Claim Missing Document
Check
Articles

Profitabilitas, Likuiditas, Solvabilitas, dan Inflasi Terhadap Harga Saham Pada Perusahaan Pertambangan Subsektor Energi Sari Nanda Miranda Sihombing; Rusmala Tarigan; Arie Pratania Putri; Rahima Br. Purba
Jurnal Akuntansi dan Keuangan Kontemporer (JAKK) Vol 9, No 1 (2026): Maret 2026
Publisher : Jurnal Akuntansi dan Keuangan Kontemporer (JAKK)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/jakk.v9i1.29948

Abstract

Tujuan Penelitian: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh profitabilitas, likuiditas, solvabilitas, dan inflasi terhadap harga saham pada perusahaan pertambangan subsektor energi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia selama periode 2022–2024.Metode Penelitian: Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan regresi linier berganda, menganalisis data sekunder dari laporan keuangan tahunan perusahaan. Variabel yang dianalisis meliputi Return on Equity (ROE), Current Ratio (CR), Debt to Equity Ratio (DER), dan inflasi.Originalitas: Penelitian ini mengisi celah akademis dengan mengkaji pengaruh faktor-faktor fundamental terhadap harga saham perusahaan pertambangan subsektor energi di Indonesia, yang jarang dibahas dalam literatur sebelumnya.Hasil Penelitian: ROE berpengaruh positif dan signifikan terhadap harga saham, sementara CR tidak berpengaruh. DER dan inflasi menunjukkan pengaruh negatif dan signifikan terhadap harga saham.Implikasi: Temuan ini memberikan wawasan bagi investor dan manajemen perusahaan dalam pengambilan keputusan investasi dan strategi keuangan, dengan penekanan pada pentingnya profitabilitas dan pengelolaan utang. Research Objective: This study aims to analyze the impact of profitability, liquidity, solvency, and inflation on stock prices of energy subsector mining companies listed on the Indonesia Stock Exchange during the 2022–2024 period.Research Method: This study uses a quantitative approach with multiple linear regression, analyzing secondary data from the companies' annual financial statements. The variables analyzed include Return on Equity (ROE), Current Ratio (CR), Debt to Equity Ratio (DER), and inflation.Originality: This research fills an academic gap by examining the influence of fundamental factors on stock prices of energy subsector mining companies in Indonesia, a topic that has been rarely discussed in the existing literature.Research Findings: ROE has a positive and significant impact on stock prices, while CR shows no effect. DER and inflation have a negative and significant impact on stock prices.Implications: The findings provide valuable insights for investors and company management in making investment decisions and financial strategies, emphasizing the importance of profitability and debt management.
Faktor yang mempengaruhi Financial Distress pada Perusahaan Manufaktur Sub Sektor Tekstil dan Garmen yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia Brambir Kaur; Hana Brigit Tina br Sebayang; Arie Pratania Putri; Rahima br Purba
Jurnal Akuntansi dan Keuangan Kontemporer (JAKK) Vol 9, No 1 (2026): Maret 2026
Publisher : Jurnal Akuntansi dan Keuangan Kontemporer (JAKK)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/jakk.v9i1.30263

