Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Studi Analisis Biomorfometrik Kepiting Bakau (Scylla sp.) di Kawasan Hutan Mangrove Wilayah Kabupaten Rembang Pambudi, Danang Setyo; Budiharjo, Agung; Sunarto, S
Prosiding SNPBS (Seminar Nasional Pendidikan Biologi dan Saintek) 2019: Prosiding SNPBS (Seminar Nasional Pendidikan Biologi dan Saintek)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (717.812 KB)

Abstract

Salah satu sumber daya alam laut indonesia yang bernilai ekonomis tinggi adalah Kepiting bakau (Scylla sp), hewan ini merupakan anggota dari kelompok Crustacea yang memiliki habitat di hutan mangrove. Pola pertumbuhan kepiting bakau di perairan estuari maupun di laut memiliki kebiasaan hidup yang berbeda, terutama dalam hal mencari makanan dan beradaptasi pada habitat mangrove. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis Biomorfometrik kepiting bakau ditinjau dari jumlah, sebaran frekuensi, rasio kelamin, Korelasi lebar karapas dan berat, dan faktor kondisi kepiting dikawasan hutan mangrove wilayah kabupaten Rembang. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Januari-Februari 2019 dengan metode analisis deskriptif eksploratif. Hasil penelitian menunjukkan jumlah kepiting sebanyak 164 ekor, terdiri dari 102 ekor jantan dan 62 ekor betina, perbandingan rasio jantan dan betina 1,64 : 1,0 . ukuran lebar karapas antara 60,00 – 122,98 mm dengan berat antara 60,0 – 345,6 g. Pola pertumbuhan kepiting bersifat allometrik negatif dan allometrik positif, nilai faktor kondisi berkisar 1,003 – 1,025. Kesimpulan dari penelitian ini adalah Biomorfometrik kepiting bakau di hutan mangrove kabupaten Rembang bersifat Allometrik negatif maupun positif dengan nilai faktor kondisi (kn) kategori Rendah, hal ini dipengaruhi oleh asupan makanan maupun kondisi lingkungan seperti vegetasi mangrove, ph, salinitas, karakter substrat dan suhu.
Karakteristik Habitat Bertelur Penyu di Pantai Taman Kecamatan Ngadirojo Kabupaten Pacitan, Jawa Timur Septiana, Nieko Octavi; Sugiyarto, S; Budiharjo, Agung
Prosiding SNPBS (Seminar Nasional Pendidikan Biologi dan Saintek) 2019: Prosiding SNPBS (Seminar Nasional Pendidikan Biologi dan Saintek)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (705.939 KB)

Abstract

Penyu memiliki perilaku unik yaitu bertelur di pantai yang sama dengan tempatnya menetas. Penyu sebagai hewan yang dilindungi terus mengalami penurunan populasi yang disebabkan oleh berbagai faktor diantaranya yaitu degradasi habitat peneluran. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kondisi habitat Pantai Taman sebagai habitat bertelur penyu. Penelitian dilakukan selama bulan September-November 2016 dengan metode survei dengan mengukur parameter habitat Pantai Taman yang meliputi suhu pasir, suhu udara, kelembaban udara, lebar pantai, kemiringan pantai, jenis vegetasi, dan eksistensi predator. Data yang terkumpul selanjutnya dianalisis secara deskriptif kualitatif. Rata-rata suhu udara 28,06oC, rata-rata suhu pasir pada kedalaman 50 cm yaitu 29,95oC, rata-rata kelembaban udara yaitu 71,53%, rata-rata lebar pantai di yaitu 35,84 m, dan rata-rata kemiringan pantai yaitu 7,02o yang menunjukkan kategori pantai landai. Jenis vegetasi yang tumbuh di sepanjang pesisir pantai yaitu biduri (Calotropis gigantea), bintaro (Cerbera manghas), nyamplung (Calophyllum inophyllum), ketapang (Terminalia catappa), cemara laut (Casuarina equisetifolia), tapak kuda (Ipomoea pes-caprae), kelapa (Cocos nucifera), pandan laut (Pandanus tectorius), rumput angin (Spinifex littoreus), rumput grinting (Thuarea involuta), dan cikumpai cikarao (Lepturus repens). Sedangkan untuk keberadaan predator yang teridentifikasi selama pengamatan yaitu kepiting hantu (Ocypode cursor).
Implementasi Strategi Waste-to-Value melalui Peningkatan Kualitas Produk Eco-Desain, dan Introduksi Budidaya Maggot pada Bank Sampah Sapu Jagad Magetan : Strategi Waste-to-Value pada Bank Sampah Sapu Jagad Magetan Okid Parama Astirin; Tetri Widiyani; Shanti Listyawati; Elisa Herawati; Agung Budiharjo; Widya Mega Rahmawati
JURNAL PENGABDIAN TEKNOLOGI TEPAT GUNA Vol 7 No 2 (2026): Teknologi Tepat Guna (TTG)
Publisher : Universitas Sahid Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47942/jpttg.v7i2.2464

Abstract

Sampah rumah tangga merupakan permasalahan umum yang terjadi di perkotaan. Pengolahan sampah di Bank Sampah Sapu Jagad Magetan masih berfokus pada sampah anorganik seperti sampah botol dan palstik dengan pendekatan ecobrick membentuk produk dengan nilai ekonomi. Di sisi lain, sampah organik yang diperoleh dari nasabah belum dikelola dengan optimal serta sebagian besar sampah tersebut masih dibuang secara langsung ke Tempat Pembuangan Akhir sehingga menimbulkan sumber pencemaran baik tanah, air maupun udara. Tujuan dari program ini adalah meningkatkan kualitas produk eko-desain ecobrick dan juga menanamkan pemahaman terkait pengolahan sampah organik dengan budidaya maggot. Kegiatan ini dilakukan dengan sosialisasi, pelatihan dan pendampingan pengolahan sampah hingga pemasaran produk. Hasil yang diperoleh adalah peningkatan pendapatan melalui diversifikasi produk eko-desain berupa sofa botik bludru. Selain itu, pemahaman akan pengelolaan sampah organik melalui budidaya maggot. Upaya ini mendukung SDGs 4, 8, 12, dan 17 untuk menyediakan pengetahuan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi dengan mengelola limbah menjadi produk bermanfaat melalui kerja sama antar bank sampah atau bank sampah dengan perguruan tinggi.