Claim Missing Document
Check
Articles

Found 31 Documents
Search

Pengaruh Metode Latihan Multiball Terhadap Ketepatan Pukulan Forehand Drive Asep Pitro Mahyudi; Donie -
Jurnal Patriot Vol 1 No 2 (2019): Patriot
Publisher : Jurusan Kepelatihan, Fakultas Ilmu Keolahragaan, Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (411.744 KB) | DOI: 10.24036/patriot.v1i2.459

Abstract

Masalah penelitian adalah rendahnya ketepatan pukulan forehand drive pada atlet tenis meja UKO UNP Padang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh latihan multiball terhadap ketepatan pukulan forehand drive pada atlet tenis meja UKO UNP Padang. Penelitian ini merupakan eksperimen semu (quasi exsperimental). Populasi dalam penelitian ini adalah atlet tenis meja UKO UNP Padang yang berjumlah 25 orang. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik purposive sampling, yakninya sampel yang lebih sering datang untuk mengikuti latihan yang berjumlah 10 orang. Pengumpulan data dilakukan dengan cara melakukan tes ketepatan pukulan forehand drive. Analisa data dan pengujian hipotesis menggunakan teknik analisis komparasi dengan menggunakan rumus uji beda mean (uji t) dengan taraf signifikan α = 0,05. Dari analisis data yang dilakukan diperoleh hasil : Terdapat peningkatan ketepatan pukulan Forehand drive yang signifikan melalui metode latihan multiballs pada atlet UKO tenis meja UNP Padang, dengan perolehan koefisien uji t hitung = 2,92 > ttabel = 1,833 dengan rata-rata Pre test dan Post test Metode latihan multiball 78,6.
Tingkat Kondisi Fisik Khusus Atlet Bolavoli Yoikho Karazaqi; Donie -
Jurnal Patriot Vol 1 No 2 (2019): Patriot
Publisher : Jurusan Kepelatihan, Fakultas Ilmu Keolahragaan, Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (377.676 KB) | DOI: 10.24036/patriot.v1i2.473

Abstract

Masalah dalam penelitian ini adalah rendahnya prestasi atlet bolavoli putra SMA Negeri 2 Sijunjung yang diduga dipengaruhi oleh faktor kondisi fisik. Variabel dalam penelitian ini adalah daya ledak otot lengan, daya ledak otot tungkai, kelincahan, kelentukan dan daya tahan kekuatan otot tungkai. Tujuan dari penelitian adalah untuk mengetahui tingkat kondisi fisik khusus. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif, yang bertujuan untuk mengetahui, meninjau dan mendeskripsikan suatu keadaan pada saat penelitian dilakukan. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 33 orang. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik purposive sampling yaitu sebanyak 18 orang atlet bolavoli putra. Untuk mendapatkan data penelitian digunakan two hand medicine ball put test, vertical jump test, Illinois agility run test, bridge up test dan squad jump test. Data dianalisis dengan metode statistik deskriptif memakai tabulasi frekuensi dengan perhitungan persentase. Berdasarkan analisis data diketahui bahwa (1) Tingkat daya ledak otot lengan berada pada tingkat cukup dengan rata-rata 3.92 meter (2) Tingkat daya ledak otot tungkai berada pada tingkat cukup dengan rata-rata 92.57 kg m/s (3) Tingkat kelincahan berada pada tingkat cukup dengan rata-rata 18.71 detik (4) Tingkat kelentukan berada pada tingkat cukup dengan rata-rata 86 sentimeter (5) Tingkat daya tahan kekuatan otot tungkai berada pada tingkat cukup dengan rata-rata 39 kali/menit.
Pengaruh Latihan Plyometrics Terhadap Kemampuan Daya Ledak Otot Tungkai dan Kemampuan Smash Atlet Bolavoli SMAN 01 Mukomuko Siska Madya Oktaviani; donie - -
Jurnal Patriot Vol 2 No 2 (2020): Jurnal Patriot
Publisher : Jurusan Kepelatihan, Fakultas Ilmu Keolahragaan, Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (590.009 KB) | DOI: 10.24036/patriot.v2i1.595

