Claim Missing Document
Check
Articles

Found 19 Documents
Search

GAMBARAN KADAR HEMOGLOBIN IBU HAMIL DI PUSKESMAS NANIA KOTA AMBON Fasiha Fasiha
Jurnal Kebidanan Vol 3 No 1 (2023): Jurnal Kebidanan (JBd) Juni 2023
Publisher : Poltekkes Kemenkes Maluku

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32695/jbd.v3i1.452

Abstract

Blood hemoglobin (Hb) is a parameter used to determine the prevalence of anemia. The increased plasma volume causes the hemoglobin concentration to decrease somewhat during pregnancy. As a result, the overall viscosity of the blood is reduced. The normal Hb value at the end of pregnancy averages 12.5 g/dL, and about 5% of pregnant women have an Hb level of less than 11.0 g/dL. The purpose of this study was to find out the description of hemoglobin levels in pregnant women at the Nania Health Center. The method used is a type of descriptive research, the number of respondents is 34 people obtained by random sampling. Hemoglobin levels were measured with a Sahli Hemoglobinometer. The results showed that 7 respondents (21%) had low hemoglobin levels and 27 respondents (79%) had normal hemoglobin levels. In this study, it was also found that mothers with low Hb were caused by their disobedience in taking fe tablets.
HUBUNGAN LAMANYA MENSTRUASI DENGAN KADAR HEMOGLOBIN PADA MAHASISWI D-III TEKNOLOGI LABORATORIUM MEDIS POLITEKNIK KESEHATAN KEMENTRIAN KESEHATAN MALUKU Jingga Nurami Tualeka; Wahyuni Aziza; Fasiha Fasiha
Jurnal Kebidanan Vol 3 No 1 (2023): Jurnal Kebidanan (JBd) Juni 2023
Publisher : Poltekkes Kemenkes Maluku

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32695/jbd.v3i1.455

Abstract

Hemoglobin (Hb) merupakan komponen penting yang terdapat dalam darah yang digunakan sebagai parameter untuk menentukan prevalensi anemia. Fungsi utama hemoglobin yaitu membawa gas hasil respirasi ke seluruh bagian tubuh. Ketika jumlah sel darah merah atau jumlah hemoglobin dalam darah mengalami penurunan, maka kondisi tersebut dinamakan anemia. Tujuannya untuk mengetahui Hubungan Lamanya Menstruasi Dengan Kadar Hemoglobin Pada Mahasiswi D-III Teknologi Laboratorium Medis Politeknik Kesehatan Kementrian Kesehatan Maluku. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah cross sectional study, dengan menggunakan teknik simpel random sampling. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 20 orang, dan didapatkan 6 mahasiswi (30%) memiliki kadar hemoglobin yang rendah yang dimana terdapat 2 mahasiswi (15%) yang memiliki lama menstruasi yang tidak normal (>7 hari) dan kadar hemoglobin yang rendah. Berdasarkan hasil uji hubungan lama menstruasi dengan kadar hemoglobin diperoleh nilai p = 0,143 (lebih besar dari nilai α = 0,05), kesimpulan yang dapat diambil adalah tidak terdapat hubungan antara lama menstruasi dengan kadar hemoglobin. Sarannya untuk remaja putri terkhususnya mahasiswi Program Studi Teknologi Laboratorium Medis untuk mengonsumsi makanan yang bergizi ketika menstruasi agar dapat menambah kadar hemoglobin dan juga mengurangi kebiasaan begadang ketika menstruasi.
OPTIMALISASI PELAKSANAAN SENAM HAMIL SEBAGAI UPAYA MENGATASI KETIDAKNYAMANAN KEHAMILAN PADA IBU PRIMIGRAVIDA TRIMESTER III DI PUSKESMAS RIJALI Fasiha Fasiha; Widy Markosia Wabula; Meryanna Rotua Simanjuntak
Jurnal Pengabdian Masyarakat Kebidanan Vol 6, No 1 (2024): Jurnal Pengabdian Masyarakat Kebidanan
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26714/jpmk.v6i1.14464

