Claim Missing Document
Check
Articles

Nilai Budaya dalam Naskah Cerita Raden Bagus Maljuna Aidini, Alifia Nurma; Affandy, Ali Nuke; Mubarok, Insani Wahyu
Stilistika: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol 11 No 2 (2018)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/st.v11i2.2356

Abstract

Penelitian ini mengambil data dari naskah Cerita Raden Bagus Maljuna milik Bapak Adam. Fokus penelitian ini adalah (1) sistem pengetahuan dalam naskah Cerita Raden Bagus Maljuna, (2) sistem kemasyarakatan dalam naskah Cerita Raden Bagus Maljuna dan (3) religi (keagamaan) dalam naskah Cerita Raden Bagus Maljuna. Teori penelitian ini menggunakan teori unsur-unsur kebudayaan E.B. Tylor yang mengemukakan tujuh unsur kebudayaan. Metode penelitian yang digunakana dalah deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan mewawancarai narasumber dan dokumentasi. Teknik analisis data dengan reduksi data, penyajian dan penarikan simpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1) sistem pengetahuan dalam Cerita Raden Bagus Maljuna dimiliki tokoh terkait pengetahuan kriteria memilih pasangan melalui pembelajaran yang diberikan oleh ulama, (2) sistem kemasyarakatan dalam naskah Cerita Raden Bagus Maljuna terbentuk dari interaksi sosial tokoh Raden Bagus Maljuna dengan keluarga dan ulama, (3) nilai agama yang terdapat dalam naskah Cerita Raden Bagus Maljuna merupakan nilai yang telah disepakati, tertanam dalam masyarakat dan telah menjadi suatu kepercayaan untuk pedoman maupun patokan hidup masyarakat.
Budaya Lokal dalam Novel Matahari di Atas Gilli Karya Lintang Sugianto Ishaq, Maulana; Affandy, Ali Nuke; Mubarok, Insani Wahyu
Stilistika: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol 9 No 1 (2016)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/st.v9i1.2532

Abstract

Penelitian yang berjudul Budaya Lokal dalam Novel Matahari di Atas Gilli inimemiliki tiga fokus penelitian, yaitu (1) wujud ideal kebudayaan yaitu nilai-nilai sertanorma yang terdapat dalam suatu masyarakat, (2) sistem sosial yaitu perilaku ataupola aktivitas dalam masyarakat dan aktivitas tersebut diatur berdasarkan nilai-nilaidan norma, dan (3) peralatan kebudayaan yang disebut juga dengan kebudayaan fisik,yaitu segala bentuk dari hasil karya manusia itu sendiri. Penelitian ini menggunakanteori budaya yang merupakan penelitian kualitatif dengan pendekatan sosiologi sastra.Metode analisis dengan menggunakan metode deskriptif kualitatif sebab yang ditelitiialah masyarakat sebagai kenyataan nyata sesuai hukum alam. Sumber data diperolehdari novel Matahari di Atas Gilli karya Lintang Sugianto. Pengumpulan datamenggunakan metode dokumentasi.Beberapa data yang ditemukan mengandung tiga hal, yaitu wujud ideal, sistemsosial, dan peralatan kebudayaan. Wujud ideal berupa nilai logika (benar atau salah),nilai estetika (nilai indah atau tidak indah), nilai etika/moral (baik atau buruk), dannilai religius. Sistem sosial ialah pola perilaku atau kebiasaan masyarakat yangdisebut adat-istiadat, seperti perang carok, upacara mistik keagamaan, upacarapenyambutan kelahiran bayi. Peralatan kebudayaan adalah kebudayaan yangmerupakan hasil karya manusia, seperti masjid, perahu, celurit, dan rumah.
Analisis Stilistika Puisi Gresla Mamoso Karya Aming Aminoedhin Khoiriah, Sita; Affandy, Ali Nuke; mubarok, insani wahyu
Stilistika: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol 12 No 2 (2019)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/st.v12i2.2947

