Claim Missing Document
Check
Articles

Upaya Pemanfaatan Sumberdaya Kelompok Peternak Melalui Pengolahan Limbah Kotoran Menjadi Produk Energi Terbarukan dan Produk yang Bermanfaat untuk Kesejahteraan Masyarakat Kelurahan Plalangan, Kecamatan Gunungpati, Kota Semarang Kiryanto Kiryanto; Deddy Chrismianto; Eny Puskhah
Jurnal Pasopati : Pengabdian Masyarakat dan Inovasi Pengembangan Teknologi Vol 1, No 1 (2019)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kelurahan Plalangan merupakan salah satu Desa/Kelurahan yang ada di kecamatan Gunungpati, Kota Semarang yang mempunyai potensi cukup besar dibidang peternakan, pertanian, serta perikanan. Potensi bidang peternakan sapi cukup besar dimiliki masyarakat dusun Terwidi Kelurahan Plalangan dengan jumlah peternak ada  40 orang. Permasalahan yang dihadapi yaitu sampai saat ini kotoran sapi hanya dibiarkan begitu saja di dalam kandang, serta belum dimanfaatkan untuk menghasilkan produk yang lebih bermanfaat dan berdayaguna tinggi. Segi perikanan, kurang adanya pemanfaatan dan pengolahan ikan yang bernilai jual.  Tujuan dari kegiatan KKN-PPM ini adalah untuk memanfaatkan limbah kotoran sapi yang melimpah antara lain : untuk membuat instalasi energi terbarukan biogas, pembuatan pupuk kompos dari kotoran sapi serta budidaya ikan yang lebih menitik beratkan pada pengolahan ikan. Metode yang digunakan dalam pengabdian ini oleh Tim KKN-PPM meliputi desain instalasi dan pembuatan instalasi energi terbarukan  biogas yang diikuti dengan pelatihan pengopersian dan perawatan; pelatihan/workshop perancangan dan pembuatan pupuk kompos dari kotoran sapi pengemasan dan pemasaran. Pembuatan, pelatihan, dan pemasaran produk olahan ikan. Luaran program pengabdian ini adalah: 1) Instalasi biogas dan produk biogas, 2) Pupuk kompos, 3) Budidaya Perikanan, 4) Publikasi, dan 5) Artikel Ilmiah
STUDI PERANCANGAN KAPAL PENGANGKUT SAPI DAN PAKAN TERNAK 100 GT PENYEBERANGAN SAPUDI - SITUBONDO Kenna Sani Saefuddin; Deddy Chrismianto; Parlindungan Manik
Jurnal Teknik Perkapalan Vol 3, No 2 (2015): April
Publisher : Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (576.802 KB)

Abstract

Terbatasnya sarana pelabuhan pada pelabuhan kalbut situbondo dan pelabuhan gayam sapudi sehingga sapi dilempar dari atas kapal dan memaksa sapi untuk berenang ke pinnggir pantai. Kapal tradisional yang digunakan untuk membawa sapi pun tidak memperhatikan keselamatan sapi sehingga banyak sapi yang terluka karena ini dapat mengurangi harga jual sapi yang dapat merugikan para pemilik sapi. Penelitian ini dilaksanakan dengan tujuan untuk merancang kapal ternak yang mengangkut sapi dan pakan ternak sebagai bentuk solusi alternatif dari permasalahan tersebut. Penelitian ini dilakukan dengan melakukan beberapa langkah dari desain, yang merupakan perhitungan dimensi utama kapal, membuat rencana garis, rencana umum, analisa hidrostatik kapal, analisis stabilitas, dan olah gerak kapal. Perencanaan lambung yang dipilih adalah jenis Monohull. Dengan menggunakan metode perancangan perbandingan optimasi dari kapal pembanding, didapatkan ukuran utama kapal yaitu Lpp = 25,1 m, B=7,40 m, H=2,90 m, T=2,69 m. Dan untuk hasil perhitungan hidrostatik, kapal memiliki displacement sebesar 301,50 ton dengan coeffisien block (Cb) = 0,57 dan letak LCB = 0,47 m. Nilai resistance yang dialami kapal sebesar 7,87 kN dan power sebesar 75 hp.
UPAYA PEMANFAATAN SUMBERDAYA PEDESAAN BERBASIS PENGEMBANGAN KELOMPOK PETERNAK MELALUI PENGOLAHAN LIMBAH KOTORAN MENJADI PRODUK ENERGI TERBARUKAN DAN PRODUK YANG BERNANFAAT UNTUK KESEJAHTERAAN MASYARAKAT DESA BRANJANG KABUPATEN SEMARANG Eny Fuskhah; Kiryanto Kiryanto; Deddy Chrismianto
ABDIMAS UNWAHAS Vol 3, No 1 (2018)
Publisher : Universitas Wahid Hasyim Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31942/abd.v3i1.2239

