Claim Missing Document
Check
Articles

Found 25 Documents
Search

Pelatihan Pembuatan Video Pembelajaran Online Bagi Guru PAUD di Kecamatan Parigi Kabupaten Parigi Moutong Nurhayati Nurhayati; Amrullah Amrullah; Durrotunnisa Durrotunnisa; Sita Awalunisah
PaKMas: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 3 No 1 (2023): Mei 2023
Publisher : Yayasan Pendidikan Penelitian Pengabdian Algero

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54259/pakmas.v3i1.1570

Abstract

This community service aims to provide training to PAUD teachers in Parigi District, Parigi Moutong Regency in the form of providing knowledge so that teachers can understand making online learning videos. The subjects in this study were 16 teachers at Aisyiyah Dolago Kindergarten, Parigi Moutong Regency. The method used is in the form of training and education, namely by using pretest and posttest, lectures, discussions, ice breaker, energizer and games. Furthermore, the data is processed using SPPSS 16.0 for windows, namely the gain score and inferential test. The results of the service show that there is a positive and significant influence of technical training on teachers' understanding of teachers' understanding of making online learning videos. This is shown by Sig < α (0.016 < 0.05) meaning that the gain score of the teacher's understanding of making online learning videos before training is significantly different from after training. In addition, it can be seen from the results of the average pretest score in the teacher group, namely 64.6, while in the posttest, the average score increased to 96.7. In the teacher group, the highest score in the pretest was 85, while in the posttest the highest score increased to 115. Furthermore, the lowest score in the teacher group in the pretest was 39 and in the posttest it increased to 79. In the teacher group, the standard deviation value in the pretest was 13.84 and in the posttest that is 11.1. Based on the description above, it can be concluded that training is effective for teacher understanding regarding making learning videos for PAUD teachers in Parigi District, Parigi Moutong Regency.
Penanaman Nilai Karakter Religius melalui Film Animasi Nussa dan Rara pada Anak Usia 5-6 Tahun Nurhayati Nurhayati; Nurul Dinda Fadillah; Hesti Putri Setianingsih; Sri Usman
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol 7, No 3 (2023)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v7i3.4631

Abstract

Penanaman nilai karakter religius salah satu hal terpenting yang harus ditanamkan sejak dini, sebab nilai karakter religius menjadi bekal untuk masa depan anak. Karakter religius merupakan proses dalam mengubah nilai agama agar bisa tumbuh dan berkembang pada karakter individu dan menyatu sebagai perilaku seseorang. Tujuan penelitian penanaman nilai karakter religius melalui film animasi Nussa dan Rara. Metode yang digunakan  dalam penelitian yaitu kualitatif melalui wawancara, dokumentasi, dan pengamatan. Metode persentase digunakan sebagai teknik penganalisisan data. Penelitian di lakukan pada anak usia 5-6 tahun. Pada penelitian membuktikan terhadap penanaman nilai karakter religius, film animasi Nussa dan Rara memiliki pengaruh terhadap pembentukan karakter pada anak usia 5-6 tahun. Penanaman nilai karakter religius pada penelitian ini berupa aspek mengenal ciptaan tuhan, sopan santun, dan peduli lingkungan. Berdasarkan hasil rekapitulais observasi yang dilakukan diperoleh adanya peningkatan yakni seluruh aspek menunjukkan perkembangan yang meningkat sesuai tahapan perkembangan anak di setiap indikator penilaian guru
STUDENTS’ PERCEPTION ON THE USE OF SOCIAL MEDIA IN LEARNING ENGLISH AT TADULAKO UNIVERSITY Muh. Arasy Hairul; Nurhayati Nurhayati
IJEE (Indonesian Journal of English Education) IJEE (INDONESIAN JOURNAL OF ENGLISH EDUCATION)| VOL. 10 | NO.1 | 2023
Publisher : Syarif Hidayatullah State Islamic University of Jakarta, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/ijee.v10i1.31853

