Claim Missing Document
Check
Articles

Found 36 Documents
Search

UJI PERFORMA WALL MOUNTED SPLIT AIR CONDITIONER MENGGUNAKAN REFRIGERAN HC-290 SEBAGAI PENGGANTI REFRIGERAN HCFC-22 Ega Taqwali Berman; Radif Abdul Hapidz; Kamin Sumardi; Mutaufiq Mutaufiq
FLYWHEEL : Jurnal Teknik Mesin Untirta Volume V Nomor 1, April 2019
Publisher : Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36055/fwl.v0i0.5448

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui performa wall mounted split air conditioner yang menggunakan refrigeran R-290 sebagai refrigeran pengganti R-22. Pemilihan R-290 karena merupakan bahan alami yang tidak mempengaruhi pada perubahan iklim, memiliki nilai ODP=0 dan GWP=20, harganya murah dan persediannya banyak. Performa dari sistem yang menggunakan R-290 akan dianalisis dan hasilnya dibandingkan dengan performa AC yang menggunakan R-22. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini diharapkan memberikan indikasi positif terhadap penggunaan hidrokarbon sebagai refrigeran dalam sistem AC. Sehingga proses penggantian refrigeran (drop-in) dapat direkomendasikan untuk peralatan lama yang masih dipakai tanpa perlu modifikasi sistem dan tetap mempertahankan pelumas yang ada.
Performance Investigation of Cooling Machine Practice Props After Retrofitted by Natural Refrigerants Mutaufiq; Hendri Sulistyo; Kamin Sumardi; Ega Taqwali Berman; Apri Wiyono
Jurnal Teknik: Media Pengembangan Ilmu dan Aplikasi Teknik Vol 20 No 2 (2021): Jurnal Teknik - Media Pengembangan Ilmu dan Aplikasi Teknik
Publisher : Fakultas Teknik - Universitas Jenderal Achmad Yani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26874/jt.vol20no2.419

Abstract

Resizing the main components of the cooling machine needs to be done after being retrofitted with a new refrigerant. This is done to improve the performance of the cooling engine. In this study, we would like to investigate the effect of adjusting the main components of the cooling machine performance after using new environmentally friendly refrigerants. The experiment was designed on a refrigerator that uses R-134a as a working fluid. The type of hydrocarbon refrigerant used to substitute R-134a is Musicool-22 (MC-22). The cooling load in the evaporator cabin is a salt solution. Testing is done in two stages. In the first stage, the refrigerator operates in its original condition (R-134a with CT1 as the expansion valve). In the second stage, the working fluid R-134a is retrofitted with MC-22 with adjustments to its main components into several variations. Furthermore, the refrigerator performance is measured by comparing the value of the refrigerating effect (RE), the heat of compression, and the refrigerator performance (COP). The test results show that the best refrigerator performance rate is when the refrigerator operates with variation 3 (refrigerant MC-22 with CT2 as the expansion valve), increasing COP values ranging from 0.62% to 2.12%.
Rancang Bangun Sistem Kendali Dan Monitoring Performa Alat Peraga Praktik Refrigerator Mutaufiq Mutaufiq; Asep A. Ruri Irwanto; Ega Taqwali Berman; Kamin Sumardi; Apri Wiyono
Jurnal Teknik Elektro dan Komputasi (ELKOM) Vol 4, No 2 (2022): ELKOM
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/elkom.v4i2.8019

