Claim Missing Document
Check
Articles

Found 33 Documents
Search

THE RELATIONSHIP OF YOGA THERAPY TO INSOMNIA IN ASTHMA'S YOGA GYMNASTIC GROUP Surabaya Setiana Andarwulan; Annah Hubaedah
JI-KES (Jurnal Ilmu Kesehatan) Vol 4, No 2 (2021): JI-KES (Jurnal Ilmu Kesehatan)
Publisher : STIKes Hafshawaty Pesantren Zainul Hasan Probolinggo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33006/ji-kes.v4i2.199

Abstract

AbstrakPerubahan usia yang terjadi menyebabkan kemampuan fisik menjadi menurun salah satu penyebabnya adalah penurunan kekuatan fisik dalam fase tidur lansia. Cara pengobatan yang ditempuh dengan penggunaan konsumsiobat penenang dengan harapan cepat tertidur, namun mengkonsumsi obat jangka panjang dapat memberikan efek kimia di dalam tubuh, sehingga pemakaian obat–obatan terbuat dari bahan alam menjadi salah satu solusi dalam menunkan insomnia. Alternatif lainnya dengan melakukan olahraga. Salah satu olahraga yang direkomendasikan adalah yoga. Yoga yang dilakukan secara rutin dapat digunakan dalam menurunkan insomnia. Metode yang digunakan dalam penelitian adalah preeksperimental, dengan uji statistik yang digunakan yaitu uji chisquare. Hasil penelitian yang di dapatkan melalui perhitungan SPSS.20 menunjukkan nilai Asymp. Sig ( 2-sided ) sebesar 0,044. Nilai hasil uji statistik ini lebih kecil dari α=0,05. Sehingga dari hasil penelitian dapat disimpulkan adanya hubungan yang signifikan antara terapi senam yoga yang rutin terhadap insomnia. Terapi senam yoga yang diberikan secara rutin secara efektif dalam menurunkan insomnia pada lansia.  Kata kunci: terapi, senam, yoga, insomnia, lansia  Abstract The age changes decreased physical abilities is one of the causes of decreasing in physical strength in the sleep phase of the elderly. The method of treatment is the use of sedative drugs to lead falling asleep quickly, but taking long-term drugs can have a chemical effect in the body, so the use of drugs made from natural ingredients is one solution in reducing insomnia. Another alternative is to do sports. One of the recommended sports is yoga. Yoga that is done regularly can be used to reduce insomnia. The method used in this research is pre-experimental, with the statistical test used is the chi-square test. The research results obtained through the calculation of SPSS.20 show the value of Asymp. Sig (2-sided) is 0.044. The value of this statistical test result is smaller than α = 0.05. So from the results of the study, it can be concluded that there is a significant relationship between routine yoga therapy toward insomnia. Yoga exercise therapy that is given regularly is effective in reducing insomnia in the elderly. Keywords:  therapy, gymnastics, yoga, insomnia, elderly
Pengaruh Prenatal Yoga Terhadap Intensitas Nyeri Persalinan Yuni Khoirul Waroh; Setiana Andarwulan
SNHRP Vol. 4 (2022): Seminar Nasional Hasil Riset dan Pengabdian (SNHRP) Ke 4 Tahun 2022
Publisher : LPPM Universitas PGRI Adi Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Persalinan merupakan peristiwa yang paling bersejarah bagi seorang seorang wanita, dalam kelancaran proses persalinan dibutuhkan 4P (Power, Passage, Passanger dan Penolong). Menurut Kementerian Kesehatan pada tahun 2020 menunjukkan 4.627 kematian ibu di Indonesia. Penyebab Angka Kematian Ibu di Indonesia antara lain: perdarahan, hypertensi dan gangguan sistem peredaran darah. Power ibu memegang peranan penting dalam kelancaran proses persalinan ,yang salah satunya dipengaruhi oleh ambang nyeri seseorang. Salah satu cara untuk mengurangi rasa sakit adalah yoga prenatal. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis hubungan antara prenatal yoga dengan intensitas nyeri pada persalinan kala I.Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh prenatal yoga dengan intensitas nyeri persalinan. Penelitian ini menggunakan quasi-eksperimental menggunakan post test yang terdiri dari 2 kelompok perlakuan dan 1 kelompok kontrol. Sampel penelitian adalah 40 ibu hamil trimester III dengan bagian terendah letak kepala di RSIA Cempaka Putih Permata Surabaya. Hasil pengujian menunjukkan perbandingan intensitas nyeri antara yang diberikan perlakuan prenatal yoga dengan tidak ada perlakuan (p = 0,078) pada ibu bersalin kala I. Intensitas nyeri ibu bersalin yang diberi perlakuan yoga adalah 4,3 sedangkan yang tidak mendapat perlakuan intensitas nyeri 6,3 skala pengukuran intensitas nyeri 0-10. Kesimpulan prenatal yoga sangat berpengaruh terhadap intensitas nyeri selama persalinan, sehingga ibu bisa menjalani persalinan normal per vaginam.
Perbedaan Tingkat Nyeri Luka Perineum Antara Penjahitan Jelujur Dan Terputus Pada Ibu Nifas Di BPM Maya Waru - Sidoarjo Setiana Andarwulan
SNHRP Vol. 2 (2019): Seminar Nasional Hasil Riset dan Pengabdian (SNHRP) Ke 2 Tahun 2019
Publisher : LPPM Universitas PGRI Adi Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (297.759 KB)

