Claim Missing Document
Check
Articles

IN HOUSE TRAINING DALAM PENYUSUNAN KARYA TULIS ILMIAH Hodiyanto, H -; Alimin, Al Ashadi
ABSYARA: Jurnal Pengabdian Pada Masayarakat Vol 1, No 2 (2020): ABSYARA: Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

One of the requirements in applying for teacher promotion is the publication of a scientific article. However, based on the results of interviews, many teachers have difficulty compiling scientific papers. Therefore, through the Community Stimulus Partnership Program (CSPP), it can help teachers prepare scientific papers through In House Training (IHT). This community service program aims to: 1) increase the knowledge of teachers in the preparation of proposals, reports, and writing scientific articles, especially Classroom Action Research (CAR), 2) determine the responses of training participants. The method used in this activity is workshops, training, seminars, mentoring, proposals seminars, and research results seminars. Meanwhile, determining the achievement of the activity results is through tests about the publication of a scientific article and a questionnaire on training participants' responses. The activity results showed: 1) increased knowledge of teachers in preparing proposals, reports, and scientific writing articles, 2) the level of participant satisfaction was 88%, which means that participants were delighted with this activity
KEGIATAN PENUGASAN DOSEN DI SEKOLAH (PDS) IKIP-PGRI PONTIANAK Zaidan, Matsun; Hodiyanto, Hodiyanto -
Jurnal Penamas Adi Buana Vol 3 No 1 (2019): Jurnal Penamas Adi Buana
Publisher : LPPM Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pemerintah melalui kemenristekdikti memberikan amanah berupa dukungan dana hibah untuk pengembangan program PDS kepada IKIP PGRI Pontianak melalui program Revitalisasi LPTK. IKIP PGRI Pontianak merancang program penguatan dan pengembangan program PDS berbasis Learning Community. Implementasi PDS dirancang tidak sekedar mengalirkan IPTEKS dari LPTK ke sekolah laboratorium dan mitra, namun juga terjadi saling belajar dan berbagi informasi di bidang pembelajaran berbasis scientific approach, manajemen sekolah modern,pengembangan bahan ajar, dan lain-lain. Evaluasi pelaksanaan PDS (existing) yang selama ini dilakukan, diperoleh temuan bahwa idealnya pelaksanaan PDS memunculkan paradigma baru, yaitu dosen yang ditugaskan dalam PDS tidak hanya sebatas mengalirkan IPTEKS namun juga mendapatkan pelajaran dari lingkungan sekolah (siswa, guru, tatakelola sekolah, dan lain-lain). Hasil kegiatan PDS ini membuat dosen dan guru bekerja sama dalam pelaksanaan proses pembelajaran. Selain itu, mereka juga berkalaborasi dalam penelitian, sehingga guru-guru yang kurang paham dalam penelitian akan dibantu oleh dosen. Begitu pula dosen yang mengajar di kelas akan dibantu oleh guru dalam pelaksanaan pembelajaran karena guru lebih paham karakteristik siswa di sekolah. Dari kegiatan PDS ini, dosen dan guru berkalaborasi dalampenyusunan artikel ilmiah yang dipublikasikn di jurnal penelitian dan buku perangkat pembelajaran yang dalam proses editing untuk di ISBNkan.
PENGEMBANGAN BUKU AJAR ELEKTRONIK INTERAKTIF BERBANTUAN GOOGLE SLIDE DAN QUIZIZZ TERHADAP KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH ., Nursela; Oktaviana, Dwi; ., Hodiyanto
JURNAL NALAR PENDIDIKAN Vol 9, No 2 (2021): JURNAL NALAR PENDIDIKAN
Publisher : Lembaga Penelitian Mahasiswa Penalaran UNM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/jnp.v9i2.25384