Abstract

Refrigerator merupakan salah satu alat peraga pendidikan di Laboratorium Refrigerasi Universitas Pendidikan Indonesia. Sistem kontrol pada alat ini masih konvensional, seperti refrigerator yang digunakan di rumah-rumah tinggal. Sehingga alat peraga refrigerator tidak dapat digunakan sebagai media pendidikan jarak jauh, seperti saat pandemi Covid-19 yang mewajibkan pendidikan dilaksanakan secara daring. Pada penelitian ini, telah dikembangkan sistem kontrol peraga praktik refrigerator agar dapat diakses secara daring dari rumah tinggal. Sistem kontrol refrigerator dikembangkan menjadi modul SKMP (Sistem Kendali dan Monitoring Performa) refrigerator jarak jauh. Pengembangan dilakukan pada sistem kontrol ON/OFF refrigerator dan sistem monitoring performa refrigerator agar bisa dilakukan secara daring melalui telepon seluler Android. Secara umum tahapan penelitian untuk mengembangkan alat kontrol menggunakan pendekatan research and development yang meliputi concept, design, collecting materials, assembly, dan uji coba. Pengujian dilakukan untuk mengetahui kehandalan kontrol ON/OFF jarak jauh dan mengetahui hasil monitoring performa refrigerator jarak jauh selama 60 menit beroperasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa modul SKMP dapat mengontrol secara ON/OFF alat peraga refrigerator dengan baik melalui telepon seluler. Selain itu performa refrigerator juga dapat diamati dengan mudah melalui aplikasi eWelink pada telepon seluler. Sehingga alat peraga refrigerator yang telah dilengkapi modul SKMP dapat dipertimbangkan untuk digunakan sebagai media belajar secara daring.
Media pembelajaran perpipaan sistem refrigerasi berbasis aplikasi Android Irman Maolani; Kamin Sumardi; Ega Taqwali Berman
Jurnal Inovasi Teknologi Pendidikan Vol 9, No 3 (2022): Desember
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (347.547 KB) | DOI: 10.21831/jitp.v9i3.54103

Abstract

Penelitian ini didasari oleh kebutuhan terhadap media pembelajaran yang inovatif, sesuai kemampuan, murah dan mudah diakses oleh peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan media pembelajaran berbasis aplikasi android yang layak dan dibuat menggunakan web program kodular pada materi perpipaan sistem refrigerasi. Penelitian ini menggunakan metode pengembangan dengan model perancangan, produksi, dan evaluasi. Sampel penelitian ini adalah peserta didik kelas XI TPTU B sebanyak 35 peserta didik. Instrumen penelitian menggunakan non-tes yaitu lembar validasi dan angket respon peserta didik. Hasil penelitian menunjukan penilaian dari pakar media sebesar 87,8% dan 55,3% dari pakar materi. Dengan hasil persentase tersebut bahwa media dinyatakan layak dan dapat digunakan dalam kegiatan proses pembelajaran. Uji coba terhadap peserta didik mendapatkan hasil rata-rata sebesar 87%, hal ini menandakan aplikasi pembelajaran disukai dan mudah digunakan. Rekomendasi dari penelitian ini yaitu penelusuran lebih lanjut efektivitas media pembelajaran perpipaan sistem refrigerasi pada kelompok eksperimen yang lebih banyak dan terkontrol. This research is based on the need for innovative learning media, according to abilities, inexpensive and easily accessible to students. This study aims to produce learning media based on android applications that are feasible and made using codular web programs on refrigeration system piping material. This research uses the development method with design, production, and evaluation models. The sample of this research was 35 students of class XI TPTU B. The research instrument uses non-tests, validation sheets, and student response questionnaires. The study results a show that the media expert assessment is 87.8% and 55.3% from material experts. With the results of these percentages, the media is declared feasible and can be used in learning activities. Tests on students obtained an average mark of 87%; this indicates that learning applications are liked and easy to use. This study concludes that the learning media for piping refrigeration systems based on Android applications with the help of codular web programs is feasible and easy to use by students. This study recommends further investigating the effectiveness of learning media on piping refrigeration systems in more numerous and controlled experimental groups.
Smart Mini Water Chiller Ramah Lingkungan Berbasis Termoelektrik Mutaufiq, Mutaufiq; Yogasmana, Yopi; Berman, Ega Taqwali; Sumardi, Kamin; Wiyono, Apri
Jurnal RESISTOR (Rekayasa Sistem Komputer) Vol. 7 No. 1 (2024): Jurnal RESISTOR Edisi April 2024
Publisher : Prahasta Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31598/jurnalresistor.v7i1.1490