Abstract

Robekan perineum terjadi hampir semua persalinan pertama dan tidak jarang juga pada persalinan berikutnya. Robekan ini dapat dihindarkan atau dikurangi dengan menjaga tidak sampai dasar panggul dilalui kepala janin dengan cepat. Sebaliknya kepala janin yang akan lahir tidak ditahan terlampau kuat dan lama karena menyebabkan asfiksia perdarahan dalam tengkorak janin dan melemahkan otot-otot pada dasar panggul karena direnggangkan terlalu lama. Rasa nyeri merupakan mekanisme pertahanan tubuh, yang timbul bila ada jaringan rusak, dan hal ini akan menyebabkan individu bereaksi dengan cara memindahkan stimulus. Asuhan persalinan normal merekomendasikan menggunakan sedikit mungkin jahitan untuk mendekatkan jaringan, jahitan jelujur untuk menutup mukosa vagina dan otot perineum, penjahitan secara terputus dapat dilakukan jika luka mencapai lapisan otot perineum, Teknik penjahitan jelujur pada penutupan kulit laserasi perineum dikatakan berhubungan dengan derajat nyeri perineum jangka pendek, akan tetapi evaluasi objektif yang kritis dan mendukung pernyataan tersebut jarang dilakukan. Monitoring nyeri dilakukan setelah penjahitan laserasi pada perineum untuk menilai proses penyembuhan berjalan baik atau tidak. Tujuan penelitian mengetahui perbedaan tingkat nyeri luka antara jahitan jelujur dan terputus pada ibu nifas di Bidan Praktek Mandiri Maya. Rancang bangun penelitian yang dilakukan adalah penelitian eksperimental dengan desain penelitian analisis observasional. Sampel sebanyak 22 responden ibu nifas dengan teknik pengambilan data secara total sampling, kemudian dilakukan randomisasi. Kemudian dilakukan uji normalitas data dengan Shapiro-Wilk. Bila data tidak berdistribusi normal dilakukan uji Mann-Whitney. Berdasarkan pada hasil uji Mann-Whtney nilai p value = 1 lebih besar dari nilai ?= 0,05 menunjukkan bahwa tidak ada perbedaan yang signifikan pada tingkat nyeri ibu nifas antara jahitan jelujur dan terputus. Sehingga tidak ada hubungan yang berarti antara tingkat nyeri denga perbedaan jahitan baik itu jelujur maupun terputus. Kata kunci : perineum, teknik jahitan, rasa nyeri
PELATIHAN PEMBUATAN JAMU DAUN KATUK (SAUROPUS ANDROGYNUS) PELANCAR ASI SEBAGAI UPAYA MENSUKSESKAN GERAKAN ASI EKSKLUSIF DI KELURAHAN GUNUNG ANYAR SURABAYA Retno Setyo Iswati; Yefi Marliandiani; Anik Latifah; Setiana Andarwulan
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Wahana Usada Vol. 1 No. 2 (2019): Desember: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Wahana Usada
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan KESDAM IX/Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (153.075 KB) | DOI: 10.47859/wuj.v1i2.125

