Claim Missing Document
Check
Articles

Found 35 Documents
Search

Case Method Jaringan dan Komunikasi Data Zainudin Bonok; Ulfatun Nadifa
General Engineering & Applied Science Journal Vol. 1 No. 2 (2026): General Engineering & Applied Science Journal
Publisher : PT Bukuloka Literasi Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65307/gear.v1i2.152

Abstract

Perkembangan teknologi dalam dunia pendidikan menuntut guru dan mahasiswa untuk memiliki kemampuan tambahan, khususnya dalam digitalisasi materi dan media pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk memahami penerapan digitalisasi dalam pembelajaran, khususnya pada mata kuliah Jaringan dan Komunikasi Data. Metode yang digunakan adalah pendekatan studi kasus karena sesuai untuk mengkaji fenomena kontemporer dalam konteks nyata secara mendalam. Data dikumpulkan melalui survei terbuka kepada mahasiswa Teknik Elektro untuk mengetahui tingkat kepuasan mereka terhadap proses pembelajaran. Instrumen penelitian berupa kuesioner dengan 14 pertanyaan yang menyediakan pilihan jawaban tertentu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa digitalisasi media pembelajaran dapat mendukung perubahan kognitif, afektif, dan konatif mahasiswa. Dengan demikian, digitalisasi pembelajaran berperan penting dalam meningkatkan kualitas proses pembelajaran serta memberikan wawasan baru dalam pengembangan media ajar berbasis teknologi. Kata Kunci: Jaringan, Komunikaasi, Data
PENGELOLAAN POTENSI DESA DENGAN PEMANFAATAN TIK DAN TRANSFORMASI DIGITAL UNTUK PENINGKATAN UMKM DAN BUMDES DESA BOTUTONUO KECAMATAN KABILA BONE KAB BONE BOLANGO Zainudin Bonok; iksan Hidayat; Yasin mohamad; Syahrir abdusammad; Ade irawaty tolago; Muhammad Yasser; Taufiq Ismail Yusuf
Jurnal Abdimas Terapan Vol. 2 No. 1 (2022): JURNAL ABDIMAS TERAPAN (NOVEMBER)
Publisher : Program Vokasi Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (378.077 KB) | DOI: 10.56190/jat.v2i1.15

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat bagi tenaga pendidik didalam salah satu upaya untuk melaksanakan salah satu tugas sebagai pelaksanaan pada salah satu tridarma perguruan tinggi)-salah satunya Pengabdian ini adalah suatu upaya Universitas Negeri Gorontalo agar supaya terlaksananya Tridarma Perguruan Tinggi untuk memberikan sumbangsih ilmu pengetahuan dan teknologi kepada masyarakat.Berdasarkan hal ini, kami mengajukan usulan kegiatan Pengabdian di Kantor Desa Botutonuo kec Kabila Bone Kab Bone Bolango dengan Tujuan Pengabdian ini adalah untuk memberikan Pengelolaan Potensi Desa dengan Pemanfaatan TIK dan Transformasi Digital untuk peningkatan UMKM dan BUMDes Desa Botutonuo kecamatan kabila bone kabupaten Bone Bolango ,Target luaran yang diharapkan dari kegitan ini adalah 1) Masyarakat yang ada usaha dan UMKM dan juga Aparat Desa mampu dan memiliki pengetahuan tentang Pemanfaatan TIK skala Desa dengan adanya : Komputer, Internet, Telepon seluler sehingga arus informasi semakin lancar 2) Mayarakat yang berwirausaha dan UMKM dan BUMDes dan Aparat desa memiliki pengetahuan tentang perlunya analisis bisnis dan kelayakan usaha agar UMKM dan BUMDes lebih baik,lebih luas sebarannya, lebih mandiri dan berdaya saing Studi kelayakan bisnis pada prinsipnya bisa digunakan antara lain: a). Untuk merintis usaha baru, misalnya untuk membuka toko, membangun pabrik, mendirikan perusahaan jasa, membuka usaha dagang dan lain sebagainya. b). Untuk mengembangkan usaha yang sudah ada, misalnya untuk menambah kapasitas pabrik, memperluas skala usaha, untuk mengganti peralatan/mesin, untuk menambah mesin baru dan lain sebagainya. c). Untuk memilih jenis usaha atau investasi/proyek yang paling menguntungkan, misalnya pilihan usaha dagang, pilihan usaha barang atau jasa, pabrikasi atau perakitan, dan sebagainya. Adapun pihak yang memerlukan dan berkepentingan dengan studi kelayakan usaha diantaranya: (1) Pihak wirausaha (pemilik perusahaan) (2) Pihak Investor dan Penyandang Dana, (3) Pihak masyarakat dan Pemerintah Studi kelayakan usaha dapat dilakukan melalui langkah-langkah sebagai berikut: (a) Tahap Penemuan ide atau Perumusan Gagasan, (b) Tahap Memformulasikan Tujuan dan (c) Tahap Analisis
PENGUATAN KOMPETENSI GURU DALAM IMPLEMENTASI BLENDED LEARNING Ikhsan HIdayat; ZAINUDIN bonok; Bambang Panji Asmara; Muhammad Yasser Arafat; Muhammad Sarlin
Jurnal Abdimas Terapan Vol. 2 No. 1 (2022): JURNAL ABDIMAS TERAPAN (NOVEMBER)
Publisher : Program Vokasi Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (479.449 KB) | DOI: 10.56190/jat.v2i1.19

