Claim Missing Document
Check
Articles

Found 39 Documents
Search

PENERAPAN PROGRAM PEMBELAJARAN REMEDIAL MATA PELAJARAN SOSIOLOGI KELAS XI IPS MADRASAH ALIYAH NEGERI 2 PONTIANAK F55009038, Gustika; Bahari, Yohanes; Budjang, Gusti
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa Vol 3, No 9 (2014): September 2014
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perencanaan penerapan program pembelajaran remedial sosiologi, penerapan program pembelajaran remedial sosiologi serta penerapan evaluasi kegiatan pembelajaran remedial sosiologi kelas XI IPS. Bentuk penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan metode deskriptif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah teknik komunikasi langsung, teknik observasi langsung dan dokumentasi. Alat pengumpulan data adalah pedoman wawancara, lembar observasi dan dokumentasi. Analisis dalam penelitian ini disajikan secara deskriptif naratif.Hasil dari penelitian ini adalah perencanaan yang dilakukan sudah diterapkan sesuai dengan program pembelajaran remedial sosiologi, penerapan program pembelajaran remedial sesuai dengan ketentuan – ketentuan pelaksanaan pembelajaran remedial dan penerapan evaluasi kegiatan pembelajaran remedial sosiologi sudah dilakukan dengan baik.   Kata Kunci:  Penerapan, Program, dan Pembelajaran Remedial   Abstract: This study aims to determine the planning application of remedial learning programs sociology, sociology remedial learning program implementation and application of the evaluation of remedial learning activities sociology class XI IPS. Forms of research used in this study is descriptive qualitative research method. The data collection technique used is the technique of direct communication, direct observation and documentation techniques. Data collection tool was a guidance interview, observation and documentation. The analysis in this study are presented descriptively naratif. These result of this research is the planning done already implemented in accordance with the sociology remedial learning programs, implementation of remedial learning programs in accordance with the provisions - provisions for the implementation of remedial teaching and evaluation of the implementation of remedial learning activities sociology has been done well. Keywords: Application, Program, and Remedial Learning
FUNGSI KEGIATAN EKSTRAKURIKULER DALAM MENINGKATKAN INTEGRASI SOSIAL SISWA SMA NEGERI 1 SEGEDONG (F55009016), Hamditika; Zakso, Amrazi; Budjang, Gusti
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa Vol 2, No 12 (2013): Desember 2013
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui fungsi kegiatan Ekstrakurikuler dalam meningkatkan integrasi sosial siwa SMA Negeri 1 Segedong. Pendekatan yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah teknik observasi, wawancara, dan studi dokumentasi, sedangkan alat pengumpulan data adalah panduan observasi, panduan wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa yang mengikuti kegiatan Ekstrakurikuler berlangsung di SMA Negri 1 Segedong telah mampu meningkatkan integrasi sosial siswa dengan melalui fungsi pengembangan, fungsi sosial, fungsi rekreatif dan fungsi persiapan karir kegiatan ekstrakurikuler. Kata kunci : Fungsi, Ekstrakurikuler, Integrasi Sosial. Abstract: This research is conducted in order to know the function of extracurricular activity in increasing social integration of students in SMA Negeri 1 Segedong. In conducting this research, the researcher used qualitative approach by using descriptive method. The researcher used observation, interview, and documentation study to collecting data. To complete the process, the researcher used observation check-list, interview guidance, and documentation as tools in collecting data. The finding tells that the students who took extracurricular activity in SMA Negeri 1 Segedong increased their ability in social integration through development function, social function, recreative function, and extracurricular career praparation. Keywords: Function, Extracurricular, Social Integration.
