Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

PENINGKATAN PENGETAHUAN MASYARAKAT MELALUI EDUKASI VAKSINASI COVID-19 DI BENGKULU Dahrizal, Dahrizal; Septiyanti, Septiyanti
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Pusat Unggulan Iptek Penanggulangan Stunting Berbasis Kesehatan Ibu dan Anak Vol 1 No I (2022): JPKM PUSTINGKIA JANUARI 2022
Publisher : Poltekkes Kemenkes Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33088/jpustingkia.v1iI.179

Abstract

Di Indonesia, 34 propinsi terdeteksi positif Covid-19 sehingga seluruh Provinsi di Indonesia Zona Merah Covid-19, dan lebih dari 200 kabupaten di Indonesia telah ditemukan penderita terinfeksi Covid-19. Jumlah Orang terinfeksi virus Covid-19 di Indonesia terus bertambah. Tertanggal 20 April 2020 mencapai angka 6760 kasus positif covid-19. Penambahan kasus positif terus terjadi demikian juga penambahan kematian yang mencapai 590 pasien (covid19.go.id). Akibat peningkatan jumlah kasus positif covid-19 dan kematian akibat terinfeksi covid-19, Presiden Republik Indonesia mengeluarkan Keputusan Presiden RI No.11 tahun 2020 tentang penetapan kedaruratan kesehatan masyarakat Corona virus disease 2019 (Covid-19) pada tanggal 31 Maret 2020. Perkembangan Covid-19 yang sangat progresif ini menyebabkan perlukan tindakan nyata sebagai upaya pengabdian masyarakan untuk menurunkan kasus tersebut. Kegiatan ini bertujuan untuk menginformasikan kepada masyarakat edukasi terkait pencegahan penularan Covid-19 yang nantinya diharapkan dapat meningkatkan kepedulian masyarakat dalam mencegah dan memberantas Covid-19. Selain itu pengabdian masyarakat ini diharapkan memberikan dampak positif mengenai perilaku Hidup Bersih pada masyarakat. Pelaksanaan kegiatan pengabdian kepada masyarakat Poltekkes Kemenkes Bengkulu bersamaan dengan kegiatan praktik kerja lapangan terpadu (PKLT) oleh mahasiswa Diploma Tingkat III dan Sarjana Terapan Tingkat IV berjumlah 13 orang di Kecamatan Sungai Serut, Kota Bengkulu. Kerja sama dan kolaborasi yang baik antar profesi kesehatan sangat dibutuhkan untuk meningkatkan kepuasan masyarakat dalam memperoleh layanan kesehatan. Metode yang digunakan dalam pengabdian masyarakat adalah edukasi-sosialisasi melalui berbagai media yaitu leaflet, poster, video, dan sebagainya yang berkaitan dengan pencegahan penularan Covid-19, isolasi diri dan peningkatan sistem imun tubuh. Hasil pengabdian masyarakat didapatkan bahwa, telah terbentuk gugus tugas relawan Covid-19 di Kecamatan Sungai Serut, Kota Bengkulu. Masyarakat telah diberikan berbagai informasi dan edukasi terkait pencegahan Covid-19, cara isolasi mandiri, dan peningkatan sistem imun tubuh kepada sejumlah masyarakat termasuk pasien ODP, PDP, OTG.
PENDAMPINGAN POKJAKES LEMPUING INDAH DALAM MENINGKATKAN PENGETAHUAN DAN PERILAKU ANAK DAN KELUARGA TENTANG PERAWATAN GIGI DAN MULUT DI RW I KELURAHAN LEMPUING WILAYAH PUSKESMAS KOTA BENGKULU Hartiana, Hartiana; Pardosi, Sariman; Wijaya, Andra Saferi; Dahrizal, Dahriza; Nugroho, Nehru
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Pusat Unggulan Iptek Penanggulangan Stunting Berbasis Kesehatan Ibu dan Anak Vol 2 No 1 (2023): JPKM PUSTINGKIA 2023
Publisher : Poltekkes Kemenkes Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33088/jpustingkia.v2i1.247

