Claim Missing Document
Check
Articles

Found 36 Documents
Search

ANALISIS KENDALA DAN SOLUSI DALAM PELAKSANAAN PEMBELAJARAN DENGAN MENERAPKAN KURIKULUM MERDEKA PADA MADRASAH IBTIDAIYAH NEGERI 7 PONOROGO Feby Eka Listiani; Putri Anafi Aisah; Afina Syabila Rahma; Syunu Trihantoyo; Agustin Hanivia Cindy
Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 1 No. 2 (2023): Sindoro: Cendikia Pendidikan
Publisher : CV SWA Anugrah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9644/scp.v1i2.577

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk menganalisis kendala yang dihadapi dalam pelaksanaan pembelajaran dengan menerapkan Kurikulum Merdeka pada Madrasah Ibtidaiyah Negeri 7 Ponorogo dan menyajikan solusi yang dapat membantu mengatasi kendala tersebut. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan mengumpulkan data melalui observasi, wawancara, dan analisis dokumen. Data yang terkumpul kemudian dianalisis untuk mengidentifikasi kendala dan merumuskan solusi. Artikel ini menjelaskan bahwa Madrasah Ibtidaiyah Negeri 7 Ponorogo baru menerapkan Kurikulum Merdeka di satu kelas, yaitu kelas 4. Pembelajaran dalam kelas tersebut telah mengalami perubahan dari pendekatan guru sebagai pusat pembelajaran menjadi siswa sebagai pusat pembelajaran. Meskipun sudah ada kemajuan dalam implementasi Kurikulum Merdeka, masih terdapat beberapa kendala yang dihadapi, seperti keterbatasan sumber daya, kesulitan dalam penilaian formatif, perlu pengembangan kurikulum sendiri, tantangan dalam keterlibatan orang tua dan masyarakat, serta resistensi terhadap perubahan budaya pembelajaran. Implementasi Kurikulum Merdeka di Madrasah Ibtidaiyah Negeri 7 Ponorogo menunjukkan potensi positif, tetapi juga menghadapi beberapa kendala. Untuk mengatasi kendala tersebut, solusi yang diajukan meliputi pengoptimalan sumber daya yang ada, pelatihan guru dalam penilaian formatif, panduan yang jelas dalam pengembangan kurikulum, keterlibatan orang tua dan masyarakat yang lebih aktif, serta sosialisasi yang efektif tentang manfaat Kurikulum Merdeka.
PEMBIASAAN KEGIATAN KEAGAMAAN SEBAGAI HIDDEN CURICULLUM DI SDN SINGONEGARAN 1 KEDIRI Innayatus Salisiya; Navima Aulya Sava; Rizka Auliyah; Syunu Trihantoyo; Agustin Hanivia Cindy
Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 1 No. 3 (2023): Sindoro: Cendikia Pendidikan
Publisher : CV SWA Anugrah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9644/scp.v1i3.578

Abstract

Artikel ini membahas penerapan Hidden Curriculum atau Kurikulum Tersembunyi di SDN Singonegaran 1 Kediri sebagai upaya untuk meningkatkan nilai moral siswa. Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan seberapa penting penerapan hidden curicullum di sekolah. Hidden Curriculum adalah nilai-nilai, norma, sikap, dan perilaku yang tidak diajarkan secara eksplisit dalam kurikulum formal, tetapi tetap berpengaruh dalam pembentukan karakter siswa. Penelitian ini menggunakan metode sutvey dengan pendekatan kualitatif. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Temuan penelitian menunjukkan bahwa penerapan Hidden Curriculum di sekolah ini berfokus pada kegiatan keagamaan, seperti membaca doa Al-Fatihah, Asmaul Husna, dan sholawat, yang dilakukan setiap hari Kamis. Selain itu, siswa juga diajak untuk berinfaq secara rutin. Tujuan utama dari Hidden Curriculum ini adalah untuk meningkatkan nilai moral, keimanan, dan ketaqwaan siswa. Meskipun upaya ini memiliki dampak positif pada siswa, seperti pemahaman yang lebih dalam tentang nilai-nilai agama dan disiplin, masih ada beberapa siswa yang sulit dibentuk, dan ini menjadi tantangan bagi guru. Evaluasi rutin dilakukan untuk memastikan tujuan dari Hidden Curriculum tercapai, dan pengembangan kegiatan juga dilakukan berdasarkan hasil evaluasi. Artikel ini menekankan pentingnya Hidden Curriculum dalam pendidikan untuk membentuk karakter siswa dan meningkatkan nilai moral mereka. Selain itu, artikel ini juga mencerminkan komitmen sekolah untuk menghadapi pengaruh negatif dari perkembangan teknologi dan perubahan sosial dengan memperkuat nilai-nilai moral dalam pendidikan.
ANALISIS TRANSFORMASI DARI KURIKULUM 2013 MENUJU KURIKULUM MERDEKA DI SDN LIDAH WETAN IV Anastasya Shafa Aulia; Nadhifa Ardiana Maharani; Novela Serly Aulia; Syunu Trihantoyo; Agustin Hanivia Cindy
Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 1 No. 3 (2023): Sindoro: Cendikia Pendidikan
Publisher : CV SWA Anugrah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9644/scp.v1i3.611

