p-Index From 2021 - 2026
4.539
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Nalar Pendidikan AdMathEdu : Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika, Ilmu Matematika dan Matematika Terapan Jurnal Infinity Kreano, Jurnal Matematika Kreatif-Inovatif Jurnal Riset Pendidikan Matematika AKSIOMA: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika Transformasi: Jurnal Pengabdian Masyarakat JINOP (Jurnal Inovasi Pembelajaran) JIPM (Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika) Phenomenon : Jurnal Pendidikan MIPA Edu Sains: Jurnal Pendidikan Sains dan Matematika Jurnal Pendidikan Informatika dan Sains Jurnal Mercumatika : Jurnal Penelitian Matematika dan Pendidikan Matematika MaPan : Jurnal Matematika dan Pembelajaran Justek : Jurnal Sains Dan Teknologi Buana Matematika : Jurnal Ilmiah Matematika dan Pendidikan Matematika Jurnal Penamas Adi Buana JUMLAHKU: Jurnal Matematika Ilmiah STKIP Muhammadiyah Kuningan SAP (Susunan Artikel Pendidikan) Pena Kreatif : Jurnal Pendidikan J-PiMat : Jurnal Pendidikan Matematika Range : Jurnal Pendidikan Matematika Jurnal ABDIKU ABSYARA: Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Mosharafa: Jurnal Pendidikan Matematika DIKMAT: Jurnal Pendidikan Matematika Journal of Innovation Research and Knowledge Journal of Educational Sciences Al Khawarizmi: Jurnal Pendidikan Matematika Journal of Research in Science and Mathematics Education Prima Magistra: Jurnal Ilmiah Kependidikan International Journal of Trends in Mathematics Education Research (IJTMER) JEID JRAMathEdu (Journal of Research and Advances in Mathematics Education) Riemann : Research of Mathematics and Mathematics Education Jurnal Inovasi Pendidikan dan Pengajaran Journal on Mathematics Education Jurnal Didaktik Matematika
Claim Missing Document
Check
Articles

EXPLORING THE IMPACT OF COGNITIVE ASPECT ON CREATIVE REASONING IN SOLVING MATHEMATICAL PROBLEM Rica Wijayanti; Buaddin Hasan; Hodiyanto Hodiyanto
AKSIOMA: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika Vol. 15 No. 2 (2026)
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH METRO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/ajpm.v15i2.14903

Abstract

The low development of creative reasoning among prospective mathematics teachers is caused by the dominance of imitative reasoning and the limitations of working memory capacity in the problem-solving process. Therefore, this study is essential to investigate the role of working memory capacity in enhancing the effectiveness of creative reasoning to support more meaningful mathematics learning. This study aims to examine the effect of prospective mathematics teachers’ working memory capacity on their creative reasoning and its processes. This study employed a mixed-method sequential explanatory design. A total of 73 prospective mathematics teachers participated in the study, selected through cluster random sampling. The Operating Span Task (OSPAN Test) was used to assess working memory capacity. A previously developed problem-solving test was used to measure creative reasoning, based on the indicators of novelty, plausibility, and mathematical foundation. Quantitative data were analyzed using linear regression techniques, while qualitative data were analyzed through three stages: data condensation, data display, and conclusion drawing. The results indicate that working memory capacity significantly influences the creative reasoning ability of prospective mathematics teachers. Specifically, it was found that 14% of the creative reasoning demonstrated in problem-solving is attributable to working memory capacity. Prospective mathematics teachers with high working memory capacity demonstrate flexibility and fluency in generating new ideas to solve problems, are able to use and connect mathematical concepts appropriately, and provide logical arguments to support the validity of their ideas. In contrast, those with low working memory capacity do not exhibit these characteristics. Rendahnya pengembangan penalaran kreatif pada calon guru matematika diakibatkan adanya dominasi penggunaan penalaran imitatif serta keterbatasan kapasitas memori kerja dalam proses pemecahan masalah, sehingga penelitian ini menjadi urgen untuk mengkaji peran kapasitas memori kerja dalam meningkatkan efektivitas penalaran kreatif guna mendukung pembelajaran matematika yang lebih bermakna. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kapasitas memori kerja calon guru matematika terhadap penalaran kreatif dan prosesnya. Penelitian ini menggunakan desain mixed-method sequential explanatory. Sebanyak 73 calon guru matematika berpartisipasi dalam penelitian ini, yang diperoleh menggunakan cluster random sampling. Operating Span Task (OSPAN Test) diterapkan untuk menilai kapasitas memori kerja. Pada penelitian ini digunakan tes pemecahan masalah yang telah dikembangkan sebelumnya untuk menilai penalaran kreatif, dengan mempertimbangkan indikator penalaran kreatif: kebaruan (novelty), kelayakan (plausibility), dan dasar matematis (mathematical foundation). Analisis data kuantitatif dilakukan menggunakan teknik regresi linier, sedangkan data kualitatif dianalisis melalui tiga tahap: data condensation, data display, dan conclusion drawing. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kapasitas memori kerja secara signifikan memengaruhi kemampuan penalaran kreatif calon guru matematika. Secara khusus, ditemukan bahwa 14% penalaran kreatif yang ditunjukkan oleh calon guru matematika dalam pemecahan masalah disebabkan oleh kapasitas memori kerja. Calon guru matematika dengan kapasitas memori kerja tinggi bersifat fleksibel dan lancar dalam menemukan ide-ide baru untuk memecahkan masalah, mampu menggunakan dan menghubungkan konsep matematika dengan benar, serta memberikan argumen logis untuk mendukung kebenaran ide yang dibuat. Sementara itu, calon guru matematika dengan kapasitas memori kerja rendah tidak menunjukkan hal tersebut.
Analisis Kemampuan Berpikir Kritis Dalam Memecahkan Masalah Matematika Ditinjau dari Disposisi Matematis Siswa Kelas VIII SMP PANCASILA Rika Rika; Hodiyanto Hodiyanto; Wandra Irvandi
Jurnal Inovasi Pendidikan dan Pengajaran (JIPP) Vol. 5 No. 1 (2026): Maret: Jurnal Inovasi Pendidikan dan Pembelajaran (JIPP)
Publisher : LPD Universitas PGRI Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31571/jipp.v5i1.10275

