Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

Learning Obstacles pada Pembelajaran Pertidaksamaan Linier Satu Variabel pada Siswa Kelas X Sekolah Menengah Atas Isnaini Indah Muthmainah; Nyiayu Fahriza Fuadiah; Putri Fitriasari
GAUSS: Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 4 No. 2 (2021)
Publisher : Universitas Serang Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30656/gauss.v4i2.3581

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengatasi learning obstacle yang dialami siswa pada materi pertidaksamaan linier satu. Adanya Desain didaktis ini digunakan untuk mengurangi learning obstacle yang terjadi yang berdasarkan learning obstacle yang terjadi pada siswa. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian adalah Didactical Design Research (DDR). Subjek penelitian ini yaitu siswa kelas X SMA Shailendra Palembang berjumlah 6 orang. Ada beberapa instrumen yang digunakan yaitu tes diagnostik learning obstacle yang diberikan kepada siswa kelas XI sebanyak 23 orang terdiri dari soal uraian ada 5 soal. Berdasarkan hasil penelitian bahwa terdapat learning obstacle yang dikategorikan menjadi tiga jenis yaitu: Ontogenic Obstacle, Epistomologi Obstacle, Didactical Obstacle yang dialami siswa pada materi pertidaksamaan linier satu variabel.
Pelatihan Penggunaan SPSS Bagi Guru untuk Penelitian Kuantitatif Nora Surmilasari; Rohana Rohana; Putri Fitriasari; Novita Sari; Jayanti Jayanti
J-ABDIPAMAS (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Vol 3, No 1 (2019): April 2019
Publisher : IKIP PGRI Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (654.071 KB) | DOI: 10.30734/j-abdipamas.v3i1.199

Abstract

In general this training aims to motivate teachers to conduct quantitative research. The specific purpose of this training aims to improve teachers' understanding of the use of SPSS applications in quantitative research.This training was conducted at Al Amalul Khair High School Palembang. Training participants are high school Al Amalul Khoir Palembang teachers and MTs Al Amalul Khoir Palembang Teachers. The training method consists of three parts, namely planning, implementing, and evaluating training. The analysis technique is questionnaire analysis. Questionnaires were given before and after training. Based on the evaluation results, the participants' responses showed a positive response.Keywords: SPSS, Training, Quantitative research.ABSTRAKSecara umum pelatihan ini bertujuan untuk  memotivasi guru melakukan penelitian kuantitatif. Secara khusus bertujuan untuk meningkatkan pemahaman guru tentang penggunaan aplikasi SPSS dalam penelitian kuantitatif. Metode pelaksanaan pelatihan terdiri dari tiga bagian, yaitu perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi pelatihan. Teknik analisis yang digunakan adalah analisis data angket yang diberikan sebelum dan sesudah pelatihan. Berdasarkan  hasil evaluasi pelatihan menunjukkan bahwa respon guru-guru SMA dan MTs Al Amalul Khair Palembang setelah diberikan kegiatan pelatihan penggunaan program SPSS menunjukkan respon yang positif.Kata Kunci: SPSS, Pelatihan, Penelitian kuantitatif.
Pengembangan E-module Berbasis Pendekatan Problem Based Learning (PBL) Pada Materi Persamaan Garis Singgung Lingkaran di Kelas XI SMA Nursadevi -; Tika Dwi Nopriyanti; Putri Fitriasari
JP3M (Jurnal Penelitian Pendidikan dan Pengajaran Matematika) Vol 8, No 2 (2022)
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika, FKIP, Universitas Siliwangi, Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37058/jp3m.v8i2.3371

