Claim Missing Document
Check
Articles

Found 11 Documents
Search
Journal : develop

IMPLEMENTASI TECHNOLOGY READINESS USAHA MIKRO KECIL MENENGAH DI ERA REVOLUSI INDUSTRI 4.0 (STUDI PADA KOMUNITAS PERHIMPUNAN MAKANAN MINUMAN KABUPATEN JOMBANG) Rofiah, Chusnul
Develop Vol 4 No 2 (2020)
Publisher : Universitas Dr. Soetomo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (634.612 KB) | DOI: 10.25139/dev.v4i2.2916

Abstract

Persepsi para pelaku UMKM di Kabupaten Jombang yang tergabung dalam komunitas Pengusaha Makanan dan Minuman (PERMAMIN) sangat positive tercermin dari penerapan teknologi yang mereka gunakan yang ditunjukan dengan peralihan alat produksi yang menggunakan mesin dengan kapasitas besar dan canggih, serta penggunaan media social sebagai alat promosi yang digunakan oleh para pelaku usaha tersebut, namun di balik hal positive tersebut menyisakan beberapa kendala, dengan adanya teknologi maka dibutuhkan modal yang besar, gampangnya para pesaing untuk meniru produk serta Sumber daya Manusia yang cakap dan terampil dalam mengaplikasikan teknologi tersebut
QUALITATIVE METHODS : SIMPLE RESEARCH WITH TRIANGULATION THEORY DESIGN Rofiah, Chusnul; bungin, burhan
Develop Vol 5 No 1 (2021)
Publisher : Universitas Dr. Soetomo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (282.815 KB) | DOI: 10.25139/dev.v5i1.3690

Abstract

Kesulitan dalam proses penyusunan laporan yang dihadapi oleh peneliti kualitatif yang disebabkan oleh keterbatasan pengetahuan sehingga cenderung hanya mendiskripsikan data yang diperoleh tanpa menganalisa secara mendalam, sehingga penelitian tidak berkembang dan hanya berputar-putar dikarenakan kebingungan peneliti, untuk alasan itulah artikel ini dibuat. Dengan menggunakan metode  Konseptual dengan hasil modifikasi model  dari desain sederhana (Burhan, 2018b;3-4) dengan model  desain sederhana menggunakan  triangulasi teori/ simple research design with triangulasi theory, dengan 7 langkah utama yaitu : (1) Sosial context and research question (2) Literature review (3) Research method and data collection (4) Data analysis (5) Draft Reporting (6) Triangulasi Theory (7) Reporting & Findings (Burhan, 2020, Rofiah, 2020). Dan disimpulkan bahwa, proses penyusunan laporan ini memang menghadirkan sejumlah tantangan untuk penelitian tetapi, seperti yang telah disoroti dalam artikel ini, bahwa dalam proses ini akan lebih mudah karena ada solusi yang dipakai oleh peneliti dalam melakukan penyusunan laporan dan mengidentifikasi temuan. Kunci sukses dalam penelitian tampaknya terletak pada kemauan dan kemampuan untuk menyesuaikan metode secara tepat dan untuk mengubah ekspektasi mendengar suara responden dengan bahasa ekspresif defisit. Ini dapat dicapai melalui penerapan sejumlah strategi yang dibahas dalam artikel ini.
IMPLEMENTASI TECHNOLOGY READINESS USAHA MIKRO KECIL MENENGAH DI ERA REVOLUSI INDUSTRI 4.0 (STUDI PADA KOMUNITAS PERHIMPUNAN MAKANAN MINUMAN KABUPATEN JOMBANG) Rofiah, Chusnul
Develop Vol. 4 No. 2 (2020)
Publisher : Universitas Dr. Soetomo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (634.612 KB) | DOI: 10.25139/dev.v4i2.2916

Abstract

Persepsi para pelaku UMKM di Kabupaten Jombang yang tergabung dalam komunitas Pengusaha Makanan dan Minuman (PERMAMIN) sangat positive tercermin dari penerapan teknologi yang mereka gunakan yang ditunjukan dengan peralihan alat produksi yang menggunakan mesin dengan kapasitas besar dan canggih, serta penggunaan media social sebagai alat promosi yang digunakan oleh para pelaku usaha tersebut, namun di balik hal positive tersebut menyisakan beberapa kendala, dengan adanya teknologi maka dibutuhkan modal yang besar, gampangnya para pesaing untuk meniru produk serta Sumber daya Manusia yang cakap dan terampil dalam mengaplikasikan teknologi tersebut
QUALITATIVE METHODS : SIMPLE RESEARCH WITH TRIANGULATION THEORY DESIGN Rofiah, Chusnul; bungin, burhan
Develop Vol. 5 No. 1 (2021)
Publisher : Universitas Dr. Soetomo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (282.815 KB) | DOI: 10.25139/dev.v5i1.3690

