Claim Missing Document
Check
Articles

Found 32 Documents
Search

Penyuluhan Revitalisasi Pos Baca Sebagai Upaya Meningkatkan Budaya Literasi Bagi Masyarakat Djoko Andrijono; Sufiyanto Sufiyanto; Gulita Ngudiana; Mohammad Hafid Zamroni; Fiky Dwi Setiawan
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jb.v5i1.7329

Abstract

Siswa yang belajar di sekolah telah diatur secara sistematis sesuai standar pendidikan nasional. Pos baca merupakan sarana belajar anak-anak yang didirikan atas kearifan lokal di suatu wilayah RT, RW atau Kelurahan yang penggunaannya lebih fleksibel untuk kegiatan membaca atau bermain sambil belajar bagi anak-anak di luar jam sekolah, khususnya pos baca yang ada di wilayah RT 04 RW 02 kelurahan Bandulan Kecamatan Sukun Kota Malang. Pojok baca dirancang bukan sebagai pesaing perpustakaan sekolah, namun diharapkan dapat membantu perpustakaan sekolah dalam menciptakan siswa gemar membaca dan rutinitas membaca, sehingga buku-buku yang disediakan di pos baca harus berbeda dengan buku-buku yang tersedia di perpustakaan sekolah. Tujuan pos baca untuk mendorong keterampilan membaca dan menjadi tempat yang menyenangkan bagi anak-anak untuk belajar atau tempat kegiatan keaksaraan di tingkat masyarakat. Manfaat pos baca dapat membantu anak putus sekolah dan buta huruf, sehingga mendukung budaya literasi. Literasi merupakan kemampuan membaca, menulis, menambah pengetahuan, berpikir kritis dalam memecahkan masalah, memiliki kemampuan berkomunikasi secara efektif yang dapat mengembangkan potensi dan berpartisipasi dalam kehidupan masyarakat. Kesimpulan pos baca didirikan atas kearifan lokal dengan sumber dana dari masyarakat, pos baca didirikan sebagai sarana belajar siswa di luar jam sekolah dan membantu bagi anak putus sekolah serta buta huruf.
Revitalization of thematic villages through red ginger cultivation in Mulyorejo Village, Malang City Sufiyanto Sufiyanto; Sari Yuniarti; Pindo Tutuko; Sunarjo Sunarjo; Djoko Andrijono; Ahmad Rivaldi; Erika Elice; Antalita Kirana Putri
Community Empowerment Vol 9 No 5 (2024)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Magelang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31603/ce.11301

Abstract

The Covid-19 pandemic has significantly impacted society, causing an economic crisis. The thematic village program is a community empowerment effort based on the unique potential characteristics of local communities. This community service program aims to strengthen the concept of thematic villages through the revitalization of the Ginger Red Thematic Village in RW 07, located in Mulyorejo Village, Sukun District, Malang City. The methods applied include outreach, assistance, and improvement of urban farming facilities for red ginger cultivation. The results of this community service program show that the revitalization of the Red Ginger Thematic Village has succeeded in increasing the function of the greenhouse, supporting the urban farming program, and increasing the number of successfully cultivated red ginger plants by the local community. This program represents a significant step in supporting economic recovery and community empowerment amidst the crisis caused by the Covid-19 pandemic.