Abstract

Tujuan Penelitian: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Likuiditas, Solvabilitas, Profitabilitas, dan Ukuran Perusahaan terhadap kondisi Financial Distress pada perusahaan tekstil dan garmen yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) periode 2020–2024, sekaligus mengidentifikasi variabel yang memiliki pengaruh dominan.Metode Penelitian: Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan deskriptif verifikatif. Data berupa laporan keuangan tahunan (data sekunder) diperoleh dari situs resmi BEI. Sampel ditentukan dengan purposive sampling sebanyak 13 perusahaan (65 observasi). Analisis dilakukan menggunakan regresi linier berganda dengan bantuan SPSS untuk menguji pengaruh secara parsial dan simultan.Originalitas/Novelty: Kebaruan penelitian ini terletak pada penggunaan periode terbaru (2020–2024) yang mencakup masa krisis hingga pemulihan pasca pandemi COVID-19, serta pengintegrasian empat indikator keuangan utama dalam satu kerangka analisis yang disesuaikan dengan karakteristik sektor tekstil dan garmen sektor yang sangat sensitif terhadap penurunan ekspor dan guncangan ekonomi. Penelitian ini memberikan bukti empiris baru yang belum banyak dikaji secara mendalam pada konteks industri ini pasca tahun 2020.Hasil Penelitian: Hasil penelitian menunjukkan bahwa Likuiditas, Solvabilitas, Profitabilitas, dan Ukuran Perusahaan memiliki pengaruh signifikan terhadap kondisi Financial Distress, baik secara parsial maupun simultan. Secara Parsial, Likuiditas dan Profitabilitas berpengaruh negatif (semakin tinggi nilainya, semakin rendah resiko kesulitan keuangan), sedangkan Solvabilitas berpengaruh positif (semakin tinggi utang, semakin besar risiko Financial Distress). Ukuran Perusahaan berpengaruh negatif namun dengan tingkat signifikan lebih rendah. Variabel Profitabilitas terindentifikasi sebagai faktor yang paling dominan memengaruhi kondisi Financial Distress.Implikasi: Penelitian ini memberikan implikasi bagi investor dan manajemen perusahaan sebagai bahan pertimbangan dalam mengidentifikasi risiko Financial Distress serta dalam pengambilan keputusan strategis guna menjaga stabilitas dan kelangsungan usaha di tengah ketidakpastian ekonomi. Research Objectives: This study aims to examine the effect of Liquidity, Solvency, Profitability, and Firm Size on Financial Distress in textile and garment companies listed on the Indonesia Stock Exchange (IDX) during the 2020–2024 period, while also identifying the most dominant influencing variabel.Research Method: This study employs a quantitative method with a descriptive verificative approach. The data used are secondary data in the form of annual financial statements obtained from the official Indonesia Stock Exchange (IDX) website. The sample was selected using purposive sampling, consisting of 13 companies (65 observations).  Data analysis was conducted using multiple linear regression with SPSS to test both partial and simultaneous effects.Originality/Novelty: The novelty of this study lies in the use of the latest period (2020–2024), covering the crisis period through economic recovery following the COVID-19 pandemic, as well as the integration of four key financial indicators within an analytical framework adapted to the characteristics of the textile and garment sector an industry highly sensitive to export decline and economic shocks. This study provides updated empirical evidence that has not been extensively explored in depth within this industrial context post 2020.Research Results: The results indicate that Liquidity, Solvency, Profitability, and Firm Size have a significant effect on Financial Distress, both partially and simultaneously. Partially, Liquidity and Profitability show a negative effect (higher values reduce the risk of financial distress), while Solvency shows a positive effect (higher debt levels increase the risk of Financial Distress). Firm Size has a negative effect but with a lower significance level. Profitability is identified as the most dominant factor influencing Financial Distress conditions.Implications: This study provides implications for investors and company management as a reference for identifying the risks of financial distress and for making strategic decisions to maintain business stability and sustainability amid economic uncertainty.
Pengaruh Kinerja Keuangan terhadap Financial Distress Cindy Mutianta Br. Ginting; Arie Pratania Putri; Rahima Br Purba
Jurnal Ekonomi, Manajemen, Akuntansi dan Keuangan Vol. 7 No. 4 (2026): October
Publisher : Penerbit Jurnal Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53697/emak.v7i4.4153