Abstract

Salah satu jenis olahraga lain yang dapat dilakukan selama masa kehamilan adalah senam hamil. Senam hamil adalah suatu latihan gerak yang diberikan pada ibu hamil, di mana senam hamil ini dapat dimulai pada usia kehamilan 24 minggu dan dilakukan secara teratur yaitu satu kali dalam seminggu untuk mempersiapkan secara fisik dan mental, agar proses persalinan dapat berlangsung normal. Wanita hamil yang melakukan senam hamil secara teratur akan memperoleh keuntungan persalinan yaitu masa aktifnya (kala II) menjadi lebih pendek, mengurangi section cesaria, mengurangi pengeluaran mekonium didalam cairam amniom, dan mengurangi terjadinya gawat janin pada waktu persalinan. Program senam hamil membuktikan bahwa ternyata senam hamil sangat membantu selama proses melahirkan. Beberapa ibu hamil primigravida yang di temui merasakan ketidaknyamanan pada trimester III yaitu nyeri punggung, kram kaki/betis, cepat Lelah dan sering merasa sesak nafas. Pemberian latihan senam secara optimal diharapkan dapat mengatasi ketidaknyamanan yang terjadi pada ibu primigravida dengan kehamilan trimester III.
POLA KONSUMSI IKAN DAN MONITORING PERTUMBUHAN SEBAGAI DETERMINAN STUNTING PADA BALITA DI DAERAH PESISIR PANTAI Fauziah, Siska Febrina; Fasiha, Fasiha; Masi, Siti Jubaeda
Bahasa Indonesia Vol 12 No 2 (2023): Jurnal Kebidanan
Publisher : STIKes William Booth Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47560/keb.v12i2.523

Abstract

Ikan adalah salah satu sumber protein dan mikronutrien yang penting untuk pertumbuhan. Indonesia merupakan negara ketiga penghasil ikan terbesar di dunia dan Maluku merupakan jantung Segitiga Terumbu Karang Dunia dengan biodiversitas laut tertinggi. Sayangnya, potensi perikanan yang tinggi tersebut tidak selaras dengan angka kejadian stunting yang masih relatif tinggi di Provinsi Maluku. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah pola konsumsi ikan dan monitoring pertumbuhan merupakan determinan stunting pada balita di wilayah kerja Puskesmas Hitu Kabupaten Maluku Tengah. Penelitian ini dilakukan dengan metode unmatched case control study pada bulan Mei - September 2023. Responden dalam penelitian ini adalah balita yang berjumlah 105 orang (35 kasus dan 70 kontrol). Data terkait pola konsumsi ikan dan monitoring pertumbuhan pada balita diperoleh malalui pengisian kuesioner. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden mengkonsumsi ikan dan sebagian besar responden mengkonsumsi ikan pertama kali pada umur 12-24 bulan. Dari segi frekuensi makan ikan, balita tidak stunting lebih sering mengkonsumsi ikan dibandingkan dengan balita stunting. Berdasarkan data monitoring pertumbuhan, diketahui bahwa terdapat 23% balita responden tidak rutin dibawa ke Posyandu, masih ada orang tua yang tidak mengetahui hasil penimbangan (22%) dan tidak tahu cara membaca grafik pertumbuhan (36%) sehingga tidak mengetahui status gizi anaknya (41%). Berdasarkan hasil uji chi square diketahui bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara pola konsumsi ikan dan monitoring pertumbuhan dengan stunting (x2 = 0,019 untuk frekuensi makan ikan dan x2 = 0,000 untuk setiap variabel monitoring pertumbuhan). Kampanye konsumsi ikan dan edukasi terkait monitoring pertumbuhan serta penguatan peran kader diperlukan sebagai upaya strategis untuk menurunkan angka stunting pada balita.
Improving Students' Ability to Solve National Midwifery Competency Test Questions Using Google Sites Learning Media Kasmiati, Kasmiati Arif; Rasako, Hairudin; Fasiha, Fasiha
JISIP: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol 8, No 1 (2024): JISIP (Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan) (Januari)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan (LPP) Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58258/jisip.v8i1.6058

