Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search

ORGANIZATIONAL CITIZENSHIP BEHAVIOR DAN KINERJA SEKRETARIAT DEWAN PENGURUS KORPRI ACEH Nur Alia; Nurdasila Darsono; Sofyan Idris
Jurnal Magister Manajemen Vol 2, No 2 (2018): Mei 2018
Publisher : FEB - Unsyiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The purpose of this research is to know: (1) influence of emotional intelligence to organizational citizenship behavior of employee (2) influence organizational commitment to organizational citizenship behavior of employee, (3) influence of job satisfaction to organizational citizenship behavior employee (4) influence of emotional intelligence to employee performance (5) the effect of organizational commitment on employee performance, (6) the effect of job satisfaction on employee performance, (7) influence of emotional intelligence on employee performance through organizational citizenship behavior of employees, (8) influence of organizational commitment to employee performance through organizational citizenship behavior employee, (9) the effect of job satisfaction on employee performance through employee organizational citizenship behavior. This research was conducted at the Secretariat of the Korpri Aceh Executive Board. As for the object of this research is emotional intelligence, organizational commitment, job satisfaction, organizational citizenship behavior and organizational performance. The results show that emotional intelligence, organizational commitment, job satisfaction, OCB and employee performance has been running well. The test results proved that emotional intelligence affects employees OCB, organizational commitment affect the OCB employees, job satisfaction affect OCB employees, emotional intelligence affect on employee performance, organizational commitment also give effect to employee performance, job satisfaction given also affects employee performance and OCB employees have a positive and significant impact on employee performance and there is an indirect effect of emotional intelligence, organizational commitment and job satisfaction on employee performance through OCB employees.
EFEKTIVITAS PERBANDINGAN MODEL PEMBELAJARAN SYNECTIC DENGAN MODEL KONVENSIONAL (CERAMAH) TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR KREATIF SISWA Nur Alia; Thamrin Tayeb; Rafiqah Rafiqah
Jurnal Biotek Vol 4 No 2 (2016): Jurnal Biotek
Publisher : Department of Biology Education of Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1034.689 KB) | DOI: 10.24252/jb.v4i2.1891

Abstract

The study discusses the comparative of the effectiveness of synectic conventional learning model on the creative thinking abilities of students with the aim to determine (1) the ability of creative thinking of students who were taught using conventional learning models (lectures) in VII grade SMP Negeri 3 Pattallassang, ( 2) the ability of creative thinking of students taught using Synectic learning model in VII grade SMP Negeri 3 Pattallassang, (3) the comparative of the effectiveness of the Synectic learning model effective towards creative thinking abilities in VII grade SMP Negeri 3 Pattallassang.The study is a Quasi-Experimental Research Design with non-equivalent control group design. The study population is all students of VII grade SMP Negeri 3 Pattallassang as much as  98 students consisting of VII1 class to VII3 class. The sample in this study is VII1 class as a control class while VII3 class as an experiment class. Instruments used in this research is students creative thinking test, such as pretest and posttest and observation sheet. Data analysis technique is descriptive statistical analysis and inferential statistical analysis.Based on the analysis using descriptive statistics in the experimental class, pretest score mean is 5.9 and the posttest score mean is 11.63 whereas the control class, the score mean is 6.1 for pretest and 9.16 for posttest. Based on effectiveness  test result to determine effectiveness of the learning model Synecti. Thus, the value of R <1, namely 0.89 <1, which means relatively θ1 more efficient than θ2. It means that there is a difference posttest score variance of experimental class and posttest score variance of control class. Hence, Synectic learning model is effectively used towards creative thinking abilities of students of VII grade SMP Negeri 3 Pattallassang Gowa.
MADRASAH DINIYAH TAKMILIYAH DALAM PERSPEKTIF STANDAR PELAYANAN MINIMAL DI KABUPATEN BOGOR: MADRASAH DINIYAH TAKMILIYAH IN THE PERSPECTIVE OF MINIMUM SERVICE STANDARDS IN BOGOR Nur Alia
Penamas Vol 29 No 3 (2016): Volume 29, Nomor 3, Oktober-Desember 2016
Publisher : Balai Penelitian dan Pengembangan Agama Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This paper presents the results of research on Madrasah Diniyah Takmiliyah Awaliyah (MDTA) in the perspective of minimum service standards (Standar Pelayanan Minimal [SPM]) in Bogor. The study focuses on how the implementation of Madrasah Diniyah Takmiliyah in Bogor based on SPM and what are the factors supporting and inhibiting the fulfillment of the SPM. The results show that out of seven Madrasah Diniyah Takmiliyah research goals, there are only three madrasahs which have reached minimum of 70% of the SPM, while four other madrasas remain below 70% of achievements. Supporting factors for the achievement of SPM include the roles of local government, Communication Forum of Diniyah Takmiliyah (Forum Komunikasi Diniyah Takmiliyah [FKDT]), and the Ministry of Religious Affairs. While the inhibiting factors are: (1) lack of supervisors; (2) inadequate facilities and infrastructure; (3) minimal operational budget; (4) lack support from the community to the existence of Diniyah Takmiliyah; and (5) Regulation which do not require Diniyah certificate as prerequisite condition to the entry of formal education. Keywords: Diniyah Takmiliyah, religious education, educational service standards, Bogor. Tulisan ini menyajikan hasil penelitian mengenai Madrasah Diniyah Takmiliyah Awaliyah (MDTA) dalam perspektif Standar Pelayanan Minimal (SPM) di Kabupaten Bogor. Penelitian difokuskan pada bagaimana penyelenggaraan Madrasah Diniyah Takmiliyah di Kabupaten Bogor berdasarkan Standar Pelayanan Minimal dan faktor apa saja yang menjadi pendukung dan penghambat bagi pemenuhan SPM tersebut. Hasil penelitian menunjukkan, bahwa dari 7 Madrasah Diniyah Takmiliyah sasaran penelitian, baru terdapat 3 madrasah yang telah mencapai 70% dalam memenuhi Standar Pelayanan Minimal, sementara 4 madrasah lainnya masih berada di bawah 70%. Faktor pendukung ketercapaian Standar Pelayanan Minimal di antaranya adalah peran Pemerintah Daerah, Forum Komunikasi Diniyah Takmiliyah (FKDT), dan Kementerian Agama. Sementara faktor penghambat adalah: (1) Ketiadaan Pengawas; (2) Sarana dan prasarana yang kurang memadai; (3) Dana operasional yang sangat minim; (4) Lingkungan masyarakat yang masih kurang mendukung keberadaan Diniyah Takmiliyah; (5) Perda belum mewajibkan ijazah Diniyah menjadi prasyarat masuk jenjang pendidikan formal. Kata Kunci: Diniyah Takmiliyah, pendidikan keagamaan, standar pelayanan pendidikan, Bogor
PENGGUNAAN TEKNOLOGI INFORMASI DAN KOMUNIKASI DI MADRASAH ALIYAH NEGERI 1 SUKABUMI Nur Alia; Nursalamah Siagian
Penamas Vol 33 No 1 (2020): Volume 33, Nomor 1, Januari-Juni 2020
Publisher : Balai Penelitian dan Pengembangan Agama Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31330/penamas.v33i1.378

