Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search
Journal : JURNAL EDUCATION AND DEVELOPMENT

PENGEMBANGAN BUKU AJAR IPA BERBASIS PETA PIKIRAN UNTUK MELATIH BERPIKIR KREATIF PESERTA DIDIK DI SEKOLAH DASAR Rian Ningsih Pramunita; Muslimin Ibrahim; Widowati Budijastuti
Jurnal Education and Development Vol 8 No 2 (2020): Vol.8.No.2.2020
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (186.755 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan produk berupa buku ajar berbasis peta pikiran untuk melatih berpikir kreatif peserta didik di sekolah dasar. Materi yang dikembangkan adalah materi pengaruh kalor terhadap benda yang terdapat pada materi kelas V di sekolah dasar. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian pengembangan dengan mengacu pada model 4D yang mempunyai tahapan yaitu, (1) pendefinisian, (2) perancangan, (3) pengembangan, dan (4) penyebaran. Desain ujicoba menggunakan One Group Pre-test Post-test Design. Teknik analisis data menggunakan analisis data deskriptif kuantitatif. Buku ajar yang dikembangkan dinyatakan memenuhi kriteria valid ditinjau dari hasil validitas buku yang memeroleh kategori sangat valid pada komponen kelayakan isi, kategori valid pada komponen kelayakan penyajian, kelayakan kebahasaan dan kelayakan kegrafikan serta uji keterbacaan yang dilakukan dengan menggunakan formula fry mendapatkan hasil yang sesuai dengan pembaca. Buku ajar yang dikembangkan juga dinyatakan sebagai buku ajar yang praktis ditinjau dari angket respon peserta didik dengan modus kategori baik. Buku ajar yang dikembangkan juga dinyatakan efektif ditinjau dari keterampilan berpikir kreatif yang meningkat dari pre-test yang memeroleh presentase sebesar 28% meningkat pada post-test menjadi 58,2% dengan N-gain ketuntasan sedang. Berdasarkan pembahasan hasil dan temuan-temuan disimpulkan bahwa buku ajar IPA berbasis peta pikiran yang telah dikembangkan pada materi pengaruh kalor terhadap benda layak digunakan untuk melatih berpikir kreatif peserta didik di sekolah dasar
PENGEMBANGAN BAHAN AJAR IPA BERBASIS SCIENCE ENVIRONMENT TECHNOLOGY AND SOCIETY (SETS) UNTUK MELATIHKAN KETERAMPILAN BERPIKIR KRITIS SISWA KELAS IV SDN TANAH KALIKEDINDING 1/251 Indang Mustiko Rini; Wahono Widodo; Widowati Budijastuti
Jurnal Education and Development Vol 8 No 2 (2020): Vol.8.No.2.2020
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (163.89 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan bahan ajar IPA yang valid, praktis, dan efektif untuk melatihkan keterampilan berpikir kritis siswa kelas IV semester II tahun pelajaran 2019/2020 di SDN Tanah Kalikedinding 1/251 Surabaya. Penelitian dan pengembangan bahan ajar ini menggunakan desain pengembangan Borg and Gall dengan model One-Group Pretest-Posttest Design. Pengumpulan data menggunakan metode wawancara, angket, observasi, tes, dan dokumentasi. Kualitas produk meliputi kevalidan, kepraktisan, dan keefektifan bahan ajar yang dinilai oleh dua orang validator ahli. Kualitas produk bahan ajar pada aspek kevalidan pada kelayakan isi, format sajian, dan kebahasaan sebesar 94,44%, komponen relevansi dan keakuratan sebesar 88,06%, dan komponen desain dan kegrafikaan sebesar 88,79%. Kepraktisan pada keterlaksanaan pembelajaran daring sebanyak tiga pertemuan sebesar 84% dengan reabilitas 93%, aktivitas siswa sebesar 81% dengan reabilitas 90%. Keefektifan bahan ajar pada aspek penilaian pretest 33%, posttest 87% mengalami kenaikan sebesar 60% dengan rata-rata modus N-Gain kriteria sedang. Pada aspek respon guru sebesar 83%, sedangkan respon siswa sebesar 81% dengan modus kategori positif. Berdasarkan hasil analisis data, dapat disimpulkan bahwa bahan ajar IPA berbasis Science Environment Technology and Society (SETS) valid, praktis, dan efektif untuk melatihakan keterampilan berpikir kritis siswa kelas IV SDN Tanah Kalikedinding 1/251 Surabaya.
PENGGUNAAN MEDIA TEKA TEKI SILANG (TTS) UNTUK MENINGKATKAN MOTIVASI DAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS X SMA SWASTA KARANU WAIKABUBAK SUMBA BARAT PADA MATERI INVERTEBRATA Sisilia Anita Adan; Sifak Indana Indana; Widowati Budijastuti
Jurnal Education and Development Vol 8 No 3 (2020): Vol.8.No.3.2020
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1010.165 KB)

