Claim Missing Document
Check
Articles

Found 33 Documents
Search

Pencegahan Stunting Balita Melalui Emotional Demonstration “Jadwal Makan Bayi dan Anak” di Kelurahan Siwalankerto Kecamatan Wonocolo Kotamadya Surabaya Setiana Andarwulan; Annah Hubaedah
Dedication : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 4 No 2 (2020)
Publisher : LPPM Universitas PGRI Argopuro Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31537/dedication.v4i2.359

Abstract

Kegiatan PPM (Pengabdian Pada Masyarakat) berjudul Pencegahan Stunting Balita Melalui Emotional Demonstration “Jadwal Makan Bayi dan Anak” Di Kelurahan Siwalankerto Kecamatan Wonocolo Kotamadya Surabaya bertujuan untuk meningkatkan ketrampilan kader di wilayah kelurahan Siwalankerto. Selain itu emo demo itu untuk meingkatkan pengetahuan dalam melakukan sosialisasi kepada para ibu nantinya. Emo demo tentang jadwal makan bayi dan anak bertujuan untuk meningkatkan cakupan gizi pada bayi dan anak. Pemberian gizi pada bayi dan anak dapat memaksimalkan pertumbuhan dan perkembangan. Melalui gizi yang cukup kepada bayi dan anak dapat diharapkan mampu menjadikan individu lebih optimal. Pelatihan emo demo yang diberikan kepada kader diharapkan dapat melatih para ibu nantinya dalam membuat jadwal makan sehingga semakin siap dalam memperiapkan masa depan anak. Dengan demikian jadwal pemberian makan pada bayi dan anak dapat tercapai
Perbedaan Kecukupan Asi Pada Akseptor Dmpa Dan Suntik Kbk Pada Ibu Menyusui di Desa Jaddih Wilayah Kerja Puskesmas Jaddih Nourma Yuniarsih; Setiana Andarwulan; Anik Latifah
SNHRP Vol. 5 (2023): Seminar Nasional Hasil Riset dan Pengabdian (SNHRP) Ke 5 Tahun 2023
Publisher : LPPM Universitas PGRI Adi Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kontrasepsi adalah upaya untuk mencegah terjadinya kehamilan upaya itu dapat bersifat sementara, dapat pula bersifat permanen. Hasil studi pendahuluan di desa jaddih puskesmas jaddih disusui secara terus-menerus hingga tahun pertama, sekitar setengah anak berumur dibawah 2 bulan menerima ASI eksklusif, cakupan bayi usia 0 - 6 bulan yang diberikan ASI eksklusif sebesar 41,5 persen. Tujuan penelitian ini untuk Menganalisis perbedaan kecukupan asi pada akseptor DMPA dan KBK pada ibu menyusui di Desa Jaddih Puskesmas Jaddih. Metode peletian ini besifat analitik korelasi dengan pendekatan cross sectional. Variabel independen kecukupan asi pada Akseptor DMPA sedangkan variabel dependennya Suntik KBK pada ibu menyusui. Populasinya 62 responden, Jumlah sampel 62 responden. Pengambilan sampel menggunakan Uji Total Sampling. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner. Uji satistik yang digunakan Independet T-test dengan nilai kemaknaan α 0,05. Hasil uji statistik Independen T-test untuk perbedaan kecukupan ASI pada Akseptor DMPA dan suntik KBK pada ibu menyusui didapatkan nilai Pvalue sebesar 0,000 lebih kecil dari α 0,05 yang menunjukkan adanya perbedaan kecukupan ASI pada Akseptor DMPA dan suntik KBK pada ibu menyusui. Keluarga dapat memberikan dorongan kepada ibu yang memiliki bayi trntang pentingnya pemebrian ASI eklusif dan tidak perlu ragu untuk mengikuti KB.