ANALISIS KEDISIPLINAN BELAJAR SISWA DI KELAS XI TEKNIK OTOMASI SMK NEGERI 2 PONTIANAK UTARA Edet, Susli Soni; ., Sulistyarini; Budjang, Gusti
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa Vol 4, No 2 (2015): Pebruari 2015
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

  Abstrak :Tujuan penelitian untuk mengetahui kedisiplinan belajar siswa di kelas XI Teknik Otomasi di SMK Negeri 2 Pontianak Utara. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif.Hasilpenelitian menunjukkan bahwa kedisiplinan belajar siswa di kelas XI Teknik Otomasi di SMK Negeri 2 Pontianak Utara sebagaian siswa sudah memiliki kedsiplinan belajar yang baik namun masih ada beberapa siswa yang kurang memiliki kedisiplinan belajar yang baik. Hal ini dilihat dari beberapa aspek dalam penelitian yaitu kedisiplinanbelajar dalam kehadiran siswa di kelas XI Teknik Otomasi masih adanya siswa yang sering absensi atau alpa di dalam kelas, kedisiplinan belajar dalam mengikuti pelajaran di kelas XI Teknik Otomasi sebagian siswa dalam mengikuti pelajaran tidak serius, berbicara dengan temannya, tidur-tiduran saat guru menjelaskan materi pembelajaran, kedisiplinan belajar dalam mengerjakan tugas sebagaian siswa tidak mengerjakan tugas yang telah diberikan guru baik dikerjakan dirumah maupun disekolah.   Kata kunci :Kedisiplinan Belajar Abstract :disciplinary research purposes to determine student learning in clas XI Automation Engineering at SMK Negeri 2 North Pontianak. The approach used  in this study is a qualitative approach with  descriptive methods. Research results show that the discipline learned in class XI Automation Engineering School 2 North Pontianak most student already have a good discipline, but there are some studentwho lack a good learning discipline. This can be seen from several aspects in the study of the presence of student in clas XI Automation Persistence of student who frequent absences or negligent in the classroom, discipline in following the lessons learned in class XI Automation majority of student in participating classes are not serious, talking  with friends, sleeping-sleeping while the teacher explains the learning materials, discipline learned in doing the majority of student do not di the work that has been given a good teacher is done at home or at school. Keywords:Learn Discipline
PENERAPAN KOMPETENSI PEDAGOGIK GURU SOSIOLOGI JURUSAN ILMU-ILMU SOSIAL DI SMA KOTA PONTIANAK Roffies, Ricksen Sonora; ., Sulistyarini; Budjang, Gusti
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa Vol 4, No 1 (2015): Januari 2015
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan kompetensi pedagogik guru sosiologi jurusan ilmu-ilmu sosial di sekolah menengah atas. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan metode penelitian deskriptif. Teknik pengumpulan data adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi. Fokus dalam penelitian ini adalah penerapan kompetensi pedagogik guru sosiologi jurusan ilmu-ilmu sosial di sekolah menengah atas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan kompetensi pedagogik guru sosiologi jurusan ilmu-ilmu sosial di sekolah menengah atas sudah optimal, hal ini dapat diketahui sebagai berikut: (1) Guru mampu mengenal karakteristik belajar peserta didik dalam hal kekuatan dan kelemahan peserta didik dalam pembelajaran; dan guru memberikan kesempatan belajar yang sama kepada semua peserta. (2) Guru mampu merancang pembelajaran secara kreatif danmampu memotivasi peserta didik. (3) Guru mampu menyusun silabus sesuai dengan kurikulum yang berlaku dan menggunakan rencana pelaksanaan pembelajaran sesuai dengan tujuan dan lingkungan pembelajaran peserta didik. (4) Guru mampu mempersiapkan dan melaksanakan rencana pelaksanaan pembelajaran dengan efektif; dan guru terkadang memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi untuk kepentingan pembelajaran. (5) Guru mampu membantu peserta didik dalam mengatasi kesulitan belajar; dan guru sosiologi mampu menyesuaikan kegiatan pembelajaran sesuai dengan kemampuan belajar masing-masing peserta didik. (6) Guru sosiologi mampu berkomunikasi secara edukatif.(7) Guru mampu membuat format penilaian yang relevan; dan menggunakan hasil penilaian dan evaluasi untuk mengetahui kekuatan dan kelemahan peserta didik dalam pembelajaran.   