Claim Missing Document
Check
Articles

Found 25 Documents
Search

IMPLEMENTASI PENDIDIKAN HAK ASASI MANUSIA DI PROGRAM STUDI PPKN IKIP PGRI PONTIANAK Hemafitria Hemafitria; Rohani Rohani
Refleksi Edukatika : Jurnal Ilmiah Kependidikan Vol 12, No 1 (2021): Refleksi Edukatika : Jurnal Ilmiah Kependidikan (Desember 2021)
Publisher : Universitas Muria Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24176/re.v12i1.5658

Abstract

The purpose of this study is to describe and examine the implementation of human rights education in the PPKn IKIP PGRI Pontianak study program.The research method used is qualitative with a descriptive form. The participants in this study consisted of lecturers who teach Civics courses, lecturers of Human Rights Education courses, Head of Civics Study Program and students of Civics Study Program. The data collection techniques in this study were in the form of observation techniques, interview techniques and documentary study techniques. The data collection tools used in this research are observation guide, interview guide and documentation. The data analysis technique used in this study was carried out by collecting data, reducing data, presenting data and making conclusions.The results showed that the implementation of human rights education in the Civics Study program went well. This condition was seen from the mutual respect and respect between lecturers and students, and there was no discrimination between lecturers and students. The implementation of human rights education in lectures is carried out by lecturers through strengthening students with an understanding of how important it is to respect and respect other human rights. There are several strategies in learning human rights in order to achieve the objectives, namely preparing learning such as formulating learning objectives, knowing the characteristics of students, compiling learning materials, understanding learning situations and contexts, determining appropriate learning resources, determining time and choosing appropriate learning methods. There are two factors that can affect the implementation of human rights education, namely internal factors and external factors.
Bimbingan Karya Tulis Ilmiah Bagi Guru Kabupaten Kubu Raya Hemafitria Hemafitria; Rohani Rohani; Muhammad Anwar Rube'i; Syarif Firmansyah
GERVASI: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 7 No. 2 (2023): GERVASI: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : LPPM IKIP PGRI Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31571/gervasi.v7i2.5732

Abstract

Program ini dimaksudkan untuk (1) meningkatkan pemahaman guru tentang penelitian tindakan kelas dan publikasi ilmiah; dan (2) meningkatkan kemampuan guru dalam menyusun penelitian tindakan kelas (PTK).  Kegiatan ini dilakukan melalui workshop dan pendampingan. Kegiatan workshop ini berupa kuliah umum dan diskusi partisipatif yang berkaitan dengan penulisan ilmiah. Dengan membentuk kelompok di bawah arahan trainer/tutor sekelompok dosen melakukan kegiatan pendampingan. Pelaksanaan kegiatan ini di SMP Islam Tahfizhul Quran Kubu Raya yang dihadiri oleh seluruh guru SMP dan SMA Islam Tahfizhul Quran sebanyak 32 guru. Hasil akhir dari pengabdian menunjukkan bahwa meningkatnya pemahaman guru dalam membuat karya ilmiah berupa proposal penelitian yang disusun melalui prosedur Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dan adanya produk berupa proposal PTK yang telah dihasilkan guru dengan kategori baik.
MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS MAHASISWA MELALUI METODE DISKUSI BERVARIASI Rohani Rohani
UNTIRTA CIVIC EDUCATION JOURNAL Vol 1, No 2 (2016)
Publisher : Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30870/ucej.v1i2.1889

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis mahasiswa dalam mata kuliah Pendidikan Kewarganegaraan agar mampu memecahkan masalah-masalah kewarganegaraan. Adapun metode pembelajaran yang digunakan metode diskusi bervariasi.Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode penelitian tindakan, bentuk penelitiannya penelitian tindakan kelas. Hasil penelitian menunjukkan metode diskusi bervariasi dapat meningkatkan kemampuan berpikir kritis.  Kemampuan berpikir kritis mahasiswa dengan menggunakan metode diskusi bervariasi mengalami kenaikan setiap siklusnya hal ini dapat dilihat hasil setiap siklusnya. Pada siklus I berpikir kritis mahasiswa rata-rata 55 %, siklus II berpikir kritis rata-rata 65 % dan sikulus III berpikir kritis rata-rata 80 %. 
School-Based Character Education Implementation as a Preventive Strategy to Reduce Bullying Behavior at SMP Negeri 3 Sungai Ambawang Hemafitria Hemafitria; Rohani Rohani; Wahab Wahab
JETL (Journal of Education, Teaching and Learning) Vol 10, No 2 (2025): Volume 10 Number 2, 2025
Publisher : STKIP Singkawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26737/jetl.v10i2.9127

Abstract

This study aims to describe the forms of bullying at SMPN 3 Sungai Ambawang, analyze the implementation of character education to prevent bullying, and identify the role of teachers and school policies in creating a safe learning environment. This research used a qualitative descriptive method. Data were collected through interviews, observation, and documentation involving the principal, vice principal, teachers, and students selected through purposive sampling. The results showed that bullying still occurs in verbal, physical, and cyber forms. Its impacts include low self-confidence, fear, anxiety, emotional trauma, and decreased learning motivation. Character education was implemented through discipline, empathy, tolerance, responsibility, religious activities, teacher role modeling, and student guidance. Teachers play important roles as role models, mentors, mediators, and supervisors. However, obstacles remain, such as limited supervision, lack of systematic programs, and the assumption that bullying is only a joke. The study concludes that character education is effective in preventing bullying when applied consistently and involving all school members. Therefore, stronger anti-bullying policies, school-parent collaboration, and continuous evaluation are needed to create a safe and inclusive school environment.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING UNTUK MENINGKATKAN SIKAP DEMOKRATIS PADA MATA PELAJARAN PPKn KELAS XI SMA NEGERI 1 SAMALANTAN KABUPATEN BENGKAYANG Sam Randa Fransita; Hemafitria Hemafitria; Rohani Rohani
JURNAL PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN Vol 7 No 2 (2023): Volume 7 Nomor 2 Edisi Desember 2023
Publisher : UNIVERSITAS PGRI PONTIANAK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31571/jpkn.v7i2.7427

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui, 1. Bagaimanakah perencanaan penerapan Model Problem Based Learning untuk meningkatkan kemampuan sikap demokratis siswa pada mata pelajaran Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Kelas XI SMA Negeri 1 Samalantan ?, 2. Bagaimanakah pelaksanaan model Problem Based Learning untuk meningkatkan kemampuan sikap demokratis siswa pada mata pelajaran Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Siswa Kelas XI SMA Negeri 1 Samalantan ?, 3. Apakah terdapat peningkatan kemampuan sikap demokratis siswa pada mata pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan setelah diterapkan model Problem Based Learning dikelas XI SMA Negeri 1 Samalantan ?. Metode Penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas ( PTK ). Subyek penelitian adalah siswa kelas XI Sma Negeri 1 Samalantan. Alat pengumpulan data menggunakan paduan observasi,skala sikap dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan pendekatan data kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian menunjukan bahwa Penerapan Model Pembelajaran Problem Based Learning sudah dapat meningkatkan sikap demokratis pada siswa dengan menjadikan pembelajaran yang aktif sehingga menimbulkan sikap terbuka, berani mengemukakan pendapat,saling menghargai, serta berkerjasama dalam individu maupun kelompok.