Claim Missing Document
Check
Articles

Found 23 Documents
Search

Keterkaitan Fisika dengan Al-Qur'an Abdul Kadir
Al-'Adl Vol 1, No 1 (2008): Al-'Adl
Publisher : Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (163.937 KB) | DOI: 10.31332/aladl.v1i1.751

Abstract

Dengan mempelajari dan menguasai ilmu pengetahuan fungsi manusia sebagai Khalifah fil Ardi dapat dijalankan dengan sebaik-baiknya, dengan 4 (empat) unsur penting yang menjadi landasan dalam keilmuan sains, yakni; observasi, pengukuran, analisis, dan pikiran yang kritis dan penalaran yang rasional.Sains adalah sunnatullah, bahwa alam semesta mempunyai keteraturan yang keteraturan itu adalah bukti tunduknya alam terhadap perintah Tuhan.Untuk lebih memahami fenomena alam, maka tidak cukup hanya mempelajari Fisika Klasik, tapi sangat perlu juga mempelajari Fisika Modern, atau dengan kata lain, kita tidak cukup hanya belajar tentang eksoteris Islam (syari’at) tapi perlu dan sangat perlu kita belajar masalah esoteris Islam (hakikat), sehingga membuat kita lebih bijaksana dalam memaknai hidup dan bersikap dalam hidup.Pedoman hidup yang lebih lengkap untuk dijadikan pelajaran perilaku dalam bersikap dan bertindak tidak lain adalah “Al-Qur’anul Karim”. Oleh sebab itu bila ingin hidup sejahtera di dunia maka tidak ada pilihan lain kecuali memiliki ilmu pengetahuan. Bila ingin hidup bahagia di akhirat kelak juga dengan ilmu pengetahuan (agama), dan jika ingin menggapai keduanya (kebahagiaan dunia dan akhirat) juga harus dengan ilmu pengetahuan (Al-Hadist).
Pelatihan Pembuatan Soal dan Penilaian Daring Bagi Guru SMP dan SMA di Desa Lembo Kabupaten Konawe Utara Tandri Patih; Muhammad Syarwa Sangila; La Boy; Masdin Masdin; Abdul Kadir; Halistin Halistin; Dina Nurhalizah
Jurnal Pengabdian Masyarakat MIPA dan Pendidikan MIPA Vol 6, No 2 (2022): Vol 6, No 2 (2022)
Publisher : Yogyakarta State University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1188.771 KB) | DOI: 10.21831/jpmmp.v6i2.40960

Abstract

Sebagai seorang pendidik, guru berkewajiban untuk meningkatkan kualitas dari proses pembelajaran, yang kemudian berdampak pada peningkatan kemampuan peserta didiknya. Sehingga, guru dituntut untuk terus mengembangkan kompetensi yang dimilikinya, salah satunya yaitu kompetensi profesionalisme. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk menambah wawasan dan meningkatkan kompetensi guru SMP dan SMA di Desa Lembo Kabupaten Konawe Utara melalui pelatihan pembuatan soal dan penilaian secara daring (dalam jaringan). Di era digitalisasi saat ini pemanfaatan teknologi informasi (IT) diberbagai sektor/bidang menjadi begitu intens, tidak terkecuali dibidang Pendidikan. Lembaga Pendidikan dituntut untuk dapat melaksanakan proses pembelajaran hingga proses penilaian dengan memanfaatkan teknologi informasi. Terutama dalam menghadapi kondisi pandemi, yang menuntut dilaksanakannya proses pembelajaran dan penilaian secara daring. Kegiatan PKM ini dilaksanakan dalam tiga tahapan, yaitu perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi. Metode yang digunakan dalam kegiatan PKM ini yaitu pelatihan, pendampingan, dan diskusi. Pelatihan dilaksanakan dengan memberikan informasi mengenai pembuatan soal dan penilaian secara daring. Materi yang disampaikan mencakup kebijakan pelaksanaan penilaian daring sebelum dan selama pandemi serta pembuatan soal dan penilaian daring menggunakan google form. Hasil yang dicapai dalam Kegiatan PKM ini, yaitu: 1) meningkatnya pengetahuan dan pemahaman guru tentang pemanfaatan google form sebagai media dalam melaksanakan penilaian secara daring; 2) meningkatnya motivasi guru dalam mengembangkan kompetensi pedadogiknya. Hasil PKM ini juga memperlihatkan tingkat kepuasan yang baik dari guru-guru peserta pelatihan, dengan persentase sangat puas sebesar 70% dan puas sebesar 30%.Kata kunci: Pelatihan, Soal, Penilaian Daring,  google form
Effectiveness of Virtual Laboratory Utilization in Improving Students' Science Process Skills Abdul Kadir
Ta'dib Vol 26, No 2 (2023)
Publisher : Universitas Islam Negeri Mahmud Yunus Batusangkar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31958/jt.v26i2.10913

Abstract

The aim of this study is to determine the effectiveness of using a virtual laboratory. This research was carried out at SMAN 1 and MAN 1 Kolaka for 3 (three) months. The type of research is quantitative with an experimental method with a pretest-posttest control group design. The research population was students of class The instrument is a test of students' science process skills. Data analysis techniques were carried out descriptively and inferentially. The research results reported that there was an increase in student learning outcomes and a positive impact on the science process skills of students at SMAN 1 Kolaka and MAN 1 Kolaka after implementing a PhET-based virtual laboratory. Thus, the application of the Science-Physics learning model through a PhET-based virtual laboratory is effective in improving the science process skills of students at SMAN 1 Kolaka and MAN 1 Kolaka. This research gives the impression that laboratory use is not actually the only equipment used to carry out experiments. However, laboratories have developed so that students and teachers can carry out experiments through virtual laboratories at affordable costs.