Claim Missing Document
Check
Articles

Found 27 Documents
Search

Analisis Implementasi Kegiatan P5 Sebagai Upaya Mengenalkan Kearifan Budaya Lokal Di SMAN 1 Bululawang Dita Fitriasari; Fanisa Triya Rahmawati; Erika Putri Cahyani; Emma Yunika Puspasari
Jurnal Pendidikan Ekonomi Vol. 16 No. 2 October 2023
Publisher : Jurusan Ekonomi Pembangunan Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/UM014v16i22023p149

Abstract

Kurikulum merdeka merupakan terobosan terbaru dalam dunia pendidikan. Implementasi kurikulum merdeka di dunia pendidikan menghadirkan warna baru untuk mewujudkan peserta didik yang berjiwa pancasila. Kegiatan Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila bertema kearifan lokal dihadirkan di dalam kurikulum merdeka sebagai upaya membentuk pelajar pancasila dan sebagai upaya mengenalkan kearifan budaya lokal di lingkungan sekolah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi kegiatan P5 sebagai upaya mengenalkan kearifan budaya lokal di lingkungan sekolah. Metode dalam penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan metode wawancara dan studi literatur . Teknik analisis data meliputi reduksi data, menyajikan data dalam bentuk tabel, dan menarik kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keberhasilan mengenalkan budaya lokal di lingkungan sekolah hanya 70%.
Realitas Dan Kontradiksi Regulasi Guru Honorer Tahun 2023 di Indonesia Nurul amelia; Emma Yunika Puspasari
Jurnal Pendidikan Ekonomi Vol. 16 No. 1 March 2023
Publisher : Jurusan Ekonomi Pembangunan Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/UM014v16i12023p012

Abstract

This research intends to analyze student perceptions of the 2023 honorary teacher regulation in Indonesia and the motives behind their interest in becoming teachers towards the 2023 honorary teacher regulation in Indonesia. This research uses a qualitative approach with an intrinsic case study type of research. The subjects of this study were students of the economic education class of 2019, State University of Malang. The researcher chose this subject because based on preliminary studies and circulating issues related to the 2023 honorary teacher regulations in Indonesia that some 2019 economics education students are still interested in becoming teachers after the 2023 honorary teacher regulations in Indonesia. According to the results of interviews conducted with students of the economic education class of 2019 at the State University of Malang, there are five themes in student perceptions of the 2023 honorary teacher regulation in Indonesia, namely (1) Receiving stimuli or objects from outside the individual, (2) Knowledge related to the 2023 honorary teacher regulation , (3) Welfare for teachers and preparing professional teachers, (4) Evaluation of the 2023 honorary teacher regulation, (5) Suggestions for better changes. While the interviews were obtained on the motives behind the interest in becoming a teacher regarding the regulation of honorary teachers in 2023 in Indonesia, there are eight themes, namely (1) Having knowledge about the profession as a teacher, (2) Happy in the field as a teacher, (3) Interested in the profession as a teacher , (4) Attention to the profession as a teacher, (5) Having a desire to become a teacher, (6) Making efforts to become a teacher, (7) Confident in choosing a profession as a teacher, (8) Feeling comfortable with the teaching profession. 
Polemik Hak Cipta Lagu Dewa 19 : Konflik Hukum Antara Ahmad Dhani dan Once Mekel Mohamad Daniel Hokon; Nisa’anida Ainur Rosyidah; Nurita Putri Ramadani; Putri Candraningtyas; Emma Yunika Puspasari
Referendum : Jurnal Hukum Perdata dan Pidana Vol. 1 No. 4 (2024): Desember : Referendum : Jurnal Hukum Perdata dan Pidana
Publisher : Asosiasi Peneliti dan Pengajar Ilmu Hukum Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62383/referendum.v1i4.349