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menyelidiki bagaimana kinerja keuangan memengaruhi kerentanan terhadap financial distressdi perusahaan ritel yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (IDX) dari tahun 2020 hingga 2024. Pentingnya eksplorasi ini digarisbawahi oleh laporan Peringatan Financial distress (ADA) yang dirilis pada awal tahun 2024, yang menunjukkan pemulihan pasca-pandemi yang rapuh untuk perdagangan ritel, dengan sekitar 44% bisnis mengalami stagnasi. Dengan menggunakan pendekatan kuantitatif yang berpusat pada analisis deskriptif dan verifikasi hipotesis, pemilihan sampel dilakukan melalui purposive sampling. Parameter yang dibutuhkan adalah perusahaan harus mempertahankan pencatatan aktif di IDX, menyajikan laporan keuangan tahunan yang diaudit secara konsisten, dan memberikan indikator operasional yang komprehensif. Akibatnya, 18 perusahaan ritel memenuhi tolok ukur ini, menghasilkan 90 observasi berbeda selama jangka waktu 5 tahun tersebut. Kesehatan keuangan perusahaan diukur melalui empat dimensi inti: Return on Assets (ROA) untuk profitabilitas, Quick Ratio (QR) untuk likuiditas, Debt to Assets Ratio (DAR) untuk leverage, dan Total Assets Turnover (TATO) untuk efisiensi. Sebaliknya, risiko insolvensi perusahaan ditentukan dengan menggunakan kerangka kerja Altman Z-Score yang dimodifikasi, yang dikonversi ke format dummy biner (0 mewakili tidak mengalami kesulitan dan 1 mewakili kesulitan). Karena hasil yang diprediksi bersifat kategorikal, teknik regresi logistik digunakan untuk analisis data. Temuan empiris menunjukkan bahwa, secara kolektif, metrik keuangan memberikan dampak yang signifikan terhadap probabilitas kesulitan, dibuktikan dengan nilai signifikansi gabungan sebesar 0,000. Namun, secara individual, tidak ada satu pun indikator yang muncul sebagai peramal independen yang signifikan; tingkat signifikansi parsial berada pada 0,114 untuk ROA, 0,091 untuk QR, 0,161 untuk DAR, dan 0,062 untuk TATO. Meskipun demikian, model yang diestimasi menunjukkan kapasitas prediksi yang luar biasa, yang ditunjukkan oleh akurasi klasifikasi sebesar 95,6% dan Nagelkerke R-Square sebesar 94,7%. Pada akhirnya, studi ini menyimpulkan bahwa kerangka diagnostik holistik—yang menggabungkan metrik akuntansi internal dengan kekuatan eksogen seperti pergeseran makroekonomi, fluktuasi permintaan konsumen, dan tata kelola internal—sangat penting untuk menangkap spektrum penuh dinamika kesulitan keuangan.
Pengaruh Current Ratio, Return On Asset, Earning Per Share, Dan Debt To Equity Ratio Terhadap Harga Saham Pada Subsektor Makanan Dan Minuman Nabila Febriyanti; Raselda Kamaruddin; Arie Pratania Putri; Rahima Br Purba
Management Studies and Entrepreneurship Journal (MSEJ) Vol. 7 No. 4 (2026): Management Studies and Entrepreneurship Journal (MSEJ)
Publisher : Yayasan Pendidikan Riset dan Pengembangan Intelektual (YRPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37385/msej.v7i4.10644

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Current Ratio, Return on Assets, Earning Per Share, dan Debt to Equity Ratio terhadap harga saham pada perusahaan subsektor makanan dan minuman yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia pada periode 2022–2024. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode regresi linier berganda. Data diperoleh dari laporan keuangan tahunan perusahaan yang dipublikasikan secara resmi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel Current Ratio, Return on Assets, dan Debt to Equity Ratio berpengaruh positif dan signifikan terhadap harga saham, sedangkan Earning Per Share berpengaruh negatif terhadap harga saham. Temuan ini mengindikasikan bahwa kinerja keuangan perusahaan, khususnya likuiditas, profitabilitas, dan penghasilan per saham, merupakan faktor penting yang memengaruhi harga saham, sementara tingkat utang relatif terhadap modal cenderung menurunkan nilai saham. Penelitian ini diharapkan memberikan masukan bagi investor dan manajemen perusahaan dalam pengambilan keputusan investasi dan strategi keuangan.
Pengaruh Struktur Modal, Profitabilitas, Likuiditas Dan Pertumbuhan Perusahaan Terhadap Nilai Perusahaan Pada Sektor Industri Dasar Dan Kimia Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia Periode 2020 – 2023 Ketrin Natalia Banjarnahor; Arie Pratania Putri; Rahima Br Purba
Management Studies and Entrepreneurship Journal (MSEJ) Vol. 7 No. 5 (2026): Management Studies and Entrepreneurship Journal (MSEJ)
Publisher : Yayasan Pendidikan Riset dan Pengembangan Intelektual (YRPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37385/g5zprh30

