Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

ANALISIS PERSETUJUAN BANGUNAN GEDUNG (PBG) DENGAN MENGGUNAKAN APLIKASI SIMBG DI DINAS PUPR KABUPATEN KUANTAN SINGINGI TAHUN 2022 Agus Candra; surya dinata
JURNAL PERANGKAT LUNAK Vol 4 No 3 (2022): Jurnal Perangkat Lunak
Publisher : Indragiri Islamic University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32520/jupel.v4i3.2408

Abstract

ANALISIS PERSETUJUAN BANGUNAN GEDUNG (PBG) DENGAN MENGGUNAKAN APLIKASI SIMBG DI DINAS PUPR KABUPATEN KUANTAN SINGINGI TAHUN 2022 1Agus Candra, 2Surya Adinata Program Studi Perencanaan wilayah dan kota serta Program Studi teknik Sipil, Fakultas teknik Universistas Islam kuantan Singin. Jl.Gatot Soebroto KM 7 Kebun Nenas Jake, Kota Teluk Kuantan, Kabupaten g. Jl Kuantan Singingi, Provinsi Riau Email: aguscandra_lingkungan@yahoo.com, mastersuryaadinata@gmail.com Abstrak Bangunan gedung merupakan wujud fisik hasil pekerjaan konstruksi yang menyatu dengan tempat kedudukannya, sebagian atau seluruhnya berada di atas dan/atau di dalam tanah dan/atau air, yang berfungsi sebagai tempat manusia melakukan kegiatannya, baik untuk hunian atau tempat tinggal, kegiatan keagamaan, kegiatan usaha, kegiatan sosial, budaya, maupun kegiatan khusus. Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2002 tentang Bangunan Gedung sebagaimana diubah terakhir kali dengan Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja memuat pengaturan mengenai fungsi bangunan gedung.Penelitian ini betujuan untuk Manganalisis Persetujuan bangunan Gedung (PBG) dengan menggunakan aplikasi SIMBG di Dinas PUPR Kabupaten Kuantan Singingi tahun 2022. Dari Hasil Penelitian dinas PUPR Kabupaten Kuantan Singingi Telah Mengeluarkan rekomendasi Persetujuan Bangunan Gedung dengan menggunakan aplikasi SIMBG pada tahun 2022 sebanyak 94 rekomendasi PBG dengan rincian di bulan Maret 5 PBG, bulan April 29 PBG, bulan Mei 5 PBG, bulan Juni 11 PBG, bulan Juli 5 PBG, bulan Agustus 16, bulan September 4 PBG, bulan Oktober 7 PBG, bulan Nopember 6 PBG, bulan Desember 5 PBG. Kata Kunci: Persetujuan Bangunan Gedung (PBG),Aplikasi SIMBG
Transformasi menuju Sekolah Sehat melalui Pengolahan Sampah Plastik menjadi Ecobrick di SDN 020 Langsat Hulu: Transformation Program toward a Healthy School through Plastic Waste Management Using Ecobricks at SDN 020 Langsat Hulu Elementary School Irfandi Irfandi; Alsar Andri; Agus Candra; Adra Adra; Fadli Syahputra; Lasmianti Rahma; Siti Aini
DARMADIKSANI Vol 6 No 3 (2026): Edisi September
Publisher : Jurusan Pendidikan Bahasa dan Seni, FKIP, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/darmadiksani.v6i3.11267

Abstract

Pengolahan limbah plastikplastik masih menjadi isu yang kerap dihadapi diberbagai Lembaga pendidikan. Limbah plastik yang memerlukan waktu yang sangat lama untuk terdegradasi membutuhkan penanganan yang khusus dalam pengelolaannya. Salah satu Tindakan yang dapat diambil untuk mengurangi pencemaran akibat limbah plastikplastik adalah dengan menciptakan ecobrick. Ecobrick merupakan kegiatan memotong limbah plastik untuk digunakan sebagai bahan bangunan yang ramah terhadap lingkungan. Proyek pengabdian ini bertujuan untuk memberikan pelatihan cara mengolah limbah plastik menjadi ecobrick di SDN 020 Langsat Hulu. Di SDN 020 Langsat Hulu, terdapat 13 guru, 145 siswa, dan tiga kantin yang berada dalam lingkungan sekolah. Pelaksanaan pengabdian dilakukan selama dua hari, dimulai dengan penyampaian materi dan praktik pembuatan ecobrick. Evaluasi terhadap kegiatan ini dilakukan melalui pre-test dan post-test, serta kuesioner untuk menilai respon peserta. Hasil yang diperoleh menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan dan keterampilan peserta setelah mengikuti kegiatan ini sebesar 96,20%. Para peserta juga memberikan tanggapan positif terhadap materi yang disampaikan dengan presentase 90%. Pembuatan ecobrick yang dilakukan oleh para guru adalah merancang beberapa furnitur untuk mendukung pojok baca siswa, seperti meja dan kursi. Melalui kegiatan ini, diharapkan bisa mengurangi jumlah limbah plastik dan mendorong kreativitas guru dalam mengolah limbah plastik di sekolah. Disarankan agar program pengabdian kepada masyarakat di masa mendatang mencakup pemantauan dan pendampingan secara berkelanjutan untuk memastikan penerapan pembuatan ecobrick dapat dilakukan secara berkesinambungan serta dikembangkan untuk dimanfaatkan pada berbagai fasilitas sekolah lainnya.