Claim Missing Document
Check
Articles

Found 10 Documents
Search

PENGARUH STATUS SOSIAL EKONOMI, PENDAPATAN ORANG TUA, DAN MOTIVASI BERPRESTASI TERHADAP MINAT MELANJUTKAN PENDIDIKAN Michella Supit; Sophia Pongoh; Joubert Dame
Jurnal Mirai Management Vol 5, No 1 (2020)
Publisher : STIE AMKOP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (266.088 KB) | DOI: 10.37531/mirai.v5i1.601

Abstract

Penelitian ini mengggunakan metode penelitian survey, dimana instrument penelitian adalah kuesioner yang telah diuji cobakan serta memenuhi syarat validitas dan reliabilitas. Data analisis dengan menggunakan analisis regresi, korelasi sederhana dan analisis jalur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh status sosial ekonomi terhadap minat melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi pada siswa di SMA Negeri 1 Tompaso Baru, terdapat pengaruh langsung pendapatan orang tua terhadap minat melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi pada siswa di SMA Negeri 1 Tompaso Baru, terdapat pengaruh langsung motivasi berprestasi terhadap minat melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi pada siswa di SMA Negeri 1 Tompaso Baru, terdapat pengaruh langsung status sosial ekonomi terhadap motivasi berprestasi, terdapat pengaruh langsung pendapatan orang tua terhadap motivasi berprestasi, terdapat pengaruh tidak langsung status sosial ekonomi terhadap minat melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi mlelalui motivasi berprestasi, dan terdapat pengaruh tidak langsung pendapatan orang tua terhadap minat melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi melalui motivasi berprestasi. Kata Kunci : Motivasi Berprestasi, Minat, Melanjutkan Pendidikan
Hubungan Iklim Sekolah dengan Semangat Kerja Guru SMP Negeri Kecamatan Pineleng Kabupaten Minahasa Michella Supit; Deitje A. Katuuk; Viktory N.J. Rotty; Jeffry S.J. Lengkong
Jurnal Bahana Manajemen Pendidikan Vol 10, No 1 (2021): Volume 10 Nomor 1 Tahun 2021
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/jbmp.v10i1.112134

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan mengenai persepsi guru SMP mengenai iklim organisasi dan semangat kerja guru SMP di lingkungan Departemen Pendidikan Dasar dan Menengah di Kabupaten Minahasa, kemudian mengkaji sejauhmana hubungan antara iklim organisasi dengan semangat kerja guru SMP di Kabupaten Minahasa. Terhadap 124 responden yang dipilih dari guru-guru SMP di Kabupaten Minahasa yang ditemui secara aksedental, telah diperoleh hasil penelitian bahwa persepsi guru SMP di Kabupaten Minahasa terhadap iklim organisasi di lingkungan Departemen Pendidikan Dasar dan Menengah ternyata telah optimal, di samping itu semangat kerja guru SMP di lingkungan Departemen Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Minahasa juga telah optimal. Selanjutnya antara iklim organisasi dan semangat kerja guru SMP di lingkungan Departemen Pendidikan Dasar dan Menengah Kabupaten Minahasa ternyata memiliki hubungan positif dan fungsional. Oleh karena itu, disarankan agar mangat kerja guru SMP pada lingkungan Departemen Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Minahasa telah optimal. Oleh karena itu disarankan agar kondisi organisasi yang ada perlu dipertahankan, agar lembaga ini tetap memiliki citra yang lebih baik di mata masyarakat dan stakeholders juga perlu adanya koordinasi dari semua pihak dalam meningkatkan mutu pendidikan SMP di Kabupaten Minahasa.
The Influence of the Role of the School Principal on the Performance of East Lembean District Junior High School Teachers Lompoliu, Evelien; Supit, Michella Christy Tania
International Journal of Information Technology and Education Vol. 2 No. 4 (2023): September 2023
Publisher : JR Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62711/ijite.v2i4.165

Abstract

The background to this research is the reality that shows the low performance of junior high school teachers in East Lembean District. The role of the school principal is a factor that influences low teacher performance. This research uses a quantitative research approach and an ex post facto type of research. The research population was all elementary school teachers in East Lembean District, Minahasa Regency, totaling 75 teachers. The number of research samples is the same as the population. The analysis of this research includes normality test analysis, homogeneity test, linearity test, and multicollinearity test. Hypothesis tests include correlation tests, ANOVA tests, summary tests, and regression coefficient tests. The research results show that there is a positive influence of the role of the principal on teacher performance at 34.6%. Coaching is needed to improve the role of school principals so that teacher performance also increases.
DIGITAL ENTREPRENEURSHIP IN THE ERA OF DIGITALIZATION: A LITERATURE REVIEW Supit, Michella Christy Tania; Sumual, Shelty Deity Meity
KLASIKAL : JOURNAL OF EDUCATION, LANGUAGE TEACHING AND SCIENCE Vol 7 No 3 (2025): Klasikal: Journal of Education, Language Teaching and Science
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52208/klasikal.v7i3.1746