Kata Kunci : Kompetensi Pedagogik, Guru, Pembelajaran Abstract:This study aimed to describe the application of pedagogical competence of teachers of sociology department of social sciences in high school. The method used is qualitative research with descriptive research method. Data collection techniques are observation, interviews, and documentation. The focus of this research is the application of pedagogical competence of teachers of sociology department of social sciences in high school. The results showed that the application of pedagogical competence of teachers of sociology department of social sciences in secondary schools is optimal, it can be determined as follows: (1) The teacher is able to recognize the characteristics of learners in terms of strengths and weaknesses of students in learning; and teachers provide equal learning opportunities for all participants. (2) The teacher is able to design a creative learning and able to motivate learners. (3) The teacher is able to create a syllabus in accordance with the applicable curriculum and use the lesson plan in accordance with the objectives and the learning environment of students. (4) The teacher is able to prepare and carry out the lesson plan effectively; and teachers often use information and communication technology for the sake of learning. (5) The teacher can help students overcome learning difficulties; and sociology teacher is able to adjust the learning activities in accordance with the learning abilities of each student. (6) The teacher is able to communicate in educational sociology. (7) The teacher is able to make the relevant assessment formats; and use the results of the assessment and evaluation to determine the strengths and weaknesses of students in learning. Keywords: Competence Pedagogy, Teacher, Learning
EFEKTIVITAS PENGGUNAAN METODE DISKUSI PADA MATA PELAJARAN SOSIOLOGI DI SMA NEGERI 2 SUNGAI AMBAWANG Suhandi, Dayang Yuliana; Ibrahim,, M. Yusuf; Budjang, Gusti
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa Vol 2, No 9 (2013): September 2013
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengkaji Efektivitas Penggunaan Metode Diskusi pada Mata Pelajaran Sosiologi di kelas XI IPS 2 SMA Negeri 2 Sungai Ambawang. Dalam pelaksanaan penelitian ini, penulis menggunakan deskriptif, bentuk penelitian yang digunakan adalah survey, dengan menggunakan pendekatan kualitatif. Subjek dalam penelitian ini adalah seorang guru mata pelajaran sosiologi SMA Negeri 2 Sungai Ambawang. Teknik yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik komunikasi langsung, teknik observasi langsung, dan teknik studi dokumenter. Penulis menggunakan panduan observasi, panduan wawancara, dan dokumentasi sebagai alat dalam penelitian. Berdasarkan hasil pengolahan dan analisis data secara umum dapat disimpulkan adalah Penggunaan metode dikusi ini sudah efektif digunakan oleh guru SMA Negeri 2 Sungai Ambawang di kelas XI IPS 2 pada mata pelajaran sosiologi. Kata kunci: Efektivitas metode diskusi Abstract : The purpose of this research is to investigate The effectiveness of Discussion Method on sociology lesson at XI IPS 2 students of SMA N 2 Sungai Ambawang. In conducting this research, the writer has applied descriptive where the form was survey with the qualitative data. The subject of this research was a sociology teacher of SMA N 2 Sungai Ambawang. The technique used in this research was direct communication, direct observation and documenter. The writer used observation escort, interview escort and documentations as the instruction in this research. Based on the tabulation result and data analysis, the use of this method was effective used by a sociology teacher at XI IPS 2 of SMA N 2 Sungai Ambawang. Key Words: The effectiveness of discussion method
ANALISIS PELANGGARAN PENERAPAN TATA TERTIB SEKOLAH OLEH SISWA DI SMA KI HAJAR DEWANTARA PONTIANAK Aryadi, Budi; Bahari, Yohanes; Budjang, Gusti
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa Vol 4, No 4 (2015): April 2015
