Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

Profil Habits Of Mind Mahasiswa Biologi Dalam Perkuliahan Teknik Laboratorium Rifaatul Muthmainnah
Jurnal Life Science : Jurnal Pendidikan dan Ilmu Pengetahuan Alam Vol. 1 No. 2 (2019)
Publisher : IPI Garut Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31980/lsciences.v1i2.1752

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan profil habits of mind mahasiswabiologi dalam perkuliahan teknik laboratorium. Metode penelitian yang digunakanadalah penelitian deskriptif. Pengambilan data dilakukan pada mahasiswa yangmengontrak mata kuliah teknik laboratorium sebanyak 23 mahasiswa denganmenggunakan instrumen berupa rubrik yang diadaptasi dari 16 kategori habits ofMind’s Costa and Kallick. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hasil rerata skormenunjukkan bahwa habits of mind mahasiswa berada pada tingkat sedang. Adadua skor kategori yang berada pada tingkat rendah yaitu metacognition danapplying past knowledge to new situation. Hasil penelitian ini data menjadi dataawal untuk melakukan penelitian selanjutnya.
ANALYSIS OF TEACHER NEEDS ON INTERACTIVE LEARNING MEDIA FOR DISTANCE LEARNING Siti Nurkamilah; Rifaatul Muthmainnah
Akademika Vol 11 No 01 (2022): Akademika : Jurnal Teknologi Pendidikan
Publisher : Akademika : Jurnal Teknologi Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34005/akademika.v11i01.1817

Abstract

This research aims to find out the need for teachers to interactive learning media for distance learning. This research is qualitative research using descriptive methods. The research subjects involved were biology teachers of High School and Madrasah Aliyah in Garut Regency. The results of this study show that students' initial understanding of biological materials is needed, then interactive learning media is needed in the distance learning process. The needs of content or materials in interactive learning media must be following the core competencies and basic competencies that exist in the school. The purpose of learning and material can be presented briefly and clearly. In addition, there needs to be an evaluation process at the end of interactive media in the form of multiple choices. For aspects of visual communication, bright colors are needed that do not mess with the look and provide comfort for students that are accompanied by animations, audio, images, appropriate typefaces, and accompanied by distinctive icons that can help students remember the material delivered. The media used in distance learning needs to be distinguished from the medium of learning directly so that students can easily understand the material presented in addition to the teacher can easily monitor the cognitive development of students. The perception of most teachers regarding the right interactive learning media used in the distance learning process is to use android and be easy to operate.
Pelatihan Penggunaan Alat Laboratorium dan Pengenalan Praktikum Biologi Sederhana bagi Guru Biologi dan Siswa Rifaatul Muthmainnah; Lida Amalia; Dewi Hernawati; Diah Ika Putri; Sriwahjuningsih; Siti Nurkamilah
Sasambo: Jurnal Abdimas (Journal of Community Service) Vol. 5 No. 2 (2023): Mei
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/sasambo.v5i2.1190

Abstract

Biologi sebagai cabang sains, bukan hanya belajar tentang pengetahuan konten melainkan juga belajar tentang proses. Oleh karena itu, dalam pembelajarannya, diperlukan kegiatan praktikum yang merupakan bagian integral dari pembelajaran sains. Potensi besar dari kegiatan praktikum dalam pembelajaran biologi tersebut, tidak diimbangi dengan sarana prasarana di lapangan seperti laboratorium, alat-alat laboratorium dan bahan untuk melaksanakan praktikum. Oleh karena itu, Oleh karena itu, perlu dilakukan tindakan untuk mengisi atau menjembatani gap antara konsep ideal tersebut dengan kondisi di lapangan yang tidak ideal tersebut melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat. Tujuan dari pengabdian ini adalah untuk memberikan pengetahuan terkait alat-alat laboratorium beserta penggunaannya dan pengenalan praktikum sederhana biologi sekolah. Mitra pengabdian adalah 6 guru biologi dan 32 siswa dari SMP Pakenjeng yang terletak di wilayah selatan kota Garut. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilakukan melalui metode ekspositori, pameran, demonstrasi dan diakhiri dengan refleksi. Data diambil menggunakan angket berbasis skala Likert dan dianalisis menggunakan statistik deskriptif. Indikator keberhasilan pengabdian adalah adanya peningkatan pengetahuan, minat, dan kesediaan untuk mengikuti pengabdian selanjutnya. Hasil kegiatan pengabdian menunjukkan bahwa 81 % peserta sudah meningkat pengetahuannya tentang alat-alat laboratorium. Selain itu, 63% peserta sangat setuju bahwa dengan demonstrasi praktikum, antusiasme dalam menyimak pembelajaran biologi menjadi meningkat. Sementara itu, 80 % peserta menyatakan puas terhadap pelaksanaan pengabdian ini dan menyatakan bersedia mengikuti jika diadakan acara pengabdian kembali dengan tema lainnya Training on the Use of Laboratory Equipment and Introduction to Simple Biology Practicum Biology, as a branch of science, not only learns about content knowledge but also learns about processes. Therefore, practicum activities are needed in learning, which is an integral part of science learning. The great potential of practicum activities in biology learning needs to be balanced with infrastructure facilities in the field, such as laboratories, laboratory equipment, and materials to carry out the practicum. Therefore, it is necessary to take action to fill or bridge the gap between the ideal concept and the conditions in the field that could be better through community service activities. This service aims to provide knowledge related to laboratory equipment and its use and introduction to simple practicum in school biology. The service partners are six biology teachers and 32 students from SMP Pakenjeng, located in the southern area of Garut City. This community service activity is carried out through expository methods, exhibitions, and demonstrations and ends with reflection. Data were taken using a Likert scale-based questionnaire and analyzed using descriptive statistics. An indicator of successful service is increased knowledge, interest, and willingness to participate in further service. The results of service activities showed that 81% of participants had increased their knowledge of laboratory equipment. In addition, 63% of participants strongly agreed that enthusiasm for listening to biology learning increased with practicum demonstrations. Meanwhile, 80% of participants expressed satisfaction with the implementation of this service and expressed willingness to participate in a re-service event that was held with other themes.
Adaptasi Morfologi Akar Tumbuhan Mangrove Sejati Berdasarkan Zonasi Pantai Lida Amalia; Rifaatul Muthmainnah; Raisya Fajriani; Khaidir R. Permana
Jurnal Life Science : Jurnal Pendidikan dan Ilmu Pengetahuan Alam Vol. 7 No. 2 (2025)
Publisher : IPI Garut Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31980/lsciences.v7i2.3044

