Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

Penguatan Moderasi Beragama Berbasis Kearifan Lokal Dalam Upaya Membentuk Sikap Moderat Siswa Madrasah Rinda Fauzian; Hadiat; Peri Ramdani; Mohamad Yudiyanto
AL-WIJDÃN Journal of Islamic Education Studies Vol. 6 No. 1 (2021): Juni 2021
Publisher : Faculty of Islamic Sciences, Raden Rahmat Islamic University Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (409.783 KB) | DOI: 10.58788/alwijdn.v6i1.933

Abstract

Penelitian ini berdasarkan adanya fenomena sikap intoleran yang terjadi pada siswa. Hal ini memunculkan sikap kekhawatiran dari para guru, Lembaga Pendidikan, hingga pemerintah dalam menyikapi sikap intoleran tersebut. Sementara itu, hadirnya Keputusan Menteri Agama Nomor 184 Tahun 2019 sebagai pedoman implementasi kurikulum pada madrasah menjawab kekhawatiran tersebut dengan menyisipkan penguatan moderasi beragama berbasis kearifan lokal di madrasah. Hasil penelitian ini menunjukan, penguatan moderasi beragama berbasis kearifan lokal di madrasah dapat membentuk budaya berpikir moderat melalui metode pembiasaan, pembudayaan dan pemberdayaan. Setelah dianalisis, bentuk penguatan moderasi beragama berbasis kearifan lokal dan implikasinya terhadap pembentukan budaya berpikir moderat pada siswa antara lain: (1) Bentuk penguatan moderasi beragama ke dalam mata pelajaran, muatan lokal dan ekstrakurikuler ialah melalui metode pembiasaan yang aplikasinya dengan kegiatan rutin, spontan, dan keteladanan. Pembiasaan tersebut menjadi produk budaya siswa dan dapat dimanfaatkan dan diaplikasikan dalam kehidupan bermasyarakat (pemberdayaan), (2) Implikasi dari penguatan moderasi beragama berbasis kearifan lokal ialah siswa yang memiliki budaya berpikir moderat dalam pemikiran, perbuatan dan Gerakan. Manifestasi dari sikap tersebut ialah siswa memiliki sikap komitmen kebangsaan, anti kekerasan, toleransi dan mengakomodasi budaya lokal.   Kata Kunci: Moderasi, Kearifan lokal, Moderat.
Transformative Epistemology in Advancing Contemporary Islamic Education: Knowledge Reconstruction Integrative-Nuraniyah Perspective Rinda Fauzian; Juju Saepudin; Saehudin Saehudin
TA'DIB: Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol 3 No 2 (2025): TADIB: Jurnal Pendidikan Agama Islam
Publisher : STAI Al-Mas'udiyah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69768/jt.v3i2.82

Abstract

The aim of this study is to explore and analyze the concept of transformative epistemology in the development of contemporary Islamic education, with a focus on knowledge reconstruction from an integrative-nuraniyah perspective. This research adopts a qualitative approach with critical analysis of literature and concepts related to Islamic epistemology and contemporary Islamic education. Data were collected through library research, encompassing books, journal articles, and previous studies relevant to transformative epistemology, knowledge reconstruction in Islamic education, and the integration of spiritual aspects in teaching. The analysis process was carried out using a descriptive-analytical approach to identify gaps in the development of Islamic education and how transformative epistemology can provide solutions. The results show that transformative epistemology, which combines rational and spiritual dimensions, can serve as a strong foundation for reconstructing knowledge in contemporary Islamic education. This approach enables the development of a more comprehensive curriculum that emphasizes not only cognitive aspects but also spiritual and moral dimensions aligned with the demands of the times. The implementation of this epistemology has the potential to produce a generation that is not only intellectually capable but also ethically and spiritually aware. The implication of this research is the importance of integrating transformative epistemology into the Islamic education curriculum, with attention to spirituality and ethics, in order to address the increasingly complex challenges of contemporary education.