Abstract

Dalam Dalam mengganalisis keadaan keuangan dalam suatu perusahaan sangatlah penting dilakukan analisis rasio keuangan. Dimana rasio keuangan memiliki peran penting dalam mengetahui seberapa besar pengaruh kondisi keuangan untuk masa depan perusahaan yang lebih baik lagi. Penelitian ini dilakukan untuk mendapatkan bukti empiris mengenai Pengaruh Struktur Modal, Profitabilitas, Likuiditas dan Pertumbuhan Perusahaan Terhadap Nilai Perusahaan Pada Sektor Industri Dasar dan Kimia yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia periode 2020-2023. Perolehan data dihasilkan dari data sekunder yang dihitung dalam setiap bulannya pada laporan keuangan yang dioalah pada website BEI. Teknik sampling yang digunakan adalah purposive sampling. Sampel yang digunakan pada penelitian ini adalah sebanyak 72 laporan bulanan selama empat tahun, yaitu periode 2020-2023. Data dikumpulkan dengaan pengumpulan data dan pengelolaan data serta dianalisis dengan regresi linear berganda menggunakan pengelolaan SPSS. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1) Secara Parsial ditemukan bahwa Struktur Modal (X1) tidak berpengaruh positif dan signifikan terhadap Nilai Perusahaan, (2) Secara Parsial Profitabilitas (X2) menunjukkan pengaruh positif dan signifikan Nilai Perusahaan, (3) Secara Parsial Likuiditas (X3) menunjukkan pengaruh positif dan signifikan Nilai Perusahaan (4) Secara Parsial Pertumbuhan Perusahaan (X4) juga menunjukkan pengaruh positif dan signifikan Nilai Perusahaan, (5) Struktur Modal, Profitabilitas, Likuiditas dan Pertumbuhan Perusahaan secara simultan berpengaruh positif dan signifikan terhadap Nilai Perusahaan
Co-Authors , Rahima Br Purba A Halim Abda Abda adekmuhammad rahmad Afridesi Manalu Alexander Wongkar Alisastra Dason Silalahi Alistraja Dison Silalahi Alistraja Dison Silalahi Andresa, Gusvita Angel Angel Angel Marcella Leonardi Angel, Cornelia Grace Angela, Leoni Angelia Angelia Angelina Natalia Angeline Anastacia Tan Angellica Angellica Angellya Kumala Dewi Anugrah Gabe Simanjuntak Argo Putra Prima Ari Irawan Auryn, Felicia Ayu Cindi Novika Benny Rojeston Marnaek Nainggolan Benny Rojeston Marnaek Nainggolan Br Purba, Rahima Brambir Kaur Callista Cungka Calvina Calvina Carla Virginia Caroline Caroline Caroline Pangestu Catherina Catherina Celia, Celia Celine Celine celine kristanto Chandra Wijaya, Christian Chandra, Angelin Charles Charles Chelli Resgi Arnanda Chriestien, Jenefer Christian Chandra Wijaya Christin Natalia Christina Christina Christina Wijaya Cindy Mutianta Br. Ginting Cindy Patricia Wijaya Clarita Angel Delilah Delilah Destiny Destiny Destiny, Destiny Dzu boyli Ellen Wintan Elly Romy Elmi Rovita