Abstract

Gunung Anyar is a village in Gunung Anyar, Surabaya Municipality. In this area the puerperal mother cannot breastfeed properly. One way to overcome this problem is to make herbal drinks from katuk leaves. Some houses in Kelurahan Gunung Anyar have enough area to plant katuk leaf seedlings. Training on making herbal drinks from katuk leaves can improve the skills of cadres and pregnant women. This activity can also build innovation and creativity in varying the utilization of katuk leaves. Method: This activity is carried out through demonstration of making herbal drinks with the target being cadres and pregnant women. Results: The results of the training were very good. All participants actively participate and can train other pregnant women to make herbal drinks from katuk leaves at home. Conclusion: Training can be done at home by pregnant and lactating mothers
Hubungan Terapi Senam Yoga terhadap Hipertensi pada Lansia Setiana Andarwulan
Jurnal Kebidanan Harapan Ibu Pekalongan Vol 8 No 2 (2021): Jurnal Kebidanan Harapan Ibu Pekalongan
Publisher : LPPM Akademi Kebidanan Harapan Ibu Pekalongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (167.64 KB) | DOI: 10.37402/jurbidhip.vol8.iss2.112

Abstract

Hypertension is a degenerative disease. This disease is usually suffered by the elderly. The method of treatment taken is through the use of drug consumption [lowering blood pressure, but taking long-term drugs can have a chemical effect in the body, so the use of drugs made from natural ingredients becomes one of the drugs in reducing blood pressure. In addition, yoga can also be used to lower blood pressure. By following exercise regularly. The purpose of this study was to determine the relationship between blood pressure and yoga exercises. The method used in this research is pre-experimental, with a population of 30 respondents, through the sampling technique, namely total sampling. The result of this research is that there is a difference between the correlation test of yoga exercise and blood pressure through the chi square test, the Asymp value is obtained. Sig. (2-sided) 0.025. There is a significant difference between blood pressure before and after doing yoga exercises.
PEMBUATAN FORIKAN (FORTIFIKASI IKAN) UPAYA PENURUNAN ANGKA STUNTING MELALUI METODE INOVASI PENGOLAHAN IKAN DI MASYARAKAT KAMPUNG NELAYAN BULAK Setiana Andarwulan; Yuni Khoirul Waroh
JURNAL PENGABDIAN MANDIRI Vol. 1 No. 6: Juni 2022
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1222.583 KB)

