Claim Missing Document
Check
Articles

Found 17 Documents
Search

Analisis ROA dan ROE Terhadap Kinerja Keuangan Pada PT. Bank Negara Indonesia (BNI) Periode 2017-2021 Tamara Agnesia; Tiar Lina Situngkir
ISOQUANT : Jurnal Ekonomi, Manajemen dan Akuntansi Vol 7, No 1 (2023): April
Publisher : Universitas Muhammadiyah Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24269/iso.v7i1.1620

Abstract

ABSTRAKRiset ini dilaksanakan dengan maksud untuk memahami bagaimana kinerja keuangan dari PT.BNI pada periode 2017-2021 dengan menggunakan alat analisis keuangan yaitu rasio ROA dan ROE. Laporan keuangan dari PT.BNI periode 2017-2021 yang terdapat pada BEI adalah data yang digunakan pada riset ini. Riset ini menggunakan teknik analisis deskriptif kuantitatif. Dari hasil analisis rasio yang telah dilakukan, nilai yang didapatkan dari menghitung rasio ROA dan ROE pada PT.BNI berfluktuasi, artinya nilai rasio mengalami kenaikan dan penurunan.  Rasio ROA yang diperoleh dari PT.BNI pada periode 2017-2021 dikatakan kurang baik, karena perolehan nilai rata-rata ROA kurang dari ketetapan standar rata-rata industri sebesar 1,5%. Selain itu Rasio ROE yang diperoleh oleh PT.BNI pada periode 2017-2021 dikatakan kurang baik, dikarenakan nilai rata-rata ROA juga kurang dari ketetapan standar rata-rata industri sebesar 40%. Oleh karena itu, PT.BNI harus dapat meningkatkan kinerja keuangannya dengan optimal dan maksimal.Kata Kunci : ROA, ROE, Kinerja Keuangan 
Pengaruh Manajemen Modal Kerja terhadap Profitabilitas Perusahaan Manufaktur yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2020-2022 Moch. Riyan Effendi; Simbolon, Paulina Karolin; Tiar Lina Situngkir
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 7 No. 2 (2023): Agustus 2023
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Manajemen modal kerja adalah pengelolaan efektif dari aset lancar serta kewajiban lancar suatu perusahaan guna memastikan kelancaran operasional dan keberlanjutan keuangan. Metode penelitian yang digunakan adalah analisis regresi dengan menggunakan data keuangan tahunan pada perusahaan yang terdaftar di bursa efek. Sampel penelitian dipilih dengan metode purposive sampling. Variabel bebas pada penelitian ini adalah manajemen modal kerja, yang diukur dengan perputaran modal kerja, perputaran kas dan perputaran persediaan. Sedangkan variabel terikat dalam penelitian adalah profitabilitas perusahaan, yang diukur dengan ROI. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa manajemen modal kerja berpengaruh terhadap profitabilitas (ROI) perusahaan.
Pengaruh Rasio Likuiditas, Solvabilitas, Aktivitas, dan Ukuran Perusahaan Terhadap Pertumbuhan Laba Pada Perusahaan Sektor Transportasi dan Logistik yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia Periode 2018-2022 Tamara Agnesia; Tiar Lina Situngkir
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 3 No. 3 (2023): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v3i3.2901

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh rasio likuiditas (CR), rasio solvabilitas (DAR), rasio aktivitas (TATO), dan ukuran perusahaan terhadap pertumbuhan laba perusahaan sektor transportasi dan logistik yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2018-2022. Populasi pada penelitian ini adalah 31 perusahaan sektor transportasi dan logistik yang terdaftar di BEI. Sampel penelitian adalah 8 perusahaan transportasi dan logistik yang tidak melaporkan kerugian dan memiliki laporan keuangan yang lengkap selama periode 2018-2022. Metode yang digunakan dalam penelitian adalah kuantitatif dengan pendekatan deskriptif dan kuantitatif. Teknik analisis data menggunakan analisis linear berganda dan R2. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rasio likuiditas yang diproksikan dengan Current Ratio (CR) berpengaruh secara parsial dan signifikan terhadap pertumbuhan laba, rasio solvabilitas yang diproksikan dengan Debt to Assets Ratio (DAR) berpengaruh secara parsial dan signifikan terhadap pertumbuhan laba, rasio aktivitas yang diproksikan dengan Total Assets Turnover (TATO) berpengaruh secara parsial dan signifikan terhadap pertumbuhan laba, serta ukuran perusahaan berpengaruh secara parsial dan signifikan terhadap pertumbuhan laba. Secara simultan rasio likuiditas (CR), rasio solvabilitas (DAR), rasio aktivitas (TATO), dan ukuran perusahaan berpengaruh signifikan terhadap pertumbuhan laba perusahaan sektor transportasi dan logistik yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2018 hingga 2022.
Pengaruh Rasio Aktivitas Terhadap Harga Saham Pada Perusahaan Rokok yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia Periode 2019–2022 Putri Noviyani; Tiar Lina Situngkir
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 3 No. 4 (2023): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v3i4.3570