Pengaruh Partisipasi Suami Terhadap Kejadian Unmet Need Pasangan Usia Subur Di Desa Lerpak Wilayah Kerja Puskesmas Geger Puji Hartini Mundasari; Setiana Andarwulan; Anik Latifah
SNHRP Vol. 5 (2023): Seminar Nasional Hasil Riset dan Pengabdian (SNHRP) Ke 5 Tahun 2023
Publisher : LPPM Universitas PGRI Adi Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Program keluarga berencana adalah upaya peningkatan kepedulian dan peran serta masyarakat melalui pendewasaan usia perkawinan. Namun masih terjadi Unmet need pada pasangan usia subur yang tidak menginginkan anak ataupun menginginkan anak dengan jarak 2 tahun atau lebih tetapi tidak menggunakan alat kontrasepsi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh partisipasi suami terhadap kejadian unmet need. Desain penelitian ini adalah observasional analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah pasangan usia subur yang tercatat sejumlah 54 dengan sampel 47 responden dengan tehnik random sampling. Penelitian dilaksanakan di Desa Lerpak wilayah kerja Puskesmas Geger. Variabel independen partisipasi suami dan variabel dependen kejadian unmet need. Instrumen kuesioner. Analisis menggunakan Lambda (0,05). Hasil penelitian didapatkan partisipasi suami hampir setengahnya menunjukan cukup sejumlah 20 (42.6Persen). Kejadian unmet need pasangan usia subur sebagian besar menunjukan Tidak: PUS menggunakan KB sejumlah 26 (55.3persen). Dari hasil uji statistic chi-square diperoleh nilai p = 0,000 berarti nilai p < α (0,05) dengan demikian dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh partisipasi suami terhadap kejadian unmet need pasangan usia subur di Desa Lerpak Wilayah Kerja Puskesmas Geger. Disarankan pasangan usia subur dapat membuat keputusan yang baik terhadap penentuan program keluarga yang harus di ikuti supaya dapat membentuk keluarga berencana, dan partisipasi suami yang merupakan pemberi keputusan dalam keluarga dapat mencari informasi tentang program keluarga berencana sepaya menjadi motivator ibu dalam mengikuti program keluarga berencana yang di tetapkan pemerintah.
Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Pemilihan Alat Kontrasepsi Jangka Panjang Di Desa Sanggraagung Bangkalan Yuli Hermianti; Setiana Andarwulan; Anik Latifah
SNHRP Vol. 5 (2023): Seminar Nasional Hasil Riset dan Pengabdian (SNHRP) Ke 5 Tahun 2023
Publisher : LPPM Universitas PGRI Adi Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Metode Kontrasepsi Jangka Panjang merupakan usaha dalam menekan pertumbuhan penduduk. Pasangan Usia Subur dapat menentukan pilihan kontrasepsi sesuai dengan kondisi kebutuhannya. Peserta KB aktif memilih suntikan dan pil sebagai alat kontrasepsi yang dominan dibanding dengan metode kontrasepsi jangka panjang. Penelitian ini bertujuan menganalisis Faktor yang mempengaruhi pemilihan alat kontrasepsi jangka panjang. Desain penelitian ini adalah kuantitatif dengan Analisis Observasional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh Akseptor MJKP yang terdata dalam register KB yang berada di Desa Sanggraagung Bangkalan 55 dengan sampel 40 responden. Penelitian dilaksanakan di Desa Sanggraagung Bangkalan dari bulan Januari – Mei 2023. Variabel independen usia, paritas, tingkat pendidikan, tujuan KB, pengetahuan dan variabel dependen Pemilihan Alat Kontrasepsi Jangka Panjang. Instrumen menggunakan kuesioner dengan analisis menggunakan spearman rank (0,05). Hasil penelitian dari hasil uji statistik terdapat pengaruh usia dengan pemilihan alat kontrasepsi jangka panjang dengan nilai p = 0.002. Terdapat pengaruh paritas dengan pemilihan alat kontrasepsi jangka panjang dengan nilai p = 0.042. Terdapat pengaruh tingkat pendidikan dengan pemilihan alat kontrasepsi jangka panjang dengan nilai p = 0.036. Terdapat pengaruh tujuan KB dengan pemilihan alat kontrasepsi jangka panjang dengan nilai p = 0.000. Terdapat pengaruh tingkat pengetahuan dengan pemilihan alat kontrasepsi jangka panjang dengan pemilihan alat kontrasepsi jangka panjang dengan nilai p = 0.009. Faktor yang paling berpengaruh terhadap pemilihan alat kontrasepsi jangka panjang adalah paritas dan usia di Desa Sanggraagung Bangkalan. Disarankan wanita usia subur dapat meningkatkan informasi untuk dapat memilih program kontrasepsi jangka panjang yang sesuai dengan kebutuhan dirinya dan keluarga