Abstract

ABSTRACTThe purpose of this study was to explore students’ perceptions on the use of social media in learning English. The research design used in this study was qualitative research based on a case study approach, and the data were collected through interview transcripts and documents. The participants of this study were five students of the English education department of Tadulako University selected purposively. The results of descriptive analysis showed that most of the students had positive perceptions on the use of social media in learning English. Social media was believed to be helpful in improving students' English language skills. They stated that social media provides them with English content sources to practice their English skills, particularly listening, speaking, vocabulary, and pronunciation. Moreover, social media offers a variety of English contents, allowing students to access and choose contents that they like anytime and anywhere. Youtube and Instagram are the most widely used social media platforms for learning English in receptive skills including listening and reading skills.ABSTRAKTujuan dari penelitian ini adalah untuk mengeksplorasi persepsi siswa tentang penggunaan media sosial dalam pembelajaran bahasa Inggris. Desain penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Data dikumpulkan melalui transkrip wawancara dan dokumen. Partisipan dalam penelitian ini adalah 5 orang mahasiswa jurusan Pendidikan Bahasa Inggris Universitas Tadulako. Hasil analisis deskriptif menunjukkan bahwa sebagian besar siswa memiliki persepsi positif tentang penggunaan media sosial dalam pembelajaran bahasa Inggris. Media sosial sangat membantu dalam meningkatkan kemampuan berbahasa Inggris siswa. Mereka menyatakan bahwa media sosial memberi mereka sumber konten bahasa Inggris untuk melatih keterampilan bahasa Inggris mereka, terutama mendengarkan, berbicara, memperluas kosa kata mereka, dan meningkatkan pengetahuan pengucapan mereka. Media sosial menawarkan konten bahasa Inggris yang beragam, memungkinkan siswa untuk mengakses konten bahasa Inggris yang mereka sukai kapan saja dan di mana saja. Youtube dan Instagram adalah platform media sosial yang paling banyak digunakan untuk belajar bahasa Inggris dalam keterampilan reseptif, keterampilan mendengarkan, dan keterampilan membaca.How to Cite: Hairul, M.A., Nurhayati. (2023). Students’ Perception on the Use of Social Media in Learning English At Tadulako University. IJEE (Indonesian Journal of English Education), 10(1), 160-181. doi:10.15408/ijee.v10i1.31853.
Identifikasi Pola Asuh Penanaman Nilai Keagamaan dan Etika pada Masa Golden Age Rahmatia Rahmatia; Nurhayati Nurhayati; Sita Awalunisah
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol 7, No 5 (2023)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v7i5.5259

Abstract

Berdasarkan penagamatan,  penanaman nilai keagamaan dan moral anak dari 4 aspek yang diamati   belum berkembang dengan baik.  Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan  parenting terhadap penanaman nilai keagamaan serta etika anak di PAUD Kemala Bhayangkari 01 Palu. Metode penelitian yang digunakan  adalah  kombinasi  pendekatan  kuantitatif  dan  kualitatif (mix methods). Subjeknya  ada 10 anak   serta  melibatkan 20 orang tua yang berkaitan dengan parenting. Pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, angket, serta dokumentasi. Metode yang digunakan yaitu analisis deskriptif untuk mengukur penanaman nilai agama dan moral anak melalui rubrik penilaian. Berdasarkan hasil temuan penelitian menunjukkan 5 orang tua (25%) dengan parenting otoriter, 13 orang tua (65%) parenting demokratis dan 2 orang tua (10%) dengan parenting permisif. Pada aspek sopan santun, persentase tertinggi berkembang sesuai harapan 61,54%, aspek disiplin, persentase tertinggi berkembang sesuai harapan 61,54%, membiasakan diri untuk beribadah, persentase tertinggi mulai berkembang 69,23% serta kebersihan diri dan lingkungan, persentase tertinggi berkembang sangat baik 80%. Dengan demikian parenting orang tua dapat berpengaruh terhadap penanaman nilai 
The Impact of Gadget Use on Early Childhood Religious Value Development Nurhayati Nurhayati; Nurul Hikma; Sita Awalunisah
AL-ISHLAH: Jurnal Pendidikan Vol 16, No 2 (2024): AL-ISHLAH: JURNAL PENDIDIKAN
Publisher : STAI Hubbulwathan Duri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35445/alishlah.v16i2.4708

Abstract

Globalization has diverse interpretations depending on various fields of expertise, but generally implies a borderless world where interactions can occur freely. Official NET News highlights the influence of gadgets on children, particularly in relation to gaming habits and parental management of potential addictions. This study aims to explore the impact of gadget use on the religious development of children aged 4-6 at TK Negeri Pembina Samporoa Vatutela Tondo. A mixed-method approach, incorporating both quantitative and qualitative methods, was used over a three-week period. Observations covered various religious aspects including knowledge of Prophets and Messengers, Hajj rituals, and prayer movements. The findings indicate that gadget use can positively influence the development of religious values in children aged 4-6. The aspects of naming Prophets and Messengers, understanding Hajj rituals, and performing prayer movements show development as expected. In Group B1, gadget usage also varies, with some children engaging in online/offline games, watching YouTube, or using TikTok. Gadget use can be multifaceted, serving as a means for both entertainment and educational development, particularly in the religious sphere. The balance between these uses and potential influences on children's development warrants further investigation.