Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search
Journal : Sungging

Penerapan instagramable interior design di café Meekow Yasmin Fitria Nopayati; Dwi Retno Sri Ambarwati
Sungging Vol 1, No 2 (2022): Sungging Edisi Juli - Desember
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/sungging.v1i2.57561

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan konsep penerapan instagramable interior design di café Meekow Kecamatan Selong Kabupaten Lombok Timur. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Subjek penelitian nya yaitu manager, staff atau karyawan, pengamat interior dan pengunjung café Meekow sedangkan objeknya yaitu café Meekow yang terkait dengan interior design yang instagramable. Tempat penelitian dilakukan di café Meekow Kecamatan Selong, Kabupaten Lombok Timur pada bulan Februari  hingga September 2022. Teknik analisis data yang digunakan untuk menganalisis adanya penerapan instagramabale interior design di café Meekow yaitu observasi, wawancara terstruktur, dokumentasi dan angket tertutup. Kemudian untuk memperkuat keabsahan data dipergunakan triangulasi yang terdiri dari triangulasi sumber, triangulasi metode dan triangulasi teori. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) Pemanfaatan platform instagram oleh café Meekow dalam strategi pemasarannya dirasa cukup efektif mengingat jumlah pengguna instagram yang ada di Lombok semakin meningkat. Keefektifan penggunaan instagram ini terlihat dari banyaknya pengunjung yang memilih café Meekow sebagai tempat untuk menghabiskan waktu luang mereka serta dianggap memiliki desain yang lebih kekinian dibanding café lain dan layak dijadikan sebagai background foto untuk dibagikan pada instagram mereka sehingga sering diistilahkan sebagai café yang instagramable. 2) Instagramable merupakan istilah yang belakang ini dipergunakan para pengguna instagram untuk menyebutkan suatu hal yang sedang eksis di instagram baik itu yang berkaitan dengan tempat wisata, gaya desain dan lain sebagainya yang memang layak dibagikan di instagram. Desain instagramable sendiri merupakan salah satu konsep desain yang dinamis karena dapat disesuaikan dengan perkembangan zaman. Artinya konsep desain yang instagramable tidak berpatokan pada satu jenis desain saja dan bersifat universal.
Dessy Rachma's digital illustrations: The creative process and formal analyses Azizah, Anie Qotul; Ambarwati, Dwi Retno Sri
Sungging: Journal of Innovative, Cultural, Transdisciplinary Art and Kriya Discourse Vol. 3 No. 1 (2024): Sungging January-June Edition
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/sungging.v3i1.70989

Abstract

This research aims to 1) describe the creative process of Dessy Rachma's digital illustration work, 2) describe Dessy Rachma's artistic journey, and 3) describe the marketing strategy for Dessy Rachma's work. This qualitative research uses descriptive methods to describe the results in detail. So, the final result of this research is an analysis and discussion of the results based on several art theories. Data sources were collected using triangulation techniques: observation, interviews, and documentation. Moreover, the validity of the data will be tested using a member check (checking research data with the data provider). The results of this research show that: 1) Dessy's creative process in working uses digital media and techniques, and the characteristics of the work highlighted are themes about feminism with the use of neon colours such as in cyber art style; 2) Dessy's artistic journey started when she was in college, continued until she was in graduate school, and now she has marketed many of her digital works on the Crypto Ar market; 3) The marketing strategy for Dessy's work is carried out by marketing her work on a platform from Crypto Art called Teia. art which Dessy not only uses as a marketing medium but also as a place for archiving her work and as a medium to increase her branding.
Development of child-friendly interior design at Tumbuh Kembang Daycare, Sinduharjo, Yogyakarta Rahmaris, Nastiti Ilma; Ambarwati, Dwi Retno Sri
Sungging: Journal of Innovative, Cultural, Transdisciplinary Art and Kriya Discourse Vol. 3 No. 2 (2024): Sungging July-December Edition
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/sungging.v3i2.74732