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengembangkan produk Buku Ajar Elektronik Interaktif (BAEI) terkait pemecahan masalah khususnya materi koordinat kartesius kelas VIII SMP Negeri 12 Pontianak. Penelitian ini menggunakan model rancangan pengembangan 3-D, yang terdiri dari define(pendefinisian), design (perancangan), dan develop (pengembangan). Adapun subjek penelitian ini yaitu  siswa kelas VIII SMP Negeri 12 Pontianak sebanyak 30 orang siswa. Teknik penelitian yang digunakan yaitu Teknik kuantitatif dengan menggunakan instrumen berupa lembar angket, validasi, dan soal pretest posttest. Adapun hasil penelitian yang pertama validasi BAEI dengan nilai rata-rata presentase mencapai 91,38% dalam kriteria sangat valid dengan kategori sangat baik. Hasil kedua adalah nilai kepraktisan mencapai presentase sebesar 85,18% dengan kriteria sangat praktis. Selanjutnya hasil keefektifan, dilihat dari hasil uji paired- sampel T test dengan hasil uji paired- sampel T test yaitu   <   signifikan  5%  Artinya siswa memiliki kemampuan yang semakin meningkat terkait materi  pemecahan masalah, sehingga BAEI dikategorikan efektif. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa penggunaan Buku Ajar Elektronik Interaktif (BAEI) pada siswa kelas VIII SMP Negeri 12 Pontianak pada materi koordinat kartesius tergolong valid, praktis, dan efektif dalam meningkatkan kemampuan pemecahan masalah
Kemampuan spasial sebagai prediktor terhadap prestasi belajar geometri mahasiswa Hodiyanto Hodiyanto
Jurnal Mercumatika : Jurnal Penelitian Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 2, No 2 (2018)
Publisher : Universitas Mercu Buana Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (126.595 KB) | DOI: 10.26486/jm.v2i2.364

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mendiskripsikan kontribusi kemampuan spasial terhadap hasil belajar geometri dan korelasi antara kemampuan spasial dengan prestasi belajar geometri mahasiswa. Metode penelitian ini menggunakan metode ex post facto. Teknik pengumpul data yang digunakan adalah teknik pengukuran sehingga alat pengumpul data yang digunakan adalah tes kemampuan spasial dan tes prestasi belajar. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh mahasiswa semester I dan kelas A pagi sebagai sampel penelitian. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik cluster random sampling. Teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan uji regeresi sederhana menggunakan SPSS, tetapi sebelum dilakukan uji regresi terlebih dahulu dilakukan uju psrasyarat analisis yaitu uji normalitas dan linieritas. Berdasarkan pembahasan dan kajian teori yang telah diuraikan maka disusun kesimpulan dalam penelitian ini sebagai berikut: kemampuan spasial dapat dijadikan prediksi terhadap prestasi belajar geometri dan semakin tinggi kemampuan spasial mahasiswa maka akan semakin tinggi pula hasil belajar geometri mahasiswa.
PENINGKATAN KEMAMPUAN PEMBUKTIAN MATEMATIS MELALUI MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM POSING Hodiyanto Hodiyanto; Utin Desy Susiaty
MaPan : Jurnal Matematika dan Pembelajaran Vol 6 No 1 (2018): June
Publisher : Department of Mathematics Education Faculty of Tarbiyah and Teacher Training Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (393.703 KB) | DOI: 10.24252/mapan.2018v6n1a12

Abstract

Abstrak:Hasil penelitian (Hodiyanto, 2017) menunjukkan bahwa kemampuan pembuktian matematis mahasiswa tergolong rendah dan jika hal ini dibiarkan maka berakibat semakin lemahnya kemampuan pembuktian matematis mahasiswa, padahal mahasiswa calon guru tentu akan mendidik dan mengajar siswa/siswinya agar memiliki kemampuan pembuktian matematis yang baik. Oleh sebab itu, peneliti mencoba melakukan penelitian yang bertujuan untuk meningkatkan kemampuan pembuktian matematis melalui penerapan model pembelajaran problem posing. Metode penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan bentuk penelitiannya berupa penelitian eksperimental semu. Teknik pengumpul data yang digunakan adalah teknik pengukuran dengan alat pengumpul data yang digunakan adalah tes pembuktian matematis. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh mahasiswa semester V Program Studi Pendidikan Matematika IKIP PGRI Pontianak. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik cluster random sampling dan kelas A sore sebagai sampel penelitian. Teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan statistik inferensial, uji t. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa model pembelajaran problem posing dapat meningkatkan kemampuan pembuktian matematis mahasiswa, sehingga secara tidak langsung model pembelajaran problem posing bisa diterapkan untuk peningkatan kemampuan berpikir tingkat tinggi mahasiswa yang levelnya sama dengan kemampuan pembuktian matematis.Abstract:The results showed that student mathematical proof ability was low (Hodiyanto, 2017) and if this was left without any solution done then mathematical proof ability was the longer the lower when college student will certainly educate and teach students in order to have good mathematical proof ability. Therefore, the researcher tried to develop it through problem posing learning model. This research method used quantitative method, quasi experimental research. Data collecting technique used was a measurement technique and data collection tool used was a mathematical proof test. Population in this research were all student of semester V of mathematic education study program of IKIP PGRI Pontianak. Sampling technique used was cluster random sampling technique and class A afternoon as research sample. Data analysis technique in this research used inferential statistic, t test. The results of this study indicate that the model of learning posing problems affected it, so indirectly the problem posing model could be applied for the development of high-level thinking skills of students with the same level of it.
Pengembangan Pop Up Book Berbasis Problem Solving Untuk Meningkatkan Kemampuan Pemecahan Masalah YOLANDA AGUSTINI; Nurmaningsih Nurmaningsih; Hodiyanto Hodiyanto
J-PiMat : Jurnal Pendidikan Matematika Vol 3, No 2 (2021): J-PiMat
Publisher : Prodi Pendidikan Matematika STKIP Persada Khatu;istiwa Sintang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31932/j-pimat.v3i2.1417