Abstract

Artikel ini menyajikan hasil penelitian tentang pemanfaatan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) di Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Sukabumi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif berupa studi kasus, yang difokuskan pada bagaimana pemanfaatan TIK secara keseluruhan di MAN 1 Sukabumi, serta apa saja faktor pendukung dan penghambatnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemanfaatan TIK dalam pembelajaran di MAN 1 Sukabumi umumnya masih terbatas pada pemanfaatan LCD proyektor sebagai media pembelajaran oleh sebagian kecil guru. Mata pelajaran yang memanfaatkan media tersebut didominasi oleh mata pelajaran non PAI. Sementara untuk mata pelajaran yang masuk dalam rumpun PAI masih sangat minim dalam penggunaan LCD proyektor. Selain itu, pemanfaatan lainnya terlihat dalam penugasan yang diberikan kepada siswa dengan menggunakan Microsoft word, power point, dan movie maker. Termasuk didalamnya adalah penelusuran informasi atau sumber belajar yang diakses melalui internet. Selain untuk pembelajaran, TIK juga dimanfaatkan untuk perpustakaan meskipun belum optimal. Perpustakaan baru sebatas menggunakan microsoft excel untuk katalogisasi dan sirkulasi peminjaman. Faktor pendukung pemanfaatan TIK di MAN 1 Sukabumi adalah kebijakan madrasah yang membolehkan penggunaan HP dan laptop di dalam kelas. Hal itu tentunya berpengaruh terhadap kemudahan siswa dalam mengakses internet sebagai salah satu sumber belajar. Sementara kendala yang dapat diidentifikasi terutama terkait kemampuan dasar TIK pada sebagian guru dan siswa yang masih relatif rendah. Kendala lainnya adalah keterbatasan perangkat TIK yang difasilitasi oleh madrasah, terutama akses internet, serta perangkat TIK lainnya.
Management of Adolescent Midwifery Care in Ms. F With Chronic Energy Deficiency in SMA Guppi Samata Gowa in 2022: Manajemen Asuhan Kebidanan Remaja pada Nn.”F” dengan Kekurangan Energi Kronik di SMA Guppi Samata Gowa Tahun 2022 Nur Alia; Sitti Saleha; A.Dian Diarfah
Jurnal Midwifery Vol 6 No 1 (2024): FEBRUARY
Publisher : Prodi Kebidanan Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/jmw.v6i1.33354