Perbedaan Tekanan Darah Pada Akseptor KB Suntik Progestin Dan Suntik Kombinasi Di Desa Parseh Puskesmas Jaddih Sri Istatik; Setiana Andarwulan; Anik Latifah
SNHRP Vol. 5 (2023): Seminar Nasional Hasil Riset dan Pengabdian (SNHRP) Ke 5 Tahun 2023
Publisher : LPPM Universitas PGRI Adi Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kontrasepsi adalah usaha untuk mencegah kehamilan yang bertujuan untuk menjarangkan kehamilan, merencanakan jumlah anak dan meningkatkan kesejahteraan keluarga agar dapat memberikan perhatian dan pendidikan yang maksimal pada anak Kontrasepsi suntik sering dipakai karena merupakan metode kontrasepsi jangka panjang yang daya kerjanya panjang/lama dan sangat efektif, pemakaiannya sangat praktis, harganya relatif murah, aman dan tidak membutuhkan pemakaian setiap hari atau setiap akan berhubungan seksual, tetapi tetap reversible. Namun alat kontrasepsi suntik juga mempunyai berbagai efek samping seperti perubahan tekanan darah. Penelitian analitik observasional dengan cross sectional. Populasi dan sampel akseptor KB suntik sebanyak 66 orang di Desa Parseh Puskesmas Jaddih pada bulan Januari – Maret 2023 dengan tehnik total sampling. Variabel Akseptor KB suntik dan Tekanan Darah. Instrumen yang digunakan adalah lembar kueioner dan SOP tekanan darah. Hasil penelitian penggunaan KB suntik progestin dengan tekanan darah didapatkan mean 1.48 , standart deviasi 0.566, standart deviasi error mean 0.098. Penggunaan KB suntik kombinasi dengan tekanan darah didapatkan mean 2.36, standart deviasi 0.822, standart deviasi error mean 0.143. Sedangkan signifikansi (α ) yang didapatkan antara penggunaan KB suntik progestin dan kombinasi dengan tekanan adalah 0.000 yang berarti ada perbedaan tekanan darah pada akseptor KB suntik progestin dan suntik kombinasi. Saran bagi ibu menignkatkan pengetahuan tentang erbedaan tekanan darah pada akseptor kb suntik progestin dan suntik kombinasi.
Pengaruh Pemberian Ekstrak Daun Kayu Putih (Melaleuca Leucadendra) Terhadap Respon Nyeri Tumbuh Gigi Pada Bayi Usia 6-9 Bulan Sri Suhartini; Retno Setyo Iswati; Desta Ayu Cahya R; Setiana Andarwulan
SNHRP Vol. 5 (2023): Seminar Nasional Hasil Riset dan Pengabdian (SNHRP) Ke 5 Tahun 2023
Publisher : LPPM Universitas PGRI Adi Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Gigi pertama umumnya akan tampak dalam mulut ketika bayi berusia antara 6 sampai 14 bulan. Pada pertumbuhan gigi gusi akan tampak teriritasi, kemerahan dan sedikit menggembung, bila diraba akan adanya puncak gigi. Gejala lain yang sering mengikuti adalah meningkatnya temperature tubuh atau demam, mual dan anak menjadi rewel. Minyak atsiri dikenal baik untuk mengatasi sejumlah kondisi kesehatan. Pasalnya, kandungan ini dapat bertindak sebagai analgesik, antipiretik, antiseptik, antijamur dan antibakteri sehingga seluruh efek tersebut dapat membantu mengurangi rasa sakit pada gigi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pemberian ekstrak daun kayu putih (Melaleuca leucadendra) terhadap respon nyeri tumbuh gigi pada anak usia 6-9 bulan.Metode Penelitian yang digunakan pra eksperimental desain one group pra-post test design dengan jumlah sample 17 orang melalui teknik accidental sampling. Uji statistic yang digunakan spearman rank. Hasil penelitian menunjukkan respon nyeri tumbuh gigi sebelum diberikan ekstrak sebagian besar nyeri hebat (64,71 persen). Respon nyeri tumbuh gigi setelah diberikan ekstrak daun kayu putih sebagian besar tidak nyeri sejumlah (35,29 persen). Hasil uji statistik dengan uji Wilcoxon didapatkan nilai p=0,005 yang artinya H0 ditolak. Kesimpulan Ada pengaruh pemberian ekstrak daun kayu putih (Melaleuca leucadendra) terhadap respon nyeri tumbuh gigi pada anak usia 6-9 bulan.