Abstract

Abstrak : Masalah dalam penelitian ini adalah masih rendahnya kemampuan daya ledak otot tungkai dan kemampuan smash atlet bolavoli SMAN 01 Mukomuko. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh latihan plyometrics terhadap kemampuan daya ledak otot tungkai dan kemampuan smash atlet bolavoli SMAN 01 Mukomuko. Jenis penelitian ini adalah eksperimen semu. Populasi dalam penelitian ini adalah atlet bolavoli SMAN 01 Mukomuko yang berjumlah 15 orang putrid dan 20 orang putra.. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian menggunakan teknik porposive sampling. Banyak sampel dalam penelitian 12 orang putri. Teknik analisis data menggunakan analisis uji beda mean (uji t). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa : Hasil uji hipotesis pengaruh latihan plyometrics signifikan terhadap daya ledak otot tungkai dan kemampuan smash atlet bolavoli SMAN 01 Mukomuko, dengan uji hipotesis pertama daya ledak otot tungkai diperoleh nilai thitung = 4,84 > ttabel = 1,79 dan skor rata-rata tes awal (pre test) 66,14 dan tes akhir (post test) menjadi 68,14, kemudian uji hipotesis kedua kemampuan smash diperoleh nilai thitung = 17,39 > ttabel = 1,79 dan skor rata-rata tes awal (pre test) 41,25 dan tes akhir (post test) menjadi 47,83 dengan taraf signifikan α=0,05.
VO2MAX, DAYA LEDAK OTOT TUNGKAI, KELINCAHAN DAN KELENTUKAN UNTUK KEBUTUHAN KONDISI FISIK ATLET TAEKWONDO Sovia Wahyuni; Donie -
Jurnal Patriot Vol 2 No 2 (2020): Jurnal Patriot
Publisher : Jurusan Kepelatihan, Fakultas Ilmu Keolahragaan, Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/patriot.v2i2.639

Abstract

Taekwondo adalah salah satu cabang olahraga beladiri yang membutuhkan komponen teknik, taktik, mental dan kondisi fisik. Dan taekwondo adalah adalah olahraga beladiri modern yang berakar pada beladiri tradisional korea, dan taekwondo juga merupakan seni beladiri yang menggunakan teknik kaki dan tangan kosong. Dan kondisi fisik adalah sebagai salah satu komponen penting bagi atlet taekwondo. Dan ada beberapa pertandingan yang dipertandingkan di dalam taekwondo di antaranya poomsae dan kyorugi. Ada beberapa kondisi fisik yang sangat dibutuhkan oleh atlet taekwondo yaitu: VO2max, daya ledak otot tungkai, kelincahan dan kelentukan, yang mana kondisi tersebut berperan penting terhadap kondisi fisik atlet taekwondo. Dan taekwondo adalah olahraga beladiri yang menggabungkan teknik kaki dan tangan kosong. Beberapa kondisi fisik tersebut akan dijelaskan di dalam artikel ini oleh penulis, didalam tulisan ini kami akan mencoba menguraikan beberapa kebutuhan kondisi fisik yang dibutuhkan tersebut dan akan menjelaskan juga instrumen yang digunakan untuk mengukur komponen kondisi fisik tersebut.
METODE CIRCUIT TRAINING DALAM PENINGKATAN DAYA LEDAK OTOT TUNGKAI DAN DAYA LEDAK OTOT LENGAN BAGI ATLET BOLABASKET Aulia Eka Putri; Donie Donie; Adnan Fardi; Ronni Yenes
Jurnal Patriot Vol 2 No 3 (2020): Jurnal Patriot
Publisher : Jurusan Kepelatihan, Fakultas Ilmu Keolahragaan, Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/patriot.v2i3.661

Abstract

Permainan Bolabasket adalah satu permainan yang membutuhkan kondisi fisik, salah satu kondisi fisik yang dibutuhkan adalah daya ledak otot. Daya ledak otot adalah kemampuan otot atau sekelompok otot untuk mempergunakan kekuatan maksimum yang dikerahkan dalam waktu yang sesingkat singkatnya. Daya ledak otot yang digunakan adalah daya ledak otot tungkai dan daya ledak otot lengan nuntuk melakukan passing, shooting dan dribling. Daya ledak otot tungkai adalah suatu kemampuan otot tungkai untuk melakukan aktivitas secara cepat dan kuat untutk menghasilkan tenaga sedangkan daya ledak otot lengan adalah kemampuan otot atau sekelompok otot lengan untuk menghasilkan kekuatan dari otot lengan secara maksimal dalam waktu yang singkat. Untuk meningkatkan daya ledak otot tungkai dan daya ledak otot lengan digunakan metode circuit training. Metode circuit training adalah metode latihan yang menggunakan beberapa pos sebagai latihan agar tidak mudah bosan dan jenuh saat mekukan latihan, metode circuit training ini juga sangat efisien dan efektif dalam meningkatkan daya ledak otot.
SHUTTLE RUN DAN ZIG ZAG RUN BERKONTRIBUSI TERHADAP KEMAMPUAN FOOTWORK ATLET BULUTANGKIS Febrina Fitria Mirfan; Sayuti Syahara; Donie Donie; Yendrizal Yendrizal
Jurnal Patriot Vol 2 No 4 (2020): Jurnal Patriot
Publisher : Jurusan Kepelatihan, Fakultas Ilmu Keolahragaan, Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/patriot.v2i4.685