Abstract

The D-III midwifery study program at the Maluku Health Polytechnic in 2021 has a passing percentage of >60% for First Takers. This study aims to determine the increase in students' ability to complete midwifery competency exam questions using Google sites learning media as a student step in facing midwifery competency exams. This study used the Quasy Experiment method with a pretest-posttest design, where a sample of 15 people was tested using the sample T-test to assess the increase in students' abilities before and after participating in learning. The results showed that there was an increase in students' abilities with a P-value of 0.00, an increase of 63%, which means that students' ability to answer midwifery competency exam questions increased. So that this media can be the best solution for students to prepare themselves early for midwifery competency exams.
PENGARUH SENAM HAMIL, MODUL DAN CARA TIDUR YANG BAIK TERHADAP NYERI PUNGGUNG PADA KEHAMILAN Wahyunita, Vina Dwi; Fasiha, Fasiha; Latifah, Ulfatul; Kutaromalus, Sitti Sarifah
Siklus : Journal Research Midwifery Politeknik Tegal Vol 12, No 1 (2023)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Politeknik Harapan Bersama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30591/siklus.v12i1.4192

Abstract

Pendahuluan: Perubahan fisik system musculoskeletal pada kehamilan menyebabkan nyeri punggung wanita hamil. Senam hamil merupakan salah satu cara memperoleh tubuh yang sehat, di samping senam hamil, cara tidur yang baik mempunyai manfaat mengurangi rasa nyeri punggung pada kehamilan. Tujuan: Penelitian ini untuk menganalisis pengaruh senam hamil, modul dan cara tidur yang baik terhadap nyeri punggung pada kehamilan. Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan Quasi-Experimental pretest-posttest control design yang melibatkan dua kelompok, dengan jumlah sampel 60 responden. Uji yang digunakan menggunakan  Mann Whitney. Hasil: Penelitian menunjukkan ibu hamil yang melakukan senam hamil, pemberian modul senam hamil dan posisi tidur yang baik rerata intensitas nyeri punggung lebih rendah yaitu 15,65 dari ibu hamil yang jalan pagi dan tidur biasa yaitu 45,37, serta ada perbedaan intensitas nyeri punggung pada ibu hamil yang diberi modul, melakukan senam hamil dan cara tidur yang baik dengan ibu hamil yang jalan pagi dan tidur biasa dengan selisih mean 4,94. Kesimpulan: Terdapat pengaruh senam hamil, pemberian modul dan cara tidur yang baik terhadap intensitas nyeri punggung pada kehamilan
STUDI KASUS : PERILAKU SUPPORTIF SUAMI TERHADAP KEBERHASILAN MENYUSUI DI MASA NIFAS Fasiha, Fasiha; Kotarumalos, Sitti Sarifah; Kaisuku, Nurul Fitri Ramadani
Jurnal Kebidanan Vol 5 No 1 (2025): Jurnal Kebidanan (JBd) Juni 2025
Publisher : Poltekkes Kemenkes Maluku

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32695/jbd.v5i1.626

Abstract

Masa nifas adalah periode penting bagi ibu setelah melahirkan, dengan tantangan utama pada keberhasilan menyusui. Dukungan dari suami berperan signifikan dalam keberhasilan ini, karena dapat memengaruhi fisik dan psikologis ibu. Penelitian ini bertujuan untuk menggali pengaruh dukungan suami terhadap keberhasilan menyusui pada ibu nifas, melalui studi kasus terhadap Ny. A di wilayah kerja Puskesmas Air Besar Kota Ambon. Ny. A, seorang ibu berusia 26 tahun, mengalami kesulitan menyusui pada minggu pertama pasca melahirkan, dengan keluhan ASI yang belum lancar, nyeri pada puting, serta kelelahan emosional akibat kurangnya dukungan suami. Penelitian ini mengobservasi perkembangan menyusui ibu selama 7 hari pascapersalinan, dengan intervensi berupa edukasi menyusui, teknik pelekatan, serta pendekatan komunikasi dengan suami. Hasil observasi menunjukkan bahwa keterlibatan suami dalam pekerjaan rumah tangga dan dukungan emosional berperan penting dalam memperbaiki kondisi ibu. Pada hari pertama, ibu masih kesulitan menyusui, namun setelah pendekatan kepada suami, terjadi peningkatan signifikan pada produksi ASI, kenyamanan ibu, serta kualitas tidur ibu pada hari kelima dan ketujuh. Penelitian ini menegaskan pentingnya dukungan emosional dan praktis dari suami dalam mendukung keberhasilan menyusui, yang tidak hanya meningkatkan kesehatan ibu dan bayi, tetapi juga memperkuat hubungan emosional mereka. Dukungan suami yang optimal sangat berperan dalam mendukung kelancaran proses menyusui, mengurangi stres, dan meningkatkan kualitas kehidupan ibu pasca persalinan. Pendekatan keluarga dalam asuhan kebidanan komprehensif sangat diperlukan untuk meningkatkan kualitas layanan kesehatan ibu dan anak
Pelatihan Pijat Oketani Ibu Post Partum pada Kader Kesehatan di Wilayah Kerja Puskesmas Tulehu Kabupaten Maluku Tengah Fasiha, Fasiha; Achmad, Ismiyanti H.; Wabula, Widy Markosia
Poltekita: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2024)
Publisher : Pusat Penelitian & Pengabdian Masyarakat Poltekkes Kemenkes Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33860/pjpm.v5i1.2181