Abstract

Copyright is a right that provides protection for intellectual works in the fields of literature, writing, science and art. This research discusses the issue of copyright infringement that arises between Ahmad Dhani as the creator and copyright holder of songs belonging to the music group Dewa 19 and the former vocalist of Dewa 19, namely Once Mekel. The problem arose because Once Mekel had sung and performed Dewa 19 songs several times without permission to Ahmad Dhani. Both parties have different points of view regarding the obligation to use the song's copyright. This research aims to analyze copyright violations based on Law Number 28 of 2014 and examine the settlement achieved through mediation between the two parties. This research uses a normative legal approach with case studies. Therefore, singing songs without permission and without paying royalties is a violation of copyright and economic rights. Even though there were differences in interpretation of the provisions of copyright law between the two parties, they were decided through mediation. It is hoped that this research will be able to provide more comprehensive insight regarding the principles of song copyright and legal protection mechanisms in Indonesia.
PERANCANGAN PEMBELAJARAN VIRTUAL OVOP SEBAGAI SARANA PENGEMBANGAN ILMU EKONOMI DI ERA DISRUPSI Emma Yunika Puspasari
Edunomic : Jurnal Ilmiah Pendidikan Ekonomi Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Vol 8 No 2 (2020): EDISI SEPTEMBER
Publisher : FKIP Unswagati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33603/ejpe.v8i2.3999

Abstract

ABSTRACTHegemony classical in economics raises the prisoner’s dilemma related to the ever-changing paradigm of disruption education. Overcoming this dilemma requires a choice of orientation for the Virtual OVOP design, which determines the commitment to resolve the disruption of education polemic. The learning innovation projected was the design of Virtual OVOP learning as a means of developing economics. The affirmation of the concept of economic learning between central and peripheral had been demonstrated by classical economics’, which magnum opus. We should fossilize it in the frame of cultural awareness to exploit the local potential. The idealization of the existence of learning through exploiting the economic potential in the spirit of trying to be together in mainstream education can be realized more clearly with the Virtual OVOP learning design. Learning virtual OVOP using the research and development model approach is a One Village One Product (OVOP) model that was part of learning based on educational videos and animated multimedia on mapping feature products of a rural area and the efficient use of local resources to build a welfare rural.Keywords: Virtual OVOP, Educative Video, Welfare Rural
Revitalisasi Ekonomi Gotong Royong: Transformasi Pendidikan Ekonomi Pancasila Sebagai Pilar Kedaulatan Ekonomi Emma Puspasari
Jurnal Ekuilnomi Vol. 7 No. 2 (2025): Ekuilnomi Vol 7(2), Mei 2025
Publisher : Program Studi Ekonomi Pembangunan Fakultas Ekononomi Universitas Simalungun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36985/yfz72p96

Abstract

Reorientasi Ekonomi Pancasila merupakan suatu keniscayaan historis dalam mempertegas kembali sistem ekonomi berbasis kolektivitas sebagai antitesis terhadap dominasi ekonomi kapitalistik. Desa Pagelaran tampil sebagai prototipe ekonomi kerakyatan yang menumbuhkan ekosistem kolektif melalui pengelolaan sumber daya pertanian secara adil, pengembangan kuliner khas, serta pelestarian pariwisata budaya yang berakar pada kearifan lokal. Penelitian ini menggunakan pendekatan studi kasus intrinsik untuk mengkaji bagaimana petani, pelaku seni, dan warga desa mengaktualisasikan nilai-nilai gotong royong dalam praktik ekonomi sehari-hari. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kolektivisme masyarakat tidak hanya berfungsi sebagai mekanisme sosial, tetapi juga sebagai landasan ideologis dalam membangun ketahanan ekonomi dari tekanan eksternal. Namun demikian, tanpa dukungan regulasi yang berpihak pada ekonomi berbasis komunitas, perlindungan hukum terhadap produk lokal, dan insentif bagi aktivitas ekonomi kolektif, keberlanjutan sistem ekonomi ini tetap terancam. Pendidikan ekonomi yang berkelanjutan menjadi strategi krusial untuk menumbuhkan kesadaran bersama dan memperkuat kapasitas masyarakat dalam menjaga keseimbangan antara pertumbuhan ekonomi dan pelestarian budaya. Melalui pewarisan pengetahuan antargenerasi dan penerapan teknologi ramah lingkungan yang selaras dengan nilai-nilai Pancasila, Desa Pagelaran menjadi lokus revitalisasi ekonomi yang berdaulat dan berkelanjutan
ANALISIS HUKUM PEMBOCORAN RAHASIA DAGANG (Studi Kasus Pembocoran Rahasia Racikan Kopi CV Bintang Harapan) Indriani, Lihoa; Tanti, Ilus Tri; Handoyo, Majhero Dhoni; Puspasari, Emma Yunika
Future Academia : The Journal of Multidisciplinary Research on Scientific and Advanced Vol. 3 No. 2 (2025): Future Academia : The Journal of Multidisciplinary Research on Scientific and A
Publisher : Yayasan Sagita Akademia Maju