Abstract

Kumpulan puisi Gresla Mamoso karya Aming Aminoedhin banyak menggunakan pemanfaatan kosa kata bahasa jawa. Karena kebanyakan puisi Aming berkisah tentang jaman manusia purba dan jaman penjajahan Belanda. Masalah dalam penelitian ini adalah (1) Bagaimana penggunaan gaya bahasa dalam puisi Gresla Mamoso (2)  Bagaimana penggunaan diksi dalam puisi Gresla Mamoso. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah metode dokumentasi dan metode analisis isi. Sedangkan metode analisis data yang digunakan adalah (1) Reduksi Data, yaitu data yang diperoleh dicatat dalam uraian yang terperinci. (2) Penyajian Data, pada tahap ini data yang sudah ditetapkan kemudian disusun secara teratur dan terperinci. (3) Penarik Kesimpulan, pada tahap ini data yang diperoleh dibuat kesimpulan sehingga yang diperoleh benar-benar valid. Berdasarkan hasil penelitian terdapat beberapa gaya bahasa yangterkandung didalamnya, antara lain : gaya bahasa Asonansi, Repetisi, Hiperbola, Paralelisme, dan Personifikasi. Kata Kunci: Diksi, Gaya Bahasa, Stilistika
Interaksi Manusia dan Lingkungan dalam Novel Bilangan Fu Karya Ayu Utami (Kajian Ekokritik Greg Garrard) Susilowati, Dewi; Ngatma'in, Ngatma'in; Affandy, Ali Nuke
Stilistika: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol 15 No 1 (2022)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/st.v15i1.9389

Abstract

Human and Environmental Interactions Bilangan Fu Novel Written By Ayu Utami (Greg Garrard’s Ecocriticism Study) ABSTRAKInteraksi manusia dan lingkungan dapat berlangsung secara harmonis. Apabila manusia mampu mengelola lingkungan secara baik, lingkungan akan memberikan imbal baik positif bagi manusia. Namun jika manusia tidak mampu berinteraksi dengan alam secara baik, lingkungan akan menunjukkan sikap yang kurang bersahabat. Fokus penelitian ini adalah interaksi manusia dan lingkungan dalam novel Bilangan Fu karya Ayu Utami berdasarkan konsep ekokritik Greg Garrard. Tujuan penelitian adalah untuk mendeskripsikan interaksi manusia dan lingkungan dalam novel Bilangan Fu karya Ayu Utami berdasarkan konsep ekokritik Greg Garrard. Metode penelitian menggunakan close reading. Sumber data penelitian adalah novel Bilangan Fu karya Ayu Utami. Hasil penelitian menunjukkan bahwa interaksi manusia dan lingkungan dalam novel Bilangan Fu karya Ayu Utami dicirikan dengan beberapa hal, yaitu: adanya pencemaran udara, perusakan hutan, pemunculan tanda bencana, perusakan habitat, pemburuan binatang, dan eksploitasi bumi.Kata kunci: ekokritik, Greg Garrard, interaksi manusia dan lingkunganABSTRACTHuman and environmental interactions can take place in harmony. If humans are able to manage the environment well, the environment makes a positive contribution to humans. However, if humans do not interact with the nature properly, the environment will show a less friendly attitude. The focus of the research is the interaction of humans and the environment in the novel Bilangan Fu by Ayu Utami based on Greg Garrard’s ecocriticism. The purpose of this research is to describe the interaction of humans and the environment in the novel Bilangan Fu written by Ayu Utami based on Greg Garrard’s ecocriticism concept. The research method used close reading. The research data source is the novel Bilangan Fu written by Ayu Utami. The result of the study indicate that the interaction bertween humans and the environment in the novel Bilangan Fu written by Ayu Utami is characterized by several things, namely: air pollution, forest destruction and the appearance of disaster signs, habitat destruction, animals hunting, and earth exploitation.Keyword: ecocritic, Greg Garrard, human and environmental interactions.
Discourse analysis in sequence novels by Leila S. Chudori (2012, 2017) Widyaiswara, Tiara; Setyaningrum, Riya Risqi; Affandy, Ali Nuke
Journal of Applied Studies in Language Vol. 6 No. 1 (2022): Jun 2022
Publisher : Politeknik Negeri Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31940/jasl.v6i1.347