Abstract

Bulutangkis adalah permainan olahraga yang dapat dimainkan di ruangan terbuka atau di ruangan tertutup yang bisa dimainkan oleh tunggal dan ganda bertujuan memukul shuttlecock melewati agar jatuh di bidang permainan lawan dan mencegah lawan melakukan hal yang sama. Dalam Bulutangkis diperlukan kelincahan, karena keterampilan gerak memerlukan aspek kondisi fisik yang diharuskan mempunyai gerak yang cepat dan lincah dalam penguasaan lapangan. Tanpa adanya gerakan footwork yang cepat dan lincah penguasaan lapangan tidak akan tercapai dengan maksimal. Penelitian ini diharapkan mampu untuk mengungkapkan kontribusi shuttle run dan zig-zag run terhadap kemampuan footwork denganamenggunakan metode korelasiomal dan pengambilan sampel dilakukan dengan cara total sampling. Data dihimpunadari tes yang dilakukan, sertakdiolah menggunakanokorelasi product moment dan T-Score. Hasilnyaamembuktikan bahwaaterdapat kontribusi yang signifikan shuttle run yaitu sebesar 29%, zig-zag run sebesar 36%, shuttle run dan zig-zig run secara bersama sebesar 68% terhadap kemampuan footwork atlet Bulutangkis PB. Sepakat Padang Pariaman.
Analisis Keterampilan Gerak Teknik Renang Gaya Dada Geri Dicki Fernandaes; Maidarman Maidarman; Naluri Denay; Donie Donie
Jurnal Patriot Vol 3 No 1 (2021): Jurnal Patriot
Publisher : Jurusan Kepelatihan, Fakultas Ilmu Keolahragaan, Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/patriot.v3i1.717

Abstract

Based on the observations, the problem in the study was an error that occurred in the breaststroke swimming technique movement of the Mountain Swimming Club Swimming Club in Padang City. Where this is thought to be the cause of the low performance of athletes at the club. This study aims to determine the breaststroke swimming technique skills. The research design is descriptive. Where the research sample is all athletes of Gunung Swimming Club Padang City, amounting to 9 people with saturated sampling technique. To measure swimming technique skills, it is carried out using an observation sheet and is assessed by 3 judgments (assessors) who have expertise in the sport of swimming. The results of the study: (1) The level of mastery of the breaststroke swimming technique of the Padang City Swimming Club athletes is currently at a moderate level. Where the results of data analysis obtained a maximum score of 68 (very good), a minimum score of 40 (less), a standard deviation of 8 and an average score of 56 (moderate). (2) Out of 9 people: 1 person (11.1%) has very good mastery of the breaststroke swimming technique. 3 people (33.3%) have mastery of the breaststroke swimming technique in the good category. 4 people (44.5%) had mastery of the breaststroke technique in the moderate category. 1 person (11.1%) has mastery of the breaststroke swimming technique in the very poor category. Conclusion Currently, the level of mastery of the breaststroke swimming technique of the Padang City Swimming Club athletes is at a moderate level.
Kontribusi Kelentukan, Keseimbangn dan Kekuatan Otot Tungkai Bawah dengan Kemampuan Service Atas Atlet Sepaktakraw Alvi Akbar; Doine Donie; M Ridwan; Padli Padli
Jurnal Patriot Vol 3 No 2 (2021): Jurnal Patriot
Publisher : Jurusan Kepelatihan, Fakultas Ilmu Keolahragaan, Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/patriot.v3i2.722