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61579/future.v3i2.276

Abstract

Rahasia dagang merupakan salah satu aset penting dalam dunia bisnis yang memberikan keunggulan kompetitif bagi perusahaan. Penelitian ini membahas mengenai perlindungan hukum terhadap rahasia dagang dengan studi kasus pada pembocoran rahasia dagang racikan kopi oleh mantan karyawan CV Bintang Harapan di Indonesia. Metode penelitian ini menggunakan metode penelitian yuridis normatif, dimana peneliti meneliti perkara mengenai hukum dengan cara meneliti bahan pustaka. Penelitian ini menggunakan metodologi deskriptif analitis, dan metode pengumpulan data telaah pustaka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa suatu rahasia dagang akan dilindungi selama informasi tersebut memiliki nilai ekonomi, dijaga akan kerahasiaannya, dan belum diketahui umum. Dalam kasus ini, pelanggaran oleh CV Tiga Berlian berupa penggunaan formula racikan kopi dan jaringan distribusi CV Bintang Harapan tanpa izin telah merugikan pihak korban secara finansial dan reputasi. Penegakan hukum melalui mekanisme litigasi berhasil membawa kasus ini ke tingkat kasasi, di mana pelaku dijatuhi hukuman satu tahun penjara.
MEWUJUDKAN TOURISM VILLAGE MELALUI REVITALISASI REST AREA DESA SRIGADING, KABUPATEN MALANG Istiqomah, Ni’ matul; Priambodo, Magistyo Purboyo; Yunikawati, Nur Anita; Puspasari, Emma Yunika; Aulia, Fikri; Rizqi, M. Yusril Naili
Jurnal Pepadu Vol 5 No 4 (2024): Jurnal PEPADU
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/pepadu.v5i4.5886

Abstract

Salah satu belahan bumi pertiwi yang menyimpan segala pesona alam menakjubkan, membuat Desa Srigading sering menjadi objek wisata bagi para wisatawan. Aktivitas ekonomi Desa Srigading berfokus pada sektor pertanian, hasil pertanian seperti Kopi dan Jagung menjadi salah satu komoditi unggul di Desa Srigading. Sektor Pariwisata di Desa Srigading menjadi salah satu sektor yang paling diunggulkan karena memiliki potensi yang cukup baik untuk membuat Desa Srigading menjadi Desa Wisata Alam. Pembanguanan Desa Srigading menjadi Desa Wisata Alam tidak terlepas dari campur tangan penduduk Desa untuk memaksimalkan potensi alam mereka. Wisata alam Desa Srigading masih memiliki fasilitas yang minim serta masih belum terdapat ikon-ikon wisata yang sekiranya dapat menarik minat wisatawan untuk berkunjung. Oleh karenanya perlu diadakan Revitalisasi atau upaya untuk menghidupkan kembali Rest Area tempat Wisata yang terletak di Desa Srigading menjadi lebih lengkap dan ramah terhadap wisatawan. Tujuan dari kegiatan pengabdian ini adalah untuk merevitalisasi rest area untuk menciptakan suatu Kawasan yang strategis untuk berwisata. Kegiatan revitalisasi ini tidak hanya dilakukan.