Abstract

This research is about the resistance of life characters from political exiles and student activists in 1998 contained in the novels Pulang and Laut Bercerita by Chudori (2012, 2017). The focus of this study is the Foucault (2012) discourse analysis which focuses on resistance characters in fighting the New Order regime. This study aims to examine the patterns of resistance through discursive formations in archeological reading. The steps of analysis are; to mark it based on existing discourse, link the lines of text with the sequence, observed the rupture, interpretation of the meaning. The results of the study show that Chudori's novels have patterns of resistance that cannot be separated from the New Order regime that once ruled Indonesia. This is based on the discursive formation that occurs in the text that describes if the power of the New Order regime is very strong.
Student Experience with Local Culture Textbook in Learning Indonesian Language for Foreigner Yunianti, Sofi; Fatin, Idhoofiyatul; Affandy, Ali Nuke; Istianingrum, Riska
Ideas: Jurnal Pendidikan, Sosial dan Budaya Vol 10 No 2 (2024): Ideas: Pendidikan, Sosial, dan Budaya (Mei)
Publisher : Ideas Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32884/ideas.v10i2.1736

Abstract

Learning language is automatically learning the culture. However, there is limited book in learning Indonesia language which is discussed about culture. This article purpose is to find out what was the attitude of students towards the textbooks adopted. Hence, it is examined by using qualitative since this study analyzed the phenomena which occurred in Indonesian Language Learning for Foreigner class (BIPA). The Subject of the study is BIPA students which consists of 6 foreigner students. The data is taken from the questionnaire and analyzed based on the student’s opinion. The result presents the students opinion towards the textbooks is excellent.
IMPLEMENTASI PROJECT BASED LEARNING DALAM KETERAMPILAN MENULIS CERPEN SASTRA HIJAU SISWA KELAS XI SMA MUHAMMADIYAH 2 SURABAYA Yuliani, Yuliani; Affandy, Ali Nuke; Hermoyo, R. Panji
Lingua Franca:Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya Vol 8 No 2 (2024): Agustus
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/lf.v8i2.20778

Abstract

The implementation of project based learning in the skills of writing green literary short stories for class XI students of SMA Muhammadiyah 2 Surabaya aims to describe the implementation of the project based learning model in learning and the results of green literary short stories for class XI students of SMA Muhammadiyah 2 Surabaya. This study uses a mixed methods type of the embedded design, which is a research method that combines quantitative and qualitative data simultaneously, with one of the data as a support. The population of this study was class XI MIPA SMA Muhammadiyah 2 Surabaya. While the sample is class XI MIPA 3 and XI MIPA 6 as many as 55 students. The sampling technique for this research was purposive sampling. Data collection was carried out using observation techniques and documentation of learning achievement tests. Data were analyzed with descriptive statistics. The results of this study are the implementation of the project based learning model consisting of six steps, that is: a) determining the project to write green literary short stories; b) designing short story completion steps; c) preparation of project implementation schedule; d) short story completion; e) presentation of short stories; and f) evaluation of the process and results of short stories. Green literary short stories by students fulfill the criteria of: a) use of ecological diction; b) feeling hurt over the destroyed earth; c) efforts to free the earth from destruction; d) stories based on love for the earth; and e) resistance to unfair treatment of the earth. Monitoring activities carried out affect the results of student short stories. The more actively students participate in monitoring, the better the green literary short stories produced. Thus, the project based learning model is appropriate to be applied in learning to write green literary short stories in class XI SMA Muhammadiyah 2 Surabaya.
KONFLIK BATIN DAN NILAI PENDIDIKAN KARAKTER DALAM NOVEL UMMI UNTUK GAMAL KARYA AQILA NILA Muhammad Anas; Ali Nuke Affandy; Panji Hermoyo
PENTAS : Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 12 No 1 (2026): PENTAS: Mei 2026
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52166/pentas.v12i1.12734