Abstract

Kesulitan dalam proses penyusunan laporan yang dihadapi oleh peneliti kualitatif yang disebabkan oleh keterbatasan pengetahuan sehingga cenderung hanya mendiskripsikan data yang diperoleh tanpa menganalisa secara mendalam, sehingga penelitian tidak berkembang dan hanya berputar-putar dikarenakan kebingungan peneliti, untuk alasan itulah artikel ini dibuat. Dengan menggunakan metode  Konseptual dengan hasil modifikasi model  dari desain sederhana (Burhan, 2018b;3-4) dengan model  desain sederhana menggunakan  triangulasi teori/ simple research design with triangulasi theory, dengan 7 langkah utama yaitu : (1) Sosial context and research question (2) Literature review (3) Research method and data collection (4) Data analysis (5) Draft Reporting (6) Triangulasi Theory (7) Reporting & Findings (Burhan, 2020, Rofiah, 2020). Dan disimpulkan bahwa, proses penyusunan laporan ini memang menghadirkan sejumlah tantangan untuk penelitian tetapi, seperti yang telah disoroti dalam artikel ini, bahwa dalam proses ini akan lebih mudah karena ada solusi yang dipakai oleh peneliti dalam melakukan penyusunan laporan dan mengidentifikasi temuan. Kunci sukses dalam penelitian tampaknya terletak pada kemauan dan kemampuan untuk menyesuaikan metode secara tepat dan untuk mengubah ekspektasi mendengar suara responden dengan bahasa ekspresif defisit. Ini dapat dicapai melalui penerapan sejumlah strategi yang dibahas dalam artikel ini.
ANALISIS DATA KUALITATIF: MANUAL ATAU DENGAN APLIKASI? Chusnul Rofiah
Develop Vol 6 No 1 (2022)
Publisher : Universitas Dr. Soetomo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (186.553 KB) | DOI: 10.25139/dev.v6i2.4389

Abstract

Pesatnya perkembangan komputerisasi metode analisis data untuk penggunaan penyelidikan naturalistik dalam penelitian kualitatif, tujuan dari catatan penelitian ini adalah untuk membandingkan manual dan komputerisasi teknik analisis data. Dengan berbagai macan pertimbangan kelebihan, kekurangan, dan umum dimiliki asumsi penggunaan aplikasi dan secara manual terus berlanjut karena kelangkaan literatur yang membahas keuntungan dan kelemahan kedua metode tersebut. Dan pada dasarnya peneliti dapat menganalis data tanpa menggunakan aplikasi, peneliti senior lebih bebas bekerja tanpa aplikasi. Kemajuan teknologi menyebabkan penelitian tergantung pada teknologi, aplikasi analisis data kualitatif hanya efektif menganalisis data deskriptif. Penggunaan aplikasi hanya efektif pada pendekatan post-positivistik, pada dasarnya analisis data kualitatif lebih efektif dilakukan oleh peneliti sendiri selama ia di lapangan dan saat ia menulis laporan penelitian, kekuatan utama analisis data kualitatif adalah trianggulasi data dan trianggulasi hasil penelitian. Aplikasi tidak dapat menganalisis data kualitatif, faktanya bahwa kita telah melihat perkembangan analisis data kualitatif dengan bantuan aplikasi seharusnya tidak mengejutkan mengingat perkembangan yang meluas dan aksesibilitas aplikasi untuk analisis kualitatif data tetap menjadi masalah yang diperdebatkan dan belum digunakan secara universal (R. M. Lee dan Fielding, 1991; Morison dan Moir, 1998). Aplikasi dalam menganalisis data kualitatif dan aturan yang tepat tidak kompatibel dengan sifat data kualitatif yang tidak terstruktur dan ambigu sehingga dapat mendistorsi atau melemahkan data atau melumpuhkan kreativitas (Becker, 1993; Kelle dan Bird, 1995; Richards, 1998). Sifat penelitian kualitatif apabila ditinjau dari volume dan kompleksitas data yang tidak terstruktur dan cara di mana temuan dan teori muncul dari data juga membuat paket perangkat lunak, dikembangkan untuk mengelola dan menganalisis data tersebut, sulit untuk diaplikasikan dan digunakan secara memadai. (Kelle dan Bird, 1995).
SISI GELAP STRATEGI PENJUALAN PRIBADI Chusnul Rofiah
Develop Vol 6 No 2 (2022)
Publisher : Universitas Dr. Soetomo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1117.106 KB) | DOI: 10.25139/dev.v6i1.5024

