Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search
Journal : Sewagati

Pemetaan Usaha Mikro Kecil dan Menengah Jawa Timur Menuju Sertifikasi Halal Tahun 2024 Nasori Nasori; Susilo Indrawati; Endarko Endarko; Mashuri Mashuri; Gontjang Prayitno; Agus Rubiyanto
Sewagati Vol 6 No 1 (2022)
Publisher : Pusat Publikasi ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (159.321 KB) | DOI: 10.12962/j26139960.v6i1.172

Abstract

Pendampingan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) dimulai dengan pemetaan produk dan sosialalisasi Sistem Jaminan Produk Halal (SJPH) tahun 2021 berdasarkan hasil produksi dalam kategori risk dan non-risk. Kegiatan ini adalah bagian kegiatan masyarakat untuk pendampingan akses sertifikasi halal bagi UMKM Jawa Timur serta dokumen yang perlu disiapkan dalam rangka sertifikasi halal UMKM. Dari 319 jumlah responden dari workshop Jaminan Halal yang diselenggarakan Dinas KUKM Jawa Timur 2021, 17 peserta merupakan pelaku UMKM bidang kerajinan dan usaha lain (toko kelontong) dan 302 peserta merupakan pelaku UMKM bidang industri makanan dan minuman. 35,1% peserta pelatihan belum memiliki izin usaha apapun, yakni sebanyak 112 peserta.
Pemantauan Kesiapan Produk UMKM Jawa Timur dalam Sertifikasi Halal Self-declare Nasori Nasori; Retno Asih; Malik Anjelh Baqiya; Agus Rubiyanto
Sewagati Vol 7 No 2 (2023)
Publisher : Pusat Publikasi ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2280.841 KB) | DOI: 10.12962/j26139960.v7i2.475

Abstract

Sertifikasi halal self-declare merupakan wujud komitmen pemerintah yang dijabarkan oleh BPJH untuk memfasilitasi sertifikasi halal non-risk menjelang tahun 2024. Produk UMKM memiliki relatif sederhana terhadap bahan dan proses produksi, namun demikian pengolahan dan proses pembuatannya tetap rentan terhadap titik kritis yang tetap harus diberi penjelasan. Dari 20 pelaku UMKM peserta pendampingan dilakukan dengan cara tatap muka, wawancara secara langsung dan tidak langsung untuk mengetahui tentang pelaksanaan 1) kebijakan halal; 2) bahan dan melaksanakan prosedur terhadap bahan yang digunakan untuk produksi; 3) melaksanakan prosedur proses produk halal; 4) serta melaksanakan audit internal secara berkala. Tujuan pemantauan dan edukasi kepada UMKM ini adalah menguatkan dan memberikan penyuluhan terhadap 4 kriteria dokumen SJH yang diperlukan dalam mengurus sertifikasi halal tipe self-declare. Target dari kegiatan ini adalah agar jenis produk-produk UMKM ini dapat melakukan kesiapan secara berkelanjutan pre-sertifikasi sampai pasca-sertifikasi dalam melaksanakan tatacara melaksanakan prosedur halal untuk produk ini. Dari ananlisa faktual 3 UMKM telah mendapatkan sertifikasi halal, 6 UMKM telah kadaluarsa sertifikasi halalnya dengan masa sertifikat 2 tahun dan akan/sedang mengajukan sertifikasi halal self-declare, sedangkan 11 UMKM belum pernah mengajukan sertifikasi halal.
Proses Sertifikasi Halal Self Declare di Sentra Wisata Kuliner Convention Hall Surabaya dan UMKM di Wilayah Benowo Surabaya: Studi Perbandingan: Analisis Perbandingan Proses Sertifikasi Halal Self-Declaring di Sentra Wisata Kuliner Convention Hall Surabaya dan UMKM di Benowo Surabaya Nasori, Nasori; Puspitasari, Nurrisma; Saifuddin, Saifuddin; Gunawan, Setiyo; Rubiyanto, Agus
Sewagati Vol 8 No 1 (2024)
Publisher : Pusat Publikasi ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j26139960.v8i1.803