Abstract

This study aims to design the interior of a child-friendly daycare by considering functional, comfort, safety and aesthetic aspects. Research and Development (R&D) is the method used in this study. The results of this study are the development of a child-friendly interior at the Sinduharjo Yogyakarta Growth and Development Daycare, which produces 2-dimensional and 3-dimensional images and presentation videos. The study provides the following results: 1) Child-friendly interior design with natural nuance literacy and considering safety, comfort, functional and aesthetic aspects, 2) Optimization of the function of each existing space by utilising space and converting space, 3) Application of furniture that is safe for children and multifunctional, 4) Creation of branding for daycare by creating a cheerful and child-friendly atmosphere, 5) Processing of elements that form a space such as the floor, walls and ceiling to be more child-friendly and in accordance with the natural literacy atmosphere. Overall, the design considers essential aspects of interior design, important aspects of children's space, use of colour, spatial layout, criteria for facilities and infrastructure, space requirements, and child therapy rooms.
Perancangan Desain Interior Studio Keramik Dengan Konsep Smart Studio Agusti, Titania; Ambarwati, Dwi Retno Sri
Sungging: Journal of Innovative, Cultural, Transdisciplinary Art and Kriya Discourse Vol. 1 No. 1 (2022): Sungging Edisi Januari - Juni
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/sungging.v1i1.55391

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah menerapkan konsep smart studio dalam perancangan Studio Keramik Jurusan Pendidikan Seni Rupa FBS UNY dengan memperbarui fasilitas ruang, pengoptimalan sarana dan prasarana, mementingkan aspek psikologis penghuni ruang, serta memanfaatkan kemajuan teknologi untuk fasilitas pendidikan. Metode yang digunakan penelitian dan pengembangan dengan langkah yang dilakukan yaitu analisis potensi dan masalah, pengumpulan data, desain produk, validasi desain, dan revisi desain secara terbatas. Hasil perancangan menunjukkan bahwa: (1) Smart studio sebagai solusi keterbatasan ruang studio keramik FBS UNY dengan penerapan open plan, lantai mezzanine, room devider, lantai dan plafon ekspos, dan pemasangan drain gutter. Merancang furnitur multifungsi dan memberikan fasilitas lengkap sebagai penunjang aktivitas belajar. Menambahkan aksen dinding, kalimat motivasi, dan pemasangan poster. Penggunaan otomatisasi dan pemanfaatan teknologi mutakir pada studio, serta menerapkan wastafel daur ulang. (2) Hasil perancangan dipresentasikan menggunakan gambar kerja 2 dimensi, gambar perspektif 3 dimensi, dan video presentasi
Konsep Sustainable Design Pada Interior Loma Kafe Prambanan Bitutomo, Martinus; Ambarwati, Dwi Retno Sri
Sungging: Journal of Innovative, Cultural, Transdisciplinary Art and Kriya Discourse Vol. 2 No. 1 (2023): Sungging Edisi Januari - Juni
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/sungging.v2i1.60661

Abstract

Penelitian ini memiliki tujuan yaitu untuk merancang sebuah kafe yang memiliki konsep Sustainable Design. Penerapan konsep Sustainable Design  pada perancangan Loma Kafe Prambanan ini dilakukan dalam rangka penyelamatan bumi. Hasil penelitian penerapan konsep Sustainable Design  pada perancangan interior meliputi 1) Penerapan konsep Sustainable Design, meliputi: pemilihan dan penerapan material yang bersifat alam dan renewable, pemaksimalan penggunaan  dan penerapan sistem pencahayaan alami dan penghawaan alami sebagai langkah penghematan energi, menggunakan finishing yang bersifat durable dan ramah lingkungan pada semua elemen interior pada perancangan Loma Kafe Prambanan. 2) Penerapan konsep Sustainable Design pada perancangan interior Loma Kafe Prambanan tidak mengalami perubahan setelah dilakukan validasi desain oleh ahli desain dan pemilik Loma Kafe Prambanan karena sudah memenuhi kriteria sebagai bangunan kafe yang menerapkan konsep Sustainable Design  dan dinyatakan layak. 3) Hasil perancangan desain berupa gambar kerja 2 dimensi, gambar perspektif 3 dimensi, serta video presentasi.
The implementation of recreational-educational concepts in the interior design of Rumah Seni Cemeti Yogyakarta: Implementasi konsep rekreatif edukatif pada perancangan interior Rumah Seni Cemeti Yogyakarta Nufus, Zavira Hayatun; Ambarwati, Dwi Retno Sri
Sungging: Journal of Innovative, Cultural, Transdisciplinary Art and Kriya Discourse Vol. 4 No. 1 (2025): Sungging January-June Edition
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/sungging.v4i1.77435

