Claim Missing Document
Check
Articles

Found 26 Documents
Search

Pelatihan Pemaafan untuk Meningkatkan Kesejahteraan Subjektif Wanita Korban KDRT Husna Pravita Amalia; Tri Setyowati; Aris Purwanto; Indojacmiko Indojacmiko; Sri Lestari
Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia Vol 2 No 1 (2022): JPMI - Februari 2022
Publisher : CV Infinite Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52436/1.jpmi.437

Abstract

Kasus Kekerasan dalam rumah tangga di Kota Surakarta mengalami peningkatan selama pandemi Covid-19 Peningkatan kasus tersebut terjadi seiring dengan meningkatnya stres dan ketakutan selama proses melewati masa pandemi. Kondisi mengalami KDRT berdampak pada menurunnya kesejahteraan korban yang mengalaminya. Pelatihan pemaafan dilakukan untuk meningkatkan kesejahteraan subjektif korban KDRT. Sebanyak lima orang korban KDRT mengikuti pelatihan pemaafan. Metode yang digunakan adalah metode pelatihan aktif dengan experiential learning melalui diskusi, mental imagery, studi kasus, relaksasi dan ice breaking yang dilaksanakan dalam satu kali pertemuan. Berdasarkan hasil analisis diperoleh nilai rerata skor tingkat kesejahteraan subjektif sebelum pelatihan sebesar 50,20 dan sesudah pelatihan sebesar 75,80 sehingga terdapat peningkatan sebesar 25,6 dengan nilai signifikansi (Sig.2-tailed) sebesar 0,005 (p<0,05), dan nilai t = -5,716. Hasil tersebut menjelaskan bahwa pelatihan pemaafan berpengaruh positif terhadap tingkat subjective well being wanita korban KDRT.
Memupuk Sikap Empati Anak Melalui Permainan Tradisional Gobag Sodor, Sundaname dan Boy-Boyan Yayah Khisbiyah; Sri Lestari; Aris Purwanto; Yasma Hidayat
Society : Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2021): Vol.2 No.1, October 2021
Publisher : Universitas Dinamika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37802/society.v2i1.180

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mengukur perbedaan empati anak sebelum dan setelah melakukan permainan tradisional gobag sodor, sundaname dan boy-boyan. Ketiga permainan ini melibatkan 40 anak yang diilih melalui teknik purposive sampling dengan kriteria: 1). murid Taman Baca Masyarakat Panggon Sinau, dan 2). berusia 10-12 tahun. Metode yang digunakan adalah kuantitatif eksperimen dengan desain One Group Pretest-Posttest Design. Hasil penelitian menunjukan nilai t = -4.020 (t≠0), yang berarti terdapat perbedaan rerata skor dimana rerata skor pre test (21,80) lebih kecil dari rerata skor post test (23,48). Nilai signifikansi (p) = 0,000 (p<0,05). Berdasarkan hasil tersebut maka dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan empati anak sebelum dan sesudah melakukan permainan tradisional. Dengan demikian tujuan dari program pengabdian masyarakat ini tercapai, yaitu meningkatkan empati anak melalui permainan tradisional.
Psychological Condition of Women Who Divorced Due to Husbands’ Infidelity Vina Witri Astuti; Sri Lestari
Journal An-Nafs: Kajian Penelitian Psikologi Vol. 7 No. 1 (2022): Journal An-Nafs: Kajian Penelitian Psikologi
Publisher : Islamic Psychology Department, Dakwah Faculty of Universitas Islam Tribakti Lirboyo Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33367/psi.v7i1.2084

Abstract

The divorce experience of a woman caused by her husband's infidelity will impact her life. This study aimed to understand the psychological impacts of divorced women due to their husbands’’ infidelity. The research used a phenomenological method of qualitative approach. Research participants were five women who experienced a divorce caused by husbands’ infidelity selected using the purposive sampling technique. The age range of the participants was 26 to 38 years. Semi-structured interviews were used to collect the data. The data were analyzed using Interpretative Phenomenological Analysis (IPA). The results of this study showed that the psychological condition of women who divorced because of infidelity included feelings of inferiority and worthless, fear and worry about the future, feelings of sadness and misery, regret and disappointment because the reality was different from expectations, anger, hate and heartache, hopeless, difficulty trusting men because of feeling betrayed. During the infidelity, the husband and wife relationship experienced conflict, which worsened the situation until they decided to divorce. Even after the divorce, the negative psychological conditions were still felt and caused doubts about the self’s ability to be responsible for growing up children and making them happy.
Pengalaman Pembelajaran Santri Dari Permainan Tradisional Boy-Boyan Maya Setyarini; Evi Uswatun Khasanah; Lika Hestyaningsih; Sri Lestari
Abdi Psikonomi Vol 1, No 2 (2020): Desember 2020
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (516.067 KB) | DOI: 10.23917/psikonomi.v1i2.179