Abstract

Adanya perbedaan secara spesifik target penjualan pribadi membuat strategi penjualan pribadi dari tim penjualan mengambil langkah yang “tersembunyi” untuk memenuhinya (Sheth, 1973; Macdonald et al., 2016). Penelitian ini menggunakan pendekatan fenomenologi transedental (Moustakas, 1994) dan berfokus pada interaksi penjualan pribadi dalam melakukan penjualan pribadi dan alasan mereka melakukan strategi tersebut karena area ini memiliki belum cukup dibahas dalam literatur. Dalam memeriksa interaksi strategi penjualan pribadi dan fungsi pembelian, sebagai dua bidang minat teoritis. The Orther side of Personal Selling Strategy bahwa ada beberapa dimensi antara lain pentingnya tenaga pemasar memiliki (1) product knowledge : Harga Produk; Spesifikasi Produk; Keunggulan Produk, selain itu juga diharapkan pembawaan tenaga pemasar melakukan (2) Service Product yaitu Good looking; Ideal; Pakaian rapi dan sensual, melakukan (3) Personal Confrontation : Pendekatan terselubung caned approach; Preprouch; Negatif Personal touch, (4) Persuasif Communication Style, Pemilihan Bahasa yang lembut, kata-kata yang menggoda, (5) Dark Cultivation : Bertemu di luar Jam Kerja; Tempat café Remang2; Cek in Hotel, (6) Dark Response : Dark Communication Style; Dark Body Language; Kontak Mata dengan Konsumen
Temanten.Id Start Up Social Enterprise : Bersatu Kita Mampu Penelitian Terapan Pada Program Wirausaha Merdeka Chusnul Rofiah; Nuri Purwanto; Langgeng Prayitno Utomo
Develop Vol 7 No 2 (2023)
Publisher : Universitas Dr. Soetomo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25139/dev.v7i2.6156

Abstract

This article explores Temanten.id start up Apps is a Social Enterprise Business Network focusing on collaborative efforts of young people to strengthen business resilience and sustainability. This approach offers multiple benefits which provide various kinds of conveniences for holding special Javanese weddings including counting auspicious days, as well as various complete wedding preparation ceremony https://bit.ly/E-Katalog_TEMANTEN with high-quality services at affordable prices and provide students with an authentic work experience to be flexible, operate on a project basis, and prepare themselves for a 'portfolio career'. future. The case study approach builds on previous studies (Adler & Clark, 1991; Leonard-Barton, 1992; Von Hippel & Tire, 1995; and Hoopes & Postrel, 1999). Case studies on 216 new businesses founded by 610 students from 60 universities throughout Indonesia to become new entrepreneurs. Investigating entrepreneurial product development and product development performance under multiple knowledge auspices, the authors conducted multidivisional comparative case studies, testing new products through product validation programs conducted during the learning process. Findings/Results: Temanten.Id Start Up Social Enterprise in Collaborative Business Development Run by Students: Opportunities for Students and SMEs: (1) Structure; (2) Revenue Sharing; (3) Opportunity; (4) Partner Selection and Commercialization; (5) Recruiting Operational Challenges; (6) Conceptual Future Expansion/Expansion Model; (7) Mission, Students can be better prepared for careers to gain valuable work experience before graduating as PWM participants through this model. During the PWM process, the Temanten.id team learned important points to avoid failure in startup development, including: (1) Product Time; (2) Product design; (3) Improper Distribution or Sales Strategy; (4) Unclear Business Definition; (5) Excessive reliance on a single customer; (6) Initial Capitalization; (7) Assume Debt Instruments; (8) Problems with Venture Capital (9) Ineffective team; (10) Personal problems; (11) One Track Thinking; (12) Cultural/Social Factors.
ANALISIS DATA KUALITATIF: MANUAL DATA ANALISIS PROSEDUR Rofiah, Chusnul; Burhan Bungin
Develop Vol 8 No 1 (2024)
Publisher : Universitas Dr. Soetomo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25139/dev.v8i1.7319