Abstract

This research aims to develop and implement the concept of educational recreation in the interior design of Cemeti Yogyakarta Art House. The method used in this research is the design thinking method, which has several stages, namely: (1) empathise; (2) define; (3) ideate; (4) prototype; (5) test. The design results include the design of zones, layouts, floors, walls, ceilings, and furniture. The design results have gone through a trial stage carried out using videos assisted by virtual reality tools and have met the assessment with four testers, namely building users, which resulted in an average score for the design feasibility indicator strongly agreeing 38.67%, agreeing 50%, disagreeing 10%, and disagreeing 16.33%, and indicators of the application of the concept of recreation and education resulted in an average score strongly agreeing 37.5%, agreeing 62.5%, disagreeing 0%.   _______________________________________________________________________________   Penelitian ini bertujuan untuk menyusun dan mengimplementasikan konsep rekreatif edukatif pada perancangan interior Rumah Seni Cemeti Yogyakarta. Metode yang digunakan pada penelitian ini metode design thinking yang memiliki beberapa tahapan yaitu : (1) emphatize; (2) define; (3) ideate; (4) prototype; (5) test. Hasil perancangan  meliputi perancangan zona, layout, lantai, dinding, plafon, dan furnitur. Hasil desain telah melalui tahapan uji coba yang dilakukan dengan menggunakan vidio yang dibantu dengan alat virtual reality dan telah  memenuhi penilaian dengan 4 orang penguji yaitu pengguna bangunan, yang menghasilkan rata rata nilai untuk indikator kelayakan desain sangat setuju 38,67%, setuju 50%, kurang setuju 10%, dan tidak setuju 16,33%, dan indikator penerapan konsep rekreasi dan edukasi menghasilkan rata rata nilai sangat setuju 37,5%, setuju 62,5%, kurang setuju 0 tidak setuju 0%.
Interior deaf space pada ruang kelas tunarungu di SLBN Dr. Radjiman Wedyodiningrat Ngawi Nurohmatin, Lina; Ambarwati, Dwi Retno Sri
Sungging: Journal of Innovative, Cultural, Transdisciplinary Art and Kriya Discourse Vol. 2 No. 2 (2023): Sungging Edisi Juli - Desember
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/sungging.v2i2.63990

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk : (1) mengetahui desain interior deaf space pada ruang kelas tunarungu di SLBN Dr. Radjiman Wedyodiningrat Ngawi dan memberikan analisis serta solusi terhadap desain interior sekolah tersebut agar sesuai dengan kebutuhan penggunanya; (2) memberikan pemahaman tentang kebutuhan interior anak tunarungu dalam lingkungan pendidikan. Penelitian ini merupakan jenis penelitian deskriptif kualitatif. Subjek penelitian adalah anak tunarungu SLBN Dr Radjiman Wedyodiningrat Ngawi. Objek penelitian adalah Interior Deaf Space pada Ruang Kelas Tunarungu. Data diambil dari hasil wawancara, observasi, dan dianalisis melalui pemahaman studi literatur dan triangulasi data, kemudian disusun dalam bentuk deskriptif dan direduksi sesuai dengan fokus permasalahan yang ada. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa ruang kelas tunarungu SLBN Dr. Radjiman Wedyodiningrat Ngawi kurang sesuai dengan prinsip interior Deaf Space oleh Hansel Bauman. Beberapa kekurangannya berada pada prinsip jangkauan sensorik (sensory reach), mobilitas dan kedekatan (mobility and proximity) dan warna. Visibilitas dan sirkulasi kurang baik karena masih terdapat sudut siku-siku, pintu dengan bukaan mengarah keluar dan lebar koridor yang kurang luas, banyak terdapat pilar-pilar yang besar sehingga mengganggu keluasaan pandangan dan tidak terdapat warna biru. Namun, prinsip interior Deaf Space lainnya telah diterapkan dengan cukup baik, sehingga cukup mendukung pembelajaran siswa secara efektif.