Abstract

Selama pandemi Covid-19, harga saham perusahaan rokok terus menurun. Mengingat harga saham merupakan cerminan prospek perusahaan di kemudian hari, maka penelitian yang digarap bertujuan untuk menganalisis dan mengkaji pengaruh rasio aktivitas yang diproksikan dengan working capital turnover (WCT) dan fixed assets turnover (FAT) terhadap harga saham perusahaan rokok. Penelitian menggunakan data laporan keuangan perusahaan rokok tahun 2019–2022. Teknik analisis data pada penelitian yaitu regresi linier berganda dengan bantuan software SPSS 25. Dengan menggunakan metode purposive sampling, 5 populasi perusahaan rokok direduksi menjadi 4 sampel. Diamati bahwa tidak ada dampak parsial WCT terhadap harga saham dengan nilai sig. lebih dari 0,05. Itu berarti setiap kenaikkan WCT tidak menaikkan harga saham. Kemudian terdapat pengaruh FAT secara parsial terhadap harga saham dengan nilai sig. kurang dari 0,05. Itu menyiratkan setiap kenaikan FAT akan menaikkan harga saham. Secara simultan, kedua variable mempengaruhi harga saham.
Analisis Perhitungan Harga Pokok Produksi Berdasarkan Metode Full Costing pada UMKM Dodonut di Kabupaten Karawang Tiar Lina Situngkir; Anastasia Putri Sidiq Sidiq; Aiska Amini; Adhelia Purnama Alam; Annisa Hanan; Diah Marwati; Lulu Mamlukah
EKOMA : Jurnal Ekonomi, Manajemen, Akuntansi Vol. 4 No. 1: November 2024
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/ekoma.v4i1.6269

Abstract

All businesses must pay close attention to the calculation of the cost of production because in this day and age, MSMEs are increasingly competing to produce high-quality goods at competitive prices. Cost of Production is the overall cost incurred in converting raw materials into finished products and as a benchmark to compare whether the selling cost will be too high or too low. However, there are still many business owners who do not estimate the overall cost of production. This can lead to an inaccurate assessment of the company's profit or loss. In this study, we look at how the determination of the full cost of goods and the approach of the Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs) Dodonut are used to determine the price of the goods produced. Business owners may be able to find a middle ground between MSME HPP and full costing technique HPP by calculating and comparing the two. The Full Costing method calculates production costs using raw materials, direct labor, and fixed and variable plant overhead costs. The majority of this research data comes from Dodonut MSME owners. Dodonut MSME interviews and records themselves are used to collect data. Production costs reached Rp 25,483,367 when the full cost approach was used, and Rp 18,784,024 when the MSME method was used. This study reports the findings from the overall cost calculation of the production cost strategy.
INFORMASI AKUNTANSI DIFERENSIAL DALAM PENGAMBILAN KEPUTUSAN MENERIMA ATAU MENOLAK PESANAN KHUSUS PADA UMKM KASUR IBU NUNUNG DI CIKAMPEK Puput Nuramaliah; Salsa Nur Supiyanti; Tiar Lina Situngkir
Jurnal Akuntansi, Ekonomi dan Manajemen Bisnis Vol. 2 No. 1 (2022): Maret : Jurnal Akuntansi, Ekonomi dan Manajemen Bisnis
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jaem.v2i1.156

Abstract

This study has the aim of understanding and knowing how to calculate the cost of goods manufactured using the process costing method in Mrs. Nunung's mattress business in the Karawang district. The method used in this research is a case study with direct field observations and interviews with the business owner, Mrs. Nunung. The results of the research that have been carried out show that the production costs incurred for the September 2021 period amounted to IDR 62,3766,000 consisting of raw material costs IDR 55,016,000, auxiliary material costs IDR 2,180,000, labor costs IDR 4,680,000, and factory overhead costs IDR 500,000. The production cost added to each unit of mattress is IDR 121,061. So that there is a difference in calculations between the calculations of researchers and calculations according to Nunung's mother of IDR 3,939. The total income of Mrs. Nunung's Mattress Business in September 2021 is IDR 78,000,000.
ANALISIS PERHITUNGAN HARGA POKOK PRODUKSI DENGAN PENERAPAN METODE HARGA POKOK PENUH PADA ROTI GEMBONG BONGSOR KARAWANG Nadya Millasyifa; Luthfi Thoriq Amalia; Hilman Muhamad Naufal; Mohamad Hafizh Enriza; Lizha Nur Shafa; Tiar Lina Situngkir
Jurnal Manajemen, Bisnis dan Kewirausahaan Vol. 2 No. 3 (2022): DESEMBER : Jurnal Manajemen, Bisnis dan Kewirausahaan
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jumbiku.v2i3.864

Abstract

This study aims to analyze the comparison of the Cost of Goods Sold based on the Small and Medium Enterprises (SME) Method of Roti Gembong Bongsor and the full costing method. The method of data collection applied in this research is by observation and personal interviews with SME owners as people who provide the information and data that researchers needs. The results of the research that has been carried out show that the resulting production costs consist of raw material costs of Rp 5,967,000, direct labor costs of Rp 15,000,000, variable factory overhead costs of Rp 9,123,500, and fixed overhead costs of Rp 5.234.997. This study shows that the results of calculating the cost of goods sold using the full costing method produce a higher price than the SME method.