Abstract

This research aims to examine the role of digitalization in driving the development of digital entrepreneurship amidst increasingly competitive global economic dynamics. Digitalization is seen as a strategic necessity for businesses to improve operational efficiency, expand market opportunities, and create added value through the use of technologies such as artificial intelligence, big data, and digital platforms. The method used in this research is a literature review, reviewing various scientific sources related to digitalization and digital entrepreneurship. The results of the study indicate that digitalization not only transforms traditional business models into more flexible and adaptive ones, but also enables the creation of new innovations, personalized services, and enhanced customer experiences. Furthermore, digitalization plays a crucial role in increasing business resilience, particularly in the face of crises such as the COVID-19 pandemic. Previous studies have revealed that the success of digital transformation is influenced by technological factors, socio-economic conditions, and institutional support, although challenges such as limited resources, technological readiness, and implementation complexity remain. The discussion also highlights the importance of digital ecosystems, technological infrastructure, and digital skills development as key factors in supporting the growth of digital entrepreneurship. Digital platforms and technological infrastructure provide opportunities for businesses to develop products, expand distribution, and improve business efficiency. In conclusion, digitalization is a key foundation for the development of modern entrepreneurship, encompassing various economic, social, and organizational aspects. Therefore, business actors are required to continuously adapt, improve digital competency, and optimally utilize technology to achieve business sustainability and competitiveness in the future.
Pemanfaatan Teknologi Artificial Intelligence dalam  Efektifitas Pembelajaran Mahasiswa Michella Christy Tania Supit; Shelty Deity Meity Sumual
Jurnal Ilmiah Literasi Indonesia Vol. 2 No. 1 (2026): JANUARI-JUNI
Publisher : Indo Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/r5zvsp30

Abstract

This study aims to describe the use of Artificial Intelligence (AI) technology to improve the learning effectiveness of students at Samawa University. The study used a descriptive quantitative approach to obtain an objective picture of the level of understanding, use, benefits, and challenges of AI in the learning process. The study subjects consisted of 67 students who had utilized AI in academic activities. Data were collected using a Likert-scale questionnaire and analyzed using descriptive statistics in the form of percentages and frequency distributions. The results showed that the majority of students had a high level of understanding and use of AI. AI was perceived as significantly assisting students in understanding course material and increasing learning effectiveness through easy access to information, efficient study time, and support for independent learning. Furthermore, the benefits of AI use were deemed to outweigh the challenges faced, although challenges related to ethical use and potential dependency persist. Lecturer and institutional support for AI utilization was also positive and played a significant role in encouraging the productive and responsible use of AI. Overall, this study demonstrates that Artificial Intelligence technology has significant potential as an effective learning support medium, with the caveat that mentoring and digital literacy are needed to ensure its use remains aligned with academic principles.
Penguatan Karakter dan Motivasi Belajar Melalui Kegiatan Kelas Inspiratif Kepramukaan di Panti Asuhan Mefiboset Tomohon: Pengabdian Refien Khouni S. Rawung; Sumardi W. Ndolu; Yuliana Yuliana; Mila Karmila; Julien Chintya; I Wayan Aditya Kurnia Wijaya; Rati Pontoh; Elisabeth R. Lantang; Michella Christy Tania Supit; Cindy Inggar; Christania Syelomita Undap
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 4 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 4 April - Juni
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i4.7133