Abstract

Sertifikasi halal adalah serangkaian proses untuk memperoleh sertifikat halal, sedangkan sertifikat halal Majelis Ulama Indonesia (MUI) sendiri adalah fatwa tertulis Majelis Ulama Indonesia yang menyatakan kehalalan suatu produk sesuai dengan syariat Islam. Pendampingan sertifikasi halal dilakukan pada Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) yang berada pada Sentra Wisata Kuliner (SWK) Convention Hall dan UMKM di daerah Benowo. Tahapan pendampingan Sertifikasi Halal di Convention Hall meliputi 5 tahap yaitu musyawarah bersama pengurus Sentra Wisata Kuliner Convention Hall Surabaya, pendataan UMKM yang mengikuti program sertifikasi halal, pendampingan dalam melakukan pengisian website oss dan sihalal, proses verifikasi dan validasi (verval) di tempat produksi setiap UMKM, dan terakhir proses penerbitan sertifikat halal oleh Komite Fatwa Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) Jawa Timur. Sedangkan tahapan pendampingan Sertifikasi Halal di Benowo meliputi 4 tahap yaitu sosialisasi dan pendataan UMKM yang mengikuti program sertifikasi halal, pendampingan dalam melakukan pengisian website oss dan sihalal, proses verifikasi dan validasi (verval) di tempat produksi setiap UMKM, dan terakhir proses penerbitan sertifikat halal oleh Komite Fatwa BPJPH Jawa Timur. Untuk sentra wisata kuliner Convention Hall Surabaya hanya 4 UMKM yang telah masuk proses komite fatwa. Sedangkan, UMKM di wilayah Benowo total ada 10 UMKM atau keseluruhan UMKM telah berhasil masuk ke proses komite fatwa dan menunggu sertifikat halal terbit.
Pelatihan E-Learning sebagai Media Pembelajaran Interaktif bagi Guru-Guru di SDN Candimulyo 3 Madiun Jawa Timur Puspitasari, Nurrisma; Darminto; Rubiyanto, Agus
Sewagati Vol 8 No 4 (2024)
Publisher : Pusat Publikasi ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j26139960.v8i4.1724

Abstract

Indonesia salah satu negara terdampak Coronavirus disease 2019, sejak saat itu telah diterapkan pembelajaran daring interaktif dengan memanfaatkan beberapa platform seperti Google Classroom, dan Zoom. Saat ini guru dituntut untuk menyiapkan metode pembelajaran tatap muka yang tidak monoton dan handal dalam penguasaan teknologi serta dapat menampilkan pembelajaran yang interaktif untuk para siswa. Berdasarkan permasalahan tersebut perlu disadari bahwa guru memiliki peran yang sangat penting dalam suksesnya pembelajaran dan pendidikan. Oleh karena itu tim pengabdi dari Departemen Fisika ITS memberikan pelatihan kepada guru mengenai e-learning melalui program pengabdian kepada masyarakat di SDN Candimulyo 3 Madiun Jawa Timur. Tim pengabdi memberi pelatihan mengenai bagaimana cara menyampaikan materi dengan menarik menggunakan aplikasi gratis yaitu PhET-Colorado dan menyampaikan bagaimana cara membuat soal evaluasi untuk siswa secara menyenangkan menggunakan Quizizz. Guru-guru telah melakukan praktik pembuatan soal evaluasi dengan media Quizizz dengan baik. Kemudian soal tersebut juga telah disampaikan di kelas dengan hasil yang telah sesuai dengan arahan tim pengabdi.
Pengenalan Media Pembelajaran Interaktif Untuk Meningkatkan Minat dan Kemampuan Siswa di SMAN 1 Mojosari Puspitasari, Nurrisma; Chalimah, Siti; Yudoyono, Gatut; Indrawati, Susilo; Prajitno, Gontjang; Bustomi, Muhammad Arief; Mashuri, Mashuri; Silvia, Linda; Yuwana, Lila; Rubiyanto, Agus
Sewagati Vol 9 No 3 (2025)
Publisher : Pusat Publikasi ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j26139960.v9i3.2458

Abstract

Dalam dunia Pendidikan, media pembelajaran interaktif merupakan faktor penting yang perlu diperhatikan. Media ini dapat mengubah cara belajar dan meningkatkan pengalaman belajar yang menarik bagi siswa. Di Indonesia telah diterapkan pembelajaran interaktif baik online (e-learning) maupun offiine. Platform yang sering digunakan antara lain: google classroom, Whatsapp Group, dan Zoom. Namun saat ini telah diterapkan kembali pembelajaran secara tatap muka di Sekolah yang membuat siswa harus beradaptasi kembali dengan sistem pembelajaran lama. Hal tersebut menuntut guru untuk menyiapkan metode pembelajaran tatap muka yang tidak monoton dan guru dituntut handal dalam penguasaan teknologi dan dapat menampilkan pembelajaran yang interaktif untuk para siswa. Berdasarkan permasalahan tersebut perlu disadari bahwa guru memiliki peran yang sangat penting dalam suksesnya pembelajaran dan pendidikan. Pembelajaran interaktif adalah salah satu metode yang baik dan dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan minat belajar dan kemampuan siswa terutama dalam mempelajari ilmu Fisika. Guru berperan sebagai pentransfer ilmu pengetahuan dengan memanfaatkan teknologi yang telah ada. Sehingga pengembangan diri untuk guru terkait pembelajaran interaktif dan inovatif ini perlu dilakukan dan dikenalkan pada siswa agar siswa dapat optimal dalam proses belajar. Oleh karena itu tim pengabdi dari Departemen Fisika ITS akan mengusulkan pelatihan dan pengenalan beberapa media pembelajaran interaktif (PhET Interactive Simulations dan pembuatan hologram sederhana) kepada guru dan atau siswa melalui program pengabdian kepada masyarakat di SMAN 1 MOJOSARI.