Abstract

Kurikulum memegang peranan penting dalam dunia pendidikan, dan perubahan kurikulum berlangsung secara terus-menerus dalam sejarah pendidikan Indonesia. Faktor-faktor penyebab perubahan kurikulum meliputi perkembangan dinamis antara bangsa, perkembangan industri, orientasi politik, dan pandangan intelektual. Kurikulum Merdeka adalah salah satu perubahan kurikulum terbaru yang sedang diimplementasikan di sekolahsekolah, termasuk SDN Lidah Wetan IV. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif yaitu observasi lapangan dengan melakukan wawancara bersama ibu Ninik Prasetyani, S.Pd.selaku kepala sekolah ibu SDN Lidah Wetan IV dan pemegang kekuasaan dan kebijakan tertinggi di SDN Lidah Wetan IV untuk lebih memahami persiapan sekolah, respons terhadap perubahan kurikulum, dan tantangan yang dihadapi guru dan orang tua. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan Kurikulum Merdeka di SDN Lidah Wetan IV masih dalam tahap awal, dengan fokus pada kelas 1 dan 4. Sehingga, sekolah masih perlu beradaptasi dengan perubahan ini, dan guru memainkan peran sentral dalam memahami dan mengimplementasikan kurikulum merdeka. Sekolah juga telah melakukan persiapan dengan pelatihan guru, penyediaan materi ajar, dan integrasi kegiatan ekstrakurikuler. Selain itu sekolah menyadari bahwa orang tua memiliki peran penting dalam mendukung implementasi Kurikulum Merdeka. Meskipun sekolah telah mengupayakan sosialisasi,tetapi masih terdapat kesenjangan pemahaman akan pentingnya kurikulum ini di antara orang tua. Dukungan dari pihak sekolah, orang tua, dan pemerintah daerah menjadi kunci dalam keberhasilan perubahan ini.
PENERAPAN MANAJEMEN PESERTA DIDIK PADA SEKOLAH MENENGAH ATAS Cindy, Agustin Hanivia; Aisyah, Viana Putri
Jurnal Manajemen Pendidikan Vol. 9 No. 2 (2024): Regular Issue
Publisher : STKIP Pesisir Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34125/jmp.v9i2.308

Abstract

Learner management can function as a platform that promotes growth, quality, and achievement in educational institutions. Students are effectively supervised and controlled to ensure that educational institutions can accurately assess the progress of students' achievements. Student management is the administrative process that encompasses all actions related to students, starting from their enrollment in school until their graduation. This process involves many tasks such as coaching, planning, evaluation, and transfer. The objective of this study is to ascertain the administrative procedures involved in managing high school students. The study methodology employed is descriptive qualitative, utilizing a phenomenon-oriented research technique. The research employs data gathering approaches such as observation, interviews, and documentation. The research findings indicate that nearly all schools have successfully implemented student management systems that are tailored to the unique characteristics of each school. The student management process encompasses several tasks such as student planning, student acceptance and selection, student grouping, attendance and absence management, student evaluation, extracurricular activities and OSIS, management of student transfers and dropouts, as well as handling graduates and alumni.
Customer Focus Berbasis Total Quality Management (TQM) di SMA Muhammadiyah 1 Taman Darmawan, Diki; Prasietyawan, Ruben Diaz; Hazin, Mufarrihul; Murtadlo, Murtadlo; Cindy, Agustin Hanivia
utile: Jurnal Kependidikan Vol. 10 No. 1 (2024): utile: Jurnal Kependidikan
Publisher : FKIP Universitas Muhammadiyah Sukabumi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37150/jut.v10i1.2385