Abstract

Penguatan karakter dan motivasi belajar penting untuk mendukung perkembangan akademik dan sosial anak, khususnya di panti asuhan. Program Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan memperkuat karakter dan meningkatkan motivasi belajar anak-anak di Panti Asuhan Mefiboset Tomohon melalui Kelas Inspiratif Kepramukaan. Kegiatan menggunakan pendekatan partisipatif yang meliputi analisis kebutuhan, perancangan, pelaksanaan, dan evaluasi program. Pembelajaran dirancang melalui nilai-nilai kepramukaan, experiential learning, permainan edukatif, simulasi kepemimpinan, aktivitas kolaboratif, dan refleksi diri. Program diikuti oleh 28 anak panti asuhan. Evaluasi dilakukan melalui observasi, angket, dan refleksi bersama pengelola panti. Hasil menunjukkan peningkatan karakter peserta, terutama pada aspek disiplin, tanggung jawab, kerja sama, percaya diri, kepedulian sosial, dan kerja keras. Motivasi belajar juga meningkat, ditandai dengan antusiasme mengikuti kegiatan, kesadaran akan pentingnya pendidikan, keinginan berprestasi, dan optimisme meraih cita-cita. Keberhasilan program didukung oleh pembelajaran yang aktif, kolaboratif, dan bermakna.
Transformasi Manajemen Kelas dalam Mendukung Pembelajaran Mendalam di Sekolah Dasar: Sebuah Kajian Literatur Michella Christy Tania Supit; Sumardi W. Ndolu
PEDAGOGIKA: Jurnal Pedagogik dan Dinamika Pendidikan Vol 14 No 1 (2026): Pedagogika: Jurnal Pedagogik dan Dinamika Pendidikan
Publisher : Prodi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) FKIP Universitas Pattimura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/pedagogikavol14issue1page229-254

Abstract

Implementasi pembelajaran mendalam (deep learning sebagai pendekatan pedagogis) di sekolah dasar menuntut terciptanya lingkungan belajar yang aktif, reflektif, kolaboratif, dan bermakna. Namun, praktik manajemen kelas masih banyak berorientasi pada pengendalian perilaku dan penegakan disiplin sehingga belum sepenuhnya mendukung karakteristik pembelajaran mendalam. Selain itu, kajian yang mengintegrasikan manajemen kelas, pembelajaran mendalam, pendidikan inklusif, dan pemanfaatan teknologi dalam satu kerangka konseptual masih terbatas. Artikel ini bertujuan mengkaji transformasi manajemen kelas dalam mendukung pembelajaran mendalam di sekolah dasar. Penelitian menggunakan metode Literature Review terhadap artikel jurnal internasional yang diperoleh dari basis data Scopus pada rentang tahun 2022–2026. Proses identifikasi, penyaringan, penilaian kelayakan, dan seleksi artikel dilakukan mengikuti pedoman Preferred Reporting Items for Systematic Reviews and Meta-Analyses (PRISMA). Dari 200 artikel yang teridentifikasi, sebanyak 21 artikel memenuhi kriteria inklusi dan dianalisis secara mendalam. Hasil kajian menunjukkan lima dimensi utama transformasi manajemen kelas, yaitu: (1) pergeseran peran guru dari pengendali menjadi fasilitator pembelajaran; (2) penguatan kompetensi sosial emosional dan iklim kelas yang positif; (3) pengembangan pembelajaran yang inklusif, terdiferensiasi, dan berpusat pada peserta didik; (4) integrasi teknologi digital sebagai pendukung pembelajaran mendalam; serta (5) penguatan kemandirian belajar dan budaya belajar sepanjang hayat. Berdasarkan sintesis literatur, kajian ini menghasilkan kerangka konseptual transformasi manajemen kelas yang mengintegrasikan kelima dimensi tersebut dalam konteks sekolah dasar. Temuan menunjukkan bahwa manajemen kelas merupakan faktor strategis dalam menciptakan lingkungan belajar yang mendukung keterlibatan aktif, refleksi, dan pembelajaran bermakna. Oleh karena itu, penguatan kapasitas guru dalam mengelola kelas secara adaptif, inklusif, dan berpusat pada peserta didik menjadi kunci keberhasilan implementasi pembelajaran mendalam di sekolah dasar.
Pelatihan Penyusunan Modul Ajar bagi Guru-Guru di SMA 2 Pineleng Michella Christy Tania Supit; Shelty Deity Meity Sumual
Aksi Kita: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2026): JANUARI-FEBRUARI
Publisher : Indo Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/3xtmah45