Abstract

Masalah dalam penelitian ini adalah masih rendahnya kemampuan atlet dalam melakukan servis atas sepaktakraw.Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui seberapa besar kontribusi antara kelentukan, keseimbangan dan kekuatan otot tungkai terhadap kemampuan servis atlet sepaktakraw SMP Negeri 18 kota Padang.Jenis penelitian ini adalah korelasional. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan September 2020 di lapangan sepaktakraw SMP Negeri 18 Padang. Populasi dalam penelitian ini adalah semua atlet sepaktakraw SMP Negeri 18 padang yang berjumlah 15 orang atlet. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling, maka jumlahs sampel dalam penelitian ini adalah sebanyak 10 orang atlet putra saja. Instrument dalam penelitian ini adalah 1) tes sit and reach, 2) stork stand test, 3) leg and back dynamo meter dan 4) tes kemampuan servis atas sepaktakraw. Teknik analisis data menggunakan korelasi sederhana dan korelasi berganda.Hasil penelitian ini adalah 1) Kelentukan memberikan kontribusi terhadap kemampuan servis servis atas sepaktakraw atlet sepaktakraw SMP Negeri 18 Padang sebesar 52,67%. 2) Keseimbangan memberikan kontribusi terhadap kemampuan servis atas sepaktakraw atlet sepaktakraw SMP Negeri 18 Padang sebesar 71,61%. 3) Kekuatan otot tungkai bawah memberikan kontribusi terhadap kemampuan servis atas sepaktakraw atlet sepaktakraw SMP Negeri 18 Padang sebesar 62,07%. dan 4) kelentukan, keseimbangan, dan kekuatan otot tungkai bawah memberikan kontribusi secara bersama sama terhadap kemampuan servis atas sepaktakraw atlet sepaktakraw SMP Negeri 18 Padang sebesar 51,26%.
DIMENSI PENDUKUNG UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN FREE THROW BOLA BASKET Okki Gennio; Roma Irawan; Donie Donie; Romi Mardela
Jurnal Patriot Vol 2 No 4 (2020): Jurnal Patriot
Publisher : Jurusan Kepelatihan, Fakultas Ilmu Keolahragaan, Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/patriot.v2i4.746

Abstract

Tulisan ini bertujuan untuk mengetahui dimensi yang dapat meningkatkan kemampuan free throw atlet bola basket. Metode yang digunakan dalam menggambarkan masalah dalam tulisan ini adalah hasil penelitian terdahulu yang saling kait-mengait. Jenis kajian literatur yang digunakan adalah Theoritical review, yaitu review khusus yang mana berisi paparan teori-teori atau konsep dengan terpusat pada suatu topik dan membandingkan teori atau konsep ini berdasarkan asumsi-asumsi, pemahaman logik, dan lingkup eksplanasinya. Artikel ini ditulis berdasarkan tinjauan pustaka yang merangkum temuan utama dari jurnal akademis dari sektor olahraga baik secara nasional maupun internasional, temuan terdahulu ini menyatakan bahwa koordinasi mata tangan, kelentukan pergelangan tangan, kekuatan otot lengan, kepercayaan diri dan kecerdasan emosional dapat mendukung keberhasilah atlet saat melakukan free throw bola basket. Hasil dari studi literatur review ini dapat diketahui dimensi pendukung untuk meningkatkan kemampuan free throw bola basket yaitu kemampuan koordinasi mata tangan, kelentukan pergelangan tangan, kekuatan otot lengan, kepercayaan diri dan kecerdasan emosional merupakan faktor penentu dari keberhasilan tembakan free throw.
IMPLEMENTASI SHUTTLE TIME TERPADU DALAM PEMASSALAN DAN PENGEMBANGAN OLAHRAGA BULUTANGKIS Donie Donie; Irfan Arifianto; Hermanzoni Hermanzoni; Roma Irawan; Eval Edmizal; Vega Soniawan; Yogi Setiawan
Wahana Dedikasi : Jurnal PkM Ilmu Kependidikan Vol 2, No 2 (2019): Wahana Dedikasi : Jurnal PkM Ilmu Kependidikan
Publisher : Universitas PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/dedikasi.v2i2.5409

Abstract

Badminton sport coaching which tends to be instant causes a gap between athletes' achievements in Sijunjung Regency and sports activities for potential athletes of elementary school age. A program is needed that can socialize badminton among elementary school students that is able to foster interest and motivation to play badminton and form a coaching forum into the badminton coaching club. The integrated Shuttle Time program is an effort to socialize and increase interest in playing badminton in elementary school students in general in Sijunjung Regency. The partner in this activity is Ikatan Sarjana Olahraga (ISORI) the Sijunjung Regency. The key to implementing badminton with Shuttle Time is to provide badminton lessons that are cheaper, more interesting, fun and safe for elementary school students. The method used in this activity is through several stages, namely the first stage of direct field observation and coordination with related parties in this activity. The second stage provides Shuttle Time training for elementary school sports teachers and the third stage the teacher implements the shuttle time for students. The result of this activity is that the training activities will be carried out for 3 days and the teacher will get provisions in implementing this shuttle time in learning badminton in class hours and extracurricular development activities.Popularize and Development, Badminton Shuttle Time