Abstract

Permainan tradisional telah terbukti dapat menjadi sarana untuk mengembangkan karakter-karakter positif pada pemainnya. Permainan tradisional seringkali dimainkan secara bersama-sama sehingga ada interaksi sosial secara langsung di antara pemain. Proses interaksi antar pemain ini memungkinkan terasahnya kemampuan menjalin relasi sosial. Berbeda halnya dengan permainan dengan menggunakan telepon seluler yang dimainkan atau bersama secara virtual. Namun sayangnya, permainan tradisional kurang dikenal dan populer di kalangan remaja. Oleh karena itu, perlu upaya untuk mengenalkan permainan tradisional pada remaja. Tujuan dari pengabdian masyarakat ini adalah mengenalkan permainan tradisional boy-boyan sebagai alternatif kegiatan mengisi waktu luang. Pengabdian masyarakat ini melibatkan 32 orang santri dari pesantren Mahyajatul Qurro’. Kegiatan ini diawali dengan melakukan asesmen kebutuhan dengan wawancara pada santri dan mengamati kegiatan harian. Tahap pelaksanaan pengabdian masyarakat ini meliputi, menayangkan video permainan tradisional boy-boyan dan praktek bermain permainan tradisional boy-boyan. Kegiatan diakhiri dengan mengisi kuesioner terbuka Hasil dari kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah santri merasa senang karena merasakan keseruan saat bermain bersama dengan teman-teman, dapat berolahraga, melatih ketangkasan, dan melatih mengelola emosi. Permainan tradisional boy-boyan dapat direkomendasikan sebagai salah satu alternatif kegiatan yang menyenangkan dan dapat mengasah ketrampilan sosial pada santri.
Peningkatan Dukungan Sosial Orang Tua dengan Anak Skizofrenia melalui Solution Focused Therapy Sheilla Varadhila Peristianto; Sri Lestari
Jurnal Psikologi Vol 45, No 1 (2018)
Publisher : Faculty of Psychology, Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (453.099 KB) | DOI: 10.22146/jpsi.18114

Abstract

Intrusive parental behavior towards children with schizophrenia did not support an effort to prevent recurrence and achieve a good quality of life. This research was aimed to improve parental social support through Solution Focused Therapy in order to recover the quality of life for children with schizophrenia. Six parents who had a child with schizophrenia participated in this quasi-experimental research using a pretest-posttest control group design. The Social Support Scale which adapted from the Interpersonal Support Evaluation List was used to measure parental support. The participants were divided into an experimental and control group. The result of this research showed a difference in social support between the experimental and control group. Giving Solution Focus Therapy to parents can improve parental social support for children with schizophrenia. The improvement of parental social support was expected to preserve better quality life of children with schizophrenia in order to relapse prevention.
Pengenalan Sifat Pribadi dalam Relasi Ibu Mertua dan Menantu yang Tinggal Serumah R Rahmah; Sri Lestari
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 8th University Research Colloquium 2018: Bidang Sosial Ekonomi dan Psikologi
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (202.788 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memahami dan mendeskripsikan pemahaman pribadi dalam relasi ibu mertua dan menantu yang tinggal serumah. Informan dalam penelitian ini adalah 4 pasang ibu mertua dan menantu, yang tinggal serumah dan usia perkawinan menantu di bawah lima tahun. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, dan pengumpulan data dilakukan dengan wawancara semi terstruktur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa saling mengenal sifat dan karakteristik pribadi menjadi pondasi penting dalam membangun relasi antara ibu mertua dan menantu. Pengenalan tersebut memudahkan proses penyesuaian diri antara ibu mertua dengan menantunya yang tinggal serumah. Pasangan menantu ikut berperan dalam mendukung relasi ibu mertua dengan menantu yang terbentuk.
Time Management Training in Improving Students' Self Regulated Learning Siti Haryati; Abdul Afif Amrulloh; Sri Lestari
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 15th University Research Colloquium 2022: Mahasiswa (Student Paper Presentation) A
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (295.217 KB)

Abstract

The learning process is an activity carried out by every human being, students carry out the learning process at school by following directions from schools and teachers to achieve the goals desired by students. This training aims to improve self-regulated learning in students. The participants of this training were 10 SMA X students. There were 3 stages in this training, namely, the pretest stage, the training stage, and the posttest stage as the last stage. The results of the training showed that there was a positive correlation between the pretest and posttest. The results of the analysis of the value of t = -2.744 and p <0.05, it can be concluded that the implementation of time management by recording study schedules has an effect on students' self-regulated learning. In conclusion, time management training can improve self-regulated learning.
Pembelajaran Science, Technology, Engineering, Art, and Mathematics (STEAM) Bagi Anak melalui Bermain Bersama Orang Tua Sriati Sriati; Ivana Kusuma Parahita; Sri Lestari
Warta LPM WARTA LPM, Vol. 25, No. 2, April 2022
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (567.931 KB) | DOI: 10.23917/warta.v25i2.645