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak :Tujuan penelitian untuk mengetahui bentuk-bentuk pelanggaran tata tertib sekolah dan faktor penyebab siswa melanggar terhadap tata tertib sekolah serta upaya sekolah dalam mengatasi pelanggaran tata tertib sekolah di SMA Ki Hajar Dewantara Pontianak. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa masih terdapat pelanggaran penerapan tata tertib sekolah yang dilakukan oleh siswa di SMA Ki Hajar Dewantara Pontianak. Walaupun masih ada siswa yang sering yang tata tertib sekolah tetapi ada juga siswa yang patuh terhadap tata tertib sekolah, hal ini dilihat dari beberapa pengamatan yang dilakukan ketika pada proses penelitian. Pelanggaran yang sering dilakukan oleh siswa di SMA Ki Hajar Dewantara Pontianak yaitu dimana sering terjadinya siswa datang terlambat, pelanggaran pakaian seragam yang dimana siswa sering menggunakan seragam tidak sesuai dengan harinya, siswa sering tidak masuk tanpa keterangan atau alpa, ke kantin pada proses jam pembelajaran berlangsung, dan siswa pulang pada jam belajar tanpa ketarangan. Kata kunci :pelanggaran tata tertib sekolah Abstract: The purpose of the study to determine the forms violations school rules and factors that cause students to violate school rules and school efforts to address violations of school rules at school Ki Hajar Dewantara Pontianak. The approach used in this study is a qualitative approach with descriptive methods. The results showed that there are violations of school rules implementation is done by the students in high school Ki Hajar Dewantara Pontianak. Although there are still students who frequent the school rules, but there are also students who adhere to school rules, it is seen from some of the observations made when the research process. Violations are often done by students in high school Ki Hajar Dewantara Pontianak is where often the students arrive late, uniform violations where students often use not in accordance with the uniform day, students are frequently absent without explanation or negligent, to the cafeteria on the ongoing process of learning hours, and students go home at hours of study without explanation. Keywords: violations of school rules        
ANALISIS KOMPETENSI PROFESIONAL GURU DALAM PEMBELAJARAN SOSIOLOGI DI KELAS X SMA ADISUCIPTO SUNGAI RAYA Novi, Noveria; ., Sulistyarini; Budjang, Gusti
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa Vol 3, No 11 (2014): Nopember 2014
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kompetensi profesional guru dalam menguasai materi, struktur, konsep dan pola pikir keilmuan, menguasai standar kompetensi dan kompetensi dasar serta mengembangkan materi sosiologi secara kreatif di kelas X SMA Adisucipto Sungai Raya. Pendekatan yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kompetensi profesional guru dalam pembelajaran sosiologi belum optimal. Hal ini terlihat dari ketiga aspek penilaian, guru hanya memenuhi satu aspek saja yaitu kemampuan dalam menguasai materi, struktur, konsep dan pola pikir keilmuan. Kemampuan guru dalam mengusai Standar Kompetensi dan Kompetensi Dasar belum optimal. Kemampuan guru dalam menentukan apakah standar kompetensi  dan kompetensi dasar yang harus dikuasai peserta didik termasuk ranah kognitif, psikomotor ataukah afektif sudah dilakukan tetapi tidak diaplikasikan guru dalam proses pembelajaran.Kemampuan guru dalam mengembangkan materi secara kreatif sudah dilakukan tapi belum optimal. Hal ini terlihat dari penggunaan metode mengajar, sumber belajar dan media pembelajaran yang masih minim. Kata kunci : Kompetensi profesional, Pembelajaran. Abstract:This study aims to article analyzing label Professional competence of teachers in mastering the material, structure, concepts and scientific mindset, mastering standards of competence and basic competence as well as developing the material sociology creative operates in class X SMA Adisucipto Sungai Raya. The approach used is qualitative approach  new articles using descriptive methods. The results showed that the professional competence of teachers in teaching sociology is not optimal. It is seen from the three aspects of the assessment , the teacher only fulfill one aspect , namely the ability to master the material, structure, concepts and scientific mindset. Teacher's ability to master the Competence Standard and Basic Competence is not optimal. The ability of teachers to determine whether the standards and basic competencies to be mastered learners including cognitive, psychomotor or affective been made but not applied to the teacher in the learning process. Teacher's ability to develop creative materials has been done but not optimal. This is evident from the use of teaching methods, learning resources and learning media are still minimal. Keywords: professional competence, learning.   P endidikan adalah usaha manusia untuk membina kepri