Abstract

Desa Branjang merupakan salah satu Desa/Kelurahan yang ada di kecamatan Ungaran Barat, kabupaten Semarang yang mempunyai potensi cukup besar dibidang peternakan, pertanian, perikanan. Potensi bidang peternakan sapi cukup besar dimiliki masyarakat dusun Truko desa Branjang dengan jumlah peternak ada 40 orang. Permasalahan yang dihadapi yaitu sampai saat ini kotoran sapi hanya ditumpuk dan dibiarkan begitu saja di pinggir kandang, belum dimanfaatkan untuk menghasilkan produk yang lebih bermanfaat. Tujuan dari kegiatan KKN-PPM ini adalah untuk memanfaatkan limbah kotoran sapi yang melimpah antara lain : untuk membuat instalasi energi terbarukan biogas, pembuatan pupuk kompos dari kotoran sapi. Metode yang digunakan dalam pengabdian ini oleh Tim KKN-PPM meliputi desain instalasi dan pembuatan instalasi energi terbarukan biogas yang diikuti dengan pelatihan pengopersian dan perawatan; pelatihan/workshop perancangan dan pembuatan pupuk kompos dari kotoran sapi pengemasan dan pemasaran, Luaran program pengabdian ini adalah: 1) Instalasi biogas dan produk biogas, 2) Pupuk kompos, 3) Publikasi, dan 4) Artikel ilmiah.Kata kunci: Branjang, Kotoran sapi , Energi terbarukan Biogas, Pupuk kompos.
IBM KELOMPOK USAHA KERIPIK GADUNG MELALUI PENINGKATAN KUALITAS PRODUK DAN MANAJEMEN PEMASARAN DI UNGARAN BARAT KABUPATEN SEMARANG Deddy Chrismianto; Kiryanto Kiryanto; Indro Sumantri
ABDIMAS UNWAHAS Vol 3, No 1 (2018)
Publisher : Universitas Wahid Hasyim Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31942/abd.v3i1.2232

