Claim Missing Document
Check
Articles

Found 33 Documents
Search

PERAMALAN BEBAN PENERANGAN KAPAL RO-RO 32.45 METER MENGGUNAKAN METODE ZCM (ZONAL CAVITY METHOD) Suardi Suardi; Wira Setiawan; Muhammad Uswah Pawara; Andi Mursid Nugraha Arifuddin; Alamsyah Alamsyah; Widya Yulia Astin
Jurnal Media Elektrik Vol. 20 No. 3 (2023): MEDIA ELEKTRIK
Publisher : Jurusan Pendidikan Teknik Elektro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59562/metrik.v20i3.5554

Abstract

Sistem penerangan di atas kapal penumpang kapal ro-ro 32.45 meter masih menggunakan lampu fluorescent atau biasa disebut sebagai lampu neon, lampu ini dipandang kurang efektif mengingat berbagai penelitian menyebutkan bahwa lampu fluorescent memiliki dampak negatif berupa kandungan mercury yang membahayakan lingkungan dan daya yang lebih boros dibandingkan dengan menggunakan lampu LED. tujuan dari penelitian ini adalah mengkaji tingkat penghematan daya generator untuk penerangan setelah mengganti lampu fluorescent menjadi lampu LED. Metode yang digunakan dalam penelitian adalah metode lumen atau biasa disebut metode ZCM (Zonal Caviti Method). Hasil penelitian di dapatkan jumlah beban listrik penerangan pada penerangan fluorescent yang telah di akumulasikan tiap deck sebesar 24.41 kW, sedangkan penerangan dengan jenis penerangan LED di dapatkan beban listrik penerangan sebesar 12.49 kW. Sehingga dengan hasil yang tertera di atas didapatkan efisiensi daya sebesar 11.92 kW yang kemudian akan disimulasikan pada desain gambar 3D.
Stability Study of Water Ambulance in East Kalimantan Inland Waterways Alamsyah; Ardhi Hidayatullah; Wira Setiawan; Suardi; Habibi; Samsu Dlukha Nurcholik; Wardina Suwedy
WAVE: Jurnal Ilmiah Teknologi Maritim Vol. 17 No. 1 (2023)
Publisher : National Research and Innovation Agency (BRIN Publishing)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55981/wave.2023.186

Abstract

This paper discusses the prediction of ship stability before sailing. This study aims to determine the stability value of the water ambulance in specific operating scenarios. The method used in this study is the B-splines mathematical equation and the optimization method using Maxurf software, which varies ship loading by 100% DWT, 50% DWT, and 25% DWT. The results of the study showed that 100% DWT had a maximum GZ value of 40 degrees and an initial GM of 1.240 meters; 50% DWT conditions had a maximum GZ value of 41.8 degrees and an initial GM of 0.711 meters; and 25% DWT conditions had a maximum GZ value of 43.2 degrees and an initial GM of 0.653 meters. The initial GM value increases with an increasing DWT value. Meanwhile, the maximum GZ value decreased as the DWT value increased. All operational scenarios are determined to meet HSC 2000 Annex 8 monohull criteria.
KEKUATAN FIBERGLASS REINFORCED PLASTIC (FRP) SEBAGAI BAHAN GADING KAPAL KAYU Alamsyah Alam; Rodlian Jamal Ikhwani; Taufik Hidayat; Suardi Suardi
WAVE: Jurnal Ilmiah Teknologi Maritim Vol. 15 No. 1 (2021)
Publisher : National Research and Innovation Agency (BRIN Publishing)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penggunaan baja untuk menggantikan kayu Bitti sebagai bahan konstruksi gading kapal kayu dinilai tidak praktis karena melalui proses pembentukan dan pemeliharaan, sehingga penggunaan bahan lain seperti FRP sangat penting. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ukuran dan bentuk penampang bahan FRP yang sesuai sebagai pengganti gading kayu ditinjau dari segi kekuatan. Metode yang digunakan yaitu elemen hingga (FEM) dan dianalisis menggunakan metode eksperimen numerik pada software. Penelitian ini bersifat kualitatif dengan mengoptimalkan bahan FRP dengan bentuk penampang I beam, I beam+flange, box of hole beam, T beam, dan U beam+flange sebagai pengganti bahan kayu Bitti. Hasil penelitian menunjukkan gading kayu Bitti memiliki elastisitas (E) = 9534.02 MPa dan momen inersia penampang (I) = 2197x104 mm4 terjadi tegangan maksimum (?k) = 7.682 N/mm2 dan lendutan maksimum (?) = 0.1 mm, untuk faktor keamanan gading kayu Bitti (Sf) = 1.28, sedangkan bahan FRP pengganti gading kayu dengan nilai (E) = 69000 MPa dapat digunakan penampang I beam dengan nilai I = 316x104 mm4, I beam+flange dengan nilai I = 288x104 mm4, box of hole beam dengan nilai I = 317x104 mm4, T Beam dengan nilai I = 478 x104 mm4, serta U beam+flange dengan nilai I = 375x104 mm4, terjadi tegangan maksimum (?k) = 52.00 N/mm2 dengan lendutan maksimum (?) < 0.082 mm dan faktor keamanan (Sf) = 1.28. Bahan FRP pengganti kayu gading membutuhkan momen inersia penampang sebesar 1/7~1/5 kali lebih kecil dari momen inersia penampang kayu gading dengan elastisitas tujuh kali lebih besar dari kayu gading. Nilai ini dapat dijadikan patokan untuk ukuran kapal di atas ataupun di bawah 70 GT ketika akan menggunakan bahan FRP sebagai pengganti gading kayu.