Abstract

Tumbuhan mangrove memiliki akar yang muncul ke permukaan tanah sebagai respon adaptasi dalam mengatasi kondisi tanah yang miskin oksigen atau anaerob, karena secara periodik selalu tergenang air ketika kondisi pasang surut. Akar-akar ini berperan sebagai komponen aerasi yaitu mendukung proses pertukaran gas atau oksigen yang dibutuhkan untuk proses respirasi tumbuhan mangrove. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: 1) Pola zonasi tumbuhan mangrove di Pantai Cipalawah Cagar Alam Laut Sancang Garut Jawa Barat, 2) Morfologi akar tumbuhan mangrove, 3) Jenis-jenis substrat di lingkungan tumbuhan mangrove. Metode penelitian menggunakan metode deskriptif kualitatif. Data diperoleh dengan menggunakan metode transect line plot dan observasi dengan penempatan titik pengamatan (stasiun) secara purposive sampling (bertujuan) berdasarkan keberadaan objek penelitian dan situasi serta kondisi lokasi penelitian. Berdasarkan hasil penelitian ditemukan pola zonasi tumbuhan mangrove dari arah laut ke arah daratan adalah Sonneratia alba, Avicennia marina, Rhizophora mucronata, Aegiceras corniculatum, Bruguiera gymnorrhiza, dan Xylocarpus granatum. Berdasarkan pola zonasi, diketahui bahwa tumbuhan mangrove di zona depan sebagian besar memiliki morfologi akar berbentuk akar napas (pneumatophore), akar tunjang, dan akar menjalar, sedangkan zona tengah dan belakang sebagian besar memiliki morfologi akar berbentuk akar lutut dan akar papan atau banir. Substrat yang dominan di lingkungan pantai ini adalah lumpur berpasir berkarang.
Pelatihan Modul Ajar untuk Memperkuat PCK Guru Biologi: Praktik Baik dari MGMP Kabupaten Garut Rifaatul Muthmainnah; Diah Ika Putri; Tati Kristianti; Suhara Aris
Samakta: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2025): Samakta: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : CV. Dharma Samakta Edukhatulistiwa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61142/samakta.v2i2.237

Abstract

Penguatan Pedagogical Content Knowledge (PCK) menjadi krusial dalam implementasi Kurikulum Merdeka. Kegiatan pengabdian ini bertujuan membekali guru Biologi MGMP Kabupaten Garut dengan keterampilan menyusun modul ajar yang sistematis, kontekstual, dan berbasis karakter. Pelatihan dilaksanakan dalam bentuk workshop dan pendampingan daring, melibatkan 42 guru. Materi mencakup penyusunan modul berbasis Capaian Pembelajaran (CP), Tujuan Pembelajaran (TP), karakteristik peserta didik, dan asesmen. Evaluasi dilakukan melalui angket tertutup dan terbuka. Hasil menunjukkan peningkatan pemahaman guru terhadap penyusunan modul ajar, integrasi profil pelajar Pancasila, dan pemilihan asesmen. Namun, aspek TP dan asesmen memerlukan penguatan lanjutan. Kegiatan ini menegaskan pentingnya kolaborasi antara perguruan tinggi dan MGMP dalam pengembangan profesional guru.