Abstract

Keripik gadung adalah makanan spesial terbuat dari umbi gadung yang melalui proses produksi yang panjang dan rumit, kemudian dijemur sampai kering dan selanjutnya digoreng dan dikemas. Desa Gogik merupakan salah satu desa di kecamatan Ungaran Barat, berada dilereng gunung ungaran sebelah timur dengan potensi tanaman umbi gadung cukup besar. Oleh karena itu di desa Gogik menjadi sentra produksi keripik gadung berjumlah pengrajin 11 orang. Permasalahan yang dihadapi mitra adalah kuantitas produk keripik gadung yang masih rendah dan kualitas perlu ditingkatkan Produk keripik gadung yang dihasilkan masih dalam bentuk barang ½ jadi. Program IbM ini bertujuan untuk membantu penyelesaian yaitu meningkat kapasitas produksi dan kualitas produk keripik gadung dalam bentuk ukuran dan aneka rasa. Metode yang digunakan untuk menyelesaikan masalah dengan perancangan berbagai peralatan, pembuatan, pengaplikasian peralatan dan produksi keripik gadung aneka rasa, membentuk organisasi yang UKM pengrajin keripik gadung. Hasil yang diperoleh adalah: desain dan pembuatan mesin perajang & oven pengering, dan mesin kemasan manual (hand sealer). Proses pemberian aneka rasa keripik gadung dengan 4 rasa. Pembentukan organisasi kelompok pengrajin gadung “BAROKAH” dengan ketua Ibu Muktiatun dengan 12 anggota, yang bekerjasama dengan BUMDES “ Rejomulo”. Harga jual keripik gadung ½ jadi adalah Rp 30.000/kg sedangkan keripik gadung aneka rasa di pengrajin harga Rp 70.000/kg, sehingga ada nilai tambah keuntungan bersih sebesar Rp 15.000/kg atau 21 %. terhadap nilai jualnya. Luaran program IbM adalah: 1) Mesin perajang elektrik & Oven pengering, 2) Keripik gadung aneka rasa, 3) Artikel ilmiah.Kata kunci : Keripik gadung aneka rasa, mesin perajang, oven pengering
Studi Perancangan Drillship Untuk Eksploitasi Minyak di Wilayah Selat Makassar Mohammad Ganesha Husada; Deddy Chrismianto; Ari Wibawa Budi Santosa
INOVTEK POLBENG Vol 12, No 2 (2022): INOVTEK Vol 12, No 2
Publisher : POLITEKNIK NEGERI BENGKALIS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35314/ip.v12i2.2564

Abstract

Indonesia merupakan negara yang melimpah akan kekayaan alam, salah satunya dibuktikan dengan tersebarnya minyak dan gas bumi. Produksi minyak mentah Indonesia menempati urutan ke-22 terbesar dunia dengan produksi sebesar 707 ribu barel per hari (BPH) per November 2020. Salah satu wilayah dengan cadangan minyak adalah Selat Makassar yang terdapat beberapa lapangan minyak di perairan dalam (offshore). Oleh karena itu potensi tersebut seharusnya dimaksimalkan dengan cara dieksploitasi menggunakan offshore platform seperti drillship. Drillship merupakan kapal yang dilengkapi dengan peralatan pengeboran untuk eksploitasi minyak di perairan dalam. Kapal ini memiliki keunggulan karena dirancang dapat berpindah tempat ketika cadangan minyak di tempat sebelumnya telah habis. Tujuan penelitian ini yaitu merancang drillship yang disesuaikan dengan Selat Makassar. Perancangan drillship dilakukan dengan metode parent design approach yang kemudian dianalisa hambatan, stabilitas dan olah gerak kapal. Drillship dirancang dengan LOA 235,2 m, LPP 219,4 m, lebar 42 m, sarat 12 m, tinggi 19 m, Cb 0,79 dan kecepatan 12 knot. Analisa hambatan menggunakan metode Holtrop didapatkan nilai hambatan sebesar 564,4 kN. Analisa stabilitas dilakukan berdasarkan 6 kondisi muatan kapal didapatkan hasil yang memenuhi kriteria IMO. Kemudian analisa olah gerak kapal dianalisa berdasarkan kondisi perairan Selat Makassar untuk mengetahui nilai heaving, pitching, dan rolling.
Analisi Perbedaan Nilai Hambatan Redesain Kapal Ikan Kayu Tambak Lorok Menjadi Kapal Fiberglass Hendra Gunawan Saputra; Wilma Amiruddin; Deddy Chrismianto
Jurnal Teknik Perkapalan Vol 10, No 4 (2022): Oktober
Publisher : Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perbedaan penggunaan jenis material dari kapal kayu ke bahan fiberglass dapat berpengaruh terhadap performa kapal, penellitian ini bertujuan untuk melihat pengaruh perubahan nilai hambatan kapal karna pengaruh perubahan material tersebut, metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah mengganti material kayu menjadi material fiberglass pada lambung kapal dengan perlakuan mengubah bentuk kasko lambung kapal existing kedalam 4 variasi yaitu, Hard Chin Bottom, Round Bottom, dan fiberglass kapal existing, dengan variasi kecepatan 1, 3, dan 5 Knot. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini menunjukkan hambatan terbesar terjadi pada kapal kayu existing yaitu 173,99 N, sedangkan hambatan terkecil yang diperoleh ada pada kapal dengan variasi Round Bottom yaitu 116,53 N. Perubahan nilai hambatan tersebut akan berpengaruh terhadap penggunaan daya mesin.
The Influence of SMAW Welding Current Variation on Tensile Strength, Corrosion Rate, and Microstructure of ST 42 Steel for Inner Bottom Plate Material in Ships Parlindungan Manik; Deddy Chrismianto; Putranda Firman Prayoga
International Journal of Marine Engineering Innovation and Research Vol 8, No 2 (2023)
Publisher : Institut Teknologi Sepuluh Nopember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j25481479.v8i2.16900