Abstract

Teknologi telah menjadikan proses pembelajaran lebih fleksibel, lebih praktis, dan lebih efisien karena tidak tergantung hanya pada kegiatan tatap muka di kelas saja. melainkan juga di luar kelas, atau di luar jadwal pelajaran. Perubahan ini menjadi tantangan bagi para guru untuk berinovasi dalam mengajar dengan memanfaatkan teknologi dengan bijak. Proses belajar yang memadukan tatap muka dan online, yang disebut Blended Learning (BL), telah menjadi model platform pembelajaran yang banyak diimplementasikan di sekolah-sekolah dan perguruan tinggi karena hakikat BL yang luwes dan memberi kesempatan kepada siswa untuk belajar dari sumber belajar dan moda belajar yang bervariasi. Meningkatkan hasil dan minat belajar dibandingkan dengan metode pembelajaran yang hanya satu macam, blended learning mampu meningkatkan hasil dan minat belajar siswa. Hal itu karena metode belajar yang digunakan jauh lebih menarik dan menggunakan media pembelajaran yang menarik pula.
RANCANG BANGUN SISTEM PAKAN TERNAK AYAM OTOMATIS DENGAN KENDALI WAKTU MENGGUNAKAN ARDUINO UNO DAN RTCDS3231 Sugianto Saputra; Bambang Panji Asmara; Syahrir Abdusamad; Wahab Musa; Zainudin Bonok; Ikhsan Hidayat
CENDEKIA: Jurnal Ilmu Pengetahuan Vol. 6 No. 3 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/cendekia.v6i3.10642

Abstract

Manual chicken feeding is still widely implemented in small- and medium-scale poultry farms, often resulting in inconsistent feeding schedules, feed waste, and labor inefficiency. This study aims to design and develop a time-based automatic chicken feeding system using Arduino Uno and the RTC DS3231 module, as well as to evaluate system performance in distributing feed according to predefined schedules. The research employed a research and development method with a design-and-build approach, including hardware design, software development, system integration, and functional testing of each component. The system testing involved the RTC DS3231 module, servo motor as the feed container actuator, ultrasonic sensor for feed level detection, LCD for information display, and buzzer as a warning indicator. Data were collected through direct observation of time accuracy, actuator response, and sensor readings. The results showed that the developed system was able to distribute feed automatically according to scheduled times, display real-time feed availability conditions, and provide notifications when feed levels reached the minimum threshold. The system was considered effective in improving feed management efficiency, reducing dependency on manual labor, and showing strong potential for application in small- and medium-scale poultry farming. Further development is recommended through Internet of Things (IoT) integration and adaptive feed quantity control. ABSTRAK Pemberian pakan ayam secara manual masih banyak diterapkan pada peternakan skala kecil dan menengah, sehingga sering menimbulkan ketidaktepatan jadwal distribusi pakan, pemborosan pakan, serta inefisiensi tenaga kerja. Penelitian ini bertujuan merancang dan membangun sistem pakan ternak ayam otomatis berbasis waktu menggunakan Arduino Uno dan modul RTC DS3231, serta menguji kinerja sistem dalam mendistribusikan pakan sesuai jadwal yang telah diprogram. Penelitian menggunakan metode research and development dengan pendekatan rancang bangun yang meliputi perancangan perangkat keras, perancangan perangkat lunak, integrasi sistem, serta pengujian fungsional setiap komponen. Pengujian dilakukan pada modul RTC DS3231, motor servo sebagai aktuator pembuka wadah pakan, sensor ultrasonik untuk mendeteksi ketersediaan pakan, LCD sebagai media tampilan informasi, dan buzzer sebagai indikator peringatan. Data diperoleh melalui observasi langsung terhadap akurasi waktu, respons aktuator, dan pembacaan sensor. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem mampu mendistribusikan pakan secara otomatis sesuai jadwal yang telah ditentukan, menampilkan kondisi ketersediaan pakan secara real time, serta memberikan notifikasi ketika pakan berada pada kondisi minimum. Sistem yang dikembangkan dinilai mampu meningkatkan efisiensi manajemen pemberian pakan, mengurangi ketergantungan pada tenaga kerja manual, dan berpotensi diterapkan pada peternakan ayam skala kecil dan menengah. Penelitian ini merekomendasikan pengembangan lebih lanjut melalui integrasi teknologi Internet of Things (IoT) dan pengaturan jumlah pakan secara adaptif.
Comparative Analysis and Optimization of GIS-Based Rooftop Solar Power Plants Ikhsan Hidayat; Sardi Salim; Ade Irawaty Tolago; Yasin Mohamad; Zainudin Bonok
Jambura Journal of Electrical and Electronics Engineering Vol 8, No 1 (2026): Januari - Juni 2026
Publisher : Electrical Engineering Department Faculty of Engineering State University of Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/jjeee.v8i1.34333

Abstract

The increasing demand for electricity and the global commitment to carbon reduction have encouraged higher education institutions to integrate renewable energy into campus infrastructures. However, most previous rooftop PV studies at Universitas Negeri Gorontalo (UNG) have been limited to single-building assessments or have not fully integrated spatial analysis with technical simulation. This study addresses this research gap by conducting a comparative analysis and system optimization of a rooftop photovoltaic (PV) installation at the Faculty of Engineering building using a combined Geographic Information System (GIS) approach and detailed technical simulation through HelioScope. The optimized design yields a total capacity of 368.79 kWp comprising 647 Canadian Solar 570W modules. Simulation results indicate an annual energy output of 486.5 MWh with a Performance Ratio (PR) of 95.8%, where PR represents the ratio of actual system performance to ideal irradiance conditions, and a solar access value of 99.2%. The economic assessment shows a payback period of 11.04 years under an export tariff of IDR 1,440/kWh. Furthermore, a comparative evaluation with two previous studies demonstrates significant improvements in both technical and economic aspects due to the integrated GIS and high-resolution simulation approach. The findings provide a valuable reference for advancing renewable energy implementation in educational institutions, particularly in designing efficient and sustainable rooftop PV systems.