Abstract

The purpose of this article is to propose and discuss a Qualitative Data Analysis Guide: Manual Data Analysis Procedures that can be carried out independently by each researcher according to the character of the qualitative method used. Due to the realistic problems faced by qualitative researchers including: (1) Excessive reliance on qualitative software packages, (2) Excess words due to the line-by-line approach (3) Coding using a pre-formed framework, (4) Difficulty in maintaining the integrity of each respondent stories (5) The full potential of data is not exploited (6) Data analysis as an individual process. The author offers a guide to qualitative data analysis: Manual Data Analysis Procedures (MDAP) as a data analysis method that is comprehensive and systematic but not rigid; provide a space that stimulates intuition and creativity as optimally and as fully as possible. This method allows researchers to come out of their isolation and the analysis process is seen as a team activity rather than a purely individual process in order to facilitate the qualitative data analysis process, although it cannot guarantee the quality of the analysis. This method is proposed as a guiding tool rather than as a strict procedure or technique that step by step must be implemented correctly, the skills of the researcher and the general quality of the research team remain the most important components of a successful analysis process. It is very important to consider the data analysis process as a team activity, as long as the research process is not exaggerated, let alone based on conflicts of interest, funding, then whatever research results cannot be applied.
SIKLUS HIDUP BISNIS KELUARGA Rofiah, Chusnul; Ransimanti Yuvati
Develop Vol 8 No 1 (2024)
Publisher : Universitas Dr. Soetomo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25139/dev.v8i1.7346

Abstract

The internal dynamics of business families show that family firms are unique in their learning opportunities and educational needs for various reasons: (1) the long time span of family involvement in the business (2) the participating parties have different interests and roles for each to play. in companies and families everything is important to the company's functioning of the business (3) members of the same family work together, they may experience strong emotions from filial love and parental altruism, to personal hostility stemming from early sibling rivalry. The focus of our research is on concentrating on matters of complexity and scale, where the family plays a major management and ownership role, and where there is an intention to do so maintain constancy within the family. With a phenomenological approach and the object of our research is a gold shop in Jombang which has reached 3 generations and was founded in 1948. Using manual data analysis procedures, this research found that in maintaining the life cycle of a family business there are two main points: (1) family business managed by family members and in important positions, familiar with the business environment so that generational transfer can be prepared gradually, without coercion and careers proceed according to indirect procedures at the top level. (2) a marketing strategy which requires flexibility in work patterns, time and network expansion. Apart from that, it must also keep up with the times by prioritizing customer satisfaction so that it will create positive communication and don't forget to innovate by not carrying out centralized control and must maintain a good name.
Cyberfenomenologi dan Evolusi Identitas Manusia Dalam Dunia Media Sosial: Pendekatan Studi Kualitatif Rofiah, Chusnul
Develop Vol 8 No 2 (2024): September 2024
Publisher : Universitas Dr. Soetomo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25139/dev.v8i2.9079

Abstract

This research explores users' subjective experiences in cyberspace through a cyberphenomenology approach, focusing on privacy, digital identity, and social interactions on social media. Using qualitative methods, data was collected through in-depth interviews and participant observation. Thematic analysis was applied to identify main themes related to freedom in building digital identities, concerns about the security of personal data, and the influence of social interactions on privacy behavior. This article also summarizes cyber phenomenology-based qualitative research procedures to serve as a guide for other researchers. The coding process was carried out using the color coding method, where each main theme is given a special color to facilitate grouping and manual analysis. The themes identified included flexibility in expressing digital identity, uncertainty regarding the use of personal data, and social pressure to share information. Findings show that many users feel freer in building their online identities, but face privacy risks due to a lack of digital literacy. Suggestions for digital platforms include providing more transparent privacy features and digital literacy education. Stricter privacy regulations are also needed to protect users in the digital era. This research provides important insights into the evolution of digital identity and the challenges faced in maintaining privacy on social media.