Abstract

Perubahan kebijakan kurikulum dari Kurikulum 2013 ke Kurikulum Merdeka dilatarbelakangi oleh berbagai permasalahan mendasar, antara lain kompetensi yang terlalu luas, struktur kurikulum yang kaku, beban belajar peserta didik yang tinggi, keterbatasan ruang inovasi guru, serta rendahnya capaian hasil belajar nasional sebagaimana tercermin dalam hasil PISA. Kondisi tersebut diperparah oleh krisis pembelajaran akibat pandemi COVID-19, sehingga diperlukan upaya strategis untuk meningkatkan kompetensi guru dalam mengimplementasikan Kurikulum Merdeka, khususnya melalui pembelajaran berdiferensiasi dan asesmen yang berpusat pada peserta didik. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mendampingi guru SMA Negeri 1 Pineleng dalam menyusun modul ajar Kurikulum Merdeka yang berorientasi pada pembelajaran berdiferensiasi dan asesmen diagnostik. Metode yang digunakan adalah pendampingan berbasis workshop, yang diawali dengan sosialisasi konsep pembelajaran berdiferensiasi dan asesmen, kemudian dilanjutkan dengan praktik penyusunan modul ajar selama empat bulan, baik secara luring maupun daring. Peserta kegiatan berjumlah 25 guru dari berbagai mata pelajaran. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa guru mengalami peningkatan pemahaman dan keterampilan dalam menyusun modul ajar yang sesuai dengan capaian pembelajaran, karakteristik peserta didik, serta prinsip Kurikulum Merdeka. Guru juga menjadi lebih percaya diri dalam merancang pembelajaran yang fleksibel, kontekstual, dan berpusat pada siswa. Dengan demikian, kegiatan pengabdian ini memberikan kontribusi nyata dalam meningkatkan profesionalisme guru serta mendukung implementasi Kurikulum Merdeka secara lebih efektif dan berkelanjutan di satuan pendidikan..
Penguatan Literasi Digital Berbasis Artificial Intelligence untuk Meningkatkan Inovasi Pembelajaran Guru SMKN Tompaso Baru: Pengabdian Shelty DM Sumual; Michella Christy Tania Supit; Dominikus Rojoki Manullang; Sahat Renol HS; Vinda Afnita; Lidia Aprileny Hutahaean
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 4 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 4 April - Juni
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i4.7660

Abstract

Perkembangan teknologi digital dan Artificial Intelligence (AI) telah mendorong transformasi dalam dunia pendidikan, sehingga guru dituntut memiliki kompetensi literasi digital yang memadai untuk mendukung pembelajaran yang inovatif. Namun, pemanfaatan AI dalam pembelajaran masih belum optimal karena keterbatasan pengetahuan dan keterampilan guru dalam mengintegrasikan teknologi tersebut ke dalam proses pembelajaran. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk meningkatkan literasi digital guru melalui pemanfaatan Artificial Intelligence guna mendukung inovasi pembelajaran di SMKN Tompaso Baru. Kegiatan dilaksanakan pada tanggal 14 April 2026 dengan metode observasi, identifikasi dan pemetaan masalah, sosialisasi, pelatihan, praktik, serta evaluasi. Materi yang diberikan meliputi literasi digital, pengenalan Artificial Intelligence dalam pendidikan, teknik penyusunan prompt, serta pemanfaatan AI untuk pengembangan perangkat pembelajaran. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman guru mengenai literasi digital dan pemanfaatan AI dalam pembelajaran. Guru mampu menggunakan AI untuk menyusun bahan ajar, mengembangkan instrumen evaluasi, serta merancang aktivitas pembelajaran yang lebih kreatif dan efektif. Selain itu, kegiatan ini juga meningkatkan antusiasme dan kepercayaan diri guru dalam memanfaatkan teknologi digital untuk mendukung proses pembelajaran.
EFEKTIVITAS MODEL PJBL DENGAN PENDEKATAN DEEP LEARNING TERHADAP PENGUATAN PROFIL PELAJAR PANCASILA PADA DIMENSI BERNALAR KRITIS, GOTONG ROYONG, DAN KREATIF DI SD BEREA TONDANO Michella Christy Tania Supit; Dominikus Rojoki Manullang; Lidia Aprileny Hutahaean; Vinda Afnita
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 11 No. 02 (2026): Volume 11 Nomor 02, Juni 2026 Public
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v11i02.44532

Abstract

This study aims to determine the effectiveness of the Project Based Learning (PjBL) model with a deep learning approach in strengthening the Pancasila Student Profile, particularly in the dimensions of critical thinking, collaboration (gotong royong), and creativity at SD Berea Tondano. This research employed a quasi-experimental method with a nonequivalent control group design. The sample consisted of two groups: an experimental class treated using PjBL with a deep learning approach and a control class taught using conventional methods. Data were collected through pretest and posttest instruments and analyzed using the N-Gain test to measure students’ learning improvement. The results showed that the mean N-Gain score of the experimental class (0.1667) was higher than that of the control class (0.1249), although both were categorized as low improvement. The normality test indicated that the data were normally distributed, fulfilling the assumptions for statistical analysis. In addition, the experimental class demonstrated a wider data distribution, indicating more varied individual improvements among students. In conclusion, the implementation of the PjBL model with a deep learning approach is more effective than conventional learning in strengthening the Pancasila Student Profile, particularly in the dimensions of critical thinking, collaboration, and creativity. This study implies that student-centered and innovative learning models can enhance the quality of learning in elementary education.