Abstract

Steel is currently widely used in the industrial world. Due to its versatile uses, the development of steel science has also broadened, leading to improved steel processing methods. Welding is a process of joining two pieces of metal using heat. Steel, containing carbon, is prone to oxidation and rust. The aim of this study is to determine the influence of welding current variations on tensile strength, corrosion rate, and the micrographic structure of ST 42 steel. The research method employed is experimental. The welding current variations used are 70 A, 85 A, 100 A, 115 A, and 130 A. In this study, the highest average tensile stress was found at 130 A, measuring 519.20 MPa. For tensile strain, the highest values of 7% were observed at 115 A and 130 A. The highest modulus of elasticity was obtained at 115 A, with a value of 102.18 GPa. The highest corrosion rate occurred in specimens with 70 A, with a value of 0.19 mm/year (good), and the lowest corrosion rate was at 130 A, with a value of 0.10 mm/year (excellent). The micrographic structure testing results showed a decrease in the ferrite phase with each increase in current, while the pearlite phase increased. It can be concluded that the best welding current for ST 42 steel is at 130 A, due to its high tensile strength and low corrosion rate.
Studi Perancangan Fisheries Patrol Vessel Tipe Lambung SWATH ( Small Waterplane Area Twin Hull) untuk Pengawasan Perikanan Daerah Perairan Selat Malaka Chrismianto, Deddy; Tindaon, Aldy Sabat; Hadi, Eko Sasmito
Jurnal Rekayasa Mesin Vol 17, No 1 (2022): Volume 17, Nomor 1, April 2022
Publisher : Mechanical Engineering Department - Semarang State Polytechnic

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32497/jrm.v17i1.3023

Abstract

Kapal pengawas perikanan memiliki jumlah armada yang kurang dalam melakukan tugasnya untuk keberlangsungan kedaulatan wilayah perairan Indonesia yang aman dari para pelaku Illegal fishing. Penggunaan tipe lambung Small Waterplane Area Twin Hull (SWATH) dipilih karena tipe kapal ini memiliki luasan bidang garis air yang minimum sehingga memiliki tahanan kapal yang rendah dan memaksimalkan stabilitas kapal dengan kecepatan tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk merancang kapal pengawas perikanan dengan tipe lambung SWATH. Metode perancangan yang digunakan adalah menggunakan kapal pembanding  dan melakukan analisa performa kapal dari segi hambatan kapal, serta analisis pengaruh variasi komponen lambung SWATH terhadap nilai hambatan. Hasil desain kapal pengawas perikanan didapatkan ukuran utama kapal dan dimensi lambung SWATH yaitu  LOA 33,6 m, LPP  26 m, lebar 7,4 m, sarat 2 m, tinggi 7 m, panjang gondola 29,7 m, jarak antar gondola 5,4 m, panjang nose 3 m, tinggi nose 1,1 m dan kecepatan 24 knot. Penerapan lambung SWATH dapat mengurangi nilai hambatan kapal sebesar 17,34%. Untuk analisa olahgerak kapal dan stabilitas kapal didapatkan bahwa kapal SWATH memiliki hasil yang baik dan memenuhi kriteria yang di persyaratkan.
Studi Perancangan Drillship Untuk Eksploitasi Minyak di Wilayah Selat Makassar Mohammad Ganesha Husada; Deddy Chrismianto; Ari Wibawa Budi Santosa
INOVTEK POLBENG Vol 12, No 2 (2022): INOVTEK Vol 12, No 2
Publisher : POLITEKNIK NEGERI BENGKALIS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35314/ip.v12i2.2564