Abstract

Chiller merupakan salah satu alat peraga mesin pendingin yang ada di Laboratorium Refrigerasi Universitas Pendidikan Indonesia. Alat ini masih menggunakan sistem refrigerasi kompresi uap sehingga membutuhkan kompresor berenergi listrik besar serta refrigeran sintetik yang kurang ramah terhadap lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk merancang bangun Smart Mini Water Chiller (SMWC) sebagai sistem pendingin yang ramah lingkungan dan hemat energi. Sistem pendingin SMWC dirancang menggunakan termoelektrik yang tidak membutuhkan freon dan kompresor seperti sistem refrigerasi kompresi uap. Sehingga sistem pendingin SMWC ramah terhadap lingkungan dan juga hemat energi listrik. Selain itu sistem pendingin SMWC dirancang menggunakan sistem kendali ON/OFF dan monitoring temperatur melalui telepon seluler. Penelitian telah dilakukan secara eksperimen dengan pendekatan research and development yang meliputi concept, design, collecting materials, assembly, dan uji coba. Pengujian dilakukan untuk mengetahui kehandalan SMWC ketika dioperasikan secara luring dan daring. Hasil pengujian menunjukkan bahwa, SMWC dapat dikontrol secara ON/OFF dan dipantau performanya dari jarak jauh. Temperatur minimum yang dapat dicapai SMWC saat menggunakan beban udara yaitu 4,8 oC dan saat menggunakan beban air sebesar 21,9 oC. Sedangkan rerata konsumsi energi listrik SMWC sebesar 454,67 10-4 kWh untuk beban udara dan 458,08 10-4 kWh untuk beban air.
FISIBILITAS HOT GAS BY PASS INJECTION R290 KE SALURAN SUCTION UNTUK MENINGKATKAN KINERJA REFRIGERATOR Darussalam, Miftakhul Gravita; Mutaqin, Faisal Lutfi; Prasetyo, Ega Adi; Berman, Ega Taqwali
TEKNIKA: Jurnal Teknik Vol 11 No 1 (2024)
Publisher : Universitas IBA Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35449/teknika.v11i1.284

Abstract

Refrigerator adalah sebuah alat yang digunakan untuk melepaskan panas dari suatu benda atau ruangan. Sistem refrigerasi pada kulkas bekerja dengan memanfaatkan siklus pendinginan yang melibatkan komponen-komponen seperti kompresor, kondensor, ekspansi, dan evaporator. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengevaluasi peningkatan kinerja pada refrigerator domestik yang menggunakan metode hot gas bypass injection ke saluran suction. Penelitian ini dilakukan dengan mengalirkan refrigeran dari saluran discharge ke saluran suction yang di atur menggunakan sebuah valve yang di kontrol dengan kondisi valve terbuka sebesar 25%, 50%, 75% dan 100%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode ini menghasilkan peningkatan Coefficient of Performance (CoP) sebesar 4,5% dan mempermudah kerja kompresor serta daya listrik yang dibutuhkan refrigerator.
ANALISIS METODE ECONOMIC ORDER QUANTITY DAN JUST IN TIME PADA PENGENDALIAN PERSEDIAAN PIPA DI PERUSAHAAN XYZ Sofina, Amarlya; Berman, Ega Taqwali; Rahman, Aulia Zikri
Journal Industrial Engineering and Management (JUST-ME) Vol. 6 No. 01 (2025): Journal Industrial Engineering and Management (JUST-ME)
Publisher : Program Studi Teknik Industri Fakultas Teknik Universitas Islam Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47398/justme.v6i01.101

Abstract

Pengelolaan persediaan yang kurang efektif dapat menimbulkan pemborosan biaya dan mengganggu kelancaran distribusi material penting pada perusahaan layanan publik. Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan efektivitas metode Economic Order Quantity (EOQ) dan Just In Time (JIT) dalam pengendalian persediaan pipa HDPE di Perusahaan XYZ. Penelitian dilakukan secara kuantitatif dengan menganalisis data pemakaian pipa tahun 2024, melalui observasi dan wawancara untuk memperoleh data kebutuhan, biaya pemesanan, biaya penyimpanan, serta parameter safety stock dan reorder point. Metode EOQ digunakan untuk menentukan jumlah pemesanan optimal dan total biaya persediaan dengan mempertimbangkan cadangan pengaman dan titik pemesanan ulang, sedangkan JIT menyesuaikan pemesanan dengan kebutuhan aktual guna meminimalkan kelebihan stok. Hasil penelitian menunjukkan bahwa JIT menghasilkan total biaya persediaan yang lebih rendah dibandingkan EOQ, dengan penghematan sebesar Rp3.065.040 untuk pipa 2 inci dan Rp3.006.017 untuk pipa 4 inci. Namun, frekuensi pemesanan yang tinggi dan keterbatasan sistem pengadaan membuat metode ini belum sepenuhnya sesuai dengan kondisi operasional perusahaan. Oleh karena itu, metode EOQ dipilih sebagai pendekatan yang paling tepat diterapkan dalam jangka pendek hingga menengah karena mampu menekan biaya secara efisien, menjaga ketersediaan material, dan lebih sesuai dengan kapasitas sistem yang ada.
Improving Classroom Management Skills Through Micro Teaching for Pre-Service Teachers of Vocational Schools Padilah, Dede; Berman, Ega Taqwali; Solehudin, Agus
Edunesia : Jurnal Ilmiah Pendidikan Vol. 6 No. 2 (2025)
Publisher : research, training and philanthropy institution Natural Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51276/edu.v6i2.1218

