Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

PENDIDIKAN KARAKTER DALAM PERSPEKTIF ISLAM Darma Wijaya; Hadi Wibowo; Dedi Supriadi; Sopyan Sopyan
Akrab Juara : Jurnal Ilmu-ilmu Sosial Vol 5 No 4 (2020): November
Publisher : Yayasan Azam Kemajuan Rantau Anak Bengkalis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendidikan merupakan persoalan yang harus diperhatikan secara serius. Keberhasilan suatu bangsa sangat ditentukan oleh kualitas pendidikan yang diterapkan. Hasil Penelitian menunjukkan: 1) Bahwasanya pendidikan karakter dalam Islam jauh berbeda dengan pendidikan karakter di Barat ataupun Eropa. Perbedaan tersebut bisa dilihat dari tujuan pendidikan tersebut. 2) Sumber utama pembentukan karakter dalam Islam, sebagaimana keseluruhan ajaran Islam lainnya, adalah al-Quran dan Sunnah Nabi Muhammad saw. 3) Ukuran baik dan buruk dalam karakter Islam berpedoman pada kedua sumber itu, bukan baik dan buruk menurut ukuran manusia, sebab jika ukurannya adalah manusia, baik dan buruk akan berbeda-beda. 4)Keteladanan dalam pendidikan merupakan pendekatan atau metode yang sangat berpengaruh dan terbukti paling berhasil dalam mempersiapkan dan membentuk dan mengembangkan potensi peserta didik. 5) Al-Qur’an banyak menyajikan ayat-ayat yang mengemukakan tentang karakter yang baik. Selain menetapkan secara langsung indikatornya, al-Qur’an juga menetapkan jenis akhlaknya. Misalnya dalam surat al-Furqan ayat 63, yang artinya: dan hamba-hamba Tuhan yang Maha Penyayang itu (ialah) orang-orang yang berjalan di atas bumi dengan rendah hati dan apabila orang-orang jahil menyapa mereka, mereka mengucapkan kata-kata (yang mengandung) keselamatan.
KONSEP POLIGAMI DALAM PERSPEKTIF ISLAM Hadi Wibowo; Dikdik Permana Wigandi
Jurnal Akrab Juara Vol 4 No 3 (2019)
Publisher : Yayasan Akrab Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Marriage is a physical and spiritual bond between a man and a woman to live together. Polygamy is something that is currently still a pros and cons in society. This is due to differences in opinions / views of the community. Data collection techniques use library studies obtained from books, websites and other journals. This research method uses qualitative research methods. This method the authors take because qualitative research can be done by the author in the field of social science. The results of the study included the grace and mercy of Allah SWT when the Prophet Muhammad saw real practice of polygamy because the purpose of the Islamic Sharia was indeed intended to regulate human life.
Karakteristik Pelapisan Pada Produk Printer Tiga Dimensi (3d) Menggunakan Material Filament ABS, PLA Dan HIPS Mustaqim mr; Hadi Wibowo; Agus Wibowo; Ahmad Farid; Muhamad Agus Shidiq
Engineering : Jurnal Bidang Teknik Vol 13 No 1 (2022): APRIL
Publisher : Universitas Pancasakti Tegal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24905/eng.v13i1.2010

Abstract

Telah dilakukan penelitian terhadap produk printing 3 dimensi menggunakan bahan filament yang berbeda yaitu Acrylonitrile Butadiene Styrene (ABS), Polylactic Acid (PLA) dan High Impact Polystyrene (HIPS). Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kualitas produk printing pada kondisi setting perinter yang sama untuk ketiga bahan ABS, PLA dan HIPS. Analisa Massa jenis, kekerasan dan foto visual dilakukan untuk membandingkan karakter produk printing. Analisis data sampel spesimen produk printing dari ketiga jenis material filament ABS, PLA dan HIPS pada sifat massa jenis dan kekerasan dapat ditarik kesimpulan bahwa produk printing dari filamen PLA memiliki berat jenis yang lebih besar dibanding dengan produk printing dari material yang lain ABS dan HIPS. Namun demikian PLA memiliki nilai kekerasan yang lebih rendah dibanding dengan ABS dan HIPS. Sementara pengamatan secara visual pada foto permukaan produk printing menunjukan kerapatan lapisan yang sama namun alur lapisan untuk filament HIPS agak sedikit kasar.
An Analysis of Indonesian Spelling Errors in Short Stories Written by Eleventh-Grade Students at SMA Nurul Ibrahimi Rantauprapat Juli Yani; F. Ferdiawan; Imam Tazali; Hadi Wibowo; Khoerotun Nisa Liswati
INTERACTION: Jurnal Pendidikan Bahasa Vol. 12 No. 1 (2025): INTERACTION: Jurnal Pendidikan Bahasa
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris, Universitas Pendidikan Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36232/interactionjournal.v12i1.3223

Abstract

This study analyzes errors in the use of Indonesian spelling in short story texts written by eleventh-grade students at SMA Nurul Ibrahimi. Common errors include the incorrect use of capital letters and punctuation that do not align with the General Guidelines for Indonesian Spelling (PUEBI). The causes of these errors include a limited understanding of spelling rules, the influence of informal language, and a lack of writing practice. This study employs a descriptive qualitative approach, with primary data consisting of students’ short story texts and secondary data from relevant literature. The results show frequent errors in the use of capital letters at the beginning of sentences, in names, and in place names. Punctuation errors often involve the use of commas, periods, and quotation marks. The study recommends practice-based learning to improve students’ skills in using correct spelling.
TRANSITION FROM SAK ETAP TO SAK PRIVATE ENTITIES (SAK EP) AND PREPARATION OF FIRST-TIME CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS IN NON-PROFIT ENTITIES WITH GROUP STRUCTURE (CASE STUDY ON ABC FOUNDATION AND SUBSIDIARIES) Satria Chandra; Hadi Wibowo
Akrab Juara : Jurnal Ilmu-ilmu Sosial Vol. 11 No. 1 (2026): Februari
Publisher : Yayasan Azam Kemajuan Rantau Anak Bengkalis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58487/akrabjuara.v11i1.2762

Abstract

This study analyzes the transition from Financial Accounting Standards for Entities without Public Accountability (SAK ETAP) to Financial Accounting Standards for Private Entities (SAK EP) and its implications for the first-time preparation of consolidated financial statements at Yayasan ABC. Following the termination of SAK ETAP in 2024, management adopted SAK EP in 2025 and designated 1 January 2024 as the transition date to ensure comparability between reporting periods in accordance with transitional provisions issued by the Indonesian Institute of Accountants. This research employs a qualitative case study approach. Data were obtained through document analysis, semi-structured interviews, and observation of the financial reporting process to examine adjustments to accounting policies, preparation of opening balances, and the establishment of consolidation procedures. The findings indicate that the transition required retrospective adjustments affecting financial instruments, impairment of receivables, deferred tax recognition, and actuarial gains and losses recognized in other comprehensive income. These adjustments directly affected the opening net assets as of 1 January 2024. Furthermore, the mandatory requirement to prepare consolidated financial statements under SAK EP resulted in significant structural changes in financial reporting, including harmonization of accounting policies, alignment of chart of accounts, elimination of intercompany transactions, and reconciliation between nonprofit and profit-oriented reporting frameworks. This study demonstrates that the adoption of SAK EP in entities with subsidiary structures involves not only technical accounting adjustments but also systemic and organizational restructuring of financial reporting processes. The findings provide empirical evidence and practical guidance for foundations and private entities undergoing similar transitions while initiating consolidated financial reporting.