Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

PERAN MEDIA SOSIAL SEBAGAI STRATEGI PEMASARAN “MAU TAHU BANGET” HASIL DARI WIRAUSAHA MERDEKA Alfan Arif Rahman; Muhammad Anas
Determinasi: Jurnal Penelitian Ekonomi Manajemen dan Akuntansi Vol. 2 No. 4 (2024)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/determinasi.v2i4.281

Abstract

Pemanfaatan media sosial sebagai media promosi dan penjualan dalam usaha kuliner adalah upaya yang terus berkembang dan menjanjikan. Dengan pemahaman yang baik tentang cara mengelola dan memanfaatkan media sosial secara efektif, pemilik usaha kuliner dapat memperluas jangkauan penjualan, meningkatkan pertumbuhan bisnis, dan membangun hubungan yang lebih erat dengan pelanggan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa efektif penjualan produk “Mau Tahu Banget” di media sosial Instagram, tiktok dan shopee selama periode 4 November – 3 Desember 2023. Hasil penelitian menujukan bahwa baik penjualan produk “Mau Tahu Banget” beku dan siap makan, media sosial Instagram adalah yang paling unggul dibandingkan media sosial tiktok dan shoppe. Diharapkan penelitian ini dapat menjadi tolak ukur untuk pelaku usaha yang ingin mengoptimalkan pemanfaatan media sosial dalam konteks promosi usaha kuliner dan peningkatan penjualan.
PENERAPAN STRATEGI 4P DALAM PEMASARAN PRODUK BAGRIK CRAFT Selviana Rosinta Sari; Muhammad Anas
Determinasi: Jurnal Penelitian Ekonomi Manajemen dan Akuntansi Vol. 3 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/determinasi.v3i2.435

Abstract

The product produced by the Independent Entrepreneur Bagrik Craft is a business that has very good and profitable prospects. This is because the handicraft canvas fabric bag combined with lurik patchwork is a bag that raises the local culture of Indonesia. This study aims to analyze the 4P marketing strategy (Product, Price, Promotion, and Place) in order to find out marketing improvement efforts at BagrikCraft and to analyze the sales prospects of Bagrik Craft, seen from the profits earned during the research period. The research method used is to analyze marketing strategies and income and expenses in the production of Bagrik Craft handicraft bags during the period 4 November to 3December 2023. The results showed that the 4P marketing strategy was very influential on the level of sales of BagrikCraft products, and during the research period Bagrik Craft products sold as many as 100 units of bags with unit prices ranging from Rp55,000 to Rp65,000. Based on simple profit-loss calculations, it can be said to be profitable with the income obtained, namely Rp6,020,000 > Rp5,000,000.
Determinan Penyerapan Tenaga Kerja Formal Dan Informal Di Indonesia Aghitsna Milladaika; Muhammad Anas
Management Studies and Entrepreneurship Journal (MSEJ) Vol. 6 No. 6 (2025): Management Studies and Entrepreneurship Journal (MSEJ)
Publisher : Yayasan Pendidikan Riset dan Pengembangan Intelektual (YRPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37385/msej.v6i6.9459

Abstract

Penyerapan tenaga kerja merupakan indikator penting karena mencerminkan kemampuan perekonomian dalam menyediakan lapangan kerja bagi masyarakat. Penelitian ini bermaksud guna memperkirakan arah dan besarnya dampak pertumbuhan PDRB, upah pekerja formal, upah pekerja informal, dan PHK pada penyerapan tenaga kerja formal dan informal di Indonesia tahun 2022-2024 mempergunakan regresi data panel melalui pendekatan Fixed Effects Model (FEM). Temuan analisis memperlihatkan bahwasannya upah pekerja formal mempunyai dampak negatif pada penyerapan tenaga kerja formal, sementara upah pekerja informal justru berpengaruh positif. Sebaliknya, dalam sektor informal, upah pekerja formal berdampak positif pada penyerapan tenaga kerja, disisi lain upah pekerja informal menunjukkan dampak negatif. Adapun pertumbuhan PDRB dan PHK tidak memperlihatkan dampak signifikan pada penyerapan tenaga kerja di kedua sektor tersebut. Temuan ini menegaskan pentingnya kebijakan pengupahan yang berbasis produktivitas dan pengembangan sektor informal sebagai jalur transisi menuju pekerjaan formal. Intervensi kebijakan yang tepat mencakup pelatihan keterampilan, akses pembiayaan, dan fasilitasi transisi pekerja. Kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, dan lembaga pelatihan kerja diperlukan untuk membentuk ekosistem ketenagakerjaan yang adaptif, inklusif, dan selaras dengan dinamika pasar kerja.
Determinan Nilai Tambah Industri Mikro dan Kecil Indonesia 2021-2024 Kismayana Setiyoko Junior; Muhammad Anas
Management Studies and Entrepreneurship Journal (MSEJ) Vol. 7 No. 6 (2026): Management Studies and Entrepreneurship Journal (MSEJ)
Publisher : Yayasan Pendidikan Riset dan Pengembangan Intelektual (YRPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37385/0cbzvc04