Peran Penyuluh Kb Dalam Peningkatan Partisipasi Kb Pasca Salin Di Puskesmas Tongguh Kuttiya; Setiana Andarwulan; Anik Latifah
SNHRP Vol. 5 (2023): Seminar Nasional Hasil Riset dan Pengabdian (SNHRP) Ke 5 Tahun 2023
Publisher : LPPM Universitas PGRI Adi Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Program keluarga berencana memberikan kesempatan untuk mengatur jarak kelahiran atau mengurangi jumlah kelahiran dengan menggunakan metode kontrasepsi hormonal atau non hormonal. Upaya ini dapat bersifat sementara ataupun permanen, meskipun masingmasing jenis kontrasepsi memiliki tingkat efektifitas yang berbeda dan hampir sama. Penyuluh KB sebagai ujung tombak pelaksanaan Program Bangga Kencana (Pembangunan Keluarga, Kependudukan dan Keluarga Berencana) juga bertambah perannya dalam program percepatan partisipasi akseptor KB. Penelitian ini adalah penelitian deskriftif kualitatif dengan menggunakan studi kasus sebagai pendekatannya. Penelitian ini dilakukan di Puskesmas Tongguh dengan subyek penelitian 10 PLKB. Pengumpulan data melalui indept Interview dan analisis data menggunakan analysis interaktif. Triangulasi dilakukan kepada 10 PLKB dengan berbagai latar belakang. Hasil penelitian diperoleh sebagian besar penyuluh telah melakukan pemberian penyuluhan pada akseptor KB. Pelaksanan pemberian penyuluhan pada akseptor KB mampu meningkatkan partisipasi akseptor KB pasca salin.
Perbedaan Metode Ceramah Dan Lembar Balik Akseptor Kb Terhadap Pengambilan Keputusan Pemakaian Kb Pasca Salin Di Puskesmas Burneh Yenita iswahyuni; Setiana Andarwulan; Anik Latifah
SNHRP Vol. 5 (2023): Seminar Nasional Hasil Riset dan Pengabdian (SNHRP) Ke 5 Tahun 2023
Publisher : LPPM Universitas PGRI Adi Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Keluarga berencana berperan dalam mengurangi resiko kematian ibu pada waktu melahirkan yang disebabkan karena terlalu sering melahirkan dan jarak antara kelahiran yang terlalu pendek. Ceramah merupakan suatu proses penyampaian pesan pertukaran pikiran atau keterangan dalam rangka menciptakan rasa saling mengerti dan saling percaya demi terwujudnya hubungan yang baik antara seseorang dengan orang lain. Selain itu untuk memengaruhi secara positif perilaku kesehatan masyarakat, dengan menggunakan berbagai prinsip dan metode komunikasi, baik menggunakan komunikasi antar pribadi maupun komunikasi massa. Metode penelitian eksperimental merupakan salah satu metode kuantitatif yang ditujukan untuk melakukan penelitian hubungan sebab akibat dengan memanipulasi satu atau lebih variabel terhadap satu atau lebih kelompok eksperimental. Desain penelitian yang digunakan quasi eksperimental dengan two group pre-post test design, mengatakan, bahwa two group pretest-posttest design adalah kegiatan penelitian yang memberikan tes awal (pre test) sebelum diberikan perlakuan, setelah diberikan perlakuan barulah memberikan tes akhir (post test). Berdasarkan penelitian yang dilakukan oleh peneliti pada 40 responden pasangan usia subur di Puskesmas Burneh Bangkalan di dapatkan hasil uji statistik chi-square didapatkan sig. 0,005 yang berarti lebih kecil dari 0,05. Artinya terjadi terdapat pengaruh metode ceramah dan lembar balik terhadap akseptor KB dengan pengambilan keputusan pemakaian KB pasca salin di Puskesmas Burneh, Kabupaten Bangkalan.
