Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search

Innovative Learning Video: Combination of Basic Locomotor Movement Patterns for First Grade Elementary Students Wijaya, I Wayan Aditya Kurnia; Putrayasa, Ida Bagus; Sudiana, I Nyoman
Jurnal Pedagogi dan Pembelajaran Vol. 7 No. 3 (2024): October
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jp2.v7i3.74005

Abstract

The lack of student learning development in physical education, sports, and health (PJOK) learning materials is a challenge for educators to improve students' learning understanding. This study aims to develop PJOK learning video media in the material of basic locomotor movement combinations for grade I elementary school students. This study is a development research (R&D) using the ADDIE model. The subjects of the study were grade I elementary school students. Data were obtained through non-test techniques to obtain data on the validity and practicality of the product and test methods for product effectiveness. Data were analyzed with percentages for validity and practicality tests, while effectiveness tests were carried out using a t-test burning with a one group pretest-posttest design. The results showed that the PJOK learning video material on the combination of basic locomotor movement patterns was declared very valid, practical with very good qualifications, and effective in improving students' understanding of locomotor movements. Based on these results, it was concluded that the innovation of PJOK learning videos on the combination of basic locomotor movement patterns was declared feasible as a learning resource and effective. This study has implications for improving elementary school students' understanding of basic locomotor movement combinations.
Media Video Permainan Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan Tema Diriku I Wayan Aditya Kurnia Wijaya; Ni Putu Dwi Sucita Dartini
Jurnal Ilmu Keolahragaan Undiksha Vol. 11 No. 1 (2023): April
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jiku.v11i1.45708

Abstract

Penggunaan media video pembelajaran pada proses pembelajaran dapat dikatakan masih terbilang belum maksimal. Hal ini dikarenakan terbatasnya media video yang dimiliki guru untuk digunakan dalam proses penbelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran permainan PJOK tema diriku berbentuk video. Jenis penelitian ini adalah penelitian pengembangan dengan model analysis, design, development, implementation dan evaluation (ADDIE). Metode pengumpulan data dengan wawancara, catatan lapangan, serta dokumentasi. Teknik analisis menggunakan teknik analisis deskriptif kuantitatif. Teknik analisis ini digunakan untuk mengolah data yang diperoleh melalui angket dalam bentuk deskriptif persentase. Hasil penelitian menunjukan tanggapan dari ahli isi/materi pembelajaran memperoleh presentase 89,00% (baik), ahli desain pembelajaran memperoleh 87,00% (baik), ahli media pembelajaran memperoleh presentase 92,00% (sangat baik) dan tanggapan praktisi lapangan (guru PJOK) memperoleh presentase 94,00% (sangat baik). Hasil uji coba peserta didik dibagi menjadi dua kelompok yaitu uji coba kelompok kecil memperoleh presentase 94,00% (sangat baik) dan uji coba kelompok besar memperoleh presentase 96,00% (sangat baik). Dapat disimpulkan bahwa media video permainan PJOK tema diriku sub tema aku dan teman baru layak digunakan dalam mata pelajaran Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan. Implikasi penelitian ini diharapkan dengan adanya media video ini pembelajaran menjadi lebih efektif dan efisien, sehingga tujuan pembelajaran PJOK dapat tercapai.
Penguatan Karakter dan Motivasi Belajar Melalui Kegiatan Kelas Inspiratif Kepramukaan di Panti Asuhan Mefiboset Tomohon: Pengabdian Refien Khouni S. Rawung; Sumardi W. Ndolu; Yuliana Yuliana; Mila Karmila; Julien Chintya; I Wayan Aditya Kurnia Wijaya; Rati Pontoh; Elisabeth R. Lantang; Michella Christy Tania Supit; Cindy Inggar; Christania Syelomita Undap
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 4 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 4 April - Juni
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i4.7133