Abstract

STEAM (Science, Technology, Engineering, Art, and Mathematics) learning is a method that integrates science, technology, engineering, art, and mathematics in learning so that it can be easily understood by students. STEAM learning is carried out from an early age to help achieve 21st century skills and the industrial revolution 4.0. Parents need to understand STEAM learning in order to be able to assist children in STEAM learning activities through playing activities at home. However, many parents are not familiar with STEAM learning. The purpose of this community service is to help parents prepare to accompany their children to learn STEAM. This community service involved 77 parents and children from TK A & B PAS Assakiinah. This activity begins with collecting initial data on the STEAM learning experience. The implementation stage is carried out by socializing and distributing STEAM learning mentoring modules for parents, STEAM learning practices through playing activities with children and family members at home which are recorded with video, sharing experiences of STEAM learning practices among participants, and evaluating activities. After participating in this community service activity, parents who were previously unfamiliar with STEAM learning became aware of STEAM learning. Parents feel happy when they practice STEAM learning with their children using the modules provided. The reaction of children who are happy and excited when participating in STEAM learning through play makes parents feel comfortable in enjoying togetherness with their children. If this practice continues, it can help build closeness between parents and children in the family. Thus, the STEAM learning module can be used as a guide for parents to assist children in playing activities with their families.
Kontrol Diri Dan Konformitas Sebagai Prediktor Perilaku Konsumtif Mahasiswa Yang Berbelanja Di E-Commerce Revina Yustika Lorenza; Sri Lestari
Psycho Idea Vol 21, No 1 (2023): Psycho Idea
Publisher : Lembaga Publikasi Ilmiah dan Penerbitan (LPIP)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (345.326 KB) | DOI: 10.30595/psychoidea.v21i1.15752

Abstract

Perilaku konsumtif merupakan kecenderungan individu berbelanja secara berlebihan karena keinginan sesaat pada benda-benda yang sebenarnya tidak begitu dibutuhkan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran kontrol diri dan konformitas terhadap perilaku konsumtif mahasiswa yang berbelanja di e-commerce. Penelitian ini melibatkan 272 orang mahasiswa (203 perempuan dan 69 laki-laki) dengan rentang usia 18-25 tahun yang biasa berbelanja di ecommerce. Pengumpulan data menggunakan tiga skala, dan data dianalisis menggunakan regresi berganda. Hasil analisis data menunjukkan kontrol diri dan konformitas bersama-sama berpengaruh terhadap perilaku konsumtif mahasiswa yang berbelanja di e-commerce. Secara keseluruhan kontrol diri dan konformitas memiliki sumbangan sebesar 31% terhadap perilaku konsumtif, yang 11% dari kontrol diri dan 20% dari konformitas. Konformitas memiliki peranan yang lebih kuat sebagai prediktor pada perilaku konsumtif daripada kontrol diri. Perilaku konsumtif pada mahasiswa terjadi karena konformitas yang tinggi dengan teman-teman dan kurang mampu mengontrol dorongan untuk berbelanja. Implikasi penelitian ini yaitu mahasiswa perlu mengendalikan sikap konform dengan teman dalam memilih barang, dan menggunakan skala prioritas sebagai pertimbangan dalam berbelanja.
Improving the Quality of Mother-Adolescent Relationship Through Communication Skills Training Martiani Martiani; Sri Lestari; Wisnu Sri Hertinjung
JIP (Jurnal Intervensi Psikologi) Vol. 13 No. 1 (2021): Jurnal Intervensi Psikologi
Publisher : Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20885/intervensipsikologi.vol13.iss1.art5

Abstract

The less quality of mother-adolescent relationship is indicated by the unwillingness of adolescent to talk about their problem to mother and the emergent of mother-adolescent conflict. This research aim to prove the effectiveness of communication skills training to increase the quality of mother-adolescent relationship. This research tests the hypothesis that communication training can improve the quality of mother and teen relationship. The quality of mother-adolescent relationship was measured using the scale of mother-child relationship. The participants were 18 mothers with Senior High School of education and that have adolescent children. The experimental design used was a pre-test post-test control group design. The result shows that communication skills training can effectively increase the quality of mother-adolescent relationship. After a mother participates in training, teenagers feel comfortable telling their problems to mothers and feel understood.