Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search

Budaya Literasi Dalam Meningkatkan Minat Baca Siswa di SMPN 3 Leuwimunding Agus Rofii; Royan Fakhrurozi; Dede Salim Nahdi; Ujiati Cahyaningsih; Dadang Sudirno
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2023)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jb.v4i1.4188

Abstract

Literasi berhubungan dengan kapsitas siswa untuk menerapkan pengetahuan dan keterampilan dalam mata pelajaran kunci dan menganalisa, mempertimbangkan dan mengkomunikasikan secara efektif seperti yang mereka identifikasi, menafsirkan dan menyelesaikan masalah dalam variasi masalah. Adanya budaya literasi menjadi sebuah upaya dalam menjaga peradaban. Sudah selayaknya sekolah mengaplikasikan sebuah program yang berkaitan dengan budaya literasi. Pengabdian ini bertujuan untuk menerapkan budaya literasi pada siswa agar minat baca mereka dapat meningkat. Metode kegiatan pengabdian ini menggunakan metode sosialisasi melalui kegiatan penyuluhan. Kegiatan ini dilaksanakan di SMPN 3 Leuwimuncing dengan jumlah peserta sebanyak 284 siswa. Kegiatan pengabdian budaya literasi berjalan baik dan antusias. Dalam kegiatan ini para siswa memberikan sebuah gagasan dan konsep lewat literasi yang sarat akan ide dan inovasi yang luar biasa, diantaranya mereka membuat sebuah konsep yang menarik tentang literasi berupa “Pohon Literasi” kemudian dari kegiatan Gerakan Literasi Sekolah (GLS) yang dilakukan oleh para siswa setiap hari sabtu semakin meningkatkan minat budaya literasi sebagai upaya meningkatkan minat baca.
Pentingnya Legalitas Usaha dan Sosialisasi Pembuatan NIB Bagi Pelaku UMKM Desa Karangasem Kecamatan Leuwimunding Gilang Bhirawa Noraga; Burhanudin Rabani; Dadang Sudirno; Hani Sri Mulyani
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2023)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jb.v4i1.4412

Abstract

Usaha Menengah Mikro Kecil dan Menengah mempunyai peran yang sangat penting dalam pertumbuhan pembangunan ekonomi Indonesia serta dapat mengatasi masalah pengangguran. Berkembangnya usaha mikro akan di ikuti dengan bertambahnya kesempatan kerja dan pendapatan. Perlindungan hukum bagi Usaha Menengah Mikro Kecil dan Menengah juga sangat penting untuk menjamin kelangsungan usaha mereka, oleh karena itu legalitas sangat diperlukan oleh para pelaku Usaha Menengah Mikro Kecil dan Menengah. Selain sebagai perlindungan hukum, legalitas juga bisa membantu Usaha Menengah Mikro Kecil dan Menengah untuk mempermudah dalam hal akses permodalan melalui pemberian kredit. Pada dasarnya perihal legalitas untuk usaha saat ini sudah mulai bisa diperoleh dengan prosedur yang tidak begitu sulit, tetapi sebagian besar pelaku Usaha Menengah Mikro Kecil dan Menengah enggan mengurus legalitas usahanya karena keterbatasan pengetahuan dan informasi, masih banyak pelaku Usaha Menengah Mikro Kecil dan Menengah yang berpandangan pengurusan perizinan usaha dan legalitas adalah hal yang rumit. Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memberikan kepekaan dan membangun kerangka berpkir mengenai pentingnya legaliatas usaha dan memberikan pengetahuan menegenai tata cara pembuatan Nomor Induk Berusaha.  
Pendidikan Karakter Kewirausahaan Pada Kegiatan Program Pengembangan SMK Pusat Keunggulan di SMK KORPI Majalengka Gilang Bhirawa Noraga; Dadang Sudirno; Hani Sri Mulyani; Yoyo Zakaria Ansori
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

SMK Pusat Keunggulan merupakan program pengembangan SMK dengan kompetensi keahlian tertentu dalam peningkatan kualitas dan kinerja, yang diperkuat melalui kemitraan dan penyelarasan dengan dunia usaha, industri, dan dunia kerja. Pendidikan Kewirausahaan merupakan pendekan holistik yang berupaya melatih individu yang memiliki jiwa kewirausahaan, inovasi, kemandirian dan kemampuan mengambil resiko. Dalam perekonomian Dunia yang terus berubah, wirausaha mempunyai peran penting dalam menciptakan lapangan kerja baru, menggerakan perekonomian dan penciptaka inovasi yang berdampak baik pada industri, sangat penting untuk menerapkan jiwa industry pada generasi muda. Kegiatan yang diselenggarakan dalam rangkaian Program Pengembangan SMK Pusat Keunggulan di SMK KORPRI Majalengka menekankan kepada para peserta bahwa setelah lulus nanti para siswa harus bisa memiliki inisiatif unutk menciptakan lapangan pekerjaan dengan berwirausaha bukan hanya mencari lapangan pekerjaan untuk menjadi pekerja.
Analisis Kualitas Pelayanan Dengan Menggunakan Metode Servqual (Studi Kasus Internet Service Provider PT Giandra Saka Media) Gilang Bhirawa Noraga; Dadang Sudirno; Hani Sri Mulyani
Entrepreneur: Jurnal Bisnis Manajemen dan Kewirausahaan Vol. 5 No. 2 (2024): JULI
Publisher : Program Studi Manajemen Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/entrepreneur.v5i2.7124

Abstract

Customer satisfaction is something that is very important for service companies. This research aims to measure customer satisfaction with the Internet Service Provider PT Giandara Saka Media (Gisaka Media). The method used in this research is the Servqual method and the Cartesian diagram model. In general, the quality of service at the Internet Service Provider PT Giandara Saka Media (Gisaka Media) still does not fully meet customer expectations, because the gap value for each dimension is still negative (-), the largest gap is in the Assurance Dimension and the smallest is in the Empathy dimension. The Assurance dimension must be given special attention in improving services, especially services in terms of guarantees that services will run without significant disruption, guarantees of suitability of services to what is advertised and compliance with contracts with customers and network availability. If ISPs want to develop further and still be able to retain existing customers, then service quality in all dimensions must be immediately improved, especially in the assurance dimension