Abstract

Classroom management is vital for fostering productive learning environments. As a leading teacher-training institution, Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) employs microteaching to equip students with pedagogical skills. This qualitative case study examines how microteaching enhances classroom management competencies among six Mechanical Engineering Education students, preparing them for the Program Penguatan Profesional Kependidikan (P3K). Data were collected through interviews on microteaching implementation, classroom management practices, and observations of teaching sessions. Supporting documentation and triangulation ensured validity. Analysis followed stages of reduction, presentation, and conclusion. Findings indicate that structured microteaching significantly improves classroom management abilities, evident in students' enhanced performance during school-based teaching. The program's procedural adherence enables participants to refine lesson delivery, behavioural management, and instructional adaptability. Practical experience through microteaching not only bridges theoretical knowledge with real-world application but also builds confidence and readiness for first aid challenges. Thus, microteaching is a critical preparatory tool, equipping future educators with the skills to navigate dynamic classroom settings and meet professional demands. These outcomes underscore the value of experiential training in teacher education, positioning UPI's approach as a model for cultivating adaptable, classroom-ready educators.
From School to Industry : The Relevance of Vocational School Competencies in Machining Technology to Manufacturing Industry Needs Zhahara, Zhahrotul; Solehudin, Agus; Berman, Ega Taqwali
Jurnal Paedagogy Vol 12, No 3 (2025): July : IN PROGRESS
Publisher : Universitas Pendidikan Mandalika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/jp.v12i3.15353

Abstract

This study aims to analyze the relevance of technical machining skills competencies at SMK Negeri 1 Karawang to labor needs in the manufacturing industry sector. The research method used is a survey with a quantitative approach. The research instrument is a questionnaire given to 68 students in the 12th grade of the technical machining program. The data analysis technique used was descriptive statistical analysis, calculating the percentage of respondents' answers based on the Likert scale to evaluate the alignment of the curriculum and graduates' competencies with industry demands. The research results indicate that the competencies possessed by graduates of SMK Negeri 1 Karawang are highly relevant and aligned with the demands of the job market. This is evident from the curriculum content alignment rate, which reached 85%. Specifically, graduates' competencies in cognitive aspects achieved a percentage of 86%, while psychomotor aspects also scored 86%. Meanwhile, the affective aspect received the highest score at 88%. However, there are still shortcomings in the mastery of soft skills, such as the 5S principles (commonly understood as Sort, Set in order, Shine, Standardize, and Sustain, though adapted here for workplace politeness and courtesy as Smile, Greeting, Politeness, and other relevant workplace behaviors might be more contextually defined) and 5P (Precision, Productivity, Maintenance, Prevention, and Improvement), as well as workplace safety culture (Safety) and work ethics. These findings recommend strengthening soft skills in the curriculum, enhancing collaboration between schools and industry, and conducting regular curriculum evaluations to ensure that graduates' competencies remain aligned with the needs of the job market.
Optimalisasi Rute Distribusi Paket Sekunder dalam Meminimasi Jarak Tempuh : Studi Kasus pada SPP Bandung Adelia Suyatno; Ega Taqwali Berman; Saskia Kanisaa Puspanika
JURAL RISET RUMPUN ILMU TEKNIK Vol. 4 No. 2 (2025): Agustus : Jurnal Riset Rumpun Ilmu Teknik
Publisher : Pusat riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jurritek.v4i2.6275

Abstract

SPP Bandung plays a role in managing the distribution of shipments effectively and efficiently. SPP Bandung handles two types of distribution, namely primary distribution outside the Bandung area and secondary distribution to 12 distribution centers within the Bandung area. Currently, SPP operates six fleets to serve both types of distribution. However, the current distribution system has not optimized the fleet capacity, resulting in a waste of time and resources. This study uses a quantitative approach to analyze and develop an optimal distribution route strategy. By applying the saving matrix, nearest insertion, and nearest neighbor methods, the analysis results showed a decrease in total mileage from 261.8 km to 249.6 km and fuel cost efficiency from Rp210,377.33 to Rp198,539.33. The aving matrix method proved to be effective in route optimization, but other methods can also be considered for maximum improvement.