Abstract

Indonesia merupakan negara yang melimpah akan kekayaan alam, salah satunya dibuktikan dengan tersebarnya minyak dan gas bumi. Produksi minyak mentah Indonesia menempati urutan ke-22 terbesar dunia dengan produksi sebesar 707 ribu barel per hari (BPH) per November 2020. Salah satu wilayah dengan cadangan minyak adalah Selat Makassar yang terdapat beberapa lapangan minyak di perairan dalam (offshore). Oleh karena itu potensi tersebut seharusnya dimaksimalkan dengan cara dieksploitasi menggunakan offshore platform seperti drillship. Drillship merupakan kapal yang dilengkapi dengan peralatan pengeboran untuk eksploitasi minyak di perairan dalam. Kapal ini memiliki keunggulan karena dirancang dapat berpindah tempat ketika cadangan minyak di tempat sebelumnya telah habis. Tujuan penelitian ini yaitu merancang drillship yang disesuaikan dengan Selat Makassar. Perancangan drillship dilakukan dengan metode parent design approach yang kemudian dianalisa hambatan, stabilitas dan olah gerak kapal. Drillship dirancang dengan LOA 235,2 m, LPP 219,4 m, lebar 42 m, sarat 12 m, tinggi 19 m, Cb 0,79 dan kecepatan 12 knot. Analisa hambatan menggunakan metode Holtrop didapatkan nilai hambatan sebesar 564,4 kN. Analisa stabilitas dilakukan berdasarkan 6 kondisi muatan kapal didapatkan hasil yang memenuhi kriteria IMO. Kemudian analisa olah gerak kapal dianalisa berdasarkan kondisi perairan Selat Makassar untuk mengetahui nilai heaving, pitching, dan rolling.
Numerical Simulation of Sloshing in Different Tank shape with Vertical and Horizontal Baffle Using Smoothed Particle Hydrodynamics Trimulyono, Andi; Adietya, Berlian Arswendo; Alvianto, Jodhy Irsyad; Chrismianto, Deddy; Syahab, Husein
Kapal: Jurnal Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Kelautan Vol 21, No 2 (2024): June
Publisher : Department of Naval Architecture - Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/kapal.v21i2.64288