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan Pop Up Book berbasis Problem Solving dalam materi teorema pythagoras untuk meningkatkan kemampuan pemecahan masalah matematis siswa kelas VIII SMP Negeri 12 Sanggau yang mencapai tingkat kevalidan, kepraktisan dan keefektifan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Research and Development (R&D) dengan model pengembangan yang digunakan adalah 4D. Subjek penelitian ini terdiri dari validator ahli, guru, dan siswa kelas VIII B SMP Negeri 12 Sanggau yang terdiri dari 18 siswa. Instrumen yang digunakan adalah lembar validasi, angket, soal pretest dan soal posttest.Berdasarkan hasil penelitian diperoleh hasil validasi Pop Up Book dengan kriteria sangat valid sebesar 93,77%, tingkat kepraktisan Pop Up Book memiliki kriteria sangat praktis sebesar 92,53%,tingkat keefektifan dilihat dari hasil pengerjaan soal tes kemampuan pemecahan masalah matematis siswa dengan kriteria sangat efektif sebesar 77,78%. Artinya, terdapat peningkatan nilai hasil belajar siswa dalam kemampuan pemecahan masalah, sehingga dikategorikan efektif. 
KEMAMPUAN PEMAHAMAN GEOMETRI DALAM E-LEARNING DI MASA COVID 19 Muhamad Firdaus; Hodiyanto Hodiyanto
AKSIOMA: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika Vol 10, No 4 (2021)
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH METRO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1263.837 KB) | DOI: 10.24127/ajpm.v10i4.4134

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui: (1) respon mahasiswa selama mengikuti pembelajaran daring (dalam jaringan) atau e-learning, (2)  kendala yang dialami mahasiswa selama mengikuti pembelajaran daring (dalam jaringan) dalam pembelajaran geometri, (3) kemampuan pemahaman geometri mahasiswa setelah mengikuti pembelajaran daring. Metode penelitian menggunakan metode penelitian kualitatif, berupa studi kasus. Alat pengumpul data yang digunakan adalah angket, tes kemampuan pemahaman dan lembar wawancara. Adapun subjek penelitian yang diambil adalah dua orang mahasiswa Program Studi Pendidikan Matematika IKIP PGRI Pontianak yang sedang mengambil mata kuliah geometri analitik bidang yang memiliki nilai terendah. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa (1) mahasiswa lebih suka belajar tatap muka dari pada mengikuti perkuliahan online selama satu semester, (2) banyak sekali kendala yang dialami mahasiswa selama mengikuti pembelajaran seperti: jaringan yang tidak memadai bahkan banyak di daerah-daerah yang tidak ada signal/jaringan, sulitnya memahami dalam pembelajaran daring, kehabisan kuota, mahalnya harga kuota bagi keluarga tidak mampu, ketidakmampuan orang tua untuk membeli android, jaringan terganggu bahkan hilang pada saat bencana, dan tugas yang menumpuk yang diberikan oleh dosen, (3) mahasiswa masih kesulitan dalam menyelesaikan soal kemampuan pemahaman khusunya pada indikator pemahaman fungsional
Proses berpikir probabilistik mahasiswa pendidikan matematika ditinjau dari gender di IKIP PGRI Pontianak Hodiyanto Hodiyanto; Dwi Oktaviana
JIPM (Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika) Vol 6, No 2 (2018)
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (896.173 KB) | DOI: 10.25273/jipm.v6i2.1963