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk menghasilkan produk berupa E-module berbasis pendekatan Problem Based Learning (PBL) yang valid, praktis dan untuk mengetahui efek potensial e-module yang dikembangkan. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan dengan menggunakan model ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, and Evaluation). Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah lembar validasi, angket respon peserta didik dan tes hasil belajar. Subjek dalam penelitian ini adalah peserta didik kelas XI di SMA Negeri 2 Kikim Selatan. Objek penelitian ini adalah pengembangan e-module berbasis pendekatan Problem Based Learning (PBL). Hasil penelitian menunjukan e-module yang dikembangkan dinyatakan sangat valid, dengan skor 87. E-module dinyatakan praktis berdasarkan penilaian dari angket respon siswa dengan skor 78,47. Dinyatakan memiliki efek potensial dengan kriteria sangat tinggi berdasarkan hasil tes belajar siswa dengan persentase sebesar 85%. Maka disimpulkan bahwa E-module berbasis pendekatan Problem Based Learning (PBL) pada materi Persamaan Garis Singgung Lingkaran di Kelas XI SMA layak digunakan pada pembelajaran.Kata kunci : ADDIE, E-module, PBL, Persamaan Garis Singgung Lingkaran
ANALISIS PENGALAMAN PENGEMBANGAN DIRI GURU MATEMATIKA TERHADAP PEMBELAJARAN YANG BERDIFERENSIASI DAN MENDORONG BERPIKIR KRITIS Pujia Siti Balkist; Dadan Dasari; Putri Fitriasari
AKSIOMA: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika Vol 12, No 1 (2023)
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH METRO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (757.328 KB) | DOI: 10.24127/ajpm.v12i1.6829

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis signifikansi factor-faktor pendukung variable pengalaman guru, pembelajaran berdiferensiasi dan pembelajaran yang mendorong kemampuan berpikir kritis pada kurikulum merdeka . Metode penelitian yang digunakan adalah metode kuantitatif dimana pengumpulan data secara survey pada sampel yang dipilih secara purposive, dan pengolahan data dengan analisis klaster serta Structural Equation Model (SEM). Hasil penelitian menunjukkan seluruh factor-faktor pendukung masing-masing variable signifikan dan hanya 3 dari 18 faktor keseluruhan yang memiliki nilai loading factor lemah (<0,3). Analisis signifikansi persamaan structural dari variable pengalaman guru ke pembelajaran berdiferensiasi diperoleh hasil signifikan, variable pengalaman guru ke pembelajaran mendorong berpikir kritis tidak signifikan dan variable pembelajaran berdiferensiasi ke pembelajaran mendorong berpikir kritis signifikan. Adapun efek tidak langsung dari variable pengalaman guru menuju pembelajaran berdiferensiasi kemudian menuju pembelajaran mendorong kemampuan berpikir kritis signifikan. Model yang dibuat juga cocok untuk digunakan menganalisis variable-variabel dalam penelitian ini.
PENGEMBANGAN KEMAMPUAN GURU SMAN 1 TALANG UBI MELALUI SOSIALISASI ASESMEN KOMPETENSI MINIMUM (AKM) Nila Kesumawati; Putri Fitriasari; Nyiayu Fahriza Fuadiah; Jumroh Jumroh; Ety Septiati; Eka Fitri Puspa Sari
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 3 (2023): Volume 4 Nomor 3 Tahun 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v4i3.16889

Abstract

Pemerintah mengambil kebijakan mengganti Ujian Nasional dengan Asesmen Nasional yang di dalamnya memuat Asesmen Kompetensi Minimum (AKM). AKM merupakan hal yang tidak familiar di bagi guru oleh karena itu kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan serta mengembangkan pemahaman guru dalam mengimplementasikan AKM pada pembelajaran. Metode dalam PkM ini adalah sosialisasi dan workshop penyusunan soal AKM yang dilaksanakan dalam empat sesi. Instumen yang menjadi acuan kegiatan ini adalah soal dengan 15 pertanyaan untuk mengukur pahaman guru terkait AKM. Subjek pada kegiatn PkM ini sebanyak 19 guru di SMAN 1 Talang Ubi. Hasil tes menunjukkan bahwa rata-rata peningkatan pemahaman peserta PkM adalah sebesar 0,5 dan termasuk dalam kategori N-gain sedang. Sedangkan untuk tahap implementasi soal AKM yang didesain oleh guru, semua siswa masih mendapakan nilai dibawah KKM (70). Kegiatan PkM ini diharapkan dapat dilaksanakan secara berkelanjutan agar peserta lebih menguasai materi yang diberikan sehingga hasil implementasi menjadi lebih baik lagi.