Abstract

Rendahnya motivasi dan hasil belajar biologi di SMA Swasta Karanu Waikabubak merupakan salah satu permasalahan yang terjadi di sekolah ini. Penyebabnya adalah minat baca, antusiasme, dan pemahaman siswa pada materi Biologi rendah. Oleh karena itu, dilakukan penelitian dengan tujuan untuk mengetahui peningkatan motivasi dan hasil belajar siswa pada materi Invertebrata dengan menggunakan media teka-teki silang pada siswa kelas X SMA Swasta Karanu Waikabubak. Penelitian ini menggunakan penelitian tindakan kelas, yang terdiri dari dua siklus, dengan lima tahapan pada setiap siklusnya. Subyek penelitian ini adalah siswa kelas XA SMA Swasta Karanu Waikabubak Sumba Barat yang berjumlah 26 orang. Setelah diterapkan kegiatan pembelajaran menggunakan media teka teki silang, hasil belajar dan motivasi siswa mengalami peningkatan. Persentase hasil belajar siswa yang mencapai KKM pada aspek kognitif mengalami peningkatan sebesar 6,25 %, sehingga pada siklus akhir menjadi 81,25% dengan nilai rata-rata 91,3. Pada aspek psikomotor mengalami peningkatan sebesar 15%, sehingga pada siklus akhir menjadi 100% dengan nilai rata-rata 90. Peningkatan motivasi belajar ditunjukkan dengan peningkatan motivasi siswa melalui angket dan hasil observasi. Persentase motivasi siswa melalui angket mengalami peningkatan sehingga pada siklus akhir menjadi 100% dengan nilai rata-rata 85,56.Persentase motivasi siswa melalui hasil observasi pada siklus I dan II sebesar 100 %. Peningkatan terjadi pada nilai rata-rata siswa. Nilai rata-rata siswa meningkat dari 78,75 menjadi 90,75. Berdasarkan data ini, maka disimpulkan bahwa media teka-teki silang dapat meningkatkan motivasi dan hasil belajar siswa kelas X SMA Karanu Waikabubak Sumba Barat pada materi Inverterbata
PENGEMBANGAN PERANGKAT PEMBELAJARAN IPA MENGGUNAKAN MODEL PBL (Problem Based Learning) PADA MATERI SISTEM PENCERNAAN MANUSIA UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN BERPIKIR KRITIS PESERTA DIDIK DI SMPN 02 SUBOH Wihdatul Istiqah; Rudiana Agustini; Widowati Budijastuti
Jurnal Education and Development Vol 9 No 2 (2021): Vol.9.No.2.2021
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (402.257 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan perangkat pembelajaran IPA menggunakan model PBL (Problem Based Learning) pada materi sistem pencernaan manusia untuk meningkatkan keterampilan berpikir kritis peserta didik di SMPN 02 Suboh. Perangkatpembelajaran dikembangkan dengan desain penelitian dick and carey. Penelitian ini dilakukan pada 20 orang pesertadidik.Validitas ditinjau dari hasil validasi Silabus,RPP, BahanAjar, LKPD, dan Instrumen Penilaian Keterampilan Berpikir Kritis. Pengumpulan data menggunakan metode validasi, observasi, tes, dan angket. Data penelitian yang dihasilkan adalah validitas, kepraktisan, dan efektivitas perangkat pembelajaran yang dianalisis secara deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (a) perangkat pembelajaran yang dikembangkan berkategori sangat valid, (b) kegiatan pembelajaran terlaksana sangat baik dengan rata-rata skor 3,9, (c) aktivitas siswa dalam pembelajaran terlaksana sangat baik, (d) respon siswa terhadap pembelajaran inkuiri sangat baik (97,5%), dan (e) hasil tes berpikir kritis siswa ada peningkatan yang tinggi, kemampuan berpikir kritis meningkat dari 27 (Sangat Kurang Kritis) menjadi 84,25 (Kritis). Simpulan perangkat pembelajaran IPA menggunakan model PBL (Problem Based Learning) pada materi sistem pencernaan manusia untuk meningkatkan keterampilan berpikir kritis peserta didik di SMPN 02 Suboh layak digunakan untuk melatih keterampilan berpikir kritis siswa.