Hubungan Pengetahuan Orang Tua Tentang Tumbuh Kembang Dengan Perkembangan Anak Usia 4 – 6 Tahun Di Desa Sumberjati Kabupaten Banyuwangi Miftahul hakiki; Setiana Andarwulan
PROFESSIONAL HEALTH JOURNAL Vol 5 No 1sp (2023): Special Issue Outcome PDP
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (PPPM) STIKES Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54832/phj.v5i1sp.451

Abstract

Abstract Knowledge is something that comes from the five senses and experience by reason that arises spontaneously. As for its nature consists of 3 things, namely, spontaneous, subjective and intuitive. Thus knowledge is also true/honest because it is in accordance with the existing reality. Growth and development is a dynamic process throughout human life. So that development monitoring needs to be done early on so that you can immediately recognize disorders in the development of movement, speech and language abilities as well as socialization and independence in children that take place optimally according to their age. Like children aged 4-6 years who are able to run and jump, jump with big steps, swing, climb, and even somersault. This is a correlation analytic study with a Cross Sectional approach and Simple Random Sampling technique. The research sample consisted of 70 kindergarten children aged 4-6 years and their mothers using questionnaires and KPSP. Furthermore, scoring, tabulating and statistical analysis were carried out. The results showed that 65% of mothers had good knowledge and 65% of Kindergarten children aged 4-6 years had developments appropriate to their age. Spearman rank statistical results 0.000 <0.005 level Sig. (2-Tailed) which means that there is a significant relationship between mother's knowledge about growth and development and the development of kindergarten children aged 4-6 years in Curahjati Village, Banyuwangi Regency in 2023. Good mother's knowledge about child growth and development will be able to monitor the development of her child. It is recommended to provide education to mothers about children's growth and development according to their age so that children's development is more controlled Keywords: Knowledge, growth and development Abstrak Pengetahuan merupakan suatu hal yang berasal dari panca indra dan pengalaman oleh akal yang timbul secara spontan. Sedangkan untuk sifatnya terdiri dari 3 hal yaitu, spontan, subjektif dan intuitif. Dengan demikian pengetahuan juga bersifat benar / jujur karena sesuai dengan realitas yang ada. Tumbuh kembang yaitu suatu proses yang dinamik sepanjang kehidupan manusia. Sehingga pemantauan perkembangan perlu dilakukan sejak dini agar dapat segera mengenali gangguan perkembangan kemampuan gerak, bicara dan bahasa serta sosialisasi dan kemandirian pada anak yang berlangsung secara optimal sesuai dengan umur mereka. Seperti anak usia 4 – 6 tahun yang mampu untuk berlari dan melompat, melompat dengan langkah besar, mengayun, memanjat, dan bahkan jungkir balik. Ini adalah penelitian analitik korelasi dengan pendekatan Cross Sectional dan tekhnik Simple Random Sampling. Sampel penelitian sebanyak 70 responden anak TK usia 4 – 6 Tahun beserta ibunya menggunakan lembar kuisioner dan KPSP. Selanjutnya dilakukan scoring, tabulating dan analisis statistik. Hasil penelitian menunjukkan 65% ibu memiliki pengetahuan baik dan 65% anak TK usia 4 – 6 Tahun yang memiliki perkembangan yang sesuai dengan usianya. Hasil statistic rank spearman 0,000 < 0,005 level Sig. (2-Tailed) yang artinya ada hubungan yang signifikan antara pengetahuan ibu tentang tumbuh kembang dengan perkembangan anak TK usia 4-6 tahun di Desa Curahjati Kabupaten Banyuwangi Tahun 2023. Pengetahuan ibu yang baik tentang tumbuh kembang anak maka akan dapat memantau perkembangan anaknya. Disarankan dapat memberikan edukasi kepada ibu tentang tumbuh kembang anak sesuai dengan usianya sehingga perkembangan anak lebih terkontrol. Kata kunci : Pengetahuan, tumbuh kembang dan perkembangan
PELATIHAN AKUPRESURE UNTUK MENINGKATKAN PRODUKSI ASI setiana andarwulan; Indria Nuraini; Annah Hubaedah; Nyna Puspita Ningrum
Jurnal Abadimas Adi Buana Vol 6 No 01 (2022): Jurnal Abadimas Adi Buana
Publisher : LPPM Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36456/abadimas.v6.i01.a6040

Abstract

Peningkatan produksi ASI pada ibu nifas akan mendukung program pemberian ASI eklusif pada ibu menyusui. Kebutuhan menyusu pada seorang bayi diberikan selama 6 bulan supaya petumbuhan bayi bisa optimal. Pemberian ASI kepada bayi dapat menjadi salah satu upaya dalam memerangi angka stunting, sehingga peningkatan angka stunting dapat ditekan. Salah satu upaya dalam peningkatan produksi ASI adalah dengan terapi secara non konvensional. Terapi ini diberikan dengan alamiah, sehingga ibu nifas yang masih memberikan ASI dapat melakukannya secara mandiri. Terapi komplementer yang dimaksudkan adalah dengan memberikan pelatihan akupresure. Akupresure merupakan suatu ilmu dengan memberikan penekanan pada titik – titik akupoint yang menjadi lokasi penekanan. Dimana titik tersebut dapat mensupport dalam meningkatkan produksi ASI. Pelatihan ini dilakukan kepada ibu nifas dan menyusui di kelurahan Krembung kabupaten Sidoarjo. Sistem pelaksanannya dimulai dengan perijinan di wilayah setempat, kemudian melakukan koordinasi dengan lintas sektoral termasuk koordinasi dengan bidan desa. Kemudian dilanjutkan dengan pelaksanaan pelatihan akupresure dalam meningkatkan produksi ASI. Dalam pelaksanaan dilakukan pemberian kuesioner di langkah awal dan akhir. Langkah selanjutnya melakukan monitoring dan evaluasi dari hasil kegiatan tersebut.