Abstract

Penguatan karakter dan motivasi belajar penting untuk mendukung perkembangan akademik dan sosial anak, khususnya di panti asuhan. Program Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan memperkuat karakter dan meningkatkan motivasi belajar anak-anak di Panti Asuhan Mefiboset Tomohon melalui Kelas Inspiratif Kepramukaan. Kegiatan menggunakan pendekatan partisipatif yang meliputi analisis kebutuhan, perancangan, pelaksanaan, dan evaluasi program. Pembelajaran dirancang melalui nilai-nilai kepramukaan, experiential learning, permainan edukatif, simulasi kepemimpinan, aktivitas kolaboratif, dan refleksi diri. Program diikuti oleh 28 anak panti asuhan. Evaluasi dilakukan melalui observasi, angket, dan refleksi bersama pengelola panti. Hasil menunjukkan peningkatan karakter peserta, terutama pada aspek disiplin, tanggung jawab, kerja sama, percaya diri, kepedulian sosial, dan kerja keras. Motivasi belajar juga meningkat, ditandai dengan antusiasme mengikuti kegiatan, kesadaran akan pentingnya pendidikan, keinginan berprestasi, dan optimisme meraih cita-cita. Keberhasilan program didukung oleh pembelajaran yang aktif, kolaboratif, dan bermakna.
EFEKTIVITAS MODEL PROJECT BASED LEARNING BERBASIS LITERASI MULTIMODAL TERHADAP KETERAMPILAN MENULIS NARASI KREATIF MAHASISWA PENDIIDIKAN GURU SEKOLAH DASAR Mila Karmila; Julien Chintya; Yuliana Yuliana; I Wayan Aditya Kurnia Wijaya
Journal of Character and ELementary Education Vol 5 No 02 (2026): Mei 2026
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35508/jocee.v5i02.28617

Abstract

: Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kesenjangan antara perkembangan literasi digital mahasiswa yang semakin multimodal dengan praktik pembelajaran menulis narasi di kelas yang masih berorientasi pada teks tunggal. Tujuan penelitian ini adalah untuk menguji efektivitas model Project Based Learning berbasis literasi multimodal terintegrasi dalam meningkatkan keterampilan menulis narasi kreatif mahasiswa PGSD. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan desain kuasi eksperimen tipe pretest-posttest control group design. Hasil uji Independent Sample T-Test menunjukkan nilai signifikansi sebesar 0,001 (p < 0,05). Terdapat perbedaan peningkatan rata-rata yang jauh lebih tinggi pada kelompok eksperimen (23,10) dibandingkan kelompok kontrol (11,40). Integrasi mode representasi seperti visual dan audio dalam sintaks PjBL terbukti sangat efektif memfasilitasi mahasiswa dalam mengeksplorasi ide dan menstrukturkan alur cerita. Mahasiswa menjadi lebih mudah membayangkan latar dan karakter secara hidup sehingga menghasilkan narasi yang lebih kohesif dan imajinatif dibandingkan metode konvensional. Disimpulkan bahwa model ini efektif meningkatkan keterampilan menulis narasi kreatif mahasiswa, memberikan implikasi praktis bagi dosen untuk merancang pembelajaran bahasa yang lebih adaptif terhadap era digital.
Implementasi Kelas Inspiratif Berbasis Pembelajaran Kreatif untuk Meningkatkan Motivasi dan Rasa Ingin Tahu Siswa Sekolah Dasar Yusak Ratunguri; Sumardi W. Ndolu; Yuliana Yuliana; Mila Karmila; I Wayan Aditya Kurnia Wijaya; Chelsie Masie; Viantika Iska
ABDI UNISAP: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2025): ABDI UNISAP: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : UPT Publikasi dan Penerbitan Universitas San Pedro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59632/abdiunisap.v3i2.526