Abstract

Tulehu Community Health Centers is one of the community health centers in these work areas of the Central Maluku Regency Health Services. has 17 Posyandu with 85 active health cadres. There are IYCF Cadres who are representatives of the 17 Posyandu Health cadres. they were formed and trained in 2019. Exclusive breastfeeding coverage in the Tulehu Health Center working area is 32%, which is not yet according to the target of 40%. There were  129 babies, but only 41 people received breast milk. This happens because some mothers say that breast milk production is lacking (insufficient breast milk syndrome), so they give formula milk and additional food before  6 months,  the activity aims is to increase the knowledge and skills of cadres in helping overcome breastfeeding problems in postpartum mothers.  20 cadres were targeted in the activities. The activities carried out consisted of providing oketani massage material demonstrations and re-demonstrations followed by independent practice a home using the learning models/media provided. The post-test results showed that there was an increase in knowledge from 7.1 to 92.26 and the skills assessment results were very good, namely 97.1. This indicates a very good achievement for the participants. It is hoped that regular monitoring and evaluation by midwives of the results of the oketani massage carried out by cadres will result in the problem of breastfeeding being resolved and the coverage of exclusive breastfeeding increasing.
STUDI KASUS : EARLY WARNING SIGNS PADA KEHAMILAN TRIMESTER AKHIR MELALUI ASUHAN KEBIDANAN 10T Kotarumalos, Sitti Sarifah; Fasiha, Fasiha
Jurnal Kebidanan Vol 5 No 2 (2025): Jurnal Kebidanan (JBd) Desember 2025
Publisher : Poltekkes Kemenkes Maluku

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32695/jbd.v5i2.734

Abstract

Late pregnancy is a critical phase because the risk of complications such as preeclampsia, bleeding, infection, and premature rupture of membranes increases, making early detection of Early Warning Signs (EWS) highly important. This case study aims to describe the implementation of the 10T-based midwifery care approach and its role in early detection in a pregnant woman, Mrs. D, G2P1A0, at 32 weeks of gestation who visited Rijali Health Center for routine antenatal care. Data were collected through interviews, observation, physical examination, and supporting examinations. The assessment showed that the mother and fetus were in good condition without any pregnancy danger signs; complaints of frequent urination and sleep disturbances were physiological discomforts of the third trimester. Blood pressure of 110/70 mmHg, fetal heart rate of 148 bpm, fundal height of 25 cm, and hemoglobin level of 11.8 g/dL indicated a low-risk physiological pregnancy. The application of the 10T components—including physical measurements, laboratory evaluation, management of complaints, iron supplementation, tetanus immunization, counseling on danger signs, and documentation in the maternal health book—proved helpful for midwives in conducting early detection and preventing complications. Education regarding rest patterns, nutrition, and warning signs increased the mother’s preparedness for childbirth. In conclusion, 10T-based midwifery care is effective in maintaining maternal well-being and supporting early detection of obstetric risks in late pregnancy. Pregnant women are advised to attend ANC regularly, consume iron supplements, and understand danger signs, while midwives should continue implementing the 10T components thoroughly and providing comprehensive counseling.