Diaz Restu Darmawan, Diaz Restu
Program Studi Antropologi Sosial, Fakultas Ilmu Sosial Dan Ilmu Politik Universitas Tanjungpura

Published : 31 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search
Journal : Culture

Kawasan Sepakat: “Modernisasi Dari Peri-Urbanisasi” Kota Pontianak Eginta Sai Sari Ginting; Diaz Restu Darmawan; Efriani Efriani; Nadia Novianti
Culture & Society: Journal Of Anthropological Research Vol 2 No 2 (2020): Culture & Society: Journal of Anthropological Research (December 2020)
Publisher : Labor Jurusan Sosiologi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/csjar.v2i2.54

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk membahas perubahan yang terjadi di Kawasan sepakat semenjak dibukanya wilayah itu menjadi Kawasan Pendidikan dan menjadi wilayah kecamatan baru. Penelitian ini dilakukan dikawasan Sepakat, Desa Bansir Darat, Kabupaten Pontianak Tenggara, Kota Pontianak, Kalimantan Barat. Pendekatan penelitian kualitatif, dengan metode observasi dan wawancara. Temuan penelitian dianalisa dengan teori pembangunan Rostow. Hasil penelitian menunjukkan wilayah Sepakat merupakan wilayah pendidikan pinggiran kota (peri-urbanisasi), yang mengalami perubahan terus-menerus dilatarbelakangi oleh kemajuan masyarakat urban untuk mengubah lingkungan Sepakat. Masyarakat urban mengidentifikasi Sepakat sebagai lokasi strategis dari target ekonomi yang dinamis. Kemajuan masyarakat urban di lingkungan Sepakat telah membuat masyarakat asli mengikuti jejak yang sama. Masyarakat lokal merubah haluan perekonomian mereka menjadi seperti masyarakat pendatang. Meninggalkan pola kehidupan masyarakat agraris yang hidup mengikuti lingkungan, ikut menjadi masyarakat modern yang terjebak ke dalam kebutuhan materialis.
Perilaku Kesehatan Pada Masa Pandemi Covid-19 Andar Prastiwi; Diaz Restu Darmawan; Efriani Efriani
Culture & Society: Journal Of Anthropological Research Vol 2 No 2 (2020): Culture & Society: Journal of Anthropological Research (December 2020)
Publisher : Labor Jurusan Sosiologi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/csjar.v2i2.59

Abstract

Kemunculan Pandemi virus Covid-19 diawal tahun 2020 membawa pengaruh besar hampir seluruh Dunia, tidak terkecuali Indonesia. Beragam kebijakan dan respon telah diambil oleh pemerintah dan wilayah pusat untuk menekan pencegahan penyebaran virus. Termasuk juga pada kawasan perdesaan yang mengambil tindakan pencegahan penyebaran virus di wilayahnya dengan sumber informasi yang minim, salah satunya membangun pos penjagaan di pintu masuk desa. Fokus penelitian ini adalah melihat perubahan perilaku yang dilakukan orang-orang Desa Suka Jaya Kecamatan Ledo Kabupaten Bengkayang dalam menyikapi penyebaran virus Covid-19. Penelitian ini menggunakan sudut pandang kajian antropologi kesehatan dengan menggunakan teori perilaku kesehatan Nico S. Kalangie. penelitian dilakukan dengan metode etnografi, dengan sudut pandang emik dan etik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa adanya kesadaran masyarakat untuk membuat pos pemeriksaan secara gotong-royong dan memeriksa orang luar yang masuk ke desa, dann munculnya perubahan perilaku mereka dengan menjaga jarak dan menggunakan masker.
Kegeluhen Mbaru Ibas Kuta Siosar (Perubahan Sosial Budaya Masyarakat Di Kawasan Relokasi Bencana) Jesica Dea Br Kaban; Diaz Restu Darmawan; Susi Juliarni Siburian
Culture & Society: Journal Of Anthropological Research Vol 2 No 4 (2021): Culture & Society: Journal of Anthropological Research (June 2021)
Publisher : Labor Jurusan Sosiologi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/csjar.v2i4.80

Abstract

Erupsi gunung Sinabung yang terjadi pada tahun 2010 telah mengakibatkan kerugian dan kerusakan yang cukup besar terhadap wilayah sekitarnya seperti korban jiwa, hancurnya lahan-lahan pertanian dan kerusakan permukiman. Kampung Siosar Kecamatan Merek, Kabupaten Karo, Sumatera Utara merupakan lokasi relokasi yang dibangun oleh pemerintah bagi masyarakat tiga desa korban erupsi gunung Sinabung sejak tahun 2016. penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan perubahan yang terjadi pada masyarakat di daerah relokasi yang disediakan pemerintah. Penelitian ini dilakukan dengan pendekatan kualitatif. Metode pengumpulan data dilakukan dengan cara wawancara (interview) dan pengamatan (observasi) pada lingkungan hidup masyarakat yang tinggal di Kampung Siosar. Hasil dan penenlitian menunjukkan bahwa terdapat perubahan-perubahan yang dirasakan oleh masyarakat. Perubahan terjadi pada bidang ekonomi dan sosial budaya. Secara ekonomi kehidupan masyarakat Desa Siosar telah mengalami perubahan. Pada awal sebelum ada bencana alam mayoritas masyarakat memiliki mata pencaharian sebagai petani. Kemudian setelah meletusnya gunung Sinabung, sebagian masyarakat beralih mata pencaharian menjadi seorang pedagang. Tradisi yang dimiliki masyarakat seperti kerja tahun dan sarilala mengalami perubahan fungsi bagi masyarakat di tempat relokasi.
Pergeseran Nilai Permainan Tradisional Bakah: Kearifan Lokal dan Modernitas Vivi Ridyanti; Diaz Restu Darmawan; Lailatul Badariah
Culture & Society: Journal Of Anthropological Research Vol 2 No 4 (2021): Culture & Society: Journal of Anthropological Research (June 2021)
Publisher : Labor Jurusan Sosiologi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/csjar.v2i4.81

Abstract

Permainan bakah merupakan permainan yang menggunakan tempurung sebagai media permainan dan menggunakan tim atau kelompok, terdiri dari tiga orang atau lebih. Artikel ini merupakan hasil penelitian lapangan yang melihat perubahan permainan tradisional bakah karena dampak dari pengaruh modernisasi. Pengumpulan data dalam artikel ini melalui langkah-langkah kualitatif. Proses observasi, wawancara dan pendokumentasian dilakukan secara langsung terjun ke lapangan penelitian. Hasil dalam penelitian ini permainan tradisional bakah telah mengalami pergeseran akibat teknologi permainan digital. Permainan yang bersifat kegiatan yang menuntut keaktifan pesertanya di ruang terbuka dirasa tidak menarik para generasi muda yang lebih menikmati bermain di depan layar hp mereka. Sehingga masyarakat kecamatan Pengkadan kabupaten Kapuas Hulu bersama pemerintah setempat melakukan upaya agar permainan tradisional bakah tidak hilang di generasi muda. Permainan bakah dijadikan salah satu permainan yang harus dimainkan pada acara perayaan daerah. Walaupun begitu tetap terjadi perubahan nilai-nilai budaya karena permainan tradisional bakah saat ini dilakukan secara festival, bukan sebagai permainan pada umumnya yang dapat menjadi media pengajaran bagi anak-anak.