PENGARUH PARTISIPASI DALAM BELAJAR KELOMPOK TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA SMA SANTO FRANSISKUS ASISI PONTIANAK Wilhelmus, Aloysius Petrus; Budjang, Gusti; Supriyadi, Supriyadi
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa Vol 7, No 4 (2018): April 2018
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstractThe title of the study was "The Influence of Participation in Group Learning of Student Results on Sociology Subjects". The problem of research is how the influence of participation in group learning on student learning outcomes. The purpose of the study was to know the participation of students in group learning to improve learning outcomes. The method used is quantitative method. The results of this study are (1) Student participation in learning sociology lessons group included in high category that is as much as 74%. (2) As many as 45% of the students' learning outcomes are included in the very high category, and 50% of the respondents are included in the high category. (3) There is influence of participation in group learning on student learning outcomes. Constant value is 85,334, if participation in study group (X) is 0 (zero), then learning result (Y) is 85,334. The value of regression coefficient of variable participation in learning group (X) is 0.79. This means that every increase in participation in group study (X) is 1, then the learning outcome (Y) will increase by 0.79. (4) The amount of influence of variable X to variable Y (Coefficient of Determination) of 26%. Keywords : Participation, Group Learning, Learning Outcomes
KOMPETENSI SOSIAL GURU MATA PELAJARAN SOSIOLOGI DALAM BERSIKAP INKLUSIF DI KELAS XI IPS 1 MADRASAH ALIYAH NEGERI 2 PONTIANAK Widyan, Muhammad; ., Sulistyarini; Budjang, Gusti
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa Vol 3, No 8 (2014): Agustus 2014
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract The purpose of this research is to find out sociology teacher’s social competency in behaving inclusive with students class XI IPS 1 Madrasah Aliyah Negeri 2 Pontianak. The approach of this research is qualitative approach with descriptive method. The research result shows that the sociology teacher’s social competency in behaving open towards students classified as good. Open behavior is showed by teacher through honest attitude, humble and fair towards students when learning activity was take placed in class. The sociology teacher’s ability in communicating dialogic is also classified as good, this is showed by teacher when the discussion with students take places in class, thus after the teacher present the material, students are gave the opportunity first in questioning something connected to the material which is learnt, after that students give the opportunity to students who deserve to answer the question which is presented by friends, and the last, from the question and answer which are presented by students, teacher responses and gives the summary totality. Keywords : social competency, inclusive attitude. Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kompetensi sosial guru mata pelajaran sosiologi dalam bersikap inklusif di kelas XI IPS 1 Madrasah Aliyah Negeri 2 Pontianak. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan guru mata pelajaran sosiologi dalam bersikap terbuka terhadap siswa sudah tergolong baik. Sikap terbuka ditunjukkan oleh guru melalui sikap jujur, rendah hati, serta adil terhadap siswa pada saat kegiatan pembelajaran berlangsung di kelas. Kemampuan guru mata pelajaran sosiologi dalam berkomunikasi secara dialogis juga tergolong baik, hal tersebut diperlihatkan guru saat berlangsungnya interaksi tanya jawab dengan siswa di kelas dimana setelah guru menyampaikan materi, siswa diberikan kesempatan terlebih dahulu oleh guru dalam mengajukan pertanyaan yang berhubungan dengan materi yang sedang dipelajari, setelah itu guru memberikan kesempatan bagi siswa yang ingin menjawab pertanyaan yang dikemukakan oleh temannya, dan selanjutnya dari pertanyaan dan jawaban yang dikemukakan oleh siswanya tersebut guru menanggapinya. Kata kunci : kompetensi sosial, sikap inklusif.