Abstract

Pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan di Kelurahan Bulak Surabaya berupa upaya menurunkan angka stunting dengan cara melakukan fortifikasi ikan. Protein merupakan salah satu sumber tenaga yang diperlukan pada tubuh. Mengkonsumsi ikan pada kehamilan sangatlah penting karena menyumbang 20% sumber tenaga yang diperlukan oleh tubuh. Pengabdian ini dilakukan dengan beberapa tahapan. Pertama melakukan survei ke lahan yang akan dilakukan pengabdian. Survei ini bertujuan mengetahui jumlah balita stunting yang ada di daerah Kelurahan Bulak Surabaya. Tahapan kedua yaitu melakukan perijinan lahan. Perijinan ini dilakukan dengan cara melakukan koordinasi dengan lintas sektor terkait yang berkaitan dengan pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat. Tahapan ketiga adalah melakukan pelaksanaan pengabdian di balai RW wilayah kelurahan Bulak. Selanjutnya tahapan keempat melakukan penyebaran kuesioner pre dan post untuk mengetahui hasil dari pelatihan pembuatan forikan sekaligus menilai pengetahuan ibu – ibu yang menjadi peserta dalam kegiatan pengabdian. Hasil dari penyebaran kuesioner di dapatkan bahwa pengetahuan yang di dapatkan oleh ibu – ibu peserta terdapat adanya signifikasi perbedaan sebelum dan setelah diberikan pelatihan. Hal ini dapat diketahui dari peningkatkan pengetahuan baik pada saat pre sebesar 60 % dan post sebesar 70%. Mengingat pentingnya pelatihan yang berkaitan dengan pengolahan makanan untuk menurunkan angka stunting, maka dalam rencana tindak lanjut, pengabdi akan terus melakukan pendampingan secara berkelanjutan.
Effektivitas Birthing Ball pada Ibu Primipara terhadap Persalinan Kala Dua Setiana Andarwulan; Miftahul Hakiki
Oksitosin : Jurnal Ilmiah Kebidanan Vol. 10 No. 1 (2023): OKSITOSIN : Jurnal Ilmiah Kebidanan
Publisher : Prodi D III Kebidanan Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Ibrahimy

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35316/oksitosin.v10i1.1665

Abstract

Childbirth will cause feelings of anxiety for a mother who has never given birth at all. Labor can be passed comfortably through the provision of methods that can help speed up the delivery process. One of them is the birthing ball method. This research was conducted to find out the effect of birthing balls on the duration of the second period of labor at Mitra Sehat Mandiri Clinic in Sidoarjo. The research was conducted with an analytic design with a quasi-experimental method. The sample consisted of 32 primigravida pregnant women with a gestational age of 36 weeks, assigned to the intervention and control groups with inclusion and exclusion criteria determined by the researcher. Data analysis used the independent t statistical test. The results showed that there was effectiveness in using the birthing ball method for the duration of the second period of labor with a significance value of p = 0.000. Mothers who use the birthing ball technique will be better prepared for childbirth.
Pengaruh Gymball dan Herbal Compress Terhadap Penurunan Kepala Dan Intensitas Nyeri Kala 1 Persalinan Fase Aktif Setiana Andarwulan; Annah Hubaedah; Miftahul Hakiki
PROFESSIONAL HEALTH JOURNAL Vol 4 No 1 (2022)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (PPPM) STIKES Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54832/phj.v4i1.380