Manalu Elvina Lase Enda Noviyanti Simorangkir Endrian Zalogo Enti Marni Sianipar Ervina Br Sitepu Ester Ovelia Br Siahaan Ester Ovelia Br Siahaan Evanta br. Tarigan, Aremi Evelyn Evelyn EVELYN EVELYN Evelyn Evelyn Evelyn Meigawati Febriyanti, Nabila Fellia Fellia Fernanda Anggara Fithri, Fauza Gidion Alexsyan Sujoyo Sitompul Ginting, Rasinta Ria Go Moi Gusvita Andresa Halim, Norica Halim, Vivian Hana Brigit Tina br Sebayang Hansela, Yolanda Hendra Sumarlin Henny Juliem Hilda, Sella Huang, Meggi Hutagalung , Galumbang Ida Rohana Silaban Indah Lidang Pratiwi Siahaan Indah Permata Sari Br Sembiring Ira Andira Jansen Hutagalung Jenefer Chriestien Jenni Jenni Jenny Zain Jeprin Ujung Jeslin Jeslin Jessica Audrey Theofani Larune Jessica Jessica Jessin Spazzer Jingga, Faby Clariesta Josephine Josephine Jovian Cheserio Jovita Zefanya Stephanie Kawijaya Juanda Chainur Kamaruddin, Raselda Katherine Katherine Kelin Wijaya Ketrin Natalia Banjarnahor Kevin Kevin Kevin Tjanriadi Harun kristanto, celine Kristiani Novita Sari Munthe Linda Wati Mega Amelia Putri Melinda Siregar Melisa Melisa Melisa Melisa Melvin Wira Winata Melvina Melvina Mesrawati Mesrawati Mey Sari Simbolon Michael Michael Miko Yoshida Morina Lavega Meliala Muhammad Rizki Balliansa Nababan, Tiorika Nabila Febriyanti Nafa Dwi Ananda Natalia Natalia Natalia, Christin Nicholas Edric Wirawan Novennie Lusgiannivia Novita T, Siti Nur Nabila Ong, Valensia Ovam, Debbi Chyntia Ovami, Debbi Chyntia Panjaitan, Indah Leony Patricia Utama Priadi, Dina Puspita Puspita, Henny Putri Cindi Claudia Rahima Br Purba Rahmad Oloansyah Pakpahan Raselda Kamaruddin Rekha Liza Simanjuntak Rhonetta Sandy Ricky Utomo Rohima Br Purba Rusmala Tarigan S, Merry Rusida Santi Laura Ursula Sinaga Santi Santi Saragi, Sandi Kamelia Sari Nanda Miranda Sihombing Seftiaghika Sri Winta Pandia Sella Hilda Sembiring, Novelina Shellin, Shellin Sheren Sheren Siahaan, Indah Lidang Pratiwi Sianipar, Enti Marni Siburian , Matondang Elsa Sihaloho, Bella Ariboho Silalahi, Alistraja Dison Siregar, Melinda Sitepu, Ervina Br Siti Aisyah Nasution Slyvia Valencia Spazzer, Jessin Steward Christopher Sulastri Halim Sumarlin, Hendra Suriyani Suriyani Suriyani Suriyani, Suriyani Susiawati, Visadora Sylka Erlikasna Surbakti Tarigan, Aremi Evanta Tasya Tasya Teguh Palindungan Lubis Tetty Tiurma Uli Sipahutar Tiorika Nababan Valensia Ong Valentina Angrensia Valentini, Vivian Varon Diaz Purba Verawati Gita Sari Harahap Vincent Tiovandy Viony Augustin Visadora Susiawati Vivian Octavia Voltra, Jhon Wedilya William William Wirawan, Nicholas Edric Yosevin Yovenia Yoshida, Miko Yunus Putra Duho Zain , Jenny Zain, Jenny Zalukhu, Zulfinus Zulfinus Zalukhu