Abstract

Abstract: This study aims to describe students’ critical thinking skills in solving mathematical problems in terms of their mathematical disposition. The study employs four indicators of critical thinking skills: interpretation, analysis, evaluation, and inference. This research uses a qualitative method with data collected through a mathematical disposition questionnaire, a critical thinking skills test, and interviews. Data analysis includes data reduction, data presentation, data presentation, and conclusion drawing. The results indicate that students with a high level of mathematical disposition show strength in initial interpretation but still have significant weaknesses in advanced analysis, evaluation, and inference. This suggests that although a high mathematical disposition supports initial understanding, the development of comprehensive critical thinking skills requires learning that emphasizes reflection, evaluation, and self-regulation. Keywords: Critical Thinking, Problem Solving, Mathematical Disposition
PENGUATAN KOMPETENSI ABSTRAKSI PADA PROSES LITERASI GURU SMK KOPERASI PONTIANAK BERBANTUAN ARTIFICIAL INTELLIGENCE Buchari Buchari; Yadi Ardiawan; Rahman Haryadi; Hodiyanto Hodiyanto
JA (Jurnal Abdiku) : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 8 No. 2 (2025): Jurnal Abdiku
Publisher : Penerbit LPPM- STKIP PGRI Bangkalan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan pesat artificial intelligence (AI) menuntut guru untuk meningkatkan kemampuan literasi digital, terutama pada tahap abstraksi saat menelaah sumber pustaka sebagai dasar penyusunan perangkat kurikulum dan pembelajaran. Permasalahan yang dihadapi mitra (guru SMK Koperasi Pontianak) adalah belum optimalnya pemanfaatan AI sebagai alat bantu penguatan kompetensi abstraksi dalam proses literasi untuk menyusun perangkat kurikulum utama SMK, perangkat perencanaan pembelajaran, dan perangkat pendukung khusus SMK. Kegiatan pengabdian ini menerapkan metode pelatihan dan pendampingan dengan tahapan: pengenalan, penyampaian materi dan tanya jawab, serta praktik terarah dan pendampingan kelompok dalam penggunaan AI untuk menyusun bahan ajar abstrak, dan membuat soal. Kegiatan dilaksanakan pada 15 Desember 2025 dengan peserta 20 guru; hasil evaluasi angket menunjukkan respon sangat positif, dengan simpulan kepuasan peserta sebesar 99,24% dan mayoritas peserta menyatakan materi sesuai kebutuhan serta mudah dipahami. Dengan demikian, pelatihan berbantuan AI efektif memperkuat kompetensi abstraksi pada proses literasi guru dan berpotensi mendukung peningkatan kualitas penyusunan perangkat pembelajaran secara lebih efisien; tindak lanjut pendampingan disarankan agar implementasi berkelanjutan.