Abstract

Kekurangan Energi Kronik merupakan adanya ketimbangan asupan gizi, energi, dan protein yang dibutuhkan oleh tubuh. Tanda dan gejala KEK yaitu remaja terlihat kurus, IMT ≤ 17, serta Lila ≤ 23,5 cm. Secara global data WUS usia 15-19, tahun 2018 sebanyak (33,5%), di Indonesia tahun 2018 mencapai (31,8%), menurut Dinkes Sulawesi Selatan tahun 2020 mencapai (34,59 %). Sedangkan data di SMA Guppi Samata Gowa terdapat 9 remaja putri yang mengalami KEK dari 20 remaja putri yang telah diperiksa. Tujuan penelitian ini adalah melaksanakan asuhan kebidanan remaja pada Nn. “F” dengan KEK di SMA Guppi Samata Gowa tahun 2022 selama ± 5 minggu. Metode yang digunakan adalah asuhan kebidanan 7 langkah varney dan SOAP. Hasil studi kasus yang dilakukan pada Nn. “F” dengan KEK yaitu meningkatnya BB, awalnya BB 42 kg menjadi 44 kg, IMT awalnya 16,00 menjadi 16,76 serta Lila dari 23 cm menjadi 23,5 cm. Tindakan yang dilakukan yaitu memberikan contoh tabel menu makanan sehari-hari serta memberikan pendidikan kesehatan tentang KEK. Kesimpulan studi kasus tersebut menunjukkan bahwa asuhan yang diberikan berhasil, dengan meningkatnya berat badan, ukuran Lila serta nafsu makan. Studi kasus tersebut dapat disimpulkan bahwa tidak ada kesenjangan dengan teori yang didapatkan dilapangan.
Bahasa Arab AT-THIBAQ DALAM AL-QUR'AN SURAH AZ-ZUMAR : (KAJIAN ILMU BADI') Nur Alia
AL MUALLAQAT Vol. 3 No. 2 (2024): Keindahan Bahasa Arab
Publisher : Program Studi Bahasa dan Sastra Arab STAIN Majene

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Di dalam Al-Qur'an Surat Az-Zumar terdapat beberapa kata yang maknanya berlawanan dalam satu kalimat atau dalam ilmu balaghah diistilahkan dengan at-thibaq yang merupakan pembagian dari al-muhassinat al-ma'nawiyah yaitu gaya bahasa yang menggabungkan antara dua kata yang berlawanan. dalam sebuah kalimat. Artikel ini membahas tentang analisis Thibaq dalam Al-Qur'an Surah Az-Zumar. Dalam penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif dengan pendekatan kepustakaan (library research) dengan mengkaji dan menganalisis berbagai literatur yang relevan dengan judul penelitian. Berdasarkan analisis yang dilakukan oleh peneliti, terdapat 8 data at-thibaq dalam surah az-zumar yaitu pada ayat 5, 9, 23, 26, 32, 38, 46, dan 68. Di dalamnya terdapat 7 data thibaq ijab dan 1 data thibaq salab. Dari 7 data tibaq ijab tersebut terdiri atas 5 data tibaq ijab isim dengan isim, 1 data tibaq ijab fi'il dengan fi'il, dan 1 data tibaq ijab dari dua jenis yang berbeda (isim dan fi'il). Adapun data thibaq salab, terdiri dari dua fi'il.
Economy Peran Fatwa DSN-MUI Dalam Pembentukan Regulasi Ekonomi Syariah di Indonesia: DSN-MUI sebagai Pilar Regulasi Ekonomi Syariah Aida Fatimah; Desi Ratnasari; Frya Zeynia; Nur Alia; Kusuma Hapsari; Mahipal; Abid
Jurnal Sains Indonesia Vol. 6 No. 3 (2025): Vol 6 No 3 (2025): Volume 6, Nomor 3, 2025 (November)
Publisher : PUSAT SAINS INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dewan Syariah Nasional Majelis Ulama Indonesia (DSN-MUI) memiliki peran penting dalam pengembangan regulasi ekonomi syariah di Indonesia. Fatwa yang dikeluarkan DSN-MUI tidak hanya berfungsi sebagai pedoman operasional bagi lembaga keuangan syariah, tetapi juga menjadi salah satu rujukan utama dalam penyusunan regulasi oleh otoritas negara, seperti Bank Indonesia, Otoritas Jasa Keuangan (OJK), dan lembaga legislatif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran strategis fatwa DSN-MUI dalam proses pembentukan regulasi ekonomi syariah nasional. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah yuridis normatif dengan pendekatan kualitatif deskriptif, yang memanfaatkan studi pustaka, fatwa, dan regulasi terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa fatwa DSN-MUI memberikan kontribusi yang signifikan terhadap proses harmonisasi antara prinsip-prinsip hukum Islam dengan sistem hukum nasional. Keberadaan fatwa DSN-MUI mampu mengisi kekosongan norma dalam sistem perundang-undangan, sekaligus menjembatani kebutuhan masyarakat muslim akan praktik ekonomi yang sesuai dengan syariah. Selain itu, kerja sama antara DSN-MUI dan regulator negara memperkuat legitimasi hukum dan mendorong percepatan pengembangan industri keuangan Islam di Indonesia. Dengan demikian, fatwa DSN-MUI dapat dikategorikan sebagai sumber hukum tidak tertulis yang efektif dalam mendukung pembentukan regulasi ekonomi Islam di Indonesia.