Abstract

AbstrakTujuan dari penelitian ini adalah untuk mendiskripsikan proses berpikir probabilistik mahasiswa Pendidikan Matematika IKIP PGRI Pontianak ditinjau dari gender. Teknik pengambil sampel menggunakan teknik purposive sampling. Subjek penelitian adalah mahasiswa Pendidikan Matematika kelas C Sore semester V IKIP PGRI Pontianak. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara, pengukuran, dan dokumentasi, sedangkan instrumen pada penelitian ini adalah tes, pedoman wawancara, dan dokumen. Hasil dari penelitian diperoleh bahwa kemampuan berpikir probabilistik mahasiswa laki-laki dan perempuan masuk dalam level 4 pada soal ruang sampel; terdapat perbedaan kemampuan berpikir probabilistik antara perempuan dan laki-laki pada kejadian dan probabilitas yaitu mahasiswa laki-laki masuk dalam level 3 sudah dapat menkonstruksikan anggota suatu kejadian dengan mengikuti pola tertentu tetapi lupa dalam menuliskan rumus untuk menghitung nilai probabilitasnya, sedangkan mahasiswa perempuan masuk dalam level 1 dalam mengkontruksikan anggota suatu kejadian dengan tidak mengikuti pola tertentu. Kemampuan berpikir probabilistik soal variabel random dan probabilitas masuk dalam level 2 yaitu mahasiswa menuliskan notasi dalam menentukan probabilitasnya tetapi dalam menentukan semua nilai yang mungkin untuk suatu probabilitas dengan tidak lengkap.
Integrasi Pendidikan Karakter dalam Buku Saku Digital Berbasis Android Pada Materi Sistem Persamaan Linier Dua Variabel Herkulanus Yulius; Ichsan Ichsan; Hodiyanto Hodiyanto
Phenomenon : Jurnal Pendidikan MIPA Vol 11, No 1 (2021): Jurnal Pendidikan MIPA
Publisher : Faculty of Science and Technology, Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21580/phen.2021.11.1.8716

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengintegrasikan pendidikan karakter dalam buku saku digital berbasis android pada materi sistem persamaan linier dua variabel di kelas VIII SMP Negeri 11 Pontianak yang valid, praktis, dan efektif. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan dimana prosedur penelitian ini menggunakan model rancangan 4-D oleh thiagarajan, yaitu define (pendefinisian), design (perancangan), develop (pengembangan), dan disseminate (penyebaran). Namun penelitian ini hanya sampai pada tahap develop saja. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan, diperoleh hasil validasi buku saku sebesar 88,89% dengan kriteria sangat valid. Hasil angket respon guru terhadap kepraktisan buku saku sebesar 70% dengan kriteria praktis, sedangkan hasil angket respon siswa sebesar 77% dengan kriteria praktis. Dan hasil keefektifan buku saku berdasarkan soal posttest bermuatan pendidikan karakter diperoleh keefektifan sebesar 100% dengan kriteria sangat efektif. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa hasil pengembangan buku saku dapat dikatakan valid, praktis, dan efektif.Kata Kunci: Pendidikan Karakter, Buku saku digital, Pengembangan.
Analisis Kesalahan Mahasiswa Semester V dalam Mengerjakan Soal Pengantar Analisis Real Hodiyanto Hodiyanto
Edu Sains: Jurnal Pendidikan Sains & Matematika Vol 5, No 1 (2017): VOLUME 5 NOMOR 1 JUNI 2017
Publisher : IAIN Palangka Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (667.207 KB) | DOI: 10.23971/eds.v5i1.641

Abstract

The purpose of this study was to know: (1) Errors made by V semester students of Mathematics Education in working on the test of real analysis introduction. (2) Causes of errors done by student in working on the test of introduction of real analysis. This research method used descriptive method. Based on analysis of student answers and interviews showed that: (1) Students make errors: provide an option, conclusions given in the answer steps, determine the set of quadratic inequalities settlement, and determine infimum and suremum (2) The causes of the student error  in working on the test of introduction of real analysis are: Students are less in doing the proof, rush in solving problems, rarely solve problems that have high difficulty or high order thinking tests, students are weak in the ability of mathematical proof, and students are also not accustomed in answering questions with a structured pattern.