Abstract

This study aims to describe the forms of internal conflict experienced by the main character, Insyira (Sisi), in Aqila Nila’s novel Ummi untuk Gamal and their relevance to character education values. Employing a literary psychology approach based on Kurt Lewin’s conflict theory, this descriptive qualitative research utilizes reading and note-taking techniques for data collection. The findings reveal three types of internal conflict: approach-approach (positive–positive), which is the most dominant; avoidance-avoidance (negative–negative); and approach-avoidance (positive–negative). These conflicts reflect the protagonist’s struggle between personal desires, moral obligations, and decision-making ambivalence. Furthermore, the results indicate that these internal dynamics are closely linked to character education values, including religiosity, responsibility, caring, hard work, and independence. It is concluded that internal conflict not only drives the plot but also serves as a vehicle for character building. This novel is highly relevant as a reflective and educative medium in literary learning, particularly for the younger generation.
ELEMEN TIDAK TEREDUKSI (THE IRREDICUBLE ELEMENT) DALAM NOVEL MATA DAN RAHASIA PULAU GAPAI KARYA OKKY MADASARI Rusmiati Rusmiati; Ali Nuke Affandy; Insani Wahyu Mubarok
PROCEEDING UMSURABAYA Vol 1 No 1 (2024): Proceeding Fakultas Keguruan Ilmu Pendidikan
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/pc.v1i1.23965

Abstract

Realisme magis merupakan genre sastra yang berbentuk fiksi dengan menggabungkan kejadian nyata dan hal-hal di luar nalar manusia. Kepercayaan mistis di Indonesia berupa kepercayaan yang sudah ada sejak dahulu, seperti mempercayai bentuk hantu, yaitu tuyul, kuntilanak dan pocong. Penelitian ini menggunakan teori realisme magis Wendy B. Faris yakni elemen tidak tereduksi dengan terbagi menjadi tiga fokus penelitian (1) Dunia magis, (2) Karakter magis dan (3) Kepercayaan atau mitos. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif dengan teknik analisis tekstual Caulfield. Objek penelitian berfokus pada kalimat-kalimat yang mengandung elemen tidak tereduksi novel Mata dan Rahasia Pulau Gapi Karya Okky Madasari. hasil penelitian disimpulkan bahwa (1) Dunia magis dalam novel Mata dan Rahasia Pulau Gapi menunjukkan kesinambungan antara masa lalu dan masa kini, (2) Karakter magis yang terdapat dalam novel Mata dan Rahasia Pulau Gapi menunjukkan sisi magis yang tidak rasional, dan (3) Kepercayaan atau Mitos yang dipercayai oleh Masyarakat Pulau Gapi berdasarkan Sejarah yang sudah di percaya sejak dahulu.
EKSISTENSI KELOMPOK LUDRUK NOM-NOMAN TJAP AREK SUROBOYO Monica Inneke Permatasari; Ali Nuke Affandy; Ngatma’in
PROCEEDING UMSURABAYA Vol 1 No 1 (2024): Proceeding Fakultas Keguruan Ilmu Pendidikan
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/pc.v1i1.24065

Abstract

Penelitian ini berfokus pada kesenian ludruk yang merupakan salah satu seni pertunjukan tradisional khas Jawa Timur, khususnya di Kota Surabaya. Meskipun ludruk memiliki sejarah panjang dan signifikansi budaya yang tinggi, seni ini menghadapi tantangan besar dalam mempertahankan eksistensinya di tengah arus modernisasi dan pergeseran minat masyarakat. Kelompok Ludruk Nom-Noman Tjap Arek Suroboyo (Luntas), yang didirikan pada 21 Januari 2016 oleh Cak Robetz Bayonet, menjadi salah satu upaya untuk menghidupkan kembali kesenian ini dengan pendekatan yang relevan bagi generasi muda. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan sejarah berdirinya Luntas, upaya yang dilakukan untuk mempertahankan eksistensinya, serta dukungan dari pemerintah dan masyarakat. Metode penelitian kualitatif digunakan untuk memperoleh data dari sumber primer dan sekunder. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Luntas berhasil memodifikasi dan menyajikan ludruk dengan elemen modern tanpa menghilangkan esensi tradisionalnya. Dukungan dari komunitas lokal dan pihak pemerintah juga berperan penting dalam pelestarian seni ini. Meskipun ludruk masih menghadapi persaingan dari hiburan modern, Luntas menawarkan solusi inovatif untuk menarik minat generasi muda dan mempertahankan relevansi budaya ludruk di era kontemporer. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi pada pengembangan kesenian ludruk, serta menjadi referensi bagi upaya pelestarian budaya tradisional di tengah perubahan zaman.