Abstract

Industri mikro dan kecil (IMK) memiliki peran penting dalam perekonomian Indonesia karena mampu menyerap tenaga kerja dan mendorong aktivitas ekonomi masyarakat. Namun demikian, IMK masih menghadapi tantangan dalam meningkatkan nilai tambah usaha, terutama terkait keterbatasan kapasitas produksi, digitalisasi, inovasi, dan produktivitas tenaga kerja. Penelitian ini bertujuan untuk mengestimasi pengaruh inovasi, penggunaan internet, nilai input, jumlah pekerja, dan pengeluaran untuk pekerja terhadap nilai tambah IMK di Indonesia. Data yang digunakan merupakan data sekunder dari Badan Pusat Statistik (BPS) yang mencakup 34 provinsi di Indonesia selama periode 2021–2024 dengan total 136 observasi. Metode analisis yang digunakan adalah regresi data panel. Hasil Uji Chow dan Uji Hausman menunjukkan bahwa model terbaik yang digunakan adalah Fixed Effects Model (FEM). Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara simultan, jumlah IMK yang berinovasi, nilai input IMK, jumlah IMK pengguna internet, jumlah pekerja IMK, dan pengeluaran untuk pekerja berpengaruh terhadap nilai tambah IMK. Secara parsial, nilai input IMK, jumlah IMK pengguna internet, dan pengeluaran untuk pekerja berpengaruh positif signifikan terhadap nilai tambah IMK. Sementara itu, jumlah IMK yang berinovasi dan jumlah pekerja IMK tidak berpengaruh signifikan terhadap nilai tambah IMK. Hasil ini menunjukkan bahwa peningkatan nilai tambah IMK lebih dipengaruhi oleh kapasitas produksi, pemanfaatan internet, dan pengeluaran tenaga kerja yang berkaitan dengan produktivitas dibandingkan sekadar jumlah pekerja atau jumlah usaha yang berinovasi.
Analisis Strategi Pemasaran 4P pada Produk Nasi Cokot Ceria Sevia Nur Kamila; Muhammad Anas
Determinasi: Jurnal Penelitian Ekonomi Manajemen dan Akuntansi Vol. 3 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/determinasi.v3i2.459

Abstract

I In the modern era, digital marketing has grown rapidly and has become a major tool in marketing strategies. Social media is not only a communication platform but also an effective means to increase branding and engagement with customers. This research focuses on CV. Arbain Jaya Mandiri, a micro business in Solo, produces honey, herbal products, and cosmetics. Before using digital marketing strategies, companies still had limitations in significantly increasing brand awareness. This study aims to identify effective digital marketing strategies through social media, analyze appropriate social media platforms to improve branding and measure the success of digital marketing strategies. The method used in this study is a qualitative method with Participatory Action Research. Participatory Action Research is research that involves relevant parties (stakeholders) directly in making changes and improvements for the better during the research process. The result of this research is the application of AI technology in promotional content by CV. Arbain Jaya Mandiri has proven to be an effective strategy in improving marketing strategies. This can provide insights for other micro businesses looking to optimize their digital strategies in small and medium-sized businesses for sustainable marketing strategies.
Pengaruh Modal Manusia dan Produktivitas Perempuan Terhadap Kemiskinan di Indonesia Ririn Oktiana; Muhammad Anas
JIBEMA: Jurnal Ilmu Bisnis, Ekonomi, Manajemen, dan Akuntansi Vol. 4 No. 1 (2026): July
Publisher : CV. Muris Global Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62421/jibema.v4i1.462

Abstract

Kemiskinan merupakan indikator penting dalam menilai tingkat kesejahteraan masyarakat serta keberhasilan pembangunan ekonomi suatu negara. Penelitian ini bertujuan untuk mengestimasi pengaruh jumlah pekerja perempuan berpendidikan SMA ke atas, rata-rata lama sekolah perempuan, angka harapan hidup perempuan, dan produktivitas perempuan terhadap jumlah penduduk miskin di 34 provinsi di Indonesia tahun 2018-2024 menggunakan regresi data panel dengan pendekatan Fixed Effects Model (FEM). Hasil regresi menunjukkan bahwa rata-rata lama sekolah perempuan berpengaruh negatif terhadap jumlah penduduk miskin. Sebaliknya, jumlah pekerja perempuan berpendidikan SMA ke atas dan produktivitas perempuan justru berpengaruh positif terhadap jumlah penduduk miskin karena mayoritas tenaga kerja perempuan masih tertahan di sektor informal yang rentan dan mengalami ketimpangan upah. Sementara itu, angka harapan hidup perempuan ditemukan tidak berpengaruh terhadap jumlah penduduk miskin. Oleh karena itu, pemerintah diharapkan memprioritaskan kebijakan peningkatan kualitas tenaga kerja perempuan melalui transformasi sektor kerja dari informal ke formal, perluasan akses pendidikan tinggi, program pelatihan keterampilan khusus, serta penguatan kebijakan kesetaraan gender dan penghapusan budaya patriarki di dunia kerja agar perempuan dapat berkontribusi optimal dalam meningkatkan kesejahteraan keluarga.