Abstract

In the world of education, Total Quality Management (TQM) is the main weapon in improving the overall quality of education. One of the principles of Total Quality Management (TQM) is customer satisfaction. Customer satisfaction is the most important priority in an organization, so organizations must focus on customers. The purpose of this research is to find out how SMA Muhammadiyah 1 Taman satisfies customers. This research uses a qualitative approach with data collection methods using interviews with the director of SMA Muhammadiyah 1 Taman. Based on the results of research that has been carried out, SMA Muhammadiyah 1 Taman has a very good way of implementing Total Quality Management (TQM) based on customer satisfaction. This is proven by the fact that SMA Muhammadiyah 1 Taman really minimizes free hours in subjects. SMA Muhammadiyah 1 Taman also facilitates students to study outside of class hours with their teaching staff in preparation for taking part in Olympics or competitions. In cultivating discipline, teaching staff and educational staff display behavior that shows a disciplined attitude towards time. When accepting new students (PPDB) at the initial stage, accepted students will be given a psychological test first. This is aimed at understanding the needs of students. Apart from that, SMA Muhammadiyah 1 Taman public relations always conveys information quickly when there is new news, policies and regulations.
Kompetensi Profesional Guru dalam Meningkatkan Mutu Pendidikan di SMA Negeri 1 Sidayu Rosilawati, Rosilawati; Ansori, Aristawidya Salsabila; Cindy, Agustin Hanivia; Windasari, Windasari
TSAQOFAH Vol 4 No 3 (2024): MEI
Publisher : Lembaga Yasin AlSys

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58578/tsaqofah.v4i3.2808

Abstract

This study discusses the role of teachers' professional competence in improving the quality of education at SMA Negeri 1 Sidayu. The research was conducted by analyzing teacher competency development strategies and their impact on the learning process. The research method used is qualitative and includes observation, interviews and analysis of related documents. The results showed that teachers' professional competence is very important in shaping a competent and qualified young generation. Teachers at SMA Negeri 1 Sidayu apply various innovative learning methods, such as question and answer, hands-on practicum, and independent curriculum-based projects. In addition, the principal also plays a crucial role in developing teachers' competencies through classroom supervision programs and professional coaching. By improving teachers' competencies, it is expected that the quality of education at SMA Negeri 1 Sidayu can be continuously improved to create an optimal learning environment for students.
Pentingnya Peran Pengelolaan Tenaga Kependidikan dalam Meningkatkan Efektivitas Administrasi Sekolah di SMP Negeri 34 Surabaya Handayani, Ervina Fitriah; Lutfiya, Khifti; Windasari, Windasari; Cindy, Agustin Hanivia
TSAQOFAH Vol 4 No 3 (2024): MEI
Publisher : Lembaga Yasin AlSys

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58578/tsaqofah.v4i3.2818

Abstract

The management of education personnel plays an important role in improving the effectiveness of school administration. This study aims to explore the relationship between the management of education personnel and administrative effectiveness in SMP Negeri 34 Surabaya. Through a qualitative descriptive approach, we use interviews, observations, and documentation studies as data collection techniques. Interviews were conducted with administrative staff, teachers, and principals to gain comprehensive insights. Observations were made in various parts of the school to understand the practice of managing education personnel directly. In addition, documentation studies are used to analyze policies and procedures related to the management of educational personnel. In conclusion, effective management of education personnel is the key to achieving educational goals and improving the quality of administrative services at SMP Negeri 34 Surabaya. In this context, an emphasis on continuous development of management teams and training will be an important step to improve the effectiveness of overall management of education and school administration personnel. The results of the analysis confirm that the management of education personnel has a significant effect on the quality of administrative services and the overall performance of the school. The importance of a well-trained management team and periodic training is highly regarded in improving administrative efficiency. Despite challenges, such as gaps in technology capabilities, strong collaboration and commitment overcame those barriers.
Manajemen Efektif Pendidik dan Tenaga Kependidikan untuk Menciptakan Pembelajaran yang Berkualitas Cahyati, Eci; Miranda, Dea; Windasari, Windasari; Cindy, Agustin Hanivia
TSAQOFAH Vol 4 No 3 (2024): MEI
Publisher : Lembaga Yasin AlSys