Abstract

Abstrak Karies gigi merupakan salah satu penyakit mulut yang ditandai dengan demeneralisasi jaringan gigi yang bersifat kronis keras kemudian diikuti dengan kerusakan zat organiknya yang menyebabkan hancurnya email dan dentin sehingga muncul lubang pada gigi. Karies gigi merupakan penyakit tidak menular yang sering dialami atau terjadi pada anak anak. (Soesilawati, 2020). Faktor yang menunjang tingginya angka prevalensi karies gigi anak yaitu anak anak pada umumnya menyukai makanan manis, apabila anak terlalu banyak makan gula-gula dan jarang membersihkannya maka akan menimbulkan akibat yakni gigi - giginya akan banyak yang mengalami karies gigi. Hal ini akan menjadi lebih parah. pemeliharaan kesehatan gigi dan mulut pada anak yang mengalami karies gigi, diperoleh data yaitu anak memiliki karies dentis (67%), sebagian besar anak mempunyai kebiasaan jajanan terbuka di sekolah (87%), dan masih ada anak yang tidak memeriksa kesehatan gigi ke pelayanan kesehatan (34%). Metode kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini menggunakan metode pemberdayaan masyarakat dan partisipasi masyarakat dengan pendekatan keperawatan keluarga melalui pengenalan masalah, memutuskan merawat, merawat, memodifikasi lingkungan dan memanfaatkan fasilitas kesehatan. Rencana pelaksanaan kegiatan dialokasika di RW I Kelurahan Lempuing Kota Bengkulu. Evaluasi kegiatan dan monitoring dilakukan secara formatif dan sumatif melalui instrument yang telah disiapkan. Kata Kunci: Karies gigi, Anak-anak, Pengetahuan
PENDAMPINGAN POKJAKES LEMPUING INDAH DALAM MENINGKATKAN PENDIDIKAN DAN PENGETAHUAN SEKS PADA ANAK DI RW I KELURAHAN LEMPUING WILAYAH PUSKESMAS KOTA BENGKULU Febriana, Erna; Pardosi, Sariman; Dahrizal, Dahrizal; Nugroho, Nehru; Wijaya, Andra
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Pusat Unggulan Iptek Penanggulangan Stunting Berbasis Kesehatan Ibu dan Anak Vol 1 No 2 (2022): JPKM PUSTINGKIA JULI 2022
Publisher : Poltekkes Kemenkes Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33088/jpustingkia.v1i2.252

Abstract

Abstrak Kekerasan seksual terhadap anak meningkat dari tahun ketahun. Peningkatan ini terjadi dibanyak negara, termasuk juga di Indonesia. Dari banyak Propinsi di Indonesia, kekerasan seksual menjadi masalah yang mengkhawatirkan. Banyak anak yang menjadi korbannya, tidak hanya anak perempuan, anak laki- lakipun rawan untuk dijadikan korban kekerasan seksual (Meri Neherta, 2017). Berdasarkan hasil pemaparan dari guru TK IT Al-Pundi pada MMK 2 didapatkan hasil pada tahun 2019 terjadi pelecehan pada anak. Metode kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini menggunakan metode pemberdayaan masyarakat dan partisipasi masyarakat dengan pendekatan keperawatan keluarga melalui pengenalan masalah, memutuskan merawat, merawat, memodifikasi lingkungan dan memanfaatkan fasilitas kesehatan. Rencana pelaksanaan kegiatan dialokasika di RW I Kelurahan Lempuing Kota Bengkulu. Evaluasi kegiatan dan monitoring dilakukan secara formatif dan sumatif melalui instrument yang telah disiapkan. Kata Kunci: Anak, Pelecehan, Pendidikan Seks Abstract Sexual violence against children is increasing from year to year. This increase occurred in many countries, including Indonesia. From many provinces in Indonesia, sexual violence is a worrying problem. Many children are victims, not only girls, boys are also prone to be victims of sexual violence (Meri Neherta, 2017). Based on the results of the explanation from the Al-Pundi IT Kindergarten teacher at MMK 2, it was found that in 2019 child abuse occurred. This community service activity method uses community empowerment and community participation methods with a family nursing approach through identifying problems, deciding to care for, caring for, modifying the environment and utilizing health facilities. The plan for the implementation of the activities was allocated in RW I, Lemembu Sub-district, Bengkulu City. Evaluation of activities and monitoring are carried out in a formative and summative manner through the instruments that have been prepared.Keywords: School Children, Covid-19, Knowledge, New Normal Keywords: Children, Harassment, Sex Education