Abstract

Program Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan mengembangkan kelas inspiratif berbasis pembelajaran kreatif untuk meningkatkan motivasi belajar, rasa ingin tahu, dan partisipasi siswa sekolah dasar. Kegiatan dilatarbelakangi oleh kebutuhan pembelajaran abad ke-21 yang menekankan kreativitas, inovasi, serta keterlibatan aktif siswa. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan partisipatif melalui empat tahapan utama: analisis kebutuhan, perancangan media pembelajaran kreatif, implementasi kelas inspiratif, dan evaluasi. Mahasiswa PGSD berperan sebagai fasilitator dalam merancang dan mengimplementasikan berbagai media, seperti diorama, eksperimen sederhana, permainan edukatif, dan aktivitas interaktif berbasis pengalaman langsung. Evaluasi dilakukan melalui observasi perilaku belajar, angket respon siswa, dan refleksi bersama guru. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan pada minat, motivasi, serta kreativitas siswa. Siswa terlihat lebih antusias, aktif bertanya, dan mampu menghubungkan pengalaman mereka dengan materi yang disajikan. Media visual dan aktivitas eksperimen mendorong eksplorasi kognitif sehingga memfasilitasi pengembangan kreativitas dan pemahaman konsep. Pendampingan mahasiswa juga terbukti membantu memperjelas instruksi, mengurangi kebingungan, serta meningkatkan kepercayaan diri siswa. Guru memberikan respons positif terhadap kegiatan ini karena media dan pendekatan yang digunakan dinilai mudah diadaptasi dalam pembelajaran reguler. Selain itu, suasana kelas menjadi lebih hidup dan kolaboratif, yang berdampak pada interaksi sosial dan kesiapan belajar siswa. Secara keseluruhan, kegiatan PKM ini efektif dalam menciptakan lingkungan belajar kreatif dan inspiratif yang mendukung perkembangan akademik dan afektif siswa sekaligus meningkatkan kompetensi pedagogis mahasiswa.
Penguatan Profil Pelajar Pancasila Melalui Kegiatan Makan Bersama Berbasis Gizi Seimbang di Sekolah Dasar Yeni Wardatunnissa; A Haris; Yuyun Yuningsih; Lila Alwyah; I Wayan Aditya Kurnia Wijaya
Jurnal Ilmiah Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 2, No 01 (2026): Januari 2026
Publisher : STKI Harapan Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56842/jippma.v2i01.963

Abstract

Profil Pelajar Pancasila merupakan perwujudan karakter dan kompetensi peserta didik Indonesia yang perlu ditanamkan sejak jenjang sekolah dasar. Salah satu upaya penguatan nilai-nilai tersebut dapat dilakukan melalui kegiatan kontekstual dan dekat dengan kehidupan sehari-hari siswa, salah satunya kegiatan makan bersama berbasis gizi seimbang. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman siswa sekolah dasar mengenai gizi seimbang sekaligus memperkuat nilai-nilai Profil Pelajar Pancasila, khususnya gotong royong, kemandirian, dan kebhinekaan global. Metode pelaksanaan pengabdian meliputi sosialisasi gizi seimbang, pendampingan kegiatan makan bersama, serta refleksi dan evaluasi kegiatan. Hasil pengabdian menunjukkan adanya peningkatan kesadaran siswa terhadap pentingnya konsumsi makanan sehat, perilaku hidup bersih dan sehat, serta tumbuhnya sikap kebersamaan dan saling menghargai antar siswa. Dengan demikian, kegiatan makan bersama berbasis gizi seimbang efektif digunakan sebagai media penguatan Profil Pelajar Pancasila di sekolah dasar.
Pemberdayaan Literasi Fisik melalui Pelaksanaan Program PJOK Mahasiswa KKN bagi Masyarakat di Sulawesi Utara Muhamad Furqon Al Hadiq; Tiyas Abror Huda; I Wayan Aditya Kurnia Wijaya; Aldjon Nixon Dapa
Jurnal Pengabdian Olahraga Masyarakat (JPOM) Vol. 7 No. 2 (2026): Juli (2026)
Publisher : PJKR Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/jpom.v7i2.875

Abstract

Program PJOK KKN dilaksanakan untuk merespons rendahnya kebiasaan berolahraga dan terbatasnya akses aktivitas fisik terstruktur di masyarakat desa. Kegiatan yang dilakukan meliputi senam sehat, edukasi literasi fisik, dan pembiasaan perilaku hidup bersih di sekolah melalui metode demonstrasi. Data diperoleh melalui angket literasi fisik yang dibagikan oleh mahasiswa KKN kepada Masyarakat peserta kegiatan. Jumlah responden mencapai 1.235. Hasil menunjukkan bahwa pengetahuan masyarakat mengenai manfaat olahraga berada pada kategori baik, namun perilaku aktif belum terbentuk secara konsisten. Sebagian besar responden hanya berolahraga satu hingga dua kali per minggu, dan 13,36% tidak pernah berolahraga. Indikator pengetahuan menjadi aspek paling kuat, sementara motivasi, kepercayaan diri, dan kebiasaan aktif merupakan aspek yang paling lemah. Analisis per item juga memperlihatkan kesenjangan yang jelas antara pemahaman dan praktik aktivitas fisik. Pelaksanaan program PJOK KKN memberikan wadah aktivitas fisik yang mudah diikuti, mendorong partisipasi warga, dan memperkuat dukungan sosial sebagai faktor penting dalam perubahan perilaku. Kegiatan ini dapat menjadi dasar pengembangan program rutin bagi masyarakat desa