, is the tofu industry. The tofu industry in this village still has a limited number of variations and does not yet have a brand. The implementation method carried out in this service is the preparation made to analyse the situation and needs, implementation, and evaluation of the program. This activity was carried out well. This can be seen from the results of the questionnaire answer that 95 percent of the participants were happy with this socialization, 90 percent were satisfied with the material presented, and 90 percent stated that the material presented was interesting.Hal penting yang dapat dipetik dari krisis ekonomi 1997 yang menghampiri Indonesia adalah bahwa industri kecil memiliki kemampuan bertahan. Industri kecil juga merupakan wujud dari ekonomi kerakyatan. Keunggulan-keunggulan yang dimiliki oleh industri kecil ini mendorong adanya kebijakan yang dapat menguatkannya. Kemampuan pelaku industri kecil dalam bersaing di era seperti saat ini sangat penting untuk dimiliki. Upaya-upaya untuk pengembangan industri kecil sangat diperlukan. Permasalahan yang sering terjadi adalah pelaku industri kecil memiliki pengetahuan yang kurang akan strategi-strategi untuk mengembangkan usaha mereka. salah satu industri yang banyak digeluti masyarakat di Desa Kabunan adalah industri tahu. Industri tahu yang ada di desa ini masih memiliki jumlah variasi yang terbatas dan belum memliki nama dagang. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan tentang variasi produk tahu, dan memperluas wawasan tentang branding produk. Metode pelaksanaan yang dilakukan dalam pengabdian ini adalah persiapan yang dilakukan untuk menganalisis situasi dan kebutuhan, pelaksanaan, dan evaluasi program. Kegiatan ini berjalan dengan baik sebagaimana ditunjukkan pada angket bahwa 95 persen peserta merasa senang dengan adanya kegiatan sosialisasi ini, 90 persen peserta puas dengan materi yang disampaikan, dan 90 persen peserta menyatakan materi yang disampaikan menarik.