Abstract

Computational Fluid Dynamics (CFD) is a numerical analysis used to solve problems related to free surface flows. Two major methods have been developed in the CFD, mesh-based and meshless CFD, in this paper. The meshless CFD approach, Smoothed Particle Hydrodynamics (SPH), is employed. SPH is a meshless method where each fluid is represented by a point or particle. In this study, a 3D simulation was carried out for the phenomenon of sloshing with roll motion in prismatic, square, cylindrical and spherical tanks with a duration of sloshing of 28 seconds. The filling ratio was 25% for all tanks used in this study. Vertical and horizontal baffles were also used to suppress the sloshing. The ratio height of the vertical baffle is 0.9, and the horizontal baffle is 0.2. The results of this study show a successful comparison of dynamic pressure, free surface heights, forces, and moments in various tank variations. The installation of baffles in the tank influences the sloshing phenomenon, especially in the use of vertical baffles, where the vertical baffle is the most effective baffle used in all tanks.
Co-Authors A.F. Zakki Abi Dimas Alfian, Abi Dimas Ahmad Fauzan Zakki Ainul Fadlilah Airlangga Herbowo Ajib Wahab Purwanto Al Muhshi, Hassan Alam Fajar Ramadhany Aldino Ihsan Alfian Tri Eka Kurniawan Alfian, Wahyu Alfonso Nababan Alvianto, Jodhy Irsyad Ananda Ragil Prakarsa Andi Satriawan Lubis, Andi Satriawan Andi Trimulyono Andreas Parulian Sidabalok Andriyanto, Fajar Angelia, Christine Ari Wibawa Budi Santosa Azhabul Hayatul Fajar Bagus Prasetio Bayu Wisnu Sasongko, Bayu Wisnu Berlian Arswendo Adietya Budi Setyawan Chairul Rizaldy Citra Eka Febrian Dama Nisphal Azis Daviensya Giovancha Anabel Malingkas Dede Nugraha Sentosa HS Dewi, Intan Koamala Dian Purnama Putra Dimas Bagus Darmawan Dirga Nur Agnesa Dwi Satria Fajar Eko Sasmito Hadi Eny Fuskhah Eny Puskhah Fachrurrozi Setiawan Fahmi Fernando Yuliansyah Fajar Aldi Prasetio Fatchul Falah Azmi Febrian Wahyu Wijaya Firdhaus, Ahmad Gagah Prayogo Wibowo Gigih Niagara Gilang Bayu Pangestu Good Rindo Harno, Harno Hasan Mustofa Amirudin, Hasan Mustofa Hendra Gunawan Saputra Hendri Firman Hugo Digitec E. Sembiring I Gede Bayu Pradnya Subagia Iim Tedy Fatwa, Iim Tedy Ilham, Rizaldy Imam Pujo Mulyatno Indro Sumantri Insanu Abdilla Cendikia Abar Iqbal Habib Jefri Harumbinang Jokosiworo, Sarjito Kenna Sani Saefuddin Khoirul Ramadhan Kiryanto Kiryanto Kiryanto Kiryanto Kiryanto Kiryanto Kiryanto Kiryanto Kusuma, Muhammad Rizki Darmawan Adi Lily Muzdalifah M. Nurul Hidayat Maria Fatima Marsaut Maurit Rumapea, Marsaut Maurit Meri Nugraha Michael Enrico Miftah, Muhammad Azizul Moh Nurdin Septiantono R Moh. Hasan Sidiq Mohammad Fiqran Dzikhriansyah Setiawan Mohammad Ganesha Husada Muhammad Fajar Nuralam Muhammad Iqbal Muhammad Iqbal Muhammad Iqbal Muhammad Iqbal Muhammad Iqbal Muhammad Iqbal Muhammad Julnanda Serpa Muhammad Raditya Daniswara Niko Bayu Prasetyo nur khakiki Nurhali Nurhali Parlindungan Manik Parlindungan Manik Parlindungan Manik Parlindungan Manik Praditya Utomo Puskhah, Eny Puskhah, Eny Putra Bangkit Setya Budi, Putra Bangkit Setya Putra Bangkit Setyabudi, Putra Bangkit Putra, Rico Ade Putranda Firman Prayoga Rahmat Nurhadi Rausyan Fikri Regita Berlian Agustian Resha Buddy Prakoso Rizaldo, M. Fikry Rochman Ikhsan Pamuji Roni Prasetyo, Roni Samuel Sarjito Jokosisworo Sarjito Jokosiworo Sheila Ayu Kirana Prabani Sukanto Jatmiko Syahab, Husein Tindaon, Aldy Sabat Tubagus Bintang Ramadhan Tuswan Tuswan Untung Budiarto Wahif Indramana Wahyu Adi Nugraha Wahyu Fajar Gemilang Widyadhana, Bagas Dhira Wilma Amiruddin Wulan Pinkan Yusup Sobirin Zaenal Abidin