Abstract

Childbirth in a woman begins when the uterus contracts with an increasingly frequent intensity. Labor that occurs in women who will give birth causes changes in the cervical area and affects the discharge of blood and mucus. Gymball is physical therapy or simple exercises using a ball. This exercise is applied to mothers who are pregnant, giving birth and postpartum. The ball used during labor in the active phase 1 has a big role in advancing labor, lowering the head or lowest fetal position, and reducing pain. The method used is a quantitative study, using a one group approach research design with a posttest only control design. In this design one group performs an assessment before and after being given treatment for a certain period of time. The population of mothers who gave birth was 40 respondents, with a sample of 34 respondents. With the sampling technique that is simple random sampling. Furthermore, prerequisite tests were carried out in the form of data normality tests and data linearity tests. If the prerequisite test is met, it can be continued with the T test. The results of the study obtained a pre-test normality test of 0.244 and a post-test of 0.200. The significance value is greater than 0.05 so that the data is normally distributed. The linearity test shows that the calculated value is greater than 0.05, namely p = 0.429. So that the prerequisite test is fulfilled. For the value of the T. test results of 0.000, p value <0.05, so there is an effect of gymball and herbal compresses on pain intensity. It is hoped that midwives and other health workers can apply non-pharmacological treatments, namely gymballs and herbal compresses to provide comfort to mothers who are giving birth.
SOSIALISASI DALAM UPAYA DAN PENANGANAN STUNTING OLEH MAHASISWA KKN DI DESA PLOSO, KECAMATAN KREMBUNG SIDOARJO Shohebatuz Sofiyah; Rusita Rusita; Evi Dwiyanti; Setiana Andarwulan
JURNAL PENGABDIAN MANDIRI Vol. 2 No. 2: Februari 2023
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ploso Village is an area located in the Krembung District, Sidoarjo Regency. This village is one of the villages that currently has problems with the nutritional status of toddlers. The nutritional status of toddlers will affect their growth and development and has the potential to cause stunting. Stunting is a condition in which a child experiences a growth disorder which will cause his height not to grow according to his potential. If this condition is not handled immediately, it can affect their future in the future. Therefore, PGRI Adi Buana Surabaya University Community Service Students provide socialization related to stunting. The purpose of this stunting socialization is to increase knowledge to the people of Ploso village about stunting and the causes of its symptoms, as well as the high risks caused by stunting. The method used is related to the delivery of information in collaboration with the village midwife which is conveyed to cadres, PKK mothers. The implementation of the early activities was carried out on December 24, 2022 with a total of 20 participants. The importance of holding socialization activities in collaboration with midwives, cadres and PKK mothers is to realize good nutritional growth and prevent stunting in toddlers specifically in Ploso Village, Krembung Sidoarjo District.
INOVASI CIBER OIL ( CINNAMOMUM & ZINGIBER OFFICINALE ) DENGAN AKUPRESURE SEBAGAI TERAPI RELAKSASI DAN NYERI DI KOMUNITAS IWA Nyna Puspita Ningrum; Setiana Andarwulan; Annah Hubaedah; Indria Nuraini
JURNAL PENGABDIAN MANDIRI Vol. 2 No. 2: Februari 2023
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kesehatan jasmani atau kesegaran jasmani adalah kemampuan tubuh untuk menyesuaikan fungsi alat-alat tubuhnya dalam batas fisiologi terhadap keadaan lingkungan dan atau kerja fisik yang cukup efisien tanpa lelah secara berlebihan. Aktivitas yang meningkat seringkali kurang Relaksasi dalam psikologi adalah keadaan emosional makhluk hidup, ketegangan rendah, di mana tidak ada gairah, terutama dari sumber negatif seperti kemarahan, kecemasan, atau ketakutan. Menurut Oxford Dictionaries relaksasi adalah ketika tubuh dan pikiran bebas dari ketegangan dan kecemasan. Kegiatan PPM (Pengabdian Pada Masyarakat) berjudul “judul “Pemanfaatan Ciber oil (Cinnamomum burmannii, dan Zingiber officinale) sebagai terapi relaksasi” bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan Ibu ibu dalam membantu diri sendiri dan keluarga dalam menjaga dan meningkatkan kesehatan keluarga melalui pijatan rileksasi, membuat bahagia dan menjadikan hirup rikeks. Pijatan menggunakan ciber oil juga membawa kenyamanan dan aroma terapi yang berfungsi menenanagkan. Dengan demikian dalam tubuh mampu menopang beban fisik yang dirasakan oleh sesorang dan biasanya memiliki dampak pada keadaan jasmani dan psikologis yang membutuhkan terapi berkaitan dengan relaksai. Hal itu dapat diperbaiki. Pengobatan dengan bahan alam saat ini diyakini dapat digunakan untuk meningkatkan kesehatan keluarga. Bahan tersebut antara lain Jahe (Zingiber officinale) mengandung pereda nyeri dengan nama senyawa shogaol dan gingerol. Pada saat siklus siklooksigenase (COX) terjadi pelepasan enzim menuju prostaglandin yang bisa menyebabkan proses inflamasi. Minyak kayu manis (Cinnamomum burmannii) telah diuji mengandung anti jamur, anti kardiovaskular, anti kanker, anti inflamasi, anti virus, anti oksidan, dan anti analgesic.