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58578/tsaqofah.v4i3.2891

Abstract

Management of educators and education personnel is a key aspect of personnel management in educational institutions, with strategies for managing teacher and educator staff being the main focus for achieving quality learning. Professional development is also crucial in improving the competence and quality of trainers, while evaluation of their activities is necessary to monitor and improve performance. This study uses the literature method, with data collected through library data, reading, and managing research materials. The findings of this study show that effective human resource management strategies involve careful planning, thorough training and development, and regular performance evaluation. The implementation of education policies that focus on quality learning requires cross-departmental cooperation and active participation from various stakeholders. Environmental and organizational factors, including management, regulation, human resources, infrastructure, relationships, collaboration and changes in the external environment, also influence the effectiveness of HRM in educational institutions. By understanding the importance of educator and education personnel management and implementing effective HRM strategies, educational institutions can create a quality and competitive learning environment. This will positively impact the quality of education provided to students and help achieve broader educational goals.
Peran Guru dalam Mewujudkan Budaya 5S Melalui Penerapan Hidden Curriculum di SDN Lidah Wetan II Bani, Malista Sint Oida; Janah, Eliya Uslifatul; Darmawan, Diki; Alfilutfiani, Deyah Nur; Trihantoyo, Syunu; Cindy, Agustin Hanivia
JURNAL JENDELA PENDIDIKAN Vol. 3 No. 04 (2023): Jurnal Jendela Pendidikan: Edisi November 2023
Publisher : CV. Jendela Edukasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57008/jjp.v3i04.582

Abstract

Hidden curriculum mencakup nilai-nilai, norma, dan perilaku yang tidak secara terang terangan diajarkan, tetapi secara tidak langsung dipahami dan diadopsi oleh individu melalui pengalaman alamiah atau pengalaman sehari-hari di lingkungan pendidikan. Salah satu perwujudan dari hidden curriculum ialah budaya 5S (senyum, salam, sapa, sopan dan santun). Implementasi hidden curriculum melalui budaya 5S dapat membantu dalam perkembangan karakter siswa. Tujuan penelitian ini adalah untuk memahami bagaimana guru berperan dalam implementasi hidden curriculum mengenai 5S di kelas serta implementasi 5S oleh siswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode pengambilan data menggunakan wawancara kepada beberapa guru kelas. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan, guru berperan sangat signifikan terhadap penerapan hidden curriculum. Guru di SDN Lidah Wetan II telah menerapkan hidden curriculum terutama yang berkaitan dengan 5S dengan baik, hal ini dapat dilihat dari Sebagian besar siswa telah menerapkan budaya 5S di sekolah. Hidden curriculum memiliki peran penting terhadap perkembangan karakter siswa di SDN Lidah Wetan II, yaitu membimbing siswa, meningkatkan motivasi siswa, menjadikan perilaku siswa lebih baik, sopan santun, disiplin, serta berkarakter.
Microsoft Sway Media for Students' Independent Learning in The Independent Curriculum Era Dayu, Dian Permatasari Kusuma; Nafisah, Durrotun; Cindy, Agustin Hanivia
Journal of Learning and Technology Vol. 3 No. 1 (2024): June 2024
Publisher : LPPM Universitas Terbuka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33830/jlt.v3i1.9730

Abstract

In this article, the author tries to link literature studies related to the use of Microsoft Sway media for students' independent learning in the independent curriculum in elementary schools. Microsoft Sway media has various benefits, especially in elementary school learning. The Microsoft Sway application really helps teachers in the learning process in class. Microsoft Sway media really helps teachers in the learning process in class.From several studies such as relevant research plus supporting theories, it is stated that Media Sway is a media that has special features that can be used by a teacher to create digital-based interactive learning media.This media helps collect, format and share ideas, stories and teacher presentations on interactive screens that look attractive.The hope is that Microsoft